Ruang Kata

Ruang Kata Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Ruang Kata, Media, Jalan Perintis Kemerdekaan III, Makassar.

03/09/2022
30/08/2022

Tidak semua orang pintar mampu berpikir dengan cara yang benar.

Hati-hati dengan hati ya gaes...
27/08/2022

Hati-hati dengan hati ya gaes...

23/11/2020

Antara Emosional dan Rasional

Oleh : Fils

Emosional dan Rasional secara mendasar tentu memiliki perbedaan. Jika Emosional atau Emosi memiliki kecenderungan pada persaan, maka Rasional memiliki kecenderungan pada pikiran yang sehat (Kecerdasan). Prinsip inilah yang membedakan dua haal ini.

Kali ini saya tidak akan mengurai kedua hal ini dari sisi perbedaanya secara spesifik. Tetapi saya mencoba mengurai dari perspektif lain, yaitu misalnya apa pengaruhnya? dan apa pentingnya dalam laku sosial kita? dll.

Dalam konteks keputusan dan kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah atau pimpinan organisasi, yang seringkali kontroversial serta menuai polemik sehingga tak jarang kritik dilayangkan padanya.

Ketika kritik didasarkan dalil dan fakta objektif, lantas si Pemerintah/Pimpinan menunjukan reaksi yang Emosional dalam artian ia menunjukan perasaan kesal pada si pengkritik sehingga mengesampingkan isi kritikan tersebut.

Saya pikir ini adalah salah satu penyakit dalam sebuah Pemerintahan atau Kepemimpinan. Mengapa?
Sebab, kritik yang objektif tidak lagi dipandang sebagai bahan evaluasi kemudian coba membenahi persoalan yang ada. Tetapi justru di pandang sebagai sentimen pribadi.

Kasus tersebut dengan mudah kita tafsir bahwa kelompok tersebut (seperti di atas) cenderung Emosional kemudian mengenyampingkan Rasionalitas. Fenomena di atas bukanya tidak menyisakan persoalan apa-apa. Dampak terpentingnya adalah keputusan yang mereka keluarkan nantinya sering kali kurang bijak bahkan cenderung cuek pada aspirasi Masyarakatnya, kalau sudah begitu adanya, lantas harus sama siapa lagi Masyarakat mempercayakan aspirasi politiknya.

Semestinya para Pemerintah ataupun para Pimpinan, dominasi Rasionalitas di utamakan dibanding Emosionalitas ketika menghadapi Masyarakatnya atau anggotanya. Mengapa itu penting?
Sebab menurut hemat saya, dalam menata situasi sosisal secara Politik dan Ekonomi dibutuhkan pandangan-pandangan yang Rasional, objektif dan filosofis.

Sebetulnya Emosional juga memiliki sisi baik, jika digunakan secara proporsional, dan Emosional tanpa di imbangi Rasionalitas, besar kemungkinan akan menjadi belenggu.

Nusantara, 23-11-2020

Kalau dia bukan jodohku jangan beri ia jodoh selain aku.πŸ˜…Wkwkwk..
07/06/2020

Kalau dia bukan jodohku jangan beri ia jodoh selain aku.πŸ˜…
Wkwkwk..

01/06/2020

Mengapa Pemerintah Memungut Pajak untuk Transaksi Netflix dkk?

Oleh : Nufransa Wira Sakti

_____________________________________________

Kalau Anda berlangganan musik, lagu, film, game, dan produk/jasa digital lain-lain secara online melalui penyedia jasa ecommerce seperti Spotify, Netflix, iTunes, gameQoo dan lain-lain, maka atas pemanfaatan produk tersebut, mulai 1 Juli 2020 akan dikenakan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 10 persen. Hal ini akan dilakukan bila bila perusahaan penyedia jasa produk tersebut telah memenuhi beberapa kriteria dan ditunjuk secara resmi oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Penyedia barang/jasa digital dari luar negeri yang menjual produknya di Indonesia melalui ecommerce atau yang dalam aturan ini disebut sebagai PMSE (Perdagangan Melalui Sistem Elektronik) wajb melakukan pemungutan, penyetoran dan pelaporan PPN . Kebijakan ini tercantum dalam PMK (Peraturan Menteri Keuangan) Nomor 48/PMK.03/2020 yang ditetapkan tanggl 5 Mei 2020 dan berlaku mulai 1 Juli 2020. Sebagai contohnya adalah penjualan musik/lagu oleh Spotify yang dapat langsung dinikmati melalui sarana internet oleh konsumen di Indonesia, maka Spotify atau melalui agen atau perwakilan yang ditunjuknya, wajib memungut PPN atas transaksi tersebut.

Meskipun kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari UU Nomor 2 Tahun 2020 yang menetapkan Perppu 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi COVID-19, namun sebenarnya tidak ada sesuatu yang baru dari regulasi ini. Mengapa? Dalam UU PPN yang berlaku saat ini disebutkan bahwa yang menjadi objek PPN adalah termasuk juga pemanfaatan Barang Kena Pajak Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean di dalam Daerah Pabean.

Dalam Pasal 3 ayat 3A UU PPN disebutkan Pajak Pertambahan Nilai yang terutang atas pemanfaatan Barang/Jasa Kena Pajak Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean harus dipungut oleh orang pribadi atau badan yang memanfaatkan Barang/Jasa Kena Pajak Tidak Berwujud tersebut. Dengan aturan ini, seharusnya apabila kita berlangganan musik melalui Spotify wajib memungut dan menyetorkan PPN dari Spotify. Namun pada prakteknya, hal ini sangat sulit dilakukan, terutama bila pengguna manfaat di dalam negeri adalah orang pribadi/konsumen ritel. Sehingga tidak ada PPN yang dipungut dari transaksi tersebut. Sementara itu, atas musik/lagu yang sama namun dibeli melalui dalam negeri melalui pembelian secara konvensional maupun online dari dalam negeri dikenakan PPN.

Dengan aturan yang baru ini, maka atas barang yang sama dikenakan PPN baik yang diperoleh dari PMSE luar negeri maupun dalam negeri. Sehingga akan akan terwujud kesetaraan perlakuan perpajakan (level playing field) baik antara pelaku usaha konvensional & pelaku usaha ekonomi digital dan juga antara pelaku usaha ekonomi digital di dalam negeri & di luar negeri.

Bagaimana cara mememungut PPN atas penjual dari luar negeri? Melalui regulasi yang baru ini, pemerintah akan menunjuk pelaku usaha PMSE, yang terdiri dari Pedagang Luar Negeri, Penyedia Jasa Luar Negeri, Penyelenggara PMSE (PPMSE) Luar Negeri, dan/atau PPMSE Dalam Negeri sebagai pemungut PPN. Setelah memenuhi kriteria tertentu, Direktur Jenderal Pajak akan mengeluarkan keputusan subyek yang wajib menjadi pemungut PPN untuk transaksi ecommerce ini. Kriteria tertentu tersebut adalah nilai transaksi dan/atau jumlah akses trafik dari PMSE tersebut. Contohnya, bila Spotify nilai transaksi atau jumlah trafiknya telah memenuhi kriteria dan telah ditunjuk secara resmi oleh Ditjen Pajak sebagai pemungut PPN, maka Spotify wajib memungut, menyetorkan dan melaporkan PPN atas transaksi yang dilakukan pengguna dari Indonesia.

Bagaimana Spotify dapat menentukan bahwa pengguna produknya berasal dari Indonesia? Hal ini dapat dilakukan bila pembelinya bertempat tinggal atau bertempat kedudukan di Indonesia yang diketahui melalui alamat korespondensi atau penagihan Pembeli Barang berlokasi/berada di Indonesia. Atau dapat juga bila melakukan pembayaran menggunakan fasilitas debit, kredit, dan/atau fasilitas pembayaran lainnya yang disediakan oleh institusi di Indonesia. Selain itu juga dapat dilihat bila transaksi dilakukan dengan menggunakan alamat internet protocol di Indonesia atau menggunakan nomor telepon dengan kode telepon negara Indonesia.

Dengan adanya regulasi ini maka akan memberikan kepastian hukum bagi pemerintah untuk melakukan pemungutan PPN atas pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dan/atau JKP dari luar Daerah Pabean di dalam Daerah Pabean melalui Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Pemungutan PPN atas transaksi PMSE luar negeri juga sudah diberlakukan di beberapa negara seperti Uni Eropa, China, Korea Selatan. Hal ini juga sudah selaras dengan lsp]laporan yang dikeluarkan oleh OECD dalam Global Forum on VAT 2019 di Australia dimana disebutkan bahwa pebisnis ecommerce wajib bertanggung jawab atas pemungutan PPN dari penjualan yang dilakukan pedagang melalui platform mereka.

Secara keseluruhan, pemerintah Indonesia juga senantiasa mentaati aturan yang berlaku secara internasional di beberapa negara. Sehingga pada pelaksanaannya diharapkan tidak terjadi konflik dengan negara dimana pebisnis ecommerce itu terdaftar sebagai Wajib Pajak. Untuk itu juga, pemerintah belum menetapkan pajak penghasilan terhadap transaksi ecommerce karena OECD dan G20 belum mencapai kesepakatan global yang dapat diberlakukan untuk pajak penghasilan atas transaksi ecommerce.

Sebagai warga negara, tentu juga kita bangga karena pemerintah Indonesia berani untuk memungut PPN dari pebisnis ecommerce ini. Dengan demikian telah terjadi aspek fairness/keadilan antara pelaku perdagangan dalam negeri dan luar negeri.

1 Juni 1945 Adalah hari lahir Pancasila.Selamat hari lahirnya Pancasila.
01/06/2020

1 Juni 1945 Adalah hari lahir Pancasila.
Selamat hari lahirnya Pancasila.

01/06/2020

Doa Ketenangan Hati

Tuhan, berilah kami kedamaian hati untuk menerima hal-hal yang tidak dapat kami ubah,
Keberanian untuk mengubah yang kami bisa, dan kebijaksanaan untuk mengetahui perbedaannya.

~Reinhold Niebuhr

Tips Bahagia di Era Virus CoronaOleh : Denny JASebuah kelas online tiba tiba menjadi perhatian luas. Dr. Lauri Santos me...
26/05/2020

Tips Bahagia di Era Virus Corona

Oleh : Denny JA

Sebuah kelas online tiba tiba menjadi perhatian luas. Dr. Lauri Santos membuka kelas online di Yale University. Itu kelas psikologi yang sudah diperkaya oleh neuroscience. Nama kelasnya: the Science of Wellbeing. Bagaimana tetap berbahagia di era virus corona. (1)

Sebanyak 2 juta siswa mendaftar di kelas itu. Sebanyak 40 juta siswa lain membaca materi kelas itu.

Apa yang terjadi? Mengapa tips bahagia di era pandemik corona begitu populer?

Jawabnya : karena ada yang turun dan ada yang naik. Yang turun adalah penghasilan ekonomi. Semakin banyak orang miskin baru. Semakin ramai orang susah baru.

Yang naik adalah level stress. Yang naik adalah kegelisahan, kecemasan, kekhawatiran. (2)

Gallup Poll merekam suasana batin orang Amerika Serikat era pandemik. Sekitar 60 persen warga Amerika Serikat merasa khawatir. Ini angka kecemasan yang sangat tinggi.

Yang dibutuhkan tak hanya terapi fisik seperti cuci tangan agar bersih dari virus corona. Dibutuhkan juga cuci pikiran agar bersih dari virus kegelisahan.

Yang diharapkan tak hanya solusi fisik seperti masker melindungi raga dari masuknya virus corona. Diharapkan juga masker untuk melindungi emosi kita dari masuknya virus kecemasan.

Yang diperlukan tak hanya tips fisik seperti social distancing agar ada jarak untuk tak tertular virus corona. Diperlukan juga psycilogical distancing agar ada jarak dari histeria dan aura negatif era pandemik.

Tak heran kelas online yang mempopulerkan science of happiness menjadi trendy.

-000-

Lain di Amerika Serikat lain di Indonesia. Di Amerika Serikat ada Dr Lauri Santos. Di Indonesia, ada sepasang suami istri: JoJo Rahardjo dan Desny Zacharias Rahardjo menulis buku dengan nada sama: Resilience, Membangun Positivity: Tetap Tangguh di Masa Sulit.

Buku singkat ini juga memberikan tips bersandar riset cara tangguh menghadapi era virus corona. Berdasarkan riset, betapa sikap hidup positif, meditasi, bersyukur, menolong orang lain, olah raga, hubungan sosial yang akrab itu dapat menambah kekebalan tubuh.

Jojo dan Desny merumuskan kata yang berbeda untuk formula yang umumnya sama. Riset soal happiness sudah sampai pada kematangan itu. Aneka varibel penyebab kebahagiaan sudah diuji coba.

Saya sendiri sudah p**a mempublikasikan buku β€œBahagia itu Mudah dan Ilmiah,” di tahun 2016. Platform bahagia itu saya rumuskan menjadi 3 P + 2 S. 3 P itu adalah Personal Relationship, Positivity, Passion. Sedangkan 2 S itu adalah Small Winning dan Spirituality. (3)

-000-

Buku Jojo dan Desny ini terbit tepat waktu. Kini sudah terlalu sering mendengar cara hidup di era New Normal ketika vaksin belum ditemukan.

Umumnya tips yang diberikan sangatlah fisik belaka: membersihkan ruangan dengan disinfectan, ukur suhu sebelum masuk ruangan, jarak jangan kurang satu meter dari orang lain.

Padahal di era pandemik, virus kecemasan dan kekhawatiran tak kalah bahaya. ***

Mei 2020

(Sekapur Sirih Buku Resilience, Membangun Positivity: Tetap Tangguh di Masa Sulit, oleh Jojo Rahardjo dan Desny Zacharias Rahardjo)

Catatan Kaki

(1) Kelas Online The Science of Wellbeing diikuti 2 juta siswa https://www.weforum.org/agenda/2020/04/coronavirus-covid19-science-of-wellbeing-yale-advice/

2) kecemasan menaik dengan mencolok di era virus corona https://www.bbc.com/news/amp/health-52574606

3) Buku Denny JA: Bahagia itu Mudah dan Ilmiah https://www.facebook.com/groups/970024043185698/permalink/1014415972079838/

Link: https://www.facebook.com/322283467867809/posts/2903081549787975/?d=n

Research shows mental health has deteriorated as a result of stress and worry as the COVID-19 crisis has developed.

26/05/2020

Minal Aidin Walfaizin.
Mohon maaf lahir dan batin.
πŸ˜‡πŸ™πŸ™

25/05/2020

Lakukanlah banyak perjalanan,
Hingga menjadi matang wahai bocah ingusan.
~ Sa'adi Syrazi ~

23/05/2020

Taqobbalallahu minna waminkum. Saya mohon di maafkan lahir bathin.πŸ˜‡πŸ™πŸ™

Address

Jalan Perintis Kemerdekaan III
Makassar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ruang Kata posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category