03/06/2026
Miris, Emak - Emak Sambat Harga Kebutuhan Dapur di Pasar Tradisional Bangkalan Naik Semuanya
BANGKALAN,KANALINDONESIA.COM:Meleset dari perkiraan, biasanya sehabis Idul Fitri 1447.H dan 2 bulan lebih berlalu. Harga - harga kebutuhan dapur di pasar tradisional Bangkalan pelan tapi pasti akan merangkak turun. Sayangnya harapan itu hanya ilusi saja. Betapa tidak? Pasalnya hampir 3 bulan sesudah lebaran berlalu, harga - harga kebutuhan dapur malah stagnan dan cenderung naik.
Terbukti dari pantauan KI.COM dipasar sorjan yang berlokasi seputar pecinan (Jln.Panglima Sudirman) Bangkalan dan mewancarai beberapa penjual - pembeli. Khususnya kalangan emak - emak, banyak yang sambat (mengeluh) harga kebutuhan dapur rata - rata naik semuanya. Mulai dari minyak goreng naik Rp 1.500 dari harga sebelumnya, beras lokal juga ikut naik Rp1.000, bawang merah naik Rp1.000, telur ayam naik Rp1.000. Termasuk jajanan tradisional masing - masing naik Rp1.000 dan yang lainya.
"Sekarang ini kami beli cabai keriting secara eceran, 1 plastik kecil berisi 5-6 buah cabai harganya Rp2.000. Jarang beli banyak karena perkilonya masih mahal yakni Rp 100 ribu, " terang salah seorang emak bernama, Mariyani dari Kelurahan Pejagan Bangkalan, Rabu, (3/6/2026).
Tidak jauh beda dengan informasi yang disampaikan emak - emak lainya. Semuanya sambat, katanya kalau sekarang punya uang Rp. 20 ribu tidak cukup, paling sedikit Rp 50 ribu baru memadai, itupun belinya terbatas.
"Emak - emak sekarang sudah bosan teriak - teriak harga naik, toh tidak ada perhatian dari pemerintah daerah," keluh Nuraini dari Kelurahan Demangan.
Sementara itu, dari hasil bincang - bincang dengan salah satu pensiunan Dinas Perdagangan (Disdag) tahun 2004 yang tidak mau namanya ditulis. Mengatakan tidak perlu konfirmasi ke Disdag Bangkalan. Tidak ada gunanya karena tidak akan merubah keadaan. Paling cuma dikasi daftar harga - harga sembako selama sepekan terakhir.
"Langsung aja lapor ke bapak Bupati Bangkalan, siapa tahu dapat perhatian sebagaimana mestinya, " usulnya.
Bisa saja Bupati Bangkalan akan belusukan secara diam-diam tanpa banyak membawa pejabat, lanjutnya. Bupati bisa menanyakan langsung ke penjual dan pembeli terkait kondisi harga - harga kebutuhan dapur.
"Itu lebih pas dan Bupati Bangkalan akan tahu kondisi emak - emak yang sambat soal kebutuhan dapur yang harganya terus naik, " pungkasnya.