20/12/2019
Pesan CEO PSIS di Laga Pamungkas
CEO PSIS, Yoyok Sukawi, memberikan pesan kepada suporter untuk laga pamungkas pada Shopee Liga 1 2019.
Pada pertandingan tersebut, PSIS Semarang akan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Moch Soebroto.
Antusiasme suporter diperkirakan akan tinggi. Apalagi, PSIS juga bermain pada akhir pekan.
Laga pamungkas di kandang, tak heran jika suporter ingin merayakannya.
Dalam perayaannya, Yoyok Sukawi pun memberikan pesan kepada pemain kedua belas tim Mahesa Jenar.
"Kemarin rapat koordinasi sama polres, untuk semua suporter dilarang membawa petasan, kembang api, flare, smokebomb, dan sejenisnya.
Kita juga jaga klub kita, supaya tidak terkena denda," kata Yoyok Sukawi.
"Apabila nanti suporter tetap menyalakan flare dan sejenisnya, dan mendapat hukuman denda, sesuai kesepakatan awal, denda harus dipikul bersama oleh suporter, baik Panser Biru maupun Snex, sesuai dengan kesepakatan yang telah berjalan," ucap Yoyok
Mengacu kepada Regulasi Liga 1 2019 pasal 51 dan kode disipilin PSSI Pasal 70,
Penyalaan flare dan sejenisnya bisa mengakibatkan denda yang tidak sedikit, yakni Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah)
untuk satu kali penyalaan; Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah)
untuk dua sampai lima kali penyalaan; Rp. 200.000.000,- (dua ratus puluh juta)
untuk diatas lima kali penyalaan sesuai dengan keputusan dari Komisi Disiplin.
Selain itu, pada rapat koordinasi sebelumnya, perwakilan Snex dan Panser Biru juga melakukan kesepakatan untuk tidak menyalakan flare, kembang api, petasan, dan smokebomb.
Liga 1 2019 akan segera selesai dan pada 2020 PSIS akan kembali ke Semarang.
Diterima dengan baik selama Stadion Jatidiri direnovasi, Yoyok menghaturkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
"Semoga pertandingan besok berjalan lancar. Setelah pertandingan berakhir, PSIS pulang ke Semarang.
Terima kasih kepada Kapolres Magelang sudah menerima kami dengan baik. Hormati beliau, jangan sampai buat onar," tuturnya.