10/02/2021
Mimpi indah itu haruskah diceritakan?
=============
"Alloh berfirman:
إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِي سَاجِدِينَ.
ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: "Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku".
قَالَ يَا بُنَيَّ لَا تَقْصُصْ رُؤْيَاكَ عَلَىٰ إِخْوَتِكَ فَيَكِيدُوا لَكَ كَيْدًا ۖ إِنَّ الشَّيْطَانَ لِلْإِنْسَانِ عَدُوٌّ مُبِينٌ.
Ayahnya berkata: "wahai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan)mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia".
(Q.S Yusuf 4-5).
_Dari sini kita ketahui bahwa mimpi indah tidak selamanya boleh diceritakan ksembarangan orang, mimpi 11 bintang sujud bermakna raja2 dan mentri akan tunduk padanya dan itu adalah mimpi yang indah, tapi beliau larang Nabi Yusuf ceritakan kepada saudara suadaranya.
_Sesuai dengan sabda Rasululloh saw:
إذا رأى أحدكم رؤيا يحبها فإنما هي من الله تعالى فليحمد الله ولا يحدث بها إلا من يحب.
_Jika salah seorang diantara kalian mimpi yang dia senangi maka itu dari Alloh, maka syukuri dan jangan ceritakan kepada siapapun kecuali orang yang menyukainya (mimpi tersebut).