Lamongan update

Lamongan update News Update

INFO LOKER BENERAN, BENERAN LOKER IKI REK. HUBUNGI WA NDEK SLIDE SEBELAH.WES NDANG DI GASSS!!
15/08/2026

INFO LOKER BENERAN, BENERAN LOKER IKI REK. HUBUNGI WA NDEK SLIDE SEBELAH.

WES NDANG DI GASSS!!

Info Rek, Admin pengen resign teros melu ngupas bawang… 😭
15/08/2026

Info Rek, Admin pengen resign teros melu ngupas bawang… 😭

Lamongan - Kabar kurang sedap datang dari dunia properti di Lamongan. Seorang pengusaha toko material, Dedy Fahrudin, ak...
15/08/2026

Lamongan - Kabar kurang sedap datang dari dunia properti di Lamongan. Seorang pengusaha toko material, Dedy Fahrudin, akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan seorang bos properti berinisial SB ke Polres Lamongan pada Kamis (14/08/2026).

Laporan ini mencuat karena masalah pembayaran material bangunan yang tak kunjung kelar. Berdasarkan keterangan pelapor, konflik ini bermula dari pesanan material dalam jumlah besar yang dilakukan oleh pihak SB lewat karyawannya sepanjang Januari 2025 lalu.

Nilai transaksinya pun tidak main-main, mencapai Rp202,8 juta. Awalnya, transaksi berjalan layaknya kerja sama bisnis biasa dengan sistem utang. Sebagai bentuk jaminan, pihak SB sempat menyerahkan dua lembar cek kepada Dedy.

Namun, di tengah jalan, proses pelunasan ini macet. Dedy mengklaim masih ada sisa utang sebesar Rp35 juta yang belum dibayar oleh pengusaha asal Tikung tersebut. Merasa iktikad baiknya tidak disambut dengan penyelesaian yang semestinya, Dedy pun resmi membawa perkara ini ke kepolisian dengan tuduhan penipuan dan penggelapan (teregistrasi dengan nomor STTLPM.RESKRIM/332/VIII/2026/SPKT/POLRES LAMONGAN).

Kini, nasib sang bos properti tersebut ada di tangan penyidik Polres Lamongan. Kasus ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha untuk tetap berhati-hati dalam menerapkan sistem pembayaran utang, meski dengan mitra bisnis yang terlihat bonafide.

14/08/2026

Lamongan- ySeorang sopir truk menjadi korban pencurian saat menepi di kawasan Bulu Trate, Jalan Raya Babat, Kabupaten Lamongan, pada 14 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut terjadi ketika sopir meninggalkan kendaraannya untuk makan. Pelaku diduga memanfaatkan kondisi truk yang sedang ditinggalkan untuk menjalankan aksinya.

Dalam kejadian itu, pelaku mencuri speedometer kendaraan truk. Aksi tersebut berlangsung ketika sopir tidak berada di dalam kendaraan.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pengemudi agar lebih berhati-hati saat memarkir dan meninggalkan kendaraannya, meskipun hanya dalam waktu singkat. Pengemudi juga disarankan memilih lokasi yang ramai, memiliki penerangan cukup, atau dilengkapi kamera pengawas.

Piye Rek Menurutmu? Opo seng kudune di rubah Aturane, SDM, Sisteme, Rakyate, opo apane Rek?Kejadian di salah satu Sekola...
12/08/2026

Piye Rek Menurutmu?

Opo seng kudune di rubah Aturane, SDM, Sisteme, Rakyate, opo apane Rek?

Kejadian di salah satu Sekola SDN Lamongan.

Kerugian paling bahaya adalah yang belum kelihatan ⚠️⚠️⚠️Jejaknya bisa baru terbaca dari stok yang selisih, laporan yang...
10/08/2026

Kerugian paling bahaya adalah yang belum kelihatan ⚠️⚠️⚠️

Jejaknya bisa baru terbaca dari stok yang selisih, laporan yang gak beres, atau operasional yang bocor pelan-pelan 😵

Yuk, mulai berbenah bareng para Ahlinya Bisnis Kuliner di “Kopdar Racik Bisnis F&B: Meramu Strategi Tepat, Bisnis Kuliner Semakin Kuat” 🔥

📅 20 Agustus 2026
⏰ 9.00-16.00 WIB
📍 Surabaya (venue akan diinfokan)

Ada banyak BENEFIT yang bisa kamu nikmati! 👇
🏆 Real studi kasus & diskusi interaktif
📚 BONUS materi & handbook
🤝 Networking exclusive pebisnis kuliner
🎤 Dapatkan konsultasi & tanya jawab
🍽️ Dapatkan snack & lunch
🎁 Dapatkan merchandise
⭐ Dan promo menarik

Swipe untuk daftar sekarang, KUOTA TERBATAS HANYA 30 SEAT‼️

Dipersembahkan oleh ESB x TDA, didukung oleh: BCA & IWARE

Kamu bisa ikutan program percepatan perluasan jaringan Internet Rakyat loh!Benefitnya bisa dapet uang sewa rumah dan gra...
07/08/2026

Kamu bisa ikutan program percepatan perluasan jaringan Internet Rakyat loh!

Benefitnya bisa dapet uang sewa rumah dan gratis internet selama setahun.

Tapi rumah kamu akan melewati tahapan survey dulu ya untuk memastikan pemasangan pemancarnya bisa dilakukan dan aman.

Daftar sekarang dengan scan QR yang ada di konten yaaaa

LAMONGAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan resmi menerima laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi yan...
06/08/2026

LAMONGAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan resmi menerima laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret Kepala Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Kamis (6/8/2026).

Laporan tersebut diserahkan oleh seorang aktivis bernama Sismulyadi dan diterima oleh Dendy Darmawan, S.H., Staf Intelijen Kejari Lamongan. Penerimaan laporan juga telah tercatat secara administratif melalui tanda terima resmi dari kejaksaan.

Dalam laporan tersebut, pelapor menyertakan sejumlah dokumen dan bahan pendukung terkait dugaan pungutan liar (pungli) serta penyalahgunaan wewenang.

Bukti pendukung yang diserahkan antara lain laporan pengaduan, dokumen terkait dugaan pungli, daftar alat bukti, keterangan saksi, surat pernyataan, transkrip rekaman video, hingga flashdisk yang berisi rekaman yang diduga berkaitan dengan perkara.

Sismulyadi berharap laporan tersebut dapat ditindaklanjuti secara serius oleh Kejari Lamongan. Ia juga menyatakan akan terus mengawal perkembangan laporan tersebut.

Setelah laporan diterima, proses selanjutnya menjadi kewenangan Kejari Lamongan untuk melakukan penelaahan dan verifikasi terhadap materi laporan serta bukti-bukti yang telah diserahkan.

Perlu ditegaskan, diterbitkannya tanda terima laporan bukan berarti dugaan tindak pidana tersebut telah terbukti. Statusnya saat ini masih berupa laporan masyarakat yang memerlukan proses pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Hingga artikel sumber diterbitkan, Kejari Lamongan disebut belum memberikan keterangan resmi mengenai langkah lanjutan atas laporan tersebut.

Sebelumnya, Desa Brengkok juga sempat menjadi sorotan terkait dugaan persoalan data bantuan sosial serta administrasi kependudukan. Namun, masing-masing persoalan tetap perlu dilihat sebagai kasus terpisah dan berdasarkan proses pembuktian yang berlaku.

Address

Jalan Veteran No. 45
Lamongan
62211

Telephone

+6282332901116

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lamongan update posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Lamongan update:

Shortcuts

Share