12/01/2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Klimatologi Sulawesi Selatan mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah pesisir barat Sulawesi Selatan pada dasarian kedua Januari 2026.
Menurut prediksi BMKG, periode antara 11 hingga 20 Januari 2026 akan ditandai dengan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi yang disertai angin kencang. Sejumlah daerah telah ditetapkan masuk dalam kategori "Awas", di antaranya:
* Kabupaten Maros
* Kabupaten Pangkep
* Kabupaten Gowa
* Kabupaten Bone
* Kabupaten Barru
* Kota Makassar
Dampak Cuaca Ekstrem
Hujan deras dan angin kencang yang terjadi beberapa hari terakhir telah menyebabkan sejumlah kerusakan. Di beberapa titik, dilaporkan adanya pohon tumbang dan kerusakan pada rumah warga. Selain itu, genangan air setinggi lutut orang dewasa mulai muncul di beberapa kawasan, yang menghambat aktivitas warga sehari-hari.
Di Kabupaten Pinrang, para nelayan bahkan diimbau untuk sementara waktu tidak beraktivitas di laut demi keselamatan akibat kondisi ombak dan angin yang tidak bersahabat.
Imbauan dari BMKG
Kepala BMKG Klimatologi Sulawesi Selatan, Ayi Sudrajat, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau update informasi dari BMKG melalui situs resmi, aplikasi Info BMKG di Android, maupun kanal informasi lainnya," ujar Ayi Sudrajat. Ia juga mengingatkan warga untuk melakukan langkah persiapan, seperti memastikan kondisi kendaraan saat berkendara di tengah hujan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah untuk meminimalisir risiko banjir.
Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, serta menjadikan informasi resmi dari BMKG sebagai acuan utama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem ini.