11/05/2026
Namanya Bukit Lahaban/Lahamban, ketinggiannya mencapai 1590 MDPL. Menuju basecamp cukup mudah. Tinggal mengikuti petunjuk arah yang sudah di pasang pengelola. Saat ini Bukit Lahamban dikelola secara swadaya karena sebagian berlokasi di lahan perkebunan warga.
Menurut saya bukit ini sangat indah dan estetik. Penataannya sangat rapi dan bersih. Belum lagi terdapat bunga-bunga cantik yang bisa kalian jadikan spot berfoto. Spesialnya lagi ada air terjun di sekitarnya, jarang-jarang ada bukit selengkap ini. Tapi bunganya jangan dipetik ya (dilarang) cukup diabadikan saja.
Yang paling saya salut, pengelola melakukan konservasi anggrek, edelweiss di POS 1. Kebayang kan jika semuanya mekar maka akan semakin indah. Selain itu kedepannya pengelola berinisiatif memisahkan sampah organik dan anorganik yang dibawa pengunjung, sehingga pengolahannya semakin mudah, yang organik bisa dijadikan pupuk alami.
Menurut informasi yang saya dapatkan, pengelola dari tahun-tahun sebelumnya sudah melakukan penanaman pohon asli di perbukitan sekitar hingga kini sudah besar. Oleh karenanya mata air tetap terjaga. Jadi semakin salut sama kegiatan positif pengelola Bukit Lahamban.
Di postingan berikutnya akan saya spill arahan lebih detail versi slide. O, ya kalian juga bisa petik Strawberry di sekitar Bukit Lahamban, karena sekarang lagi musimnya. Tinggal konfirmasi sama pengelola lewat akun media sosial Bukit Lahamban atau pas kesana langsung tanya pengelola. Untuk tiket masuk Bukit Lahamban seperti di narasi. Selamat mendaki.
Estimasi menuju Basecamp Bukit Lahamban
Selong: 40 km (1 jam 11 menit)
Praya: 67 km (1 jam 55 menit)
Tanjung: 74 km (1 jam 40 menit)
Mataram: 84 km (2 jam 24 menit)
Gerung: 89 km (2 jam 30 menit)