madiuntoday

madiuntoday Madiuntoday merupakan situs pemberitaan online milik Pemerintah Kota Madiun yang dikelola oleh Dinas

Tekan Sampah Plastik, Plt Wali Kota Instruksikan Pengumuman dan Informasi Dalam Bentuk DigitalMADIUN – Upaya menekan sam...
15/09/2026

Tekan Sampah Plastik, Plt Wali Kota Instruksikan Pengumuman dan Informasi Dalam Bentuk Digital

MADIUN – Upaya menekan sampah plastik terus dioptimalkan Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun. Salah satunya dalam urusan pengumuman dan penyebaran informasi. Plt wali kota menginstruksikan pengumuman yang bersifat isidentil untuk tidak dicetak dalam media banner dan sejenisnya. Tetapi bisa dalam bentuk digital.

‘’Sekarang Pemkot Madiun akan mengurangi sampah plastik. Termasuk yang berbahan vynil, PVC, dan sejenisnya. Ini sesuai arahan bapak presiden, bapak Probowo di Bali terkait pengurangan sampah plastik,’’ kata Plt wali kota.

Sejumlah banner pengumuman di kantor Kecamatan Taman pun dilepas. Itu dilakukan Plt wali kota bersamaan dengan gowes, Selasa (15/9). Tak hanya melepas banner, Plt wali kota juga menginstruksikan untuk melepas panggung spanduk fasilitas Pemkot Madiun. Pemerintah Kota Madiun akan menyiapkan fasilitas lain yang bisa digunakan bersama sekaligus menekan penggunaan bahan plastik dan sejenisnya.

‘’Bukan tidak memperbolehkan reklame, tetapi penggunaan bahan palstik, vynil, PVC, dan sejenisnya akan kita kurangi. Kita mulai dari panggung spanduk milik Pemkot. Sosialisasi yang bersifat isidentil tidak menggunakan model pengumuman yang seperti itu,’’ ungkapnya.

Plt wali kota menyebut ada berbagai pola yang disiapkan. Pemerintah akan memfasilitasi di tempat strategis. Harapannya, bisa dipergunakan bersama. Tidak hanya yang berwujud fisik. Tapi bisa dalam bentuk digital atau bahkan videotron. Dengan begitu, tidak banyak menghasilkan sampah berbahan plastik dan sejenisnya ke depan.

‘’Sesuai arahan bapak presiden, kita harus menekan produksi sampah plastik. Prinsipnya yang bisa kita tekan harus kita tekan semaksimal mungkin,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)


Pemeriksaan Hewan Gratis Bakal Hadir di Kota Madiun, Warga Bisa Bawa Hewan Kesayangan untuk DiperiksaMADIUN – Kabar baik...
15/09/2026

Pemeriksaan Hewan Gratis Bakal Hadir di Kota Madiun, Warga Bisa Bawa Hewan Kesayangan untuk Diperiksa

MADIUN – Kabar baik bagi para pemilik hewan peliharaan, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menghadirkan Pelayanan Kesehatan Hewan Keliling (Pesankeling) secara gratis. Layanan tersebut bakal menyasar hewan kesayangan di 27 kelurahan menjadi upaya deteksi dini penyakit pada hewan yang berpotensi menular kepada manusia.

Pesankeling bakal digelar pada 18 September di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kelurahan Kanigoro. Pelayanan berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB. Warga cukup datang langsung dengan membawa hewan kesayangannya. Tidak ada biaya yang dikenakan alias gratis.

“Untuk sasarannya hewan kesayangan seperti anjing, kucing, kera dan lain-lain. Pelayanan yang diberikan pengobatan kasus ringan seperti diare, flu, penyakit kulit, kemudian pemberian obat cacing, serta konsultasi dan edukasi,” terang Sub Koordinator Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Madiun, Margaretha Dian Wartiningdyah, Selasa (15/9).

Menurut Margaretha, menjaga kesehatan hewan kesayangan bukan hanya penting bagi kondisi hewan, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan lingkungan dan pemiliknya. Sebab, terdapat penyakit hewan menular strategis yang bersifat zoonosis atau dapat menular dari hewan kepada manusia.

Pemeriksaan rutin menjadi salah satu langkah untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini. Terlebih, tidak semua penyakit langsung menunjukkan gejala pada tahap awal. Dengan pemeriksaan, kondisi hewan dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan bisa segera dilakukan sebelum berkembang menjadi lebih serius.

Melalui Pesankeling, masyarakat juga dapat berkonsultasi mengenai berbagai persoalan yang ditemui saat memelihara hewan. Mulai dari pemberian obat cacing, pola perawatan, hingga kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

Wisata Heritage Jadi Ruang Belajar, Sejarah Kota Madiun Dikenalkan Langsung di LapanganMADIUN – Sejumlah bangunan bersej...
15/09/2026

Wisata Heritage Jadi Ruang Belajar, Sejarah Kota Madiun Dikenalkan Langsung di Lapangan

MADIUN – Sejumlah bangunan bersejarah di Kota Madiun tak hanya menjadi bagian dari wajah kota, tetapi juga ruang belajar bagi generasi muda. Hal itu dilakukan 61 siswa kelas XI SMK Negeri 4 Madiun yang turun langsung mengenal sejarah lokal melalui praktik mata pelajaran Pemanduan Perjalanan Wisata, Selasa (15/9).

Para siswa mengunjungi sejumlah lokasi, mulai kawasan HC, Balai Kota Madiun, hingga Bakorwil. Di setiap titik, mereka mendapat penjelasan mengenai latar belakang kawasan, sejarah pembangunan, fungsi bangunan, hingga perubahannya dari masa ke masa.

Pembelajaran di lapangan tersebut sekaligus memperkenalkan heritage sebagai salah satu potensi wisata Kota Madiun. Siswa tidak hanya diajak melihat bangunan, tetapi juga memahami cerita di baliknya sebagai bekal ketika nantinya bertugas sebagai pemandu wisata.

Di kawasan HC, misalnya, siswa mempelajari sejarah kawasan dan Jalan Pahlawan pada era Belanda. Materi kemudian berlanjut ke Balai Kota Madiun, termasuk sejarah pembangunan dan fungsi sejumlah bagian bangunan. Sementara di Bakorwil, siswa mendapat gambaran mengenai sejarah bangunan, pemanfaatannya pada masa Belanda, hingga perkembangannya sampai sekarang.

Pemandu wisata heritage, Septian Dwita Kharisma, mengatakan pengetahuan mengenai sejarah lokal menjadi bekal penting bagi siswa yang ingin menekuni bidang kepemanduan.

“Tujuannya memberikan ilmu tambahan agar melengkapi peran mereka sebagai pemandu wisata dan menambah sejarah lokal, sejarah Madiun,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan bangunan bersejarah juga bisa menjadi alternatif wisata yang dapat dikembangkan di Kota Madiun. Potensi tersebut dinilai dapat berjalan beriringan dengan perkembangan ekonomi kreatif.

“Wisata heritage ini bisa menjadi nilai plus bagi Kota Madiun untuk mendongkrak ekonomi kreatif,” katanya.

Gowes Cek Lokasi KKMP Josenan, Plt Wali Kota Juga Tinjau Pasar TradisionalMADIUN – Keberadaan Koperasi Kelurahan Merah P...
15/09/2026

Gowes Cek Lokasi KKMP Josenan, Plt Wali Kota Juga Tinjau Pasar Tradisional

MADIUN – Keberadaan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Madiun terus dioptimalkan. Pembangunan gerai pun terus berproses di masing-masing kelurahan. Baik yang sudah mulai pembangunan maupun yang masih dalam penyiapan lahan hingga pemilihan lokasi. Seperti di Kelurahan Josenan yang masih dalam proses pemilihan lokasi. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun pun datang meninjau calon lokasi yang diusulkan untuk KKMP Kelurahan Josenan tersebut.

‘’Kita ke Josenan untuk melihat aset yang nantinya menjadi lokasi KKMP. Dalam menentukan titik tentunya akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah pusat,’’ kata Plt wali kota.

Lokasi yang ditinjau yakni aset lapangan di sebelah lantor Kelurahan Josenan. Lahan itu dinilai pas secara luasan. Namun, tidak menutup kemungkinan mengemuka lokasi lain. Standar bangunan KKMP memerlukan total lahan 1.000 meter persegi. 600 meter persegi di antaranya untuk bangunan gerainya. Tetapi, untuk wilayah dengan keterbatasan lahan tentunya ada penyesuaian.

Seperti diketahui, pembangunan gerai KKMP di Kota Madiun memang terus berjalan. Setidaknya, sudah ada empat gerai yang mulai proses pembangunan. Yakni, gerai KKMP Demangan, Kuncen, Nambangan Lor, dan Kelurahan Kartoharjo. Sisanya masih dalam proses pencarian lokasi yang tepat. Termasuk di wilayah Kelurahan Josenan tersebut. Nantinya di Kota Madiun bakal ada 27 gerai KKMP.

Kendati begitu, bukan berarti KKMP di Kota Madiun tidak berjalan. Bahkan, 27 KKMP di Kota Madiun sejatinya sudah berjalan. Namun, dengan gerai seadanya atau memanfaatkan bangunan yang ada bahkan rumah warga. Ada juga yang memanfatkan bangunan semi permanen seperti lapak kontainer. Pasalnya, secara kelembagaan 27 KKMP di Kota Madiun sudah sah berdiri dan boleh beroperasi.

Jembatan Penyeberangan Orang Depan Plaza Lawu Bakal Dilepas, Pedestrian Sisi Barat Juga DilebarkanMADIUN – Keberadaan Je...
15/09/2026

Jembatan Penyeberangan Orang Depan Plaza Lawu Bakal Dilepas, Pedestrian Sisi Barat Juga Dilebarkan

MADIUN – Keberadaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan Plaza Lawu Madiun bakal dilepas. Hal itu disampaikan Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun usai meninjau lokasi bersamaan gowes, Selasa (15/9). Keberadaan JPO dinilai sudah tak lagi optimal dari sisi fungsi.

‘’Tadi pertama kit cek JPO. Ada wacana mau kita lepas karena melihat dari sisi fungsi,’’ kata Plt wali kota.

Plt wali kota berharap pelepasan bisa dilaksanakan tahun ini. Hal itu perlu mengingat juga sedang ada pembangunan di Jalan Semeru dan Jalan Merapi yang tak jauh dari lokasi JPO. Selain itu, pedestrian di sisi barat Jalan Pahlawan juga akan dilebarkan. Sementara salah ujung tangga JPO juga berada di pedestrian. Karenanya, pelepasan JPO bakal mengoptimalkan pembangunan pedestrian di lokasi.

‘’Semoga tahun ini. Ini sekaligus karena ada cross pembangunan di Semeru-Merapi, nanti akan dibersihkan sekalian. Sekaligus nanti yang sisi barat, pedestrian agak kita lebarkan sama dengan yang sisi timur,’’ ungkapnya.

Hal itu perlu agar pejalan kaki dan disabilitas semakin nyaman. Saat ini, jalur disabilitas hanya ada di sisi timur. Plt wali kota berharap ke depan juga ada di sisi barat. Karenanya, pedestrian perlu dilebarkan. Tak hanya JPO, Plt wali kota juga menginstruksikan tiang listrik besar di pedestrian digeser. Seperti di depan BNI Madiun. Tiang bakal digeser agar tak menganggu pengguna jalan.

‘’Tiang listrik besar kita geser supaya fungsi dari trotoar bisa berjalan baik,’’ ujarnya.

Terkait keberadaan videotron di JPO tentunya juga akan dipindahkan. Berbagai opsi lokasi baru pun mengemuka. Seperti di kawasan simpang empat tugu atau di kawasan bunderan Kecamatan Taman. (ws hendro/agi/madiuntoday)


Jumat nanti bakal ada event besar lagi di Kota Madiun. Yakni, Lomba Geguritan dan Nulis Aksara Jawa yang akan melibatkan...
15/09/2026

Jumat nanti bakal ada event besar lagi di Kota Madiun. Yakni, Lomba Geguritan dan Nulis Aksara Jawa yang akan melibatkan sekitar 800 peserta baik pelajar SD dan SMP. Kegiatan akan bertempat di PSC dan PRC dan pastinya terbuka untuk umum. Masyarakat bisa menyaksikan secara langsung dan menjadi saksi bagaimana literasi budaya tumbuh dan berkembang di Kota Pendekar. Ayo semarakkan, Literasi Bahasa Jawa Itu Keren. (madiuntoday)


Tak ingin persoalan warga hanya berhenti sebagai laporan, Plt Wali Kota F. Bagus Panuntun memperkuat pola kerja dengan m...
15/09/2026

Tak ingin persoalan warga hanya berhenti sebagai laporan, Plt Wali Kota F. Bagus Panuntun memperkuat pola kerja dengan meminta lurah lebih banyak turun langsung ke lapangan. Mulai memetakan persoalan, menentukan prioritas, hingga memastikan masalah yang darurat segera ditindaklanjuti. Lewat pola ini, kebutuhan warga diharapkan tak sekadar masuk perencanaan, tetapi benar-benar bergerak menuju penyelesaian.
(rams/oks/kus/madiuntoday)


Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun memiliki pendekatan tersendiri dalam menyelesaikan masalah di masyarakat. Salah sa...
14/09/2026

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun memiliki pendekatan tersendiri dalam menyelesaikan masalah di masyarakat. Salah satunya melalui giat Wali Kota Bersama Rakyat (WBR). Skema WBR pun diubah. Gelaran tak hanya fokus di satu lokasi. Plt wali kota bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga berkeliling ke tiga kelurahan yang menjadi lokus sasaran. Giat keliling tersebut merupakan sarana Plt wali kota meninjau masyarakat sekaligus menyelesaikan permasalahan yang mengemuka. Artinya, permasalahan tidak lagi hanya disampaikan dan diberikan solusinya saat berdialog dengan warga saat seremonial WBR.

Lurah mengambil peran penting. Pihak kelurahan menjadi ujung tombak dalam pemetaan masalah di masyarakat. Itu yang nantinya menjadi titik-titik yang dikunjungi Plt wali kota saat berkeliling. Menariknya, Plt wali kota juga memberikan deadline dalam setiap penyelesaian permasalahan. Mulai langsung saat itu juga, H+7, H+30, hingga H+60. Hal itu untuk memberikan kepastian kepada masyarakat terkait penyelesaian masalah tersebut. Terakhir, Plt wali kota juga melaporkan hasil temuan dan penyelesaian kepada masyarakat saat giat dialog bersama masyarakat. Itu semua dilakukan untuk pengoptimalan peran pemerintah dalam penyelesaian masalah di masyarakat. (madiuntoday)


Hasil Riset Tikus di Madiun, BRIN Temukan Bakteri Penyebab Demam Tikus pada Pinjal, Warga Diimbau Jaga SanitasiMADIUN – ...
14/09/2026

Hasil Riset Tikus di Madiun, BRIN Temukan Bakteri Penyebab Demam Tikus pada Pinjal, Warga Diimbau Jaga Sanitasi

MADIUN – Keberadaan tikus di lingkungan permukiman tidak hanya mengganggu kenyamanan. Temuan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Manisrejo membuka kewaspadaan baru terhadap penyakit yang berkaitan dengan tikus. Dari survei yang dilakukan, pinjal Xenopsylla cheopis yang diperoleh dari tikus terdeteksi membawa Rickettsia typhi, bakteri penyebab murine typhus atau demam tikus.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi Organisasi Riset Kesehatan BRIN, Ristyanto, menjelaskan penelitian menemukan tiga spesies tikus, yakni tikus rumah (Rattus tanezumi), tikus got (Rattus norvegicus), dan mencit (Mus musculus). Dari tikus-tikus tersebut juga ditemukan pinjal Xenopsylla cheopis.

“Setelah kami periksa dari 10 ekor pinjal yang kami dapatkan dari tikus-tikus tersebut itu mengandung Rickettsia typhi,” ujarnya.

Rickettsia typhi merupakan bakteri penyebab murine typhus atau demam tikus. Temuan tersebut, lanjut Ristyanto, mengindikasikan kemungkinan adanya siklus penularan bakteri tersebut di lingkungan tikus di wilayah penelitian, khususnya antartikus. Meski begitu, Ristyanto menekankan bahwa temuan Rickettsia typhi tersebut belum menunjukkan adanya penularan kepada manusia di Kota Madiun.

Karena itu, masyarakat diminta tidak panik, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan. Langkah pencegahan dapat dimulai dari hal sederhana, terutama menjaga sanitasi lingkungan dan kebersihan diri serta mengendalikan populasi tikus di sekitar rumah.

“Intinya bahwa sanitasi individu dan sanitasi lingkungan itu solusi yang terbaik untuk mengendalikan Rickettsia typhi,” terang Ristyanto.

Address

Madiun

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when madiuntoday posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to madiuntoday:

Shortcuts

Share