27/08/2026
Aan Kurniawan tega membunuh secara sadis satu keluarga di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kelurahan Tatanga, Kota Palu karena sakit hati dibilang "Malas" oleh korban.
Kasar Reskrim Polresta Palu AKP Ismail Bobby menyebut Aan tega menghabisi nyawa rekan kerjanya Jamil beserta istrinya Nur Hanissa dan anaknya, Rizki karena kerap ditegur malas.
"Motif sementara adalah sakit hati.
Tersangka dan korban ini sama-sama
bekerja di tempat pemotongan ayam.
Tersangka sakit hati karena korban selalu mengatakan, 'Kau ini malas dan kau ini sudah diberhentikan sama bos, jadi tidak usah datang-datang lagi kerja'," kata di depan wartawan, Rabu (26/08).
Ismail menyatakan motif tersebut masih hasil pemeriksaan awal. Saat ini Aan Kurniawan saat ini masih terus menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami motif perbuatan kejinya hingga ia bisa Ismail menyatakan motif tersebut masih hasil pemeriksaan awal. Saat ini Aan Kurniawan saat ini masih terus menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami motif perbuatan kejinya hingga ia bisa melarikan diri selama satu bulan lamanya.
Aan berhasil ditangkap pada Rabu sore (26/8/2026) sekitar pukul 15.30 WITA setelah kabur selama lebih dari satu bulan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Aan diketahui selama ini bersembunyi di sebuah gubuk di kawasan bekas likuifaksi Balaroa, Kelurahan Balaroa, Palu.
la kemudian keluar dari tempat
persembunyiannya dan menuju ke rumah keluarganya di valan Kamboja karena lapar.
Tim Jatanras Satreskrim Polresta Palu bersama Ipda Ertoseo langsung bergerak ke lokasi saat memperoleh informasi mengenai keberadaan pelaku. Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail juga ikut turun ke lokasi bersama tim untuk melakukan penangkapan terhadap Aan Kurniawan.
Setelah diamankan, Aan Kurniawan langsung dibawa ke Mapolresta Palu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Yang bersangkutan sudah kami amankan.
Saat ini masih dilakukan pemeriksaan untuk mendalami seluruh rangkaian
peristiwa dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan," ujar Ismail.