11/07/2026
Bertahun-tahun Kecamatan Jerowaru dikenal sebagai salah satu wilayah paling rentan mengalami krisis air bersih di Kabupaten Lombok Timur. Setiap musim kemarau, warga di berbagai desa harus berjuang memenuhi kebutuhan air untuk memasak, mandi, mencuci, hingga kebutuhan ternak. Tidak sedikit keluarga yang mengandalkan kiriman air bersih menggunakan mobil tangki atau membeli air dengan biaya yang cukup besar. Bagi sebagian warga, memperoleh air bersih menjadi rutinitas yang menguras tenaga, waktu, dan biaya.
Kondisi tersebut kini perlahan berubah. Melalui pengembangan jaringan distribusi yang dilakukan PDAM Lombok Timur, air bersih mulai mengalir ke rumah-rumah warga di sejumlah wilayah Jerowaru. Kehadiran layanan perp**aan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses air bersih.
Perubahan itu tidak hanya menghadirkan kemudahan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Aktivitas rumah tangga kini dapat dilakukan tanpa harus khawatir kekurangan air, sementara beban ekonomi warga berkurang karena tidak lagi rutin membeli air dari pihak swasta atau menunggu distribusi bantuan. Di sisi lain, keberadaan air bersih juga membuka peluang bagi peningkatan sanitasi, kesehatan lingkungan, dan produktivitas masyarakat.
Meski akses air bersih telah menjangkau sejumlah kawasan, upaya pemerataan layanan masih terus menjadi pekerjaan rumah. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama PDAM berkomitmen memperluas jaringan agar seluruh desa di Jerowaru dapat menikmati layanan yang sama. Dengan demikian, wilayah yang dahulu identik dengan kekeringan diharapkan mampu bertransformasi menjadi kawasan yang memiliki ketahanan air bersih dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.