Kabar maduran lamongan

Kabar maduran lamongan kabar kita

MEDIA MASA

13/05/2026

info loker lorr

Sapi Milik Peternak di Desa Sugihwaras Diduga Diambil Sepihak oleh Oknum Kades, Warga Mulai ResahLAMONGAN – Kabar mengen...
13/05/2026

Sapi Milik Peternak di Desa Sugihwaras Diduga Diambil Sepihak oleh Oknum Kades, Warga Mulai Resah

LAMONGAN – Kabar mengenai dugaan tindakan sewenang-wenang yang menimpa seorang peternak sapi bernama Saiful menjadi sorotan hangat di Desa Sugihwaras, Lamongan. Sapi milik peternak tersebut dilaporkan diambil secara sepihak dari kandangnya oleh N, yang diketahui sebagai orang suruhan dari Oknum Kepala Desa Sugihwaras berinisial S, hingga akhirnya hewan ternak tersebut mati dalam perjalanan.

Peristiwa ini berawal dari proses tawar-menawar yang belum menemui titik temu. Informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan bahwa oknum Kades S bermaksud membeli sapi tersebut seharga Rp50 juta. Namun, Saiful selaku pemilik sah tetap bertahan pada harga Rp55 juta. Di tengah proses negosiasi harga yang belum sepakat tersebut, tindakan pengambilan paksa justru terjadi.

Berdasarkan keterangan, pengambilan sapi dilakukan oleh N saat Saiful sedang tidak berada di rumah. Pengambilan ini diduga dilakukan tanpa adanya izin maupun pembayaran uang muka sedikit pun kepada pemilik. Sapi tersebut rencananya akan dibawa ke Surabaya untuk dijual kembali, itu merupakan bisnis yang dijalankan oleh oknum Kades S.

"Belum ada kesepakatan harga dan belum ada transaksi bayar, tapi tiba-tiba sapi dibawa keluar kandang oleh N atas perintah S. Ini yang membuat warga merasa tidak tenang karena dianggap cara-cara yang tidak patut," ungkap salah seorang warga Desa Sugihwaras.

Nasib nahas menimpa hewan ternak tersebut. Dalam perjalanan menuju luar kota, sapi tersebut dilaporkan mati mendadak. Alih-alih memberikan pertanggungjawaban atas kerugian materiil yang timbul, pihak pengambil justru mengembalikan bangkai sapi tersebut ke rumah peternak dan membiarkannya begitu saja dengan dalih musibah.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari oknum Kepala Desa S maupun Saudara N terkait peristiwa ini. Namun, kejadian tersebut telah memicu keprihatinan mendalam di kalangan warga desa. Masyarakat berhara

*Satresnarkoba Polres Lamongan Gerebek Residivis Pengedar Sabu dan Ekstasi, Puluhan Gram Narkoba Disita!"*Lamongan, 12/0...
12/05/2026

*Satresnarkoba Polres Lamongan Gerebek Residivis Pengedar Sabu dan Ekstasi, Puluhan Gram Narkoba Disita!"*
Lamongan, 12/05/2026 - Satresnarkoba Polres Lamongan berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu dan ekstasi.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil menangkap seorang tersangka berinisial BK (28), warga Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan.

Kasus terungkap pada Kamis malam, (07/05) sekitar pukul 20.30 WIB di depan rumah kontrakan tersangka yang berada di Jalan Raya Babat–Bojonegoro, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Penangkapan dilakukan setelah petugas Satresnarkoba melakukan serangkaian penyelidikan terkait dugaan peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres Lamongan AKP Tulus Haryanto,S.E.,M.H melalui Kasihumas IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Sesaat setelah dilakukan penyelidikan, petugas Satresnarkoba langsung melakukan tindakan represif berupa pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika dengan menangkap tersangka BK di depan rumah kontrakannya." jelasnya.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 15 bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor total sekitar 50,79 gram.

"Selain itu, petugas juga menemukan satu bungkus plastik klip berisi empat butir diduga ekstasi logo Moncler warna oranye dengan berat kotor sekitar 2,30 gram, serta satu bungkus plastik klip berisi lima butir diduga ekstasi logo Transformer warna hijau dengan berat kotor sekitar 2,63 gram." rincinya.

Tidak hanya itu, petugas turut menyita satu unit timbangan digital, satu skrop dari sedotan plastik, satu kotak warna hitam, lima bendel plastik klip kosong, satu tas selempang warna hijau, satu tas warna hitam, serta satu unit handphone yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran nar

09/05/2026
Mojokerto - Fakta yg sebenarnya emang sesakit itu ya pak 🥹🥹 Pak sehat-sehat ngge. Selesaikan masalah hukumnya dan setela...
08/05/2026

Mojokerto - Fakta yg sebenarnya emang sesakit itu ya pak 🥹🥹 Pak sehat-sehat ngge. Selesaikan masalah hukumnya dan setelah itu kembalilah ke anakmu 🥹🥹🥹

08/05/2026
LAMONGAN - Jagat media sosial di Lamongan tengah dihebohkan dengan beredarnya video dan tangkapan layar percakapan yang ...
07/05/2026

LAMONGAN - Jagat media sosial di Lamongan tengah dihebohkan dengan beredarnya video dan tangkapan layar percakapan yang meny3ret nama seorang camat. Sosok yang diduga merupakan Camat Karanggeneng itu disebut-sebut menjalin hubungan gel4p dengan seorang wanita yang bukan pasangan sahnya.

Viralnya video hingga isi chat bernuansa mesra tersebut langsung memicu beragam reaksi publik. Di tengah ramainya perbincangan, Pemerintah Kabupaten Lamongan memastikan telah mengambil langkah dengan meminta Inspektorat melakukan klarifikasi dan pendalaman.

1. Video Diduga Camat Jalan Mesra Viral di Medsos

Kasus ini mencuat setelah beredar potongan video yang memperlihatkan sosok pria diduga seorang camat tengah berjalan bersama seorang wanita di ruang publik. Rekaman tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform digital dan menjadi perbincangan luas masyarakat Lamongan.

Tak hanya video, sejumlah akun media sosial juga turut membagikan tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan pejabat tersebut dengan isi bernuansa pribadi dan komentar berbau s*ksu4l sehingga memicu polemik.

2. Chat Bernada Tak Pantas Ikut Tersebar

Selain video, publik juga dihebohkan dengan tangkapan layar percakapan yang diduga berasal dari oknum pejabat tersebut. Isi percakapan itu dinilai tidak pantas karena memuat komentar bernada mesra hingga s*ksu4l yang kemudian viral di media sosial.

Beredarnya chat tersebut membuat dugaan persel*ngkuh4n semakin ramai diperbincangkan warganet, terlebih karena sosok yang disebut dalam isu tersebut merupakan pejabat publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan.

3. Inspektorat Lamongan Turun Tangan

Menanggapi kegaduhan yang berkembang di masyarakat, Pemkab Lamongan memastikan telah mengambil langkah awal dengan meminta Inspektorat melakukan klarifikasi terhadap pihak terkait. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di media sosial.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Mohammad Nalikan mengatakan proses pendalaman sudah

Ini kronologi dan videonya! Viral di media sosial, sebuah insiden dugaan penganiayaan yang menyeret nama oknum anggota T...
05/05/2026

Ini kronologi dan videonya!
Viral di media sosial, sebuah insiden dugaan penganiayaan yang menyeret nama oknum anggota TNI aktif terjadi di Warung Madura DRP Toko Adi Jaya pada Minggu (03/05/2026). Peristiwa tersebut memicu perhatian publik setelah narasi kejadian dan video keributan beredar luas di berbagai platform media sosial.

Informasi yang beredar menyebutkan, kericuhan bermula saat seorang pelanggan yang diduga merupakan anggota TNI membeli rokok dan melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Namun, diduga terjadi persoalan dalam transaksi pembayaran yang kemudian memicu perdebatan antara pelanggan dengan penjaga warung perempuan.

Situasi memanas ketika suami penjaga warung ikut menengahi pertengkaran tersebut. Ia disebut tidak terima istrinya mendapat ucapan yang dinilai merendahkan. Dalam narasi yang beredar, pelanggan itu diduga melontarkan kalimat bernada menyindir terkait kemampuan pembayaran pihak warung.

Cekcok pun berujung ricuh. Oknum pelanggan tersebut diduga berupaya melakukan pemukulan terhadap penjaga warung maupun suaminya. Suasana di lokasi semakin mencekam setelah pelanggan itu disebut menghubungi sejumlah rekannya yang diduga berasal dari satu batalyon.

Tak lama kemudian, sekitar 15 orang datang ke lokasi kejadian. Kehadiran mereka disebut membuat situasi semakin tegang lantaran diduga terjadi intimidasi hingga nyaris berujung pengeroyokan terhadap suami penjaga warung.

Tak hanya menimbulkan ketakutan, sejumlah barang dagangan di warung juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terinjak saat keributan berlangsung. Warga sekitar pun sempat dibuat resah setelah korban disebut dibawa oleh rombongan tersebut, sehingga memunculkan dugaan adanya tindakan intimidatif dan penyalahgunaan kewenangan.

Kasus ini sontak memicu reaksi keras dari masyarakat. Banyak warganet mengecam tindakan arogan yang diduga dilakukan oknum aparat dan mendesak aparat penegak hukum serta institusi TNI untuk segera melakukan penyelidikan secara transparan.

Peristiwa tidak mengenakkan terjadi kepada rombongan wisatawan asal Surabaya saat berlibur di Pantai Wedi Awu Desa Purwo...
05/05/2026

Peristiwa tidak mengenakkan terjadi kepada rombongan wisatawan asal Surabaya saat berlibur di Pantai Wedi Awu Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang pada Selasa (5/5/2026) dini hari. Mereka diserang oleh sekelompok orang sehingga menyebabkan beberapa orang luka-luka dan kerusakan pada kendaraan.

1. Polisi mengungkapkan jika sebanyak 6 orang luka-luka dan 6 kendaraan rusak

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengungkapkan jika kejadian ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu rombongan wisatawan ini tengah beristirahat di sekitar kawasan villa Pantai Wedi Awu. Tiba-tiba saja ada sekelompok orang yang datang kemudian melakukan aksi kekerasan hingga merusak kendaraan.

Aksi ini menyebabkan sebanyak 6 orang wisatawan mengalami luka-luka. Kemudian ada 6 mobil yang dilaporkan mengalami kerusakan.

"Petugas segera mendatangi TKP setelah menerima laporan untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan situasi. Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian diantaranya balok kayu, batu, serta botol minuman keras yang diduga digunakan saat peristiwa berlangsung," ujarnya.

2. Polisi masih melakukan penyelidikan

Bambang menyampaikan jika saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memperoleh gambaran yang utuh terkait kejadian tersebut. Pihaknya juga melakukan langkah-langkah seperti menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat.

"Peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan kronologi secara utuh," jelasnya.

3. Rombongan wisatawan ini telah pulang dengan kawalan pihak kepolisian

Lebih lanjut, Bambang mengatakan kalau kini para rombongan wisatawan asal Surabaya telah pulang. Pihak kepolisian memberikan pengawalan kepada rombongan wisatawan ini untuk memastikan keamanan mereka.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Kami mohon masyarakat mempercayakan penanganan sepenuhnya kepada pihak kepolisian," pungkasnya.

laka nabrak dam truck!!
05/05/2026

laka nabrak dam truck!!

Address

Lamongan
62266

Telephone

+6281805567362

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar maduran lamongan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share