Berita Magetan

Berita Magetan Cerdas, Teliti berbagi informasi. menjalin silaturahmi dan peduli

Berbagi informasi seputar Magetan dan sekitarnya

Kebakaran terjadi di RSUD dr Harjono pada Minggu (4/1/2026) sore. Api dilaporkan muncul di gudang farmasi yang berada di...
04/01/2026

Kebakaran terjadi di RSUD dr Harjono pada Minggu (4/1/2026) sore. Api dilaporkan muncul di gudang farmasi yang berada di sebelah barat Instalasi Gawat Darurat (IGD). Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun evakuasi pasien dalam peristiwa tersebut.

Plt Direktur RSUD dr Harjono, dr Made Jeren, mengatakan api pertama kali terlihat sekitar pukul 16.00 WIB dan segera dilaporkan oleh petugas keamanan. Pihak rumah sakit langsung melakukan penanganan awal sambil berkoordinasi dengan pemadam kebakaran.

"Api muncul jam 4 sore, yang melihat pertama kali security, lalu segera dilaporkan dan langsung diatasi," kata dr Made.

Menurut dr Made, area yang terbakar merupakan satu kesatuan gudang farmasi dari bawah hingga atas. Ia menyebut, bagian yang terbakar didominasi kardus dan kertas, sehingga persediaan obat-obatan medis dipastikan relatif aman.

"Tadi yang sebelah atas warna hijau itu sedikit lagi baru obat-obatan, jadi kita harapkan sudah padam sehingga obat-obat medis yang tersimpan itu mudah-mudahan aman," ujarnya.

Selengkapnya di kolom komentar

04/01/2026

Ada mobil pickup atau truk terplosok di jembatan semawur Jl. Maospati-Goranggareng, Randu, Setren, Kec. Bendo, Kabupaten Magetan

Akibat pecah ban . Untuk sopir belum tau kondisinya . Sekitaran jam 13.00 lewat

Info :

Kabar duka datang dari keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Salah satu pimpinan pilar pondok tersebut,...
04/01/2026

Kabar duka datang dari keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG).

Salah satu pimpinan pilar pondok tersebut, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, berpulang ke Rahmatullah pada Sabtu 3 Januari 2026.

Almarhum menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit (RS) dr. Moewardi, Solo, Jawa Tengah, sekitar pukul 12.14 WIB.

"Telah berpulang ke rahmatullah Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor) Wafat pada hari Sabtu, 14 Rajab 1447/3 Januari 2026 pukul 12.14 WIB, di RSUD Dr. Moewardi, Solo," tulis pengumuman yang beredar di Whatsapp Group wartawan.

Persemayaman jenazah akan melalui beberapa lokasi untuk disalatkan.

Rangkaian diawali pada pukul 14.30-15.30 WIB, dengan perjalanan jenazah menuju PMDG Putri Kampus 1 Mantingan. Selanjutnya, jenazah disalatkan di Masjid Baitul Fauziyah PMDG Putri Kampus 1 Mantingan pada pukul 15.30-16.00 WIB.

Setelah itu, jenazah diberangkatkan menuju Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Kampus Siman pada pukul 16.00-18.30 WIB, dan kembali disalatkan di Masjid Jami’ UNIDA Siman pada pukul 18.30p19.00 WIB.

Pada pukul 19.00-19.15 WIB, jenazah dibawa menuju rumah duka di Gontor. Almarhum kemudian disemayamkan di rumah duka (depan Gedung Gambia) pada pukul 19.15-21.00 WIB, sebelum akhirnya dipindahkan ke rumah Keprabon (Kantor Pimpinan PMDG) pada pukul 21.00 WIB.

Prosesi pemakaman akan dilanjutkan pada Minggu 4 Januari 2026. Jenazah almarhum akan disalatkan kembali di Masjid Jami’ PMDG Kampus Pusat pada pukul 08.30-09.00 WIB.

Usai salat jenazah, almarhum dimakamkan di pemakaman keluarga Pondok Modern Darussalam Gontor, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai

Sumber rmollampung

INFO LOWONGAN PEKERJAAN KHUSUS CEWEK USIA MAKSIMAL 35 TAHUN ‼️
04/01/2026

INFO LOWONGAN PEKERJAAN KHUSUS CEWEK USIA MAKSIMAL 35 TAHUN ‼️


Pengguna jalan tol harus menyiapkan biaya lebih mulai awal tahun.Terhitung Senin (5/1) pukul 00.00, tarif tol di seluruh...
03/01/2026

Pengguna jalan tol harus menyiapkan biaya lebih mulai awal tahun.

Terhitung Senin (5/1) pukul 00.00, tarif tol di seluruh gerbang resmi mengalami penyesuaian dengan kecenderungan naik dibandingkan tarif sebelumnya.

Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri Arie Irianto menjelaskan, penyesuaian tarif dilakukan bukan semata-mata untuk meningkatkan keuntungan perusahaan, melainkan sebagai bagian dari mekanisme evaluasi berkala.

“Salah satunya pertimbangan inflasi ekonomi. Jika ekonomi mengalami deflasi, tentu tidak menutup kemungkinan tarif diturunkan kembali. Jadi bukan karena pertimbangan menambah keuntungan perusahaan semata,” jelasnya, kemarin (2/1).

Selengkapnya di kolom komentar

Suasana sore di Sarangan nalika udanEnek sing ngerti iki leh moto soko ndi?
03/01/2026

Suasana sore di Sarangan nalika udan

Enek sing ngerti iki leh moto soko ndi?

INFO LOWONGAN PEKERJAAN ‼️‼️monggo dulur yang sedang membutuhkan pekerjaan 🙏🏼🙏🏼
03/01/2026

INFO LOWONGAN PEKERJAAN ‼️‼️

monggo dulur yang sedang membutuhkan pekerjaan 🙏🏼🙏🏼

Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan truk pengangkut barang terjadi di Jalan Raya Maospati–Magetan, tepatn...
03/01/2026

Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan truk pengangkut barang terjadi di Jalan Raya Maospati–Magetan, tepatnya di Simpang Tiga Totok, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jumat petang (2/1/2026). Peristiwa ini mengakibatkan satu keluarga, termasuk seorang b4lita, mengalami luka-luka.

Kapolsek Maospati, AKP Vista Dwi Pujiningsih, mengatakan korban merupakan satu keluarga yang mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AE 3617 DD. Pengendara sepeda motor diketahui bernama Nailul Muzakki (27), warga Desa Ginuk, Kecamatan Karas, yang berboncengan dengan Regiana Septiana Darawanti (26), serta seorang balita bernama Kenzy (1,5), warga Desa Ngujung, Kecamatan Maospati.

“Seluruh korban mengendarai satu sepeda motor Honda Vario,” ujar AKP Vista.

Kecelakaan tersebut melibatkan truk pengangkut barang bernomor polisi AG 8038 US yang dikemudikan Suprapto (52), warga Desa Galak, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo.

Berdasarkan keterangan sementara para saksi, sepeda motor melaju dari arah timur ke barat. Saat tiba di lokasi kejadian, di depan korban melaju kendaraan truk dari arah berlawanan yang hendak berbelok ke kanan atau ke arah selatan.

Selengkapnya di Nusadailycom

Libur pergantian Tahun Baru 2026 tidak membawa lonjakan pendakian di Gunung Lawu melalui jalur Cemorosewu, Kabupaten Mag...
02/01/2026

Libur pergantian Tahun Baru 2026 tidak membawa lonjakan pendakian di Gunung Lawu melalui jalur Cemorosewu, Kabupaten Magetan.

Jumlah pendaki justru tercatat lebih rendah dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Asper BKPH Lawu Selatan Mulyadi mengungkapkan, pada Kamis (1/1) jumlah pendaki yang melakukan pendakian tek-tok hanya mencapai 232 orang.

Angka tersebut berada di bawah rata-rata pendakian harian pada akhir Desember 2025.

“Tidak ada lonjakan pendaki saat tahun baru,” ujar Mulyadi.

Menurutnya, peningkatan aktivitas pendakian justru sudah terjadi lebih awal, sekitar sejak 20 Desember.

Pada periode tersebut, jumlah pendaki harian bahkan sempat menembus lebih dari 400 orang per hari.

Kondisi itu membuat malam pergantian tahun tidak lagi menjadi momen favorit untuk mendaki.

Selain faktor waktu, kondisi cuaca turut memengaruhi minat pendakian.

Selengkapnya di Radarmadiun

Sebanyak tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Ponorogo dilaporkan berhenti beroperasi sementara.Pen...
01/01/2026

Sebanyak tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Ponorogo dilaporkan berhenti beroperasi sementara.

Penghentian layanan ini dipicu terlambatnya cairnya dana operasional hingga akhir tahun, sehingga sejumlah SPPG tidak mampu menutup biaya operasional harian.

Tujuh SPPG telah mengonfirmasi secara resmi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) setempat, sementara sisanya masih dalam proses pendataan.

"Ada tujuh SPPG yang berhenti beroperasi. Untuk saat ini setahu kami ada tujuh,” ungkap koordinator wilayah program MBG Kabupaten Ponorogo, Sheila Amanda, Kamis (1/1/2026).

Tujuh SPPG yang tidak operasional adalah SPPG Ponorogo Surodikraman, SPPG Siman Patihan Kidul, SPPG Slahung-Slahung, SPPG Sambit Bulu.

Lalu SPPG Kauman Sumoroto, SPPG Sampung Glinggang dan SPPG Ponorogo Tonatan. “Tapi SPPG sudah menjelaskan ke pihak penerima manfaat,” kata Sheila.

Menurutnya alasannya secara keuangan pencairan untuk operasional belum terpenuhi.

Selengkapnya di kolom komentar

Menurunnya jumlah wisatawan ke Telaga Sarangan selama libur Natal dan Tahun Baru berdampak langsung terhadap para pelaku...
01/01/2026

Menurunnya jumlah wisatawan ke Telaga Sarangan selama libur Natal dan Tahun Baru berdampak langsung terhadap para pelaku usaha di kawasan wisata. Para pedagang makanan, penyedia jasa wisata, hingga pengelola hotel mengaku mengalami penurunan omzet yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Para pelaku usaha menyebut, kondisi tahun ini terasa lebih sepi. Selain faktor cuaca yang tidak menentu, meningkatnya persaingan antar pelaku usaha juga menjadi penyebab menurunnya jumlah pengunjung di masing-masing lapak. Banyak pedagang hanya bisa pasrah sambil tetap berjualan, berharap jumlah wisatawan kembali meningkat setelah momen tahun baru berlalu agar roda ekonomi di kawasan wisata Telaga Sarangan kembali berputar.

Kondisi serupa juga dirasakan pengelola hotel. Tingkat hunian kamar tahun ini dinilai tidak seoptimal tahun lalu. Meski demikian, mereka tetap menaati imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kembang api saat malam pergantian tahun.

Sebagai gantinya, sejumlah hotel memilih mengadakan kegiatan sederhana seperti membagikan terompet kepada para tamu sebagai bentuk perayaan. Langkah ini dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung sekaligus mematuhi aturan yang berlaku.

Para pelaku usaha berharap pemerintah daerah dapat lebih serius meningkatkan daya tarik wisata Telaga Sarangan melalui promosi, penyelenggaraan event, serta peningkatan fasilitas. Dengan begitu, kawasan wisata unggulan di Kabupaten Magetan ini diharapkan bisa kembali ramai dan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Sumber: jtvmadiun,com

Perayaan tahun baru 2026 di Kabupaten Magetan, Rabu (31/12/2025) berlangsung tanpa kemeriahan pesta kembang api. Kebijak...
01/01/2026

Perayaan tahun baru 2026 di Kabupaten Magetan, Rabu (31/12/2025) berlangsung tanpa kemeriahan pesta kembang api. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk empati kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh dan Sumatra, serta untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Kebijakan tidak adanya pertunjukan kembang api tersebut mendapat tanggapan dari masyarakat. Salah satunya disampaikan Rima (16), warga Magetan.

Rima mengaku sudah mengetahui sejak awal bahwa tidak akan ada pesta kembang api pada malam tahun baru. Meski mengakui suasana tahun baru terasa tidak seperti biasanya, Rima tetap menaati kebijakan tersebut sebagai bentuk empati kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Selengkapnya di kolom komentar

Address

Magetan
63319

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Berita Magetan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Berita Magetan:

Share