Jogja Terkini

Jogja Terkini Berita Jogja Terkini 2026, Info Yogyakarta Terbaru Viral di DIY - JOGJA

Prediksi Susunan Pemain Persijap Jepara vs PSIM Jogja Malam Ini
23/12/2025

Prediksi Susunan Pemain Persijap Jepara vs PSIM Jogja Malam Ini



Prediksi Persijap Jepara vs PSIM Jogja di Super League 2025/2026 lengkap susunan pemain, kondisi tim, dan peluang laga.

Perjalanan Pulang Berujung Duka, Warga Sleman Jadi Korban Kecelakaan Bus di Semarang
22/12/2025

Perjalanan Pulang Berujung Duka, Warga Sleman Jadi Korban Kecelakaan Bus di Semarang


Duka warga Cangkringan, ibu dan anak asal Sleman meninggal dalam kecelakaan bus di Tol Krapyak, Semarang.

Pemkot Yogyakarta Apresiasi Kampung Wisata Berprestasi Lewat Anugerah 2025
18/12/2025

Pemkot Yogyakarta Apresiasi Kampung Wisata Berprestasi Lewat Anugerah 2025

Pemkot Yogyakarta mengapresiasi kampung wisata berprestasi melalui Anugerah 2025 sebagai dorongan pariwisata berbasis masyarakat.

Pejalan Kaki Tewas Usai Diseruduk Motor Remaja di Sorowajan, Polisi Ingatkan Pentingnya KewaspadaanJogjaterkini.id — Ins...
10/12/2025

Pejalan Kaki Tewas Usai Diseruduk Motor Remaja di Sorowajan, Polisi Ingatkan Pentingnya Kewaspadaan

Jogjaterkini.id — Insiden kecelakaan yang melibatkan tiga remaja berboncengan motor dan seorang pejalan kaki terjadi di Jalan Sukun Raya, Sorowajan, Banguntapan, Bantul, Selasa (9/12) malam. Peristiwa tersebut berakhir tragis setelah pejalan kaki yang terserempet motor dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Dilansir dari DetikJogja Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kejadian itu bermula ketika motor berpelat AB 4956 GX yang dikendarai remaja perempuan berinisial TSN (14), warga Banguntapan, melaju dari arah utara ke selatan sekitar pukul 19.15 WIB. TSN diketahui membonceng dua rekannya, masing-masing NAM (13), warga Kota Jogja dan DCO (13), warga Banguntapan.

“Sampai di TKP, motor menyalip kendaraan di depannya dan menabrak pejalan kaki yang mau menyeberang jalan,” ujar Rita kepada wartawan, Rabu (10/12/2025).

Pejalan kaki yang tertabrak diketahui bernama Suparman Gito Sentono (79), warga Sanggrahan, Banguntapan. Saat itu, Suparman berada di tengah jalan dan hendak menyeberang dari arah timur ke barat.

“Benturan itu membuat tiga remaja dan pejalan kaki jatuh ke jalan,” tambahnya.

Para remaja yang terlibat kecelakaan mengalami luka ringan. TSN mengalami lecet pada tangan, kaki kiri, dan wajah. NAM juga mengalami lecet di kaki kiri dan wajah, sementara DCO terluka di bagian wajah.

Namun kondisi berbeda dialami Suparman. “Untuk pejalan kaki mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit,” kata Rita.

Ia menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di jalan, terlebih bagi pengendara yang masih di bawah umur.

Rita menutup dengan imbauan agar pengguna jalan meningkatkan perhatian terhadap kondisi sekitar dan selalu memprioritaskan keselamatan. Langkah sederhana seperti menjaga jarak, tidak memaksakan menyalip, serta memastikan kelayakan berkendara dapat mencegah kecelakaan serupa.

https://www.jogjaterkini.id/2025/12/pejalan-kaki-tewas-usai-diseruduk-motor-remaja-di-sorowajan-polisi-ingatkan-pentingnya-kewaspadaan.html

Remaja Bonceng Tiga di Sewon Alami Kecelakaan, Satu Korban MeninggalJogjaterkini.id — Sebuah kecelakaan tunggal terjadi ...
08/12/2025

Remaja Bonceng Tiga di Sewon Alami Kecelakaan, Satu Korban Meninggal

Jogjaterkini.id — Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Sultan Agung, Sewon, Bantul, dini hari Minggu yang melibatkan tiga remaja yang nekat berbonceng tiga. Peristiwa ini berakhir tragis setelah satu orang dinyatakan meninggal akibat benturan keras saat motor yang mereka tumpangi menabrak buk di tepi jalan.

Dikutip dari DetikJogja kejadian berlangsung sekitar pukul 01.15 WIB. Pengendara berinisial N berusia 17 tahun, warga Sewon, diketahui mengendarai motor Yamaha N Max dengan membawa dua temannya, S berusia 17 tahun dan AAF berusia 18 tahun. Mereka melaju dari arah barat sebelum memasuki ruas jalan menikung di timur SMKN 2 Sewon.

“Benar, telah terjadi laka lantas tunggal di Jalan Sultan Agung dini hari tadi,” ujar Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, kepada wartawan.

Menurut keterangan polisi, motor yang ditunggangi tiga remaja itu tiba di tikungan dan langsung oleng. Pengendara kehilangan keseimbangan hingga kendaraan menghantam buk atau tembok pembatas kecil yang berada di sisi timur jalan. Benturan keras membuat ketiganya terjatuh dan terpental.

“Kronologinya, saat kendaraan tiba di jalan menikung, pengendara kehilangan kendali lalu menabrak buk di sebelah timur jalan hingga terjatuh,” jelas Rita.

Akibat benturan tersebut, S mengalami cedera berat pada bagian kepala. Nyawanya tak terselamatkan dan ia dinyatakan meninggal saat mendapat penanganan di RS Panembahan Senopati.

“Korban dinyatakan meninggal dunia di RS Panembahan Senopati,” kata Rita.

Sementara AAF, remaja lain yang dibonceng, mengalami luka serius dan masih belum sadar. Ia kini menjalani observasi intensif di RSPS. Sedangkan pengendara N mengalami luka lecet pada bagian tangan dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.

“Untuk pengendara motor berinisial N, mengalami luka lecet pada bagian tangan dan saat ini juga sedang mendapatkan perawatan,” tambahnya.

Motor yang mereka kendarai juga mengalami kerusakan cukup berat. Bagian bodi depan ringsek dan lampu motor pecah setelah menghantam pembatas jalan. Polisi telah mengamankan kendaraan tersebut serta melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab kecelakaan.

Melihat kejadian ini, pihak kepolisian kembali mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak, terutama saat berkendara pada jam rawan. Praktik berbonceng tiga yang kerap dianggap sepele terbukti berisiko besar dan dapat berujung fatal.

https://www.jogjaterkini.id/2025/12/remaja-bonceng-tiga-di-sewon-alami-kecelakaan-satu-korban-meninggal.html

Kecelakaan tunggal di Sewon Bantul menewaskan satu remaja usai motor yang ditumpangi tiga orang menabrak pembatas jalan pada dini hari.

Dua Minibus Warga Kulon Progo Hangus Terbakar, Damkar Kerahkan 30 Personel untuk Penanganan CepatJogjaterkini.id – Dua m...
07/12/2025

Dua Minibus Warga Kulon Progo Hangus Terbakar, Damkar Kerahkan 30 Personel untuk Penanganan Cepat

Jogjaterkini.id – Dua minibus milik warga Terbah, Pengasih, Kulon Progo, habis dilalap api dalam insiden kebakaran yang terjadi pada Sabtu (6/12/2025) sore. Peristiwa tersebut menimbulkan kerugian besar yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB ketika kedua minibus itu terparkir di rumah pemiliknya, Tono. Kebakaran diketahui setelah Tono selesai melakukan perbaikan AC pada salah satu armada.

Kepala Seksi Damkar dan Penyelamatan BPBD Kulon Progo, Raden Chris Hartanto, menjelaskan bahwa kebakaran bermula hanya beberapa saat setelah Tono meninggalkan kendaraan yang baru ia periksa.

“Beliau itu punya dua minibus, katanya tadi memperbaiki AC (bus-nya) dulu. Mungkin sudah dinyatakan bagus, kemudian beliau langsung sekalian bersih-bersih, nyapu di lokasi,” terang Chris dikutip dari DetikJogja, Sabtu (6/12/2025).

Melihat api yang cepat membesar, Tono langsung bergegas mematikan aliran listrik dan menuju kantor pemadam kebakaran menggunakan sepeda motor.

“Mendapati api yang cepat membesar, beliau panik, langsung mematikan listrik, lalu mengendarai motor untuk melapor ke Damkar,” lanjut Chris.

Tak lama setelah laporan diterima, tim Damkar Kulon Progo tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Tiga armada Damkar beserta satu tangki air diturunkan, dibantu suplai air dari Tagana dan PMI.

“Personil yang merapat ke sini banyak sekali, kira-kira sekitar 30 puluhan personil,” ujar Chris.

Proses pemadaman dilanjutkan pendinginan dan berlangsung sekitar satu jam. Kondisi kedua minibus dinyatakan hangus total. Api juga sempat menjilat bagian pojok rumah utama dan area warung milik putra Tono yang berada di bagian depan.

“Dua minibus itu hangus. Sempat kena pojokan rumah utama dan warung di bagian depan yang milik putranya,” jelas Chris.

Meski begitu, kerusakan pada bangunan dilaporkan tidak terlalu parah. Pihak PLN juga dikerahkan untuk mengecek ulang instalasi listrik pascakebakaran.

Untuk nilai kerugian, Chris menyebut angkanya masih berupa perkiraan awal. Informasi dari pemilik rumah menunjukkan nilai kerugian bisa mencapai lebih dari Rp150 juta, namun Tim Damkar memperkirakan jumlahnya lebih tinggi.

“Tadi saya nyuwun pirso ke Pak Tono, katanya itu 150-an juta. Kalau perkiraanku punjul, Mas. Karena dua minibus plus rumah, warung juga. Berarti perkiraanku ya sekitar 400-an juta, tapi ini baru perkiraan,” terangnya.

Hingga kini penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan, sementara puing kendaraan yang terbakar telah diamankan untuk proses lanjutan oleh pihak berwenang.

Link :

https://www.jogjaterkini.id/2025/12/dua-minibus-warga-kulon-progo-hangus-terbakar-damkar-kerahkan-30-personel-untuk-penanganan-cepat.html

Pria Lanjut Usia Ditemukan Meninggal di Lahan Kosong Utara Rutan IIB Bantul, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur KekerasanJo...
06/12/2025

Pria Lanjut Usia Ditemukan Meninggal di Lahan Kosong Utara Rutan IIB Bantul, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

Jogjaterkini.id - Seorang warga Guwosari, Pajangan, Kabupaten Bantul, ditemukan meninggal di area lahan kosong pada Sabtu (6/12/2025) pagi. Pria lanjut usia bernama Makmur Muryanto (72) itu sebelumnya dilaporkan hilang sejak empat hari sebelum penemuan.

Korban pertama kali terlihat oleh warga setempat sekitar pukul 07.25 WIB di kawasan yang berada di sisi utara Rutan IIB Bantul. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Pajangan. Kapolsek Pajangan, AKP Heru Suryadi, bersama anggotanya langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya laporan tersebut. “Pada hari Sabtu tanggal 06 Desember 2025, sekitar pukul 07.35 WIB, personel Polsek Pajangan mendatangi TKP penemuan mayat,” ujarnya.

Hilang Saat Mencari Kayu Bakar
Informasi dari keluarga menyebutkan bahwa korban meninggalkan rumah pada Selasa (2/12/2025) untuk mencari kayu bakar, namun tidak kembali hingga malam hari. Upaya pencarian dilakukan, tetapi tak membuahkan hasil sampai akhirnya jenazah ditemukan di lahan kosong tersebut.

Penemuan itu bermula ketika Hisyam, warga yang melintas di lokasi, melihat tubuh seseorang tergeletak. Ia kemudian memanggil dua warga lain, yaitu Muhammad Taufik dan Siti Mariyam, sebelum melapor ke aparat.

Pemeriksaan Awal Tidak Temukan Tanda Kekerasan
Petugas gabungan dari Polsek Pajangan, tim Puskesmas Pajangan, serta Inafis Polres Bantul melakukan pemeriksaan awal begitu tiba di lokasi. Dari hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal sekitar 3–4 hari sebelum ditemukan.

“Korban sudah meninggal dunia diperkirakan 3–4 hari dengan posisi miring ke arah kiri. Didapatkan kaku mayat serta pembusukan di bagian muka sebelah kiri dan luka lecet pada kaki kiri. Tidak ada tanda-tanda unsur penganiayaan,” lanjut pihak medis.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RS PKU Bantul untuk proses pemulasaran sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Peristiwa ini menambah daftar kasus penemuan jenazah warga yang hilang akibat aktivitas sehari-hari di kawasan pedesaan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi anggota keluarga dengan usia lanjut yang sering beraktivitas di luar rumah seorang diri.

https://www.jogjaterkini.id/2025/12/pria-lanjut-usia-ditemukan-meninggal-di-lahan-kosong-utara-rutan-iib-bantul-polisi-pastikan-tidak-ada-unsur-kekerasan.html

DIY Dipandang Sebagai Model Penguatan Sektor Keuangan, Pemerintah Soroti Ekosistem UMKM dan Ekonomi Kreatif
05/12/2025

DIY Dipandang Sebagai Model Penguatan Sektor Keuangan, Pemerintah Soroti Ekosistem UMKM dan Ekonomi Kreatif


DIY dipandang sebagai contoh penguatan sektor keuangan dengan dukungan UMKM, ekonomi kreatif, dan instrumen pembiayaan modern yang mendorong pertumbuh

Pria 25 Tahun Ditemukan Tewas di Teras Rumah Warga Ketanggungan, Polisi Buru Pelaku
02/12/2025

Pria 25 Tahun Ditemukan Tewas di Teras Rumah Warga Ketanggungan, Polisi Buru Pelaku



Seorang pria 25 tahun ditemukan tewas penuh luka di teras rumah warga Ketanggungan, Wirobrajan. Polisi kantongi identitas pelaku dan terus memburu

Buruh DIY Desak UMP 2026 Naik Rp 4 Juta, Pemerintah dan Pengusaha Tunggu Formula Baru
26/11/2025

Buruh DIY Desak UMP 2026 Naik Rp 4 Juta, Pemerintah dan Pengusaha Tunggu Formula Baru



Buruh DIY menuntut UMP 2026 naik Rp 4 juta berdasarkan survei KHL, sementara pemerintah dan pengusaha menunggu formula baru.

Ratusan Penambang Sungai Progo Menganggur 9 Bulan, Pemda DIY Dorong Kajian Ulang Aturan IPR
15/11/2025

Ratusan Penambang Sungai Progo Menganggur 9 Bulan, Pemda DIY Dorong Kajian Ulang Aturan IPR



Berikut meta deskripsi singkat (±120 karakter): **Ratusan penambang Sungai Progo menganggur akibat IPR mandek. Pemda DIY dorong kajian ulang aturan

Address

Jln. Nangka, Mundu No (197)B Rt 06, Rw 02, Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta, Kode Pos
Maguwo
55281

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jogja Terkini posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Jogja Terkini:

Share