Info Bumi Silampari

Info Bumi Silampari Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Info Bumi Silampari, Media/News Company, Lubuklinggau.

Video Pria Protes Razia Polisi di Empat Lawang Viral, Kapolres: Kegiatan Rutin Ditingkatkan
12/02/2026

Video Pria Protes Razia Polisi di Empat Lawang Viral, Kapolres: Kegiatan Rutin Ditingkatkan

Empat Lawang, TRIBUNMURA - Video aksi seorang pria memprotes razia polisi di tikungan jalan di Kabupaten Empat Lawang, viral di ...

Video Dugaan Kekerasan Antar Siswi di Ogan Ilir Viral, Polisi Lakukan Penyelidikan
12/02/2026

Video Dugaan Kekerasan Antar Siswi di Ogan Ilir Viral, Polisi Lakukan Penyelidikan

INDRALAYA, TRIBUNMURA — Rekaman video yang memperlihatkan aksi dugaan kekerasan antar siswi di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Sel...

VIRAL, Video Dugaan Makanan Berjamur Program MBG di Muratara, Wali Murid Soroti Pengawasan
12/02/2026

VIRAL, Video Dugaan Makanan Berjamur
Program MBG di Muratara, Wali Murid Soroti Pengawasan

MURATARA, TRIBUNMURA — Program Makan Bergizi (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah pusat mendapat sorotan da...

VIRAL, Oknum Kades di Lahat Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba
12/02/2026

VIRAL, Oknum Kades di Lahat Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

*polres lahat LAHAT, TRIBUNMURA - Seorang oknum kepala desa (kades) di Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, berinisial MK, d...

VIRAL, Pria di MUBA Ditemukan Tew4s Mengenaskan Saat Tunggu Kebun DurianMUSI BANYUASIN, TRIBUNMURA - Pria di Musi Banyua...
03/01/2026

VIRAL, Pria di MUBA Ditemukan Tew4s Mengenaskan Saat Tunggu Kebun Durian

MUSI BANYUASIN, TRIBUNMURA - Pria di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatam, Frima Mandala (22) ditemukan tewas mengenaskan. Saat itu, korban sedang menunggu kebun durian bersama orang tuanya.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun V Desa Teluk Kijing II, Kecamatan Lais, Kabupaten Muba, Sumatera Selatan pada, Kamis (1/1/2026) pagiPeristiwa tersebut bermula saat korban dan orang tuanya, Rowani, pergi ke kebun untuk menjaga kebun durian milik keluarga.

Sekitar pukul 04.00 WIB, Rowani masih sempat bersama korban di pondok, namun setengah jam kemudian Rowani tertidur di pondok tersebut.

"Tanpa diketahui oleh orang tua korban ternyata anaknya (korban) kemungkinan keluar untuk melihat apakah ada buah durian yang jatuh," kata Kasi Humas Polres Muba Iptu S Hutahaean, Jumat (2/1/2026).

Sekitar pukul 06.00 WIB, Rowani mendengar teriakkan memanggil-manggil namanya. Saat keluar pondok dan mendekati sumber suara, ternyata anaknya sudah tergeletak di tanah dalam keadaan bersimbah darah dan meninggal dunia.

Selain itu, saksi bernama Subhan Adinata (51), seorang petani yang melintas menuju kebunnya, juga mengetahui kejadian tersebut dan ikut membantu memberitahukan kepada pihak keluarga.

"Korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia (di TKP). Saat ditemukan, korban mengalami sejumlah luka bacokan di bagian wajah dan leher," ujarnya.

Korban mengalami sejumlah luka bacok diduga akibat senjata tajam pada bagian p**i kanan, leher dan telinga. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.

"Setelah menerima informasi, personel Polsek Lais langsung mendatangi lokasi kejadian, memasang garis polisi, serta melakukan penyelidikan awal. Saat ini tim masih terus mendalami penyebab kematian korban," tuturnya.

Saat Pergantian Tahun Baru, Pelaku Copet Yang Beraksi di Bawah Jembatan Ampera Diringkus Polisi Palembang - Pelaku copet...
02/01/2026

Saat Pergantian Tahun Baru, Pelaku Copet Yang Beraksi di Bawah Jembatan Ampera Diringkus Polisi

Palembang - Pelaku copet saat malam tahun baru beraksi bawah Jembatan Ampera saat pergantian tahun baru diamankan polisi. Pelaku bernama Mulyadi (42) ditangkap setelah aksinya dipergoki oleh korbannya.

"Benar kami berhasil menangkap pelaku copet saat malam pergantian tahun,"ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, Kamis (1/1/2026).

Andrie menyebut aksi pencopetan terjadi pada saat korban sedang menikmati malam pergantian tahun di bawah Jembatan Ampera. Tiba-tiba pelaku mendekati korban dan membuka tas korban.

"Pelaku berhasil mengambil satu unit handphone Redmi milik korban dan dioper kepada rekan pelaku berinisial D yang saat ini masih dalam pengejaran," katanya

Menyadari tasnya terbuka korban pun mencari keberadaan pelaku. Lalu ada saksi yang melihat dan mengenali wajah pelaku langsung memberi tahukan keberadaan pelaku.

"Korban sempat bertemu pelaku dan saat itu ada keributan. Petugas pun datang menghampiri dan langsung mengamankan pelaku," katanya.

Dari pengakuan pelaku, kata Andrie, ia beraksi tidak seorang diri melainkan bersama rekannya SD yang berhasil kabur setelah mendapatkan handphone milik korban.

"Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 363 KUHP," ujarnya.

VIRAL, Demo Mahasiswa di Depan Kantor Gubernur Sumsel, Herman Deru Dijuluki "Gubernur Helikopter"TRIBUNMURA - Aksi demon...
01/11/2025

VIRAL, Demo Mahasiswa di Depan Kantor Gubernur Sumsel, Herman Deru Dijuluki "Gubernur Helikopter"

TRIBUNMURA - Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Kantor Gubernur Sumatera Selatan pada Rabu (29/10/2025) menjadi viral di media sosial. Dalam aksi tersebut, mahasiswa melontarkan kritik pedas terhadap Gubernur Sumsel, Herman Deru, dengan julukan “Gubernur Helikopter”. Julukan ini menarik perhatian publik dan memicu perdebatan hangat di dunia maya.

“Gubernur Provinsi, kito juluki dengan gubernur Helikopter. Betul dak?” kata orator aksi melalui toa.

“Betul,” jawab peserta demo.

Mahasiswa menilai julukan tersebut relevan karena Herman Deru dianggap kurang memperhatikan jalan rusak dan infrastruktur kritis di berbagai kabupaten seperti Banyuasin, Muba, dan Lahat.

“Ndak mau lihat jembatan Lahat yang roboh gara-gara Batubara,” ungkap salah seorang peserta demo.

Suasana Aksi dan Respons Gubernur

Pantauan di lokasi menunjukkan aksi berlangsung kondusif, meski diwarnai teriakan dan spanduk sindiran. Herman Deru hadir langsung menemui mahasiswa, namun ekspresi wajahnya terlihat memerah dan kedua tangannya dimasukkan ke saku celana, gestur yang memicu komentar beragam dari netizen.

Unggahan video di akun sumsel_viral01 memperlihatkan momen tersebut, yang mendapatkan ribuan komentar dan reaksi.

Beberapa komentar kritis dari netizen antara lain:

Rudi Firman: “Ngapolah bapak ini… kalau ngomong depan wartawan atau warga, tangan nyo selalu masuk ke dalam kantong? Agak ninggi cak nyo.”

Arry Kli: “Gubernur paling elit di Indonesia. Ke mana-mana helikopter. Gak tau itu uang rakyat, malu pak ????.”

Dika Saputra: “Kalau gubernur nya ud di depan tinggal sampai kan baik baik dan secara bijak dan santun,,,, apa lagi ud jadi mahasiswa (seharusnya adab diutamakan)

Bunda Emi: “Semoga gubernur periode berikutnya dapat meneruskan pembangunan yang belum terselesaikan. Terimakasih pak gubernur Herman Deru atas hidhmah mu untuk tanah kelahiranmu Belitang dan untuk Sumsel, semangat dan maju terus pantang mundur.”

Julukan “Gubernur Helikopter” dan Dampaknya

Fenomena julukan ini menjadi cerminan ruang kritik terhadap pejabat publik di Sumatera Selatan. Mahasiswa menggunakan satir untuk mengingatkan pemimpin agar tetap memperhatikan realitas rakyat.

“Selama kritik disampaikan dengan tertib, itu sehat bagi kehidupan politik daerah,” ujar Bima Yudha, pengamat politik lokal.

Julukan ini juga menyoroti bagaimana gestur dan kebijakan pejabat publik kini mudah viral di era digital, serta bagaimana masyarakat memantau kepemimpinan secara lebih kritis.

Pertanyaannya kini, akankah Herman Deru mengubah pendekatan kepemimpinan untuk merespons persepsi publik, atau tetap melanjutkan gaya efisien namun dianggap elitis?

Fenomena “Gubernur Helikopter” kini menjadi topik hangat di Sumatera Selatan, sekaligus pengingat bagi pemimpin daerah bahwa setiap tindakan dan keputusan bisa menjadi sorotan publik.

VIRAL, 2 Pengedar Narkoba Diringkus Satresnarkoba Polres Muara Enim, Kedua Diamankan Saat Bertransaksi di Pinggir Jalan
26/10/2025

VIRAL, 2 Pengedar Narkoba Diringkus Satresnarkoba Polres Muara Enim, Kedua Diamankan Saat Bertransaksi di Pinggir Jalan

MUARA ENIM, TRIBUNMURA - Satresnarkoba Polres Muara Enim menangkap dua orang yang sedang bertransaksi narkoba di pinggir jalan L...

VIRAL, Pekerja PT RMK Tewas Tertimpa Dump Truk Bermuatan Batu di Muara Enim
26/10/2025

VIRAL, Pekerja PT RMK Tewas Tertimpa Dump Truk Bermuatan Batu di Muara Enim

MUARA ENIM, TRIBUNMURA - Azzam (26) petugas pengawas Hauling PT RMK di Kabupaten Muara Enim tewas akibat kecelakaan kerja, Sabtu...

26/10/2025

GAN KOMERING ILIR, TRIBUNMURA COM – Dibalik jabatan seorang kepala desa (kades) yang seharusnya menjadi panutan bagi warganya, terselip kis...

Polsek BTS Ulu Polres Musi Rawas Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Sepeda Motor Antar Provinsi
25/10/2025

Polsek BTS Ulu Polres Musi Rawas Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Sepeda Motor Antar Provinsi

MUSI RAWAS, TRIBUNMURA- Belum sampai hitungan satu hari, Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, S*K, MH, m...

Address

Lubuklinggau
31661

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Bumi Silampari posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share