10/03/2024
2024: Refleksi 10
Rm. Aurelius Pati Soge, SVD
Sabtu, 9 Maret 2024
MURID YANG SETIA LAYAK MEMIKUL SALIB YANG LEBIH BERAT
Saya percaya, orang-orang seperti Santa Faustina dipilih Tuhan untuk menjadi contoh bagi para pengikut Kristus yang tidak mau menanggung penderitaan salib. Ketika berbicara tentang salib, kita cenderung melihat Yesus hanya sebagai Tuhan yang memiliki daya supranatural, sehingga IA sanggup menanggung penderitaan-Nya. Kita lupa, bahwa murid Tuhan justru diharapkan memanggul salib bersama Dia. Dalam pewahyuan-Nya kepada Santa Faustina, Yesus berkata, “Aku minta darimu persembahan yang sempurna dan yang terbakar seluruhnya, yakni persembahan kehendak. Tidak ada pengurbanan lain yang dapat dibandingkan dengan yang satu ini. Aku sendiri sedang mengarahkan hidupmu dan mengatur segala sesuatu sedemikian rupa sehingga bagi-Ku engkau akan menjadi suatu kurban lestari dan akan selalu melaksanakan kehendak-Ku. Dan untuk menggenapi kurban ini, engkau akan menyatukan dirimu dengan Aku di salib. […] Janganlah ada sesuatu yang menggentarkan hatimu. Aku menyertaimu” *(BHSF 923)*. Santa Faustina memperoleh banyak karunia berkat, tetapi darinya juga dituntut komitmen salib yang melebihi banyak orang lain.
Tuhan menghendaki para murid memikul salib dan mengikuti jejak langkah-Nya *(bdk. Mat 16:24*), karena salib itu memurnikan kita dari dosa. Untuk itu, Ia memberi daya iman yang menyanggupkan kita memikul salib itu. Tetapi konsekuensinya, semakin besar karunia, semakin besar tuntutan salib. Dalam perumpamaan tentang talenta, Tuhan memuji hamba yang mengembangkan talenta itu. “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam hal yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam hal yang besar” *(Mat 25:23)*. Kepada yang sudah memiliki, akan ditambahkan karunia yang lain lagi *(bdk. Mat 25:29)*.
Saudara, menurut pandangan manusia, ini tentu bukan kabar gembira. Siapa yang mau menderita? Namun sebagai murid Tuhan, kita perlu mengingatkan diri tentang makna luhur salib. Ingat kata-kata Yesus, “Apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku” *(Yoh 12:32)*. Kita tidak usah mencari salib, tetapi ketika salib itu datang, janganlah berpaling dari kehendak Tuhan karena dengan itu anda membantu Kristus menarik semua orang datang kepada-Nya.
*Yesus, Engkaulah andalanku.*