Magelang News

Magelang News Magelang News adalah portal berita independen Jawa Tengah
"Ada yang Lebih Penting dari Sekedar Berita, Yaitu Rasa Kemanusiaan"
PT. RUMAH SIBER INDONESIA

05/06/2026

Siang tadi (5/6/2026) masih didapati truck melebihi tonase yang melintas saat jalan Dr. Soetomo , Muntilan mulai diperbaiki

05/06/2026

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Magelang terus melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas di Jalan Dr. Sutomo, Muntilan, tepatnya di depan Polsek Muntilan. Meski rambu larangan sudah terpasang petugas masih menemukan banyak sopir truk yang nekat melintas di ruas jalan tersebut.

Dalam kegiatan penertiban yang berlangsung hari ini, petugas menghentikan sejumlah kendaraan truk yang melanggar aturan. Para sopir diberikan teguran dan peringatan tegas agar tidak kembali melintas di jalur yang telah diberlakukan larangan bagi kendaraan truk muatan tersebut.

“Hari ini sosialisasi, jadi besok kalau lewat sini lagi tilang dan tidak bawa nama-nama perwira, barista..” tegasnya

Kasatlantas Polresta Magelang menegaskan bahwa penindakan saat ini masih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Namun apabila para pengemudi tetap mengabaikan aturan yang berlaku, petugas tidak akan ragu untuk melakukan penilangan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

05/06/2026

Kepedulian masyarakat terhadap kondisi Jalan Dr. Sutomo di Muntilan yang mengalami kerusakan parah diwujudkan melalui aksi gotong royong. Secara swadaya, warga membuat dan memasang rambu larangan bagi kendaraan bermuatan berat di sejumlah titik sepanjang ruas jalan tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons atas kekhawatiran warga terhadap semakin memburuknya kondisi jalan akibat masih sering dilalui kendaraan bertonase besar. Selain mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat, kerusakan jalan yang ditandai dengan lubang dan permukaan bergelombang juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Koordinator Komunitas Masyarakat Peduli Muntilan, Heri Prasetyo, mengatakan pemasangan rambu dilakukan murni atas inisiatif warga yang selama ini merasakan langsung dampak kerusakan jalan.

Menurut Heri, Jalan Dr. Sutomo merupakan jalur penting yang menghubungkan berbagai pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan pendidikan, perdagangan, perkantoran hingga permukiman. Karena itu, warga merasa perlu mengambil langkah nyata sembari menunggu proses perbaikan yang dilakukan pemerintah.
Meski dibuat secara sederhana, rambu-rambu tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para pengemudi untuk mematuhi aturan pembatasan tonase kendaraan. Di sisi lain, warga juga terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah guna mempercepat penanganan kerusakan jalan.
Aksi swadaya masyarakat tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Magelang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magelang, David Rudiyanto, menilai inisiatif warga merupakan contoh positif partisipasi masyarakat dalam menjaga fasilitas publik.

Selengkapnya di magelangnews.com

Jembatan Krakitan Diperbaiki, Arus Magelang–Yogyakarta Mulai Padat, Ini Jalur Alternatif yang Disiapkan Polisi
04/06/2026

Jembatan Krakitan Diperbaiki, Arus Magelang–Yogyakarta Mulai Padat, Ini Jalur Alternatif yang Disiapkan Polisi

MAGELANG – Proyek perbaikan Jembatan Batang atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Jembatan Krakitan di [Baca Selengkapnya..]

Akses Teknologi Anak di Kabupaten Magelang Meningkat, Remaja 16–17 Tahun Capai 100%
04/06/2026

Akses Teknologi Anak di Kabupaten Magelang Meningkat, Remaja 16–17 Tahun Capai 100%

Akses anak terhadap teknologi informasi di Kabupaten Magelang pada 2025 menunjukkan pola yang semakin meningkat seiring bertambahnya usia.

TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Warga Indonesia Bisa Nonton Tanpa Langganan Berbayar
04/06/2026

TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Warga Indonesia Bisa Nonton Tanpa Langganan Berbayar

TVRI resmi memegang hak siar Piala Dunia 2026. Warga Indonesia dapat menyaksikan pertandingan secara gratis tanpa harus berlangganan layanan berbayar.

04/06/2026

Proyek perbaikan Jembatan Batang atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Jembatan Krakitan di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, mulai menimbulkan kepadatan arus lalu lintas di jalur nasional Magelang–Yogyakarta. Untuk menjaga kelancaran kendaraan yang melintas, Satlantas Polresta Magelang telah menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas, termasuk sistem contraflow serta penyiapan sejumlah jalur alternatif.

KBO Satlantas Polresta Magelang, Iptu Rosyid Sugiarto, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas telah diberlakukan sejak awal proyek pembangunan jembatan dimulai guna mengantisipasi antrean kendaraan dari dua arah.

U-Turn Dekat Bakso Pak Tejo Ditutup

Jalur Alternatif yang Bisa Digunakan Pengendara :

Dari Yogyakarta Menuju Magelang

Pengendara dapat memanfaatkan jalur melalui Gang Indomaret yang terhubung ke wilayah Mantingan, kemudian menuju Simpang Tiga Semen.

Alternatif lainnya adalah melalui Jagang Kidul, tepatnya di bawah Tugu Ireng. Dari lokasi tersebut pengendara dapat berbelok ke kiri dan keluar di kawasan Ringin Pasar Ngluwar.

Dari Magelang Menuju Yogyakarta

Bagi kendaraan roda empat, jalur alternatif dapat ditempuh melalui Kradenan, Kecamatan Srumbung, kemudian menuju Jeruk Agung dan keluar di sekitar SPBU Balidono.

Sementara itu, pengendara sepeda motor dapat memanfaatkan jalur melalui Simpang Sucen, kemudian menuju Jeruk Agung sebelum kembali ke jalur utama di kawasan Balidono.

Meski demikian, Rosyid menegaskan bahwa jalur alternatif tersebut lebih diperuntukkan bagi kendaraan kecil.

Selengkapnya di magelangnews.com

Address

Magelang
56172

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Magelang News posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share