Lamongan Media

Lamongan Media fanpage Lamongan Media adalah wadah untuk saling berbagi informasi terupdate diwilayah kab. lamongan

26/02/2026

Desa Kayulemah, Dusun Pacul, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, kini memiliki destinasi kuliner baru. Pada Kamis (26/02/2026), A&E Coffee Shop resmi dibuka melalui prosesi grand opening yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh pemilik kafe, Mbak Mar. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta santunan kepada puluhan anak yatim di lingkungan sekitar. Suasana haru dan kebersamaan terasa kental di area kafe yang berada di lokasi strategis, dekat kawasan waduk pemancingan Desa Kayulemah.

A&E Coffee Shop hadir menawarkan konsep yang memadukan nuansa alam dengan pilihan menu yang beragam. Pengunjung dapat menikmati berbagai menu western seperti pizza dengan aneka topping, steak, hingga pasta. Selain itu, tersedia p**a camilan seperti french fries, aneka minuman kopi spesial, serta pilihan makanan berat yang cocok untuk keluarga maupun acara buka bersama.

Mbak Mar menyampaikan bahwa A&E Coffee Shop tidak sekadar menjadi tempat nongkrong, tetapi diharapkan mampu menjadi ikon baru Desa Kayulemah. Dengan konsep menyatu dengan alam dan pemandangan waduk yang asri, kafe ini ditargetkan menjadi tempat favorit, khususnya bagi kalangan anak muda untuk bersantai.

Tak hanya fokus pada bisnis kuliner, A&E Coffee Shop juga berkomitmen memberdayakan pemuda lokal dengan merekrut tenaga kerja dari lingkungan sekitar. Langkah ini diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan warga desa.

Dengan suasana estetik, menu variatif, serta dukungan tenaga kerja lokal, A&E Coffee Shop siap menjadi salah satu destinasi kuliner pilihan masyarakat Bojonegoro,

Program pemenuhan gizi untuk anak-anak di wilayah Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan menuai perhatian ...
25/02/2026

Program pemenuhan gizi untuk anak-anak di wilayah Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan menuai perhatian publik. Menu paket makanan kering dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan di sejumlah sekolah dinilai tidak mencerminkan standar asupan nutrisi yang berkualitas.

Sorotan tajam datang dari Dewan Pembina DPD Lembaga Investigasi Negara (LIN) Jawa Timur, Bambang Sunaryo. Dalam wawancara dengan awak media, ia menilai program tersebut perlu dihentikan sementara untuk dilakukan evaluasi menyeluruh.

“Program ini harus dihentikan dulu dan dilakukan evaluasi. Keluhannya sudah parah dan masif,” tegas Bambang.

Menurutnya, secara konsep niat pemerintah menghadirkan program MBG patut diapresiasi. Namun, lemahnya kontrol dari dinas terkait terhadap distribusi dan mutu makanan membuat pelaksanaan di lapangan jauh dari harapan.

“Secara niat ini baik. Tapi pengawasan dari dinas terkait sangat kurang. Mutu makanan yang diberikan kepada siswa harusnya jadi prioritas utama, bukan sekadar menggugurkan kewajiban distribusi,” ujarnya.

Bambang juga mengungkapkan bahwa banyak wali murid lain yang sebenarnya mengeluhkan kualitas menu MBG, namun memilih diam. Mereka khawatir adanya dampak terhadap sekolah maupun anak-anak mereka jika terlalu vokal menyampaikan kritik.

“Kalau tujuannya menciptakan Generasi Emas, tapi mutunya seperti ini, yang lahir bukan emas, perak, atau perunggu. Bisa jadi malah generasi besi tua,” cetusnya dengan nada kecewa.

Program MBG selama Ramadan memang disesuaikan dalam bentuk makanan kering untuk dibawa p**ang siswa. Namun, sejumlah pihak menilai penyesuaian tersebut tidak boleh mengurangi kualitas gizi dan kelayakan konsumsi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak dinas terkait mengenai evaluasi atas keluhan tersebut. Publik berharap ada langkah cepat dan transparan untuk memastikan program pemenuhan gizi benar-benar memberikan manfaat optimal bagi anak-anak, khususnya di Desa Tritunggal dan wilayah Kecamatan Babat pada umumnya.

18/02/2026

Tragedi tenggelamnya tiga anak di Waduk Menongo menyisakan duka mendalam bagi seluruh warga Desa Menongo. Peristiwa memilukan yang terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, sekitar pukul 07.00 WIB itu sontak mengundang kepanikan warga yang berbondong-bondong datang ke lokasi untuk menyaksikan sekaligus membantu proses evakuasi.

Di tengah suasana panik dan kebingungan tersebut, muncul sosok pelajar pemberani, Rendy Kurniawan. Siswa kelas 1 SMKS PGRI Sukodadi itu tanpa ragu mendatangi lokasi setelah mendengar kabar adanya empat anak yang tenggelam di waduk.

Meski sempat mendapat larangan dari sejumlah warga karena kondisi yang berbahaya, Rendy tetap menunjukkan keberanian luar biasa. Dengan tekad kuat, ia langsung berenang dan menyelam ke dasar waduk untuk mencari tiga korban yang saat itu belum ditemukan.

Anak dari Mas Ramelan tersebut akhirnya berhasil menemukan ketiga korban yang sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Aksi heroiknya membantu mempercepat proses evakuasi dan memberikan kepastian bagi keluarga korban yang sejak pagi diliputi kecemasan.

Di kesehariannya, Rendy Kurniawan dikenal sebagai sosok yang tenang, tegas, dan memiliki empati tinggi terhadap teman-temannya. Ia juga dikenal mudah bergaul dan memiliki kepedulian sosial yang besar, sehingga tak heran keberaniannya hari itu menjadi perbincangan dan mendapat apresiasi dari warga sekitar.

Aksi kemanusiaan yang ditunjukkan Rendy menjadi bukti bahwa kepedulian dan keberanian bisa datang dari siapa saja, bahkan dari seorang pelajar muda di tengah situasi yang penuh risiko dan duka.

Aliansi Alam Bersatu (AAB) resmi membentuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Bojonegoro sebagai langkah penguatan st...
15/01/2026

Aliansi Alam Bersatu (AAB) resmi membentuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Bojonegoro sebagai langkah penguatan struktur organisasi di tingkat daerah.

Pembentukan DPD tersebut berlangsung dalam pertemuan konsolidasi yang digelar di Resto Siliwangi, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sukorejo, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini dihadiri puluhan perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM) serta insan pers.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Presiden Direktur DPP Aliansi Alam Bersatu, Miftah Zaeni, S.Pd, yang memberikan pengarahan terkait visi, misi, serta arah gerak organisasi ke depan. Dalam sambutannya, Miftah menegaskan bahwa pembentukan DPD AAB Bojonegoro merupakan langkah strategis untuk membangun organisasi yang kuat, solid, dan efektif dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

“Aliansi Alam Bersatu hadir sebagai rumah besar bagi para aktivis dan jurnalis. Kita ingin memiliki mindset yang sama, bergerak bersama untuk kebaikan, serta melakukan pendampingan dan advokasi yang berpihak pada rakyat,” ujar Miftah di hadapan peserta.

Ia juga menekankan pentingnya soliditas, kekompakan, dan kesadaran kolektif dalam membangun martabat serta daya masyarakat. Menurutnya, perjuangan sosial tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja bersama yang terorganisasi dan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, Miftah turut membagikan pengalamannya sebagai aktivis sejak masa reformasi 1998. Pengalaman panjang itu, kata dia, menjadi fondasi penting dalam membangun gerakan advokasi yang konsisten dan berorientasi pada kepentingan publik.

Sementara itu, pembentukan struktur kepengurusan DPD Aliansi Alam Bersatu Kabupaten Bojonegoro disepakati melalui mekanisme musyawarah. Adapun susunan pengurus yang ditetapkan yakni Didik Winarto sebagai Ketua, Adi Pratama sebagai Sekretaris, dan Dewi Lestari sebagai Bendahara.

DPD AAB Bojonegoro diharapkan mampu menyusun dan menjalankan program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal, khususnya dalam pendampingan advokasi pro-rakyat, penguatan peran masyarakat sipil, serta pengawasan terhadap kebijakan publik dan isu-isu lingkungan di Kabupaten Bojonegoro.

Dengan terbentuknya DPD ini, Aliansi Alam Bersatu menegaskan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, menjadi jembatan aspirasi publik, serta memperkuat peran kontrol sosial demi terwujudnya keadilan sosial dan kelestarian lingkungan.

23/11/2025

Yuk gaes merapat ke warung penyet kesurupan cak wesi

08/11/2025

Program Car Free Day (CFD) yang digelar Pemerintah Kecamatan Babat di Jalan Petro, setiap akhir pekan, awalnya bertujuan positif untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat dan mengembangkan sektor UMKM lokal. Namun, kegiatan tersebut kini menuai keluhan dari para pengunjung dan pedagang karena terganggu oleh tumpukan sampah yang berserakan di sekitar area kegiatan.

09/10/2025

Meskipun sudah dalam keadaan seperti ini sopir ini nekat melaju tanpa peduli akan keselamatanya, kejadian ini terekam kamera hp saat di wilayah gembong Babat Lamongan sore ini

18/09/2025
Warga Bojonegoro ditagih debt Colector di Jalan, Polisi Babat Bantu Mediasi di Polsek Babat.Lamongan, Kejadian ini beraw...
01/08/2025

Warga Bojonegoro ditagih debt Colector di Jalan, Polisi Babat Bantu Mediasi di Polsek Babat.

Lamongan, Kejadian ini berawal adanya laporan masyarakat terkait adanya perdebatan warga di pinggir jalan yang berlokasi di depan depot mira babat, beberapa anggota debt collector mempermasalahkan adanya tunggakan selama 1 tahun oleh sepeda motor yang dikendarai oleh wahyudi, Rabu (30/07/2025) karena hal ini memicu perdebatan dan menjadi perhatian publik, ahirnya ada warga melaporkan kejadian tersebut ke polsek babat yang ahirnya anggota polsek Babat meluncur ke TKP.

Karena hal ini juga kewajiban polisi untuk membantu memfasilitasi kedua belah pihak untuk menyelesaikan dengan baik ahirnya anggota polisi tersebut mengarahkan untuk melakukan mediasi di kantor Polsek babat dengan pertimbangan agar tidak terjadi kemacetan dan keributan karena tempat kejadian ada di pinggir jalan.

Dalam mediasi tersebut terungkap bahwa pengendara tersebut memalsukan plat nomer kendaraan dan melakukan tunggakan selama satu tahun. Hingga ahirnya terjadi kesepakatan antara pihak penagih dan pengendara motor dengan memberikan uang sesuai kesepakatan saat mediasi.

Namun setelah mediasi selesai beredar pemberitaan yang menyudutkan polsek babat, padahal disini Polsek babat hanya memfasilitasi mediasi dan tidak ada kepentingan apapun selain sebagai mediator.

Hal ini juga disayangkan Kapolsek Babat kompol Chakim Amrulloh S.H M.H karena dirinya maupun anggotanya tidak pernah mendapatkan klarifikasi atau konfirmasi apapun atas pemberitaan tersebut.

Anggota kami sudah melakukan prosedur yang benar dalam mengarahkan mediasi, jadi tidak benar kalau ada pembiaran intimidasi maupun tidak mengayomi masyarakat. Kalaupun terjadi perdebatan hal itu adalah sesuatu yang wajar karena masing-masing pihak memiliki argumentasi dan tugas mediator adalah mencarikan solusi agar terjadi kesepakatan kedua belah pihak.

Dan kalaupun ada yang merasa keberatan seharusnya bisa disampaikan saat mediasi tersebut secara langsung ujar Kapolsek babat ini.

Terkait adanya aduan masyarakat tentang aktivitas debt collector yang dinilai meresahkan masyarakat polsek akan membuka pintu aduan selebar mungkin dan akan dilakukan pembinaan disertai penindakan tegas sehingga nantinya tidak menimbulkan keresahan masyarakat.

28/04/2025
26/04/2025

Sejumlah perangkat Desa yang tergabung dalam organisasi PPDI ini kompak menembel jalan berlubang sepanjang kurang lebih 2 Km di wilayah kalitengah, terima kasih orang-orang baik 👍👍👍

Address

Lamongan

Telephone

+6289699269000

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lamongan Media posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share