Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata

Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata, Digital creator, Batas Kota Lewoleba, Lewoleba.

Akun resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata
Menyajikan informasi kegiatan pimpinan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah
Transparan • Akuntabel • Responsif

Pemkab Lembata dan BULOG Siapkan Kerja Sama Penyediaan Beras Terjangkau bagi ASNLEWOLEBA, 2 September 2026 — Pemerintah ...
02/09/2026

Pemkab Lembata dan BULOG Siapkan Kerja Sama Penyediaan Beras Terjangkau bagi ASN

LEWOLEBA, 2 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Lembata mulai mematangkan rencana kerja sama dengan Perum BULOG Cabang Larantuka dalam penyediaan beras dan komoditas pangan lainnya yang terjangkau dan berkualitas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lembata.

Rencana kerja sama tersebut dibahas dalam rapat konsolidasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, A.P., M.T., bertempat di Ruang Rapat Bupati, Rabu (2/9/2026).

Rapat dihadiri Staf Ahli Bupati serta sejumlah pimpinan dan perwakilan perangkat daerah, di antaranya Sekretariat Dewan, Inspektorat, Dinas Pendidikan, Disporabud, Dinas PMD, Dinas PUPR, Dinas Nakertrans, DLH, Dinas Koperindag, Dukcapil, Dinas Perpustakaan, Bapelitbangda, BKPSDM, Kesbangpol, RSUD, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, P2PA, serta Camat Buyasuri, Camat Atadei, Camat Ile Ape dan Camat Ile Ape Timur.

Sekda Lembata Paskalis Ola Tapo Bali mengatakan, rencana kerja sama dengan BULOG merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Lembata untuk memperkuat sinergi dalam penyediaan dan distribusi pangan, sekaligus memastikan ASN memperoleh beras dengan harga terjangkau dan kualitas yang memenuhi standar.

“Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjamin ketersediaan beras bagi ASN, tetapi juga ikut mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kabupaten Lembata,” ujarnya.

Dalam rancangan kerja sama tersebut, beras yang disiapkan bagi ASN merupakan beras premium dalam kemasan 5 kilogram dengan harga yang tercantum dalam materi kerja sama sebesar Rp15.400 per kilogram, atau Rp77.000 untuk setiap kemasan 5 kilogram.

Namun, Sekda Paskalis menyampaikan bahwa ukuran kemasan tersebut masih akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama Perum BULOG. Pemerintah Kabupaten Lembata akan mengupayakan agar BULOG dapat menyediakan pilihan kemasan 10 kilogram, 25 kilogram hingga 50 kilogram, sesuai dengan kebutuhan dan permintaan ASN.

Beras yang disediakan wajib memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) serta ketentuan Badan Pangan Nasional. Standar tersebut antara lain mencakup kadar air, tingkat beras pecah, menir dan derajat sosoh, serta harus bebas dari kutu, jamur, benda asing dan kontaminan.

Berdasarkan pembahasan, kebutuhan beras bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lembata diperkirakan mencapai sekitar 10 ton. Estimasi tersebut mengacu pada kebutuhan dalam kerja sama sebelumnya dengan PT SBI.

Dalam mekanisme pelaksanaannya, seluruh perangkat daerah akan menjadi peserta kerja sama. Masing-masing OPD menunjuk PIC untuk menghimpun dan menyampaikan data kebutuhan beras ASN.

Data kebutuhan tersebut selanjutnya dikompilasi oleh PIC Daerah/Bagian Pemerintahan sebelum diteruskan kepada Perum BULOG sebagai dasar penyediaan beras.

Untuk distribusi, masing-masing OPD akan mengambil pesanan secara kolektif di gudang penyimpanan BULOG dengan membawa data pemesanan yang telah dihimpun.

Sementara mekanisme pembayaran dilakukan oleh masing-masing ASN melalui PIC OPD berdasarkan jumlah pesanan. Selanjutnya, pembayaran dihimpun dan dikoordinasikan melalui PIC Daerah untuk diteruskan kepada Perum BULOG sesuai mekanisme yang disepakati.

Sekda Paskalis menegaskan bahwa rencana kerja sama tersebut tidak hanya terbatas pada penyediaan beras, tetapi juga membuka peluang penyediaan berbagai komoditas pangan lainnya sesuai kebutuhan. Program ini juga bersifat tidak wajib bagi ASN, sehingga setiap ASN dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara sukarela sesuai kebutuhan masing-masing.

Pemkab Lembata bersama Perum BULOG selanjutnya akan menjajaki penyediaan sejumlah komoditas pangan lainnya dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang memenuhi standar. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan bagi ASN dalam memperoleh kebutuhan pangan, tetapi juga turut mendukung ketersediaan, stabilitas pasokan dan ketahanan pangan di Kabupaten Lembata.

Ruang lingkup kerja sama mencakup penetapan jenis komoditas, harga, ukuran kemasan dan standar mutu, mekanisme pemesanan dan pembayaran, pendistribusian, pertukaran data kebutuhan, serta monitoring dan evaluasi.

Dalam rapat konsolidasi, perangkat daerah pada prinsipnya menyatakan dukungan terhadap rencana kerja sama tersebut dan akan segera menyampaikan usulan kebutuhan beras ASN masing-masing.

Pemkab Lembata selanjutnya akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Perum BULOG Cabang Larantuka untuk menyusun daftar komoditas pangan lainnya, termasuk alternatif jenis beras yang dapat disediakan sesuai kebutuhan.

Pembahasan juga membuka peluang pengembangan sasaran kerja sama di luar ASN serta melihat kontribusi kerja sama tersebut terhadap penguatan perekonomian daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Lembata berharap pemenuhan kebutuhan pangan bagi ASN dapat berlangsung secara lebih terjamin, terjangkau, berkualitas dan terkoordinasi, sekaligus memperkuat sinergi pemerintah daerah dengan BULOG dalam menjaga ketersediaan pangan di Kabupaten Lembata. (PromompimPemKabLemba)

Bank NTT Hadir di Wulandoni, Pemerintah Dorong Kawasan Selatan Lembata Tumbuh sebagai Sentra Ekonomi BaruWULANDONI, Prok...
26/08/2026

Bank NTT Hadir di Wulandoni, Pemerintah Dorong Kawasan Selatan Lembata Tumbuh sebagai Sentra Ekonomi Baru

WULANDONI, Prokompimkablembata — Kehadiran layanan perbankan di wilayah pesisir selatan Kabupaten Lembata menjadi penanda baru arah penguatan ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lembata menyebut peresmian Kantor Fungsional Bank NTT di Wulandoni sebagai langkah strategis untuk mempercepat akses keuangan, memperkuat sektor produktif, dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di kawasan tersebut.

Dalam sambutan Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yohanes Berchmans Daniel Dai, ditegaskan bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga membutuhkan penguatan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah, cepat, dan modern.

Menurut Bupati, Wulandoni kini mengalami perkembangan signifikan. Wilayah yang sebelumnya dikenal sebagai kawasan pesisir ini mulai bergerak menjadi salah satu titik pertumbuhan ekonomi baru Lembata, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan masyarakat serta hadirnya Pelabuhan Perintis yang memperkuat konektivitas antarwilayah.

“Wulandoni bukan lagi sekadar wilayah pesisir di selatan Lembata. Kawasan ini telah tumbuh menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memiliki peran penting dalam menggerakkan perdagangan, mobilitas masyarakat, serta distribusi barang dan jasa,” ujar Bupati.

Ia mengatakan, keberadaan pelabuhan perintis telah membuka ruang ekonomi yang lebih luas. Namun, konektivitas tersebut perlu diperkuat dengan dukungan layanan keuangan yang mampu menjangkau masyarakat luas.

“Kehadiran pelabuhan menjadi pendorong arus ekonomi, sementara hadirnya Bank NTT menjadi penguat agar perputaran ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih cepat, aman, dan produktif,” katanya.

Kantor Fungsional Bank NTT Wulandoni diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelayanan transaksi keuangan, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha.

Nelayan, petani, pedagang, dan pelaku UMKM lokal kini memiliki akses yang lebih dekat terhadap layanan perbankan untuk mendukung aktivitas ekonomi mereka.

Pemerintah Kabupaten Lembata juga mendorong masyarakat agar memanfaatkan kehadiran Bank NTT sebagai bagian dari perubahan pola pengelolaan ekonomi keluarga, termasuk membangun budaya menabung dan perencanaan keuangan yang lebih baik.

“Pembangunan ekonomi daerah harus dimulai dari kekuatan ekonomi keluarga. Karena itu, mari kita manfaatkan layanan ini dengan baik dan terus membangun budaya gemar menabung,” pesan Bupati.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada Manajemen Bank NTT yang terus memperluas jangkauan pelayanan hingga ke wilayah-wilayah strategis di Kabupaten Lembata. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah menghadirkan pembangunan yang lebih merata dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bank NTT atas komitmen untuk hadir melayani masyarakat. Kehadiran kantor ini menjadi bukti bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan bersama melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujarnya.

Peresmian Kantor Fungsional Bank NTT Wulandoni menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal.

Dengan dukungan konektivitas, layanan keuangan, dan aktivitas produktif masyarakat, kawasan selatan Lembata diharapkan semakin berkembang sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

Bank NTT hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat dan memperluas kesempatan tumbuh bagi warga Lembata.

Peresmian Kantor Fungsional Bank NTT Wulandoni dihadiri Pimpinan Bank NTT Cabang Lewoleba, Plt. Camat Wulandoni, unsur TNI-Polri, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, kalangan pendidik, serta masyarakat Wulandoni dan sekitarnya. (Prokompimkablembata)

Atlas Pearls PT Cendana Indopearls Serahkan CSR Beasiswa Tahunan, Dukung Pendidikan Generasi LembataLebatukan, 19 Agustu...
19/08/2026

Atlas Pearls PT Cendana Indopearls Serahkan CSR Beasiswa Tahunan, Dukung Pendidikan Generasi Lembata

Lebatukan, 19 Agustus 2026 — Komitmen dunia usaha dalam mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten Lembata kembali diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Atlas Pearls melalui PT Cendana Indopearls (CIP) menyerahkan bantuan beasiswa tahunan bagi peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Lebatukan, Rabu (19/8/2026), dengan mengusung tema “Mendukung Pendidikan, Membangun Generasi, Mewujudkan Masa Depan Cerah.”

Mewakili Bupati Lembata, Asisten III Sekda Bidang Administrasi Umum, Yohanes Berchmans Daniel Dai, S.IP., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Cendana Indopearls atas kepedulian dan kontribusinya dalam mendukung pendidikan anak-anak di Kabupaten Lembata.

Dalam sambutan Bupati Lembata yang disampaikan oleh Asisten III, ditegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Program CSR dinilai menjadi bentuk nyata keterlibatan dunia usaha dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bantuan ini hendaknya tidak hanya dilihat dari nilai atau bentuknya, tetapi lebih dari itu sebagai wujud kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial dalam membangun daerah,” demikian pesan Bupati Lembata.

Pemerintah daerah berharap bantuan beasiswa tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan pendidikan para penerima. Selain meringankan kebutuhan pendidikan, bantuan ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan meraih prestasi.

Selain memberikan manfaat secara langsung kepada penerima, dukungan beasiswa juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada peserta didik untuk terus meningkatkan prestasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi penerus dan masa depan daerah.

“Pemerintah Daerah sangat terbuka untuk membangun kemitraan yang lebih kuat dengan dunia usaha dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Lembata berharap keberadaan investasi dan dunia usaha di daerah tidak hanya memberikan manfaat dari sisi ekonomi, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Karena itu, kolaborasi melalui program CSR diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis. Asisten III Sekda Bidang Administrasi Umum menyerahkan bantuan kepada perwakilan penerima dari jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. Selanjutnya, bantuan jenjang SD diserahkan oleh Kepala Dinas Perikanan, jenjang SMP oleh Plt. Camat Lebatukan, dan jenjang SMA oleh perwakilan PT Cendana Indopearls.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Departemen Hubungan Pemerintahan PT Cendana Indopearls, pimpinan OPD, Kepala Bagian Orta, Plt. Camat Lebatukan, Camat Nagawutung, Forkopimcam, Unsur Pemerintah desa, para kepala sekolah, serta para orang tua siswa.

Pemerintah Kabupaten Lembata juga berharap komitmen PT Cendana Indopearls dalam mendukung pendidikan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada masa mendatang. Kemitraan yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat, pembangunan pendidikan di Kabupaten Lembata diharapkan semakin kuat. Anak-anak sebagai generasi penerus perlu mendapatkan ruang, kesempatan, dan dukungan yang memadai agar mampu tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Penyerahan CSR beasiswa tahunan Atlas Pearls melalui PT Cendana Indopearls dengan demikian menjadi salah satu contoh nyata bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Mendukung pendidikan berarti membangun generasi, dan membangun generasi berarti mempersiapkan masa depan Lembata yang lebih cerah.
(ProkompimPemkabLembata)

Uji Kompetensi Digital, ASN Lembata Ditantang Lebih Cepat dan TepatLEMBATA, 12 Agustus 2026 — Bukan sekadar menjawab soa...
12/08/2026

Uji Kompetensi Digital, ASN Lembata Ditantang Lebih Cepat dan Tepat

LEMBATA, 12 Agustus 2026 — Bukan sekadar menjawab soal, para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lembata ditantang untuk menunjukkan kemampuan, ketepatan, sekaligus kecepatan dalam menguasai sistem informasi kepegawaian melalui Lomba Knowledge Management System (KMS) antar-Perangkat Daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung KED BKPSDM Kabupaten Lembata, Rabu (12/8/2026), menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus upaya mendorong peningkatan Indeks Profesionalitas ASN (IPASN) di Kabupaten Lembata.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, membuka sekaligus mengikuti langsung sesi pertama perlombaan. Pada sesi perdana tersebut, 25 peserta ikut berkompetisi dan mengerjakan soal bersama Sekretaris Daerah.

Lomba ini menguji pemahaman peserta terhadap materi yang telah disiapkan panitia melalui 20 soal. Setiap peserta tidak hanya dituntut memperoleh jawaban yang benar, tetapi juga menyelesaikan seluruh soal dalam waktu secepat mungkin.

Kemampuan menggunakan sistem My ASN juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan lomba. Peserta diwajibkan mengetahui dan menguasai akses akun masing-masing, termasuk username, password dan authenticator code.

Secara keseluruhan, perlombaan diikuti 384 peserta yang berasal dari berbagai unsur jabatan dan perangkat daerah. Peserta terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, lurah, kepala puskesmas serta perwakilan PNS dari masing-masing perangkat daerah.

Pelaksanaan lomba berlangsung selama dua hari, 12 hingga 13 Agustus 2026. Penilaian dilakukan berdasarkan jumlah jawaban benar dan durasi waktu yang digunakan untuk menyelesaikan soal. Jika terdapat peserta dengan nilai yang sama, waktu pengerjaan hingga hitungan menit dan detik menjadi penentu berikutnya.

Peserta dengan nilai tertinggi dan waktu tercepat akan ditetapkan sebagai Juara I, II dan III. Setiap peserta yang telah menyelesaikan soal juga wajib menunjukkan bukti hasil nilai dan durasi pengerjaan kepada panitia atau pengawas.

Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim Penilai bersama Asisten Administrasi Umum, BKPSDMD dan Bagian Pemerintahan terlibat dalam proses penilaian dan dukungan teknis pelaksanaan kegiatan.

Melalui lomba ini, kompetisi ditempatkan bukan hanya sebagai ajang mencari pemenang, tetapi juga sebagai cara membangun kebiasaan baru di kalangan ASN: semakin terbiasa dengan teknologi, semakin memahami sistem kepegawaian, dan semakin siap memberikan pelayanan publik yang profesional.

Semangat kemerdekaan pun diterjemahkan dalam bentuk yang lebih dekat dengan kebutuhan birokrasi saat ini—mendorong ASN untuk terus belajar, beradaptasi dan meningkatkan kemampuan di tengah perubahan pelayanan pemerintahan yang semakin berbasis digital.
(ProkompimPemkabLembata)

Sekda Lembata Hadiri Misa Pemakaman Pater Nikolaus Strawn, SVD: Misionaris yang Menjadikan Lembata Sebagai Rumah Pengabd...
06/08/2026

Sekda Lembata Hadiri Misa Pemakaman Pater Nikolaus Strawn, SVD: Misionaris yang Menjadikan Lembata Sebagai Rumah Pengabdiannya

Lewoleba, 6 Agustus 2026 – Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, A.P., M.T., menghadiri Perayaan Ekaristi Pemakaman Pater Nikolaus Strawn, SVD, misionaris yang berpulang ke rumah Bapa pada 4 Agustus 2026 dalam usia 91 tahun. Perayaan misa dipimpin oleh Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, dan berlangsung dalam suasana penuh doa, haru, serta ungkapan syukur atas kehidupan dan pengabdian almarhum.

Misa pemakaman dihadiri oleh para pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lembata, para asisten Sekretariat Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Uskup Emeritus Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pater Provinsial SVD Ende, para imam, biarawan, biarawati, serta ratusan umat yang datang memberikan penghormatan terakhir kepada sosok misionaris yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya bagi masyarakat Lembata.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapo Bali membacakan sambutan Bupati Lembata yang menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya Pater Nikolaus Strawn, SVD. Pemerintah Kabupaten Lembata bersama seluruh masyarakat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar Serikat Sabda Allah (SVD), keluarga almarhum, dan seluruh umat yang turut merasakan kehilangan.

Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa Pater Nikolaus Strawn dikenang sebagai seorang gembala yang setia, rendah hati, sederhana, dan penuh kasih. Kepergiannya merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi Gereja Katolik, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Lembata yang telah merasakan sentuhan kasih dan pelayanan beliau selama kurang lebih 62 tahun.

Selama lebih dari enam dekade berkarya di tanah Lembata, almarhum memberikan kontribusi yang sangat besar dalam perjalanan pembangunan daerah, terutama melalui pembinaan iman, penguatan nilai-nilai moral dan spiritual, serta pembentukan karakter masyarakat. Pengabdiannya menjadi teladan tentang bagaimana pelayanan yang tulus mampu menghadirkan harapan dan menguatkan kehidupan umat.

Pemerintah Kabupaten Lembata juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya atas seluruh doa, karya, dan pengabdian yang telah dipersembahkan almarhum bagi masyarakat. Nilai-nilai iman, kesederhanaan, pengorbanan, dan kasih yang diwariskan diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

"Amerika melahirkanmu, Lembata memeluk pengabdianmu, surga kini menyambut kepulanganmu, sementara bumi mengenang kasihmu." Kalimat tersebut menjadi ungkapan yang menggambarkan perjalanan hidup Pater Nikolaus Strawn, SVD, yang memilih mengabdikan hampir seluruh hidupnya bersama masyarakat Lembata hingga akhir hayatnya.

Sementara itu, Pater Provinsial SVD Ende dalam sambutannya mengenang Pater Nikolaus sebagai misionaris yang menunjukkan ketabahan, kesetiaan, dan semangat pelayanan yang luar biasa hingga usia lanjut. Menurutnya, kehidupan almarhum merupakan pewartaan Injil yang nyata melalui teladan hidup sehari-hari.

Ia juga mengisahkan bahwa Pater Nikolaus meninggalkan Chicago, Amerika Serikat, untuk menjadi seorang misionaris di Indonesia. Bahkan ketika memasuki usia senja, almarhum menolak dipindahkan ke rumah purna bakti di Lela, Flores, karena baginya Lembata telah menjadi rumah sejati tempat ia ingin tetap hidup dan melayani bersama umat.

Dalam homilinya, Mgr. Yohanes Hans Monteiro menegaskan bahwa seorang misionaris sejati adalah mereka yang datang ke tanah misi dan menjadikannya rumah hingga akhir hidup. Hakikat misi, menurut Uskup Larantuka, adalah menemukan Tuhan dalam kehidupan masyarakat yang sederhana dan menghadirkan kemuliaan-Nya melalui kesaksian hidup seorang imam.

Beliau juga mengajak para imam dan misionaris lokal untuk terus melanjutkan semangat pelayanan yang diwariskan para misionaris terdahulu. Tugas utama seorang imam, katanya, bukan sekadar menyenangkan umat, melainkan menghadirkan dan menegaskan kedekatan Tuhan di tengah kehidupan mereka.

Perayaan pemakaman berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi ungkapan syukur atas kehidupan seorang misionaris yang telah mencintai Lembata sebagai tanah pengabdiannya. Meski telah berpulang, jejak kasih, keteladanan, dan semangat pelayanan Pater Nikolaus Strawn, SVD akan terus hidup dalam doa, kenangan, dan hati masyarakat Lembata. (ProkompimPemKabLembata)

KADIN Lembata Diharapkan Menjadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Mendorong Kebangkitan Ekonomi DaerahLewoleba, 1 Agustu...
03/08/2026

KADIN Lembata Diharapkan Menjadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Mendorong Kebangkitan Ekonomi Daerah

Lewoleba, 1 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan pentingnya peran Kamar Dagang dan Industri (KADIN) sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat investasi, serta memberdayakan pelaku usaha lokal. Penegasan tersebut disampaikan oleh Plt. Asisten II Sekretaris Daerah, yang mewakili Bupati Lembata, pada acara Musyawarah Kabupaten (MUKAB) dan Pelantikan Dewan Pengurus KADIN Kabupaten Lembata Periode 2026–2031 di Ballroom Olympic, Sabtu (1/8).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Lembata, unsur Forkopimda, OPD terkait, Ketua Umum KADIN Nusa Tenggara Timur, Ketua KADIN periode sebelumnya, Ketua KADIN Lembata, pimpinan BRI, serta para anggota dan pengurus KADIN Lembata.

Ketua Panitia, John Kwertayasa, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh tahapan Musyawarah Kabupaten telah dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KADIN. Ia menjelaskan bahwa forum MUKAB secara aklamasi menetapkan dr. Jimmy Sunur sebagai Ketua KADIN Kabupaten Lembata periode 2026–2031. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, lembaga keuangan, BUMN, BUMD, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua KADIN Lembata yang baru dilantik Yeremias Ronaldy Sunur, M.Biomed., Sp.OG.,, menegaskan komitmennya menjadikan KADIN sebagai rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha lintas sektor. Menurutnya, Lembata memiliki potensi besar di bidang perikanan, pertanian, peternakan, perkebunan, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang perlu dikelola melalui inovasi, kolaborasi, serta investasi agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh pengurus menjalankan organisasi dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, serta semangat kolaborasi dalam mendukung kebangkitan ekonomi Kabupaten Lembata.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum KADIN Nusa Tenggara Timur, Dr. (Cand.) Bobby Lianto, M.M., M.B.A., menegaskan bahwa KADIN merupakan satu-satunya organisasi yang mewadahi dunia usaha di Indonesia dan menjadi mitra pemerintah dalam membangun perekonomian nasional maupun daerah. Ia mengajak seluruh pengurus KADIN Lembata membangun pola pikir kewirausahaan yang inovatif dengan mengoptimalkan potensi lokal, memperkuat ekosistem usaha, membuka akses investasi, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna mempercepat kebangkitan ekonomi Kabupaten Lembata.

Sementara itu, Mewakili Bupati Lembata, Plt. Asisten II, Apolonaris Mayan, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus KADIN yang baru dilantik sekaligus menyampaikan penghargaan kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dan kolaborasi yang telah dibangun bersama pemerintah daerah.

"KADIN merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan investasi, serta memperkuat pemberdayaan pelaku usaha lokal. Karena itu, kami berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta menjadi penggerak pembangunan ekonomi di Kabupaten Lembata," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata berkomitmen mewujudkan visi pembangunan daerah menuju Lembata yang Maju, Lestari, dan Berdaya Saing. Menurutnya, pembangunan daerah harus bertumpu pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pelayanan publik yang semakin baik, serta infrastruktur yang membuka akses dan peluang bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen menjaga kelestarian kekayaan alam dan budaya sebagai warisan leluhur, sekaligus mengoptimalkan potensi lokal agar mampu menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Asisten II menambahkan bahwa sektor nelayan, pertanian, dan peternakan menjadi fondasi utama pembangunan ekonomi Kabupaten Lembata. Karena itu, pembangunan tidak boleh meninggalkan masyarakat di desa, kawasan pesisir, lahan pertanian maupun sentra peternakan yang selama ini menjadi sumber penghidupan sebagian besar masyarakat.

Ia juga mengajak KADIN untuk mengambil peran lebih besar dalam menghadirkan investasi, memperluas akses pasar produk lokal, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, menciptakan iklim usaha yang sehat dan inklusif, serta mengembangkan sektor-sektor ekonomi potensial lainnya.

"Pemerintah Kabupaten Lembata berharap KADIN mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui penguatan pelaku usaha, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah demi mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah," tegasnya.
(ProkompimPemkabLembata)

Forum Konsultasi Publik RSUD Lewoleba Perkuat Komitmen Pelayanan Kesehatan Berkualitas dan Berorientasi pada MasyarakatL...
30/07/2026

Forum Konsultasi Publik RSUD Lewoleba Perkuat Komitmen Pelayanan Kesehatan Berkualitas dan Berorientasi pada Masyarakat

Lewoleba, 30 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Lembata melalui RSUD Lewoleba menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) bertema "Mewujudkan Pelayanan Rumah Sakit yang Berkualitas, Transparan, dan Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat" pada Kamis (30/7/2026), bertempat di Kantor RSUD Lewoleba.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekretaris Daerah Lembata dan dihadiri Direktur RSUD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Ketua panitia, Taurat Toang, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik merupakan amanat UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan penyelenggaraan pelayanan publik, mulai dari penyusunan standar pelayanan hingga evaluasi kebijakan.

Ia menjelaskan bahwa forum ini bertujuan membangun komunikasi dua arah antara penyelenggara layanan dan masyarakat sehingga berbagai kebijakan yang diterapkan RSUD Lewoleba benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain menjadi wadah penyampaian aspirasi, forum ini juga menjadi sarana evaluasi bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Direktur RSUD, drg. Yoseph Freinademets Paul menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Forum Konsultasi Publik, khususnya Bagian Organisasi Setda Kabupaten Lembata yang selama ini melakukan pendampingan dalam pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP).

Direktur menegaskan bahwa forum tersebut merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membangun pelayanan kesehatan yang partisipatif. Menurutnya, setiap kebijakan pelayanan publik harus melibatkan masyarakat agar benar-benar menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat sebagai pengguna layanan.

"Kami membuka diri terhadap seluruh masukan, kritik, maupun saran dari masyarakat. Forum ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mengetahui secara langsung harapan masyarakat sekaligus menjadi dasar dalam melakukan berbagai perbaikan pelayanan di RSUD Lewoleba," ujarnya.

Direktur juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan RSUD Lewoleba sebagai rumah bersama yang memberikan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Asisten I Sekda Lembata, Quintus Irenius Suciadi mewakili Sekretaris Daerah Lembata dalam sambutannya menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat sekaligus salah satu pilar utama pembangunan daerah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus terus menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas, peralatan medis, maupun teknologi, tetapi juga dibangun melalui profesionalisme, integritas, transparansi, serta sikap humanis dari seluruh tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat.

"Aspek yang paling penting adalah membangun kepercayaan masyarakat. Setiap pasien harus diperlakukan sebagai manusia yang memiliki hak memperoleh pelayanan yang bermartabat, cepat, tepat, ramah, profesional, transparan, dan tanpa diskriminasi," tegasnya.

Asisten I juga meminta seluruh jajaran RSUD Lewoleba menjadikan setiap kritik dan keluhan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat disiplin dan profesionalisme tenaga kesehatan, memperbaiki komunikasi dengan pasien dan keluarga, serta memastikan seluruh masyarakat memperoleh pelayanan yang adil dan berkualitas.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif sebagai mitra pemerintah dalam membangun pelayanan kesehatan melalui penyampaian kritik dan saran secara objektif serta turut menjaga fasilitas kesehatan sebagai aset bersama.

Beliau menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi sosial, media, hingga masyarakat itu sendiri.

Di akhir sambutannya, Asisten I mengajak seluruh peserta menjadikan Forum Konsultasi Publik sebagai momentum memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan rumah sakit yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memohon penyertaan dan restu leluhur Lembata, Asisten I secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik RSUD Lewoleba Tahun 2026.

Melalui forum ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, rumah sakit, dan masyarakat dalam mewujudkan RSUD Lewoleba sebagai institusi pelayanan kesehatan yang terpercaya, responsif, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat.
(ProkompimPemkabLembata)

Address

Batas Kota Lewoleba
Lewoleba

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share