EXPO NTT

EXPO NTT Official Fanpage EXPO NTT, koran mingguan dan media online. Klik expontt.com untuk akses berita lainnya. Diterbitkan PT Metro Kupang Press

29/05/2026

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, resmi mengeluarkan Peraturna Gubernur NTT tentang gerakan jam belajar masyarakat bagi seluruh pelajar di NTT pukul 18.00 hingga 19.30.

Pergub NTT Nomor 24 Tahun 2026 Tentang Gerakan Jam Belajar Masyarakat mulai berlaku per 2 Mei 2026 atau sejak dikeluarkan.

Dalam konferensi pers, Jumat, 29 Mei 2026, Kapal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, menjelaskan, pergub ini dikeluarkan dengan tujuan untuk menumbuhkan budaya sosial belajar para pelajar dengan dukungan lingkungan terutama keluarga.

Ambros Kodo menyebut, Pemerintah Provinsi NTT secara resmi meminta dukungan seluruh pemerintah kabupaten/kota se-NTT untuk mendukung jam belajar masyarakat.

Pergub ini menekankan pada peran aktif lingkungan terutama orang tua untuk ikut membimbing anak untuk menjadikan belajar sebagai budaya. Pengawasan pelaksanaan jam belajar akan dilakukan oleh sekolah melalui jurnal yang disiapkan sekolah yang nantinya akan diisi oleh pelajar dan orangtua.

Lebih lanjut, Ambros Kodo menambahkan, jam belajar juga dapat disesuai dengan kegiatan anak.

Meski tidak diatur dalam pergub, sekolah akan memberikan sanksi bagi pelajar akan diberikan jika tidak menjalankan jam belajar dengan surat peringatan.

Pemerintah Provinsi NTT, mengharapkan peran aktif orang tua dalam pelaksanaan Pergub ini demi mendukung masa depan anak-anak secara akademik dan psikologis.

Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki berharap pemerintah pusat melalui kementerian terkait bisa benar-benar memperhatikan...
29/05/2026

Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki berharap pemerintah pusat melalui kementerian terkait bisa benar-benar memperhatikan kebutuhan infrastruktur jalan di Amfoang yang telah disampaikan langsung masyarakat kepada Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan beberapa waktu lalu.

Aurum Titu Eki menyebut, yang menjadi sangat penting dalam pembangunan infrastruktur di Amfoang adalah jembatan. Setidaknya ada dua jembatan vital yang perlu menjadi prioritas yakni jembatan Termanu dan Kapsali.

Aurum Titu Eki, menyebut, masyarakat di enam kecamatan wilayah Amfoang benar-benar telah terisolir sejak lama karena akses jalan yang tidak memadahi.

Dirinya pun mengakui, Pemerintah Kabupaten Kupang kesulitan untuk meningkatkan aspek-aspek prioritas seperti kesehatan dan pendidikan karena akses yang sangat terbatas.

Baca berita selengkapnya di ExpoNTT.com

https://expontt.com/usai-dikunjungi-wapres-gibran-aurum-titu-eki-harap-aspirasi-warga-amfoang-ditindaklanjuti/

Seorang remaja perempuan tunarungu berinisial NT (17) diduga diperkosa tetangganya di Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, ...
28/05/2026

Seorang remaja perempuan tunarungu berinisial NT (17) diduga diperkosa tetangganya di Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kasus tersebut terungkap setelah keluarga mengetahui NT tengah hamil tiga bulan.

"Kondisi (NT) saat ini sudah hamil tiga bulan," ujar Kepala Seksi Tindak Lanjut UPTD PPA NTT, Margaritha Mauweni, dikutip dari detikBali. 

Kasus dugaan kekerasan seksual itu kini ditangani Direktorat PPA dan PPO Polda NTT. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik.

"Sementara masih dalam proses penyelidikan," ujar Direktur PPA dan PPO Polda NTT Kombes Nova Irone Surentu.

Selama ini, NT tinggal bersama dua adiknya dan tantenya berinisial MT (56).

NT dan kedua adiknya ditinggal orang tua mereka yang merantau. Sejak kecil, ketiganya diasuh oleh MT yang bekerja serabutan dan menjadi pembantu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Saya asuh mereka sejak masih sangat kecil karena saat itu bapaknya mau pergi merantau," tutur MT.

MT menjelaskan NT dan satu adik perempuannya merupakan penyandang disabilitas. Sementara adik laki-laki NT dalam kondisi normal dan sehat secara jasmani.

"Kemudian korban dan dua adiknya selama ini dirawat oleh tantenya. Jadi ada dua orang disabilitas. Satunya, yaitu adik laki-lakinya yang normal," terang Margaritha Mauweni.

Terungkap usai Korban Tunjuk Tetangga

MT menuturkan dugaan pemerkosaan itu mulai terungkap pada Senin (18/5/2026) malam. Saat itu, NT melihat seorang pria yang merupakan tetangga mereka melintas di depan rumah.

NT kemudian berteriak sambil menunjuk pria tersebut dan mengarahkan gestur ke bagian intimnya. Reaksi itu membuat keluarga curiga karena NT juga langsung bersembunyi ke dalam kamar.

"Pas dia berteriak, saya tanya kenapa lalu dia langsung menunjuk pelaku dan menunjuk lagi bagian pahanya. Dia tunjuk-tunjuk itu orang, tapi tunjuk lagi bagian kemaluannya," tutur MT sembari menirukan gestur NT kala itu.

Gubernur NTT Melki Laka Lena memuji aksi mahasiswa asal Amfoang Kabupaten Kupang yang berhasil menyampaikan aspirasi kep...
28/05/2026

Gubernur NTT Melki Laka Lena memuji aksi mahasiswa asal Amfoang Kabupaten Kupang yang berhasil menyampaikan aspirasi kepada Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming pada Jumat (22/5/2026) lalu.

Menurut Melki, karena aksi para mahasiswa tersebut, Wapres Gibran akhirnya melihat secara langsung kondisi Amfoang. Ia mendorong para mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi secara santun.

“Karena adik-adik mahasiswa itulah kemudian Pak Wapres ke Amfoang. Jadi kejadian beliau ke Amfoang kemarin itu memang karena aspirasi dari adik-adik mahasiswa. Mereka santun menyampaikan aspirasi dan itu mengantarkan Wapres ke Amfoang," kata Melki ketika memimpin apel bersama ASN Pemprov NTT, Senin (25/5/2026) lalu.

Melki menambahkan, selama ini belum pernah ada pejabat pusat atau menteri yang menginjakan kaki di wilayah Amfoang. 

Ia mengapresiasi langkah mahasiswa Amfoang yang menyampaikan aspirasi dengan santun hingga Wapres Gibran turun langsung ke lokasi. 

Melki menyaksikan langsung bagaimana para mahasiswa asal Amfoang menyampaikan aspirasi dengan tenang, santun, dan terukur kepada Wapres Gibran di Bundaran Adipura Kupang pada Kamis (21/5/2026) malam. 

Wapres Gibran yang sebelumnya hanya memiliki agenda kunjungan ke Rote kemudian menambahkan agenda perjalanan ke wilayah Amfoang setelah menerima aspirasi para mahasiswa tersebut.

“Saya menyaksikan dari dekat, adik-adik mahasiswa dari Amfoang menyampaikan dengan sangat santun kepada Wapres dan akhirnya beliau memutuskan menambahkan agenda kunjungannya ke sana,” katanya.

Melki Laka Lena menilai kunjungan Wakil Presiden ke Amfoang menjadi momentum penting karena pemerintah pusat dapat melihat langsung kondisi riil masyarakat serta berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah perbatasan tersebut.

Politikus Golkar itu berharap percepatan pembangunan di Amfoang segera dilakukan, terutama terkait infrastruktur, akses pendidikan, layanan kesehatan, distribusi BBM, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Sebanyak 11 orang saksi diperiksa dalam kasus kematian Yerdi Efrosina Bekliu, mahasiswi semester IV Program Studi Bahasa...
28/05/2026

Sebanyak 11 orang saksi diperiksa dalam kasus kematian Yerdi Efrosina Bekliu, mahasiswi semester IV Program Studi Bahasa Indonesia, Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Kupang.

Yerdi ditemukan meninggal dunia pada 9 Mei 2026 lalu di kamar kosnya di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M., saat menerima audiensi bersama keluarga dan tokoh adat Amanatun dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Gelar Perkara Satreskrim Polresta Kupang Kota, Selasa (26/5/2026) mengatakan, penyelidikan kasus tersebut masih terus berjalan secara profesional, transparan, dan berdasarkan fakta hukum yang ditemukan penyidik.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa 11 orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian perkara guna mengungkap fakta-fakta terkait kematian korban.

Selain pemeriksaan saksi, polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap CCTV di sekitar tempat kejadian perkara. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan CCTV tersebut dalam kondisi rusak dan tidak berfungsi sebelum kejadian berlangsung.

“Terkait CCTV, kami sudah lakukan pemeriksaan dan diketahui perangkat tersebut memang rusak sebelum kejadian. Informasi itu juga telah dikonfirmasi kepada pihak yang melakukan perbaikan,” jelas Kapolresta.

Kapolresta juga menanggapi informasi yang beredar mengenai dugaan adanya catatan milik korban. Menurutnya, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, penyidik tidak menemukan adanya catatan tersebut.

Karena itu, pihak kepolisian membuka ruang kepada siapa pun yang memiliki informasi maupun bukti tambahan agar menyerahkannya kepada penyidik guna membantu proses pengungkapan kasus.

“Kami telah melaksanakan seluruh tahapan penanganan perkara sesuai prosedur dan standar operasional. Pengungkapan perkara membutuhkan proses, pendalaman objektif, serta kepastian alat bukti,” ujar Kombes Pol. Djoko Lestari.

Ia menjelaskan, penyidik saat ini masih bekerja sama dengan dokter forensik untuk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap jasad korban. Bahkan, sampel pemeriksaan patologi telah dibawa ke Bali guna pemeriksaan lanjutan.

Stefanus Pekuwali, Tokoh Masyarakat sekaligus Pelaku Usaha Peternakan Hewan Besar di Kecamatan Pandawai, Sumba Timur, me...
28/05/2026

Stefanus Pekuwali, Tokoh Masyarakat sekaligus Pelaku Usaha Peternakan Hewan Besar di Kecamatan Pandawai, Sumba Timur, mengajak seluruh peternak lokal untuk bersama-sama menolak praktik eksploitasi ilegal terhadap Kuda Sandelwood.

Menurutnya, maraknya pengiriman ternak non-prosedural, manipulasi dokumen, penjualan indukan betina produktif, serta pengapalan kuda yang belum cukup umur dan berat, mengancam keberlanjutan populasi kuda endemik kebanggaan Sumba.

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap upaya manipulasi administrasi di lapangan. Menjual betina produktif dan memalsukan dokumen hanya demi keuntungan sesaat adalah tindakan yang merusak masa depan peternakan kita sendiri,” tegas Stefanus Pekuwali saat ditemui di kawasan sentra peternakan Pandawai.

Baca berita selengkapnya di ExpoNTT.com

https://expontt.com/nagekeo-kembali-raih-opini-wtp-bukti-komitmen-tata-kelola-keuangan-yang-transparan-dan-akuntabel/

Dibawah kepemimpinan Christian Widodo dan Serena Francis, kembali Kota Kupang meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP...
27/05/2026

Dibawah kepemimpinan Christian Widodo dan Serena Francis, kembali Kota Kupang meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK berlangsung di Kantor BPK Perwakilan Provinsi NTT, Selasa, 26 Mei 2026, bersama 14 pemerintah kabupaten lainnya di NTT.

Capaian ini menjadi WTP kedua secara berturut-turut, sekaligus memperpanjang tradisi opini WTP Kota Kupang, menjadi tujuh kali berturut-turut sejak pertama kali diraih pada tahun 2019.

Keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dalam pemeriksaan laporan keuangan tersebut menjadi indikator bahwa tata kelola pemerintahan di Kota Kupang terus dijaga secara konsisten, transparan, dan akuntabel.

Baca berita selengkapnya di ExpoNTT.com

https://expontt.com/kota-kupang-raih-opini-wtp-dari-bpk-ri-7-tahun-berturut-turut/

Revi Adiana Silawati dilantik sebagai Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah NTT (Bank NTT), Selasa, 26 Mei 2026....
27/05/2026

Revi Adiana Silawati dilantik sebagai Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah NTT (Bank NTT), Selasa, 26 Mei 2026.

Revi Adiana Silawati dilantik oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena selaku pemegang saham pengendali berdasarkan Surat Keputusan Gubernur NTT Nomor: 179/Kep/HK/2026 Tentang Pengangkatan Revi Adiana Silawati sebagai Direktur Kepatuhan Bank NTT.

Pelantikan yang digelar di Aula Ferndandez Kantor Gubernur NTT, dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT, J***y Asadoma, Anggota DPRD Provinsi NTT, para bupati dan wakil bupati se-NTT, Pimpinan BI, OJK, para staf ahli dan kepala dinas.

Revi Adiana Silawati menjabat sebagai Direktur Kepatuhan Bank NTT menggantikan Christofel Adoe. Wanita kelahiran Solo ini sebelumnya menjabat sebagai Dewan Pengawas Dapen Pegawai Bank Jatim. Dirinya telah berkarir selama 30 tahun di bank milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kehadiran Revi dalam jajaran direksi Bank NTT merupakan salah satu kesepakatan dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) dengan Bank Jatim.

Baca berita selengkapnya di ExpoNTT.com

https://expontt.com/revi-silawati-resmi-jabat-direktur-kepatuhan-bank-ntt-berpengalaman-30-tahun-di-bank-jatim/

27/05/2026

Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki berharap pemerintah pusat melalui kementerian terkait bisa benar-benar memperhatikan kebutuhan infrastruktur jalan di Amfoang yang telah disampaikan langsung masyarakat kepada Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan beberapa waktu lalu. 

Aurum Titu Eki menyebut, yang menjadi sangat penting dalam pembangunan infrastruktur di Amfoang adalah jembatan. Setidaknya ada dua jembatan vital yang perlu menjadi prioritas yakni jembatan Termanu dan Kapsali. Saat ini masyarakat di enam kecamatan wilayah Amfoang benar-benar telah terisolir sejak lama karena akses jalan yang tidak memadahi. 

Dirinya pun mengakui, Pemerintah Kabupaten Kupang kesulitan untuk meningkatkan aspek-aspek prioritas seperti kesehatan dan pendidikan karena akses yang sangat terbatas. 

Aurum yang berlatar belakang pendidikan arsitektur mengungkapkan, secara anggaran, APBD Pemerintah Kabupaten Kupang tidak mampu untuk melaksanakan pembangunan di wilayah Amfoang, terutama di masa efisiensi yang diterapkan Pemerintah Pusat saat ini. 

Aurum Titu Eki menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kupang akan terus mengawal aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat Amfoang ke Wakil Presiden.

Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa mengungkapkan total piutang mencapai ...
26/05/2026

Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa mengungkapkan total piutang mencapai Rp7 miliar.

Piutang tersebut merupakan tunggakan dari ratusan pelanggan yang belum membayar kewajiban penggunaan air minum selama tiga bulan atau lebih.

“Piutang yang aktif itu Rp6 hingga Rp7 miliar, ini uang yang belum dibayarkan kepada Perumda Air Minum Kota Kupang. Tunggakan-tunggakan ini yang tiga bulan ke atas,” jelas Isidorus Lilijawa, Kamis, 21 Mei 2026.

Terkait kondisi tersebut, Isidorus Lilijawa menyebut manajemen Perumda Air Minum Kota Kupang telah membentuk Satuan Tugas Penagih Piutang (Satgas PP) yang akan bertugas melakukan penagihan terhadap pelanggan-pelanggan yang masih belum membayar kewajiban.

Baca berita selengkapnya di ExpoNTT.com

https://expontt.com/piutang-pelanggan-perumda-air-minum-kota-kupang-capai-rp7-miliar/

25/05/2026

Mantan Wali Kota Kupang divonis penjara dua tahun enam bulan dan denda Rp.250 juta dalam kasus perkara dugaan korupsi pengalihan aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Kupang.

Vonis tersebut dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Senin, 25 Mei 2026.

Dalam amar putusan, Jonas Salean disebut terbukti melakukan perbuatan melawan hukum. Selain dihukum dua tahun enam bulan penjara, Jonas Salean juga dihukum subsider uang pengganti sebesar Rp.440 juta atau penjara satu tahun.

Sebelumnya, Jonas Salean dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum dengan hukuman enam tahun penjara dan denda Rp.500 juta.

Ketua Tim Kuasa Hukum Jonas Salean, Yanto Ekon usai sidang menyatakan pihaknya masih akan mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum atas putusan tersebut.

Menurut Yanto Ekon putusan tersebut berbanding terbalik dengan surat dakwaan dan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.

Yanto Ekon menyebut pertimbangan hakim aneh karena majelis hakim menggunakan bukti perdata terkait kepemilikan dalam perkara korupsi.

Baca berita selengkapnya di ExpoNTT.com

https://expontt.com/jonas-salean-divonis-2-tahun-penjara-dan-denda-rp250-juta-di-kasus-pengalihan-aset-pemkab-kupang/

Address

Larantuka

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when EXPO NTT posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to EXPO NTT:

Share