Magetan Banget

Magetan Banget Semua informasi mengenai Magetan dan sekitarnya Info Semua Tentang Magetan

aku ki ditakoni uwong terhadap fenomena pacaran di kalangan anak sekolah…nah nek menurutku sih sing sek SMP gak sah paca...
05/09/2026

aku ki ditakoni uwong terhadap fenomena pacaran di kalangan anak sekolah…

nah nek menurutku sih sing sek SMP gak sah pacaran pacaran ra jelass, durung wayahe dan masih kecil
nek wes SMA utowo SMK kelas 3 rapopo wess, tapi gak sah dolan pacaran metu metu rajelas
pacaran cukup status aja, ben iso luwih semangat nek budal sekolah ketemu doi… kui tok seh dan gak perlu melakukan hal hal yang terlalu adohhh…

nek menurutmu pie cah?

05/09/2026

usum angin ngene iki mbok ra sah bakar bakaran sek to mas, pak, buk, mbakk....
akhire ngrepotne wong akeh soale mrentek tekan ngendi ngendi

nyuwun tulumg nggeh..
wes ra usah mbakar sampah neng pekarangan barang

lokasi tinap babadan

🎥 dari netizen

opooo iki ya Allah….dikutip dari Teddy Ardianto Hendrawan Warga Desa Sumbersawit, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan,...
04/09/2026

opooo iki ya Allah….

dikutip dari Teddy Ardianto Hendrawan
Warga Desa Sumbersawit, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di pinggir jalan, tepatnya di bawah pohon randu sekitar 50 meter dari rumah ibunya. Bayi tersebut ditemukan setelah Puskesmas Sidorejo menerima informasi mengenai seorang perempuan yang baru saja melahirkan, namun bayinya tidak berada bersamanya.

Kapolsubsektor Sidorejo, Ipda Bakoh Agus Purwoko, mengatakan, informasi awal diterima dari Puskesmas Sidorejo. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk memastikan kondisi ibu sekaligus mencari keberadaan bayi.

berita selengkapnya cek story atau highlight profile

gek smk piro kuiiii kok iso ngono 😳

BUTUH BERAPA BANYAK KORBAN LAGI PAK PRESIDEN‼️Prabowo Subianto Klaten pun ikut kena jadi korban dugaan keracunan MBGdiku...
03/09/2026

BUTUH BERAPA BANYAK KORBAN LAGI PAK PRESIDEN‼️
Prabowo Subianto
Klaten pun ikut kena jadi korban dugaan keracunan MBG

dikutip dari RADAR JATENG
Puluhan siswa dari Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Srebegan dan MIM Cetan, Kecamatan Ceper, Klaten diduga keracunan makanan program MBG. Siswa dua sekolah mengalami gejala mual dan pusing.
Pantauan detikJateng di MIM Srebegan siswa dipulangkan dengan dijemput orang tua. Kapolsek Ceper AKP Nahrowi dan anggota di lokasi beserta tim INAFIS Polresta Klaten.

Camat Ceper Aris Munandar juga berada di lokasi. Kemudian tim Dinas Kesehatan Pemkab Klaten dan INAFIS mengambil sampel makanan.

Narni, orang tua siswa mengatakan dirinya dikabari pihak sekolah sekitar pukul 09.30 WIB. Karena khawatir, langsung datang ke sekolah.

"Sekitar pukul 09.30 WIB tadi dikabari sekolah. Anak saya mual dan muntah," kata Narni kepada detikJateng di lokasi, Kamis (3/9/2026) siang.

baca selengkapnya di story atau highlight profile

SUDAH SANGAT MENGKHAWATIRKAN‼️lagi dan lagi ANAK ANAK serta Guru menjadi korban DUGAAN KERACUNAN MENU MBG‼️STOP DULU... ...
03/09/2026

SUDAH SANGAT MENGKHAWATIRKAN‼️

lagi dan lagi ANAK ANAK serta Guru menjadi korban DUGAAN KERACUNAN MENU MBG‼️
STOP DULU... EVALUAASI SEMUA DAPUR SE-INDONESIA‼️

jenengan apa ndak denger berita kayak gini pak presiden Prabowo Subianto ???

dikutip dari Detik Jatim
Keracunan massal akibat makan bergizi gratis (MBG) lagi-lagi terjadi. Kali ini giliran puluhan siswa dan guru SMP Negeri 1 Kabuh, Jombang, Jawa Timur. Para korban mengalami sakit perut, pusing, muntah dan diare.
Kepala SMPN 1 Kabuh, Suprihadiono menjelaskan total 81 siswa dan 4 guru yang mengalami keracunan. Dari jumlah itu, sebanyak tujuh siswa kini masih menjalani rawat inap.

"Semua sudah ditangani, diberi obat, sudah kembali lagi ke sekolah. Sementara yang di Puskesmas Kabuh itu ada 7 anak yang rawat inap," kata Suprihadiono kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).

Akibat keracunan itu, para korban harus dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan setempat. Rinciannya 70 siswa dibawa ke Puskesmas Kabuh, 7 siswa di Klinik Pratama Ploso dan 8 siswa di Klinik Asy Syifa Ploso.

selengkapnya cek story atau highlight profile

MENU MBG SUDAH SANGAT MENGERIKAN kalau tidak segera dievaluasi besarbesaran‼️

dan TERJADI LAGI‼️Keracunan massal akibat dugaan MBG makan bergizi gratisdikutip dari RADAR PATISebanyak 752 siswa dan 2...
03/09/2026

dan TERJADI LAGI‼️
Keracunan massal akibat dugaan MBG makan bergizi gratis

dikutip dari RADAR PATI
Sebanyak 752 siswa dan 25 guru SMAN 1 Lasem, Kabupaten Rembang, mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (2/9).

Mereka mengeluhkan diare, lemas, pusing, mual hingga muntah.
Kondisi tersebut membuat pihak sekolah menghentikan sementara Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan memulangkan seluruh siswa lebih awal pada Kamis (3/9).

Kepala SMAN 1 Lasem Juhartutik menjelaskan, makanan MBG disalurkan pada Rabu sekitar pukul 11.00 WIB.
Makanan dari Dapur SPPG Soditan itu kemudian dibagikan kepada siswa saat jam istirahat sekitar pukul 11.45 WIB.

kira2 sampai kapan prahara seperti ini akan berakhir?setelah kemaren lusa lebih dari 500 santri ponpes sidoarjo, lalu di...
03/09/2026

kira2 sampai kapan prahara seperti ini akan berakhir?
setelah kemaren lusa lebih dari 500 santri ponpes sidoarjo, lalu disusul SMAN 3 Nganjuk sekitar 49 siswa dan termyata di SMAN 6 Solo juga kena 175 siswa pada akhir agustus kemaren

santri, murid, siswa dll tersebut diduga keracunan setelah makan sajian dari MBG

dikutip dari Tribun Solo
Menu galantin dalam paket Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga menjadi penyebab keracunan yang dialami sekitar 175 siswa SMA N 6 Surakarta pada Jumat (21/8/2026).
Para siswa mengalami beragam keluhan, mulai dari sakit perut, mual, muntah hingga diare. Dugaan terhadap galantin muncul setelah para siswa mengingat kembali makanan yang mereka santap saat mengonsumsi MBG.

Dari laporan yang kemudian dihimpun, sekolah menemukan 175 siswa mengalami gejala serupa.
“Saya meminta mendata laporan sakitnya mual, muntah diare diberi tanda. Dari situ didapat 175 siswa yang mengalami gejala sakit perut, mual, muntah, bahkan sampai diare,” ungkap Kepala SMA N 6 Surakarta Santosa.

berita selengkapnya bisa cek story atau highlight profile

setelah kemaren santri dan santriwati di tangulangin diduga keracunan MBG, siang ini terjadi kembali di Nganjuk… tepatny...
02/09/2026

setelah kemaren santri dan santriwati di tangulangin diduga keracunan MBG, siang ini terjadi kembali di Nganjuk… tepatnya di SMAN 3 Nganjuk

dikutip dari detikcom
Puluhan siswa SMA Negeri (SMAN) 3 Nganjuk dilaporkan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (2/9/2026). Mereka dilarikan ke dua rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Pantauan detikJatim di RSUD Nganjuk, sejumlah pasien yang masih berseragam sekolah menjalani penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), sekitar pukul 15.30 WB.

“Benar informasi itu (siswa SMAN 3 diduga keracunan menu MBG). Untuk jumlahnya masih kami verifikasi,” ungkap Kasatgas MBG Kabupaten Nganjuk, Judy Hernanto kepada detikJatim.

Sementara itu, Kabag Prokopim Pemkab Nganjuk, Syamsudin ditemui di RSUD Nganjukmenyampaikan, jumlah sementara siswa SMA Negeri (SMAN) 3 Nganjuk yang diduga keracunan menu MBGadalah 49 orang.
“Untuk yang di Puskesmas Begadung ada 20, di RSUD 17 dan di RS Bhayangkara 12. Sementara jumlahnya 49 orang,” ungkap Syamsudin.

berita selengkapnya bisa cek story atau highlight profile

Address

Magetan
63351

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Magetan Banget posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share