Cekgu Mitra

Cekgu Mitra Konten keseharian ibu guru
(1)

Siapa yang setiap pagi berangkat kerja lebih cepat daripada berangkat liburan?Bukan karena paling rajin, bukan juga kare...
27/08/2026

Siapa yang setiap pagi berangkat kerja lebih cepat daripada berangkat liburan?

Bukan karena paling rajin, bukan juga karena paling loyal. Tapi karena satu ketakutan yang sangat nyata:

“Jangan sampai telat absen!” 😭🤣

Sudah siap dari pagi, perjalanan dikebut, begitu sampai kantor langsung cari mesin absensi. Apalagi kalau gaji sudah pas-pasan, masa masih mau dipotong gara-gara telat? 🥲😂 Yang bikin lucu, kadang kita bisa santai menghadapi deadline, tapi kalau melihat jam sudah mendekati waktu absen, langsung berubah jadi pelari profesional. 🏃‍♀️💨🤣

Ngaku deh…
Pernah datang ke kantor lebih pagi cuma karena takut telat absen? 👇😂

Jika engkau menjadi guru, jangan pernah berhenti menjadi murid.Dunia terus berubah, pengetahuan terus berkembang, dan se...
26/08/2026

Jika engkau menjadi guru, jangan pernah berhenti menjadi murid.

Dunia terus berubah, pengetahuan terus berkembang, dan setiap generasi membawa cara belajar yang berbeda. Karena itu, guru yang terus belajar akan memiliki kesempatan untuk memperbarui wawasan, memahami kebutuhan murid, dan mengajarkan ilmu dengan lebih relevan serta bijaksana.

Menjadi guru bukan berarti telah mengetahui segala sesuatu. Justru kerendahan hati untuk terus bertanya, membaca, berdiskusi, dan belajar dari pengalaman membuat seorang pendidik semakin matang. Ilmu yang disampaikan dengan pemahaman yang terus diperbarui akan membantu murid bukan hanya mengingat pelajaran, tetapi juga memahami makna dan penerapannya dalam kehidupan.

Jadilah guru yang juga memiliki semangat seorang pembelajar. Asahlah pikiran, dengarkan murid, evaluasi cara mengajar, dan teruslah mencari pengetahuan yang bermanfaat. Sebab ketika seorang guru tidak pernah berhenti belajar, ia bukan hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga memberikan teladan bahwa belajar adalah perjalanan sepanjang hayat.

Rahasia Wali Kelas yang Berusaha Mengubah Murid yang dicap "bermasalah"Bukan dengan marah yang lebih keras, tetapi denga...
26/08/2026

Rahasia Wali Kelas yang Berusaha Mengubah Murid yang dicap "bermasalah"

Bukan dengan marah yang lebih keras, tetapi dengan pendekatan yang lebih tepat.

1. ❤️ Kenali anaknya, bukan hanya masalahnya

Jangan hanya melihat kesalahannya. Cari tahu apa yang dia sukai, apa yang dia takutkan, dan apa yang membuatnya nyaman.

2. 👂 Dengarkan sebelum menasihati

Kadang anak tidak butuh ceramah.
Mereka hanya ingin didengarkan.

“Ceritakan dulu kepada Ibu. Ibu mau mendengarkan.”

3. 🤝 Bangun kepercayaan
Jangan membuat anak takut untuk bercerita.
“Kalau kamu punya masalah, datanglah kepada Ibu.”

4. 🚫 Jangan beri label
Jangan mengatakan “kamu anak nakal.”
Katakan:
“Perbuatanmu salah, tetapi kamu masih bisa memperbaikinya.”

5. 🌟 Temukan sisi baiknya
Setiap anak punya kelebihan.
Temukan satu hal yang bisa membuatnya merasa “Saya ternyata bisa.”

6. 🎯 Beri tanggung jawab kecil
Anak yang sering bermasalah juga perlu merasa dipercaya.
Misalnya:
membantu menyiapkan kelas,
menjadi penanggung jawab alat,
membantu kegiatan kelas.

7. 🔄 Berikan kesempatan kedua
Jangan biarkan kesalahan kemarin menjadi identitasnya hari ini.
“Hari ini kita mulai lagi.”

8. 💬 Tegas tanpa mempermalukan
Tetap ada aturan dan konsekuensi. Namun, tegur secara pribadi, bukan di depan teman-temannya.

🌻 Rahasia yang paling penting
“Jangan berusaha menjadi wali kelas yang paling ditakuti siswa. Jadilah wali kelas yang paling mereka percaya ketika mereka sedang punya masalah.”

Karena terkadang, satu guru yang percaya kepada seorang anak dapat mengubah cara anak itu melihat dirinya sendiri.

yuk sama-sama belajar 🤗

7 Trik Mengatasi Murid Berisik1. Trik “Diam 5 Detik” 🤫Jangan langsung berteriak. Berhenti bicara, diam, lalu lihat ke ar...
26/08/2026

7 Trik Mengatasi Murid Berisik

1. Trik “Diam 5 Detik” 🤫
Jangan langsung berteriak. Berhenti bicara, diam, lalu lihat ke arah kelas. Biasanya siswa akan mulai sadar dan ikut diam.

2. Trik “Dekati Tanpa Menegur” 🚶‍♀️
Saat ada siswa yang ngobrol, teruskan pembelajaran sambil berjalan mendekati mereka. Sering kali mereka langsung berhenti tanpa perlu ditegur.

3. Trik “Suara Dipelankan” 🔉
Semakin kelas berisik, jangan semakin keras suara guru. Justru kecilkan suara. Siswa yang ingin mendengar akan mulai mengajak temannya diam.

4. Trik “Panggil dengan Positif” 😊
Daripada: “Kamu jangan berisik!”
Coba: “Ibu tahu kamu punya banyak cerita, tapi sekarang bantu Ibu fokus dulu, ya.”

5. Trik “Berikan Peran” 🎯
Murid yang paling sering membuat suasana ramai bisa diberi tugas: menjadi pembagi LKPD, pencatat waktu, demonstrator, atau pemimpin kelompok.

6. Trik “Kode Rahasia Kelas” 👀
Buat satu kode yang hanya dipahami kelas. Misalnya guru mengangkat tangan ✋ → semua siswa harus berhenti bicara dan memperhatikan.

7. Trik “Cari Penyebabnya, Bukan Hanya Keramaiannya” ❤️
Kalau siswa terus-menerus berisik, jangan hanya menegur. Coba cari tahu:
“Kamu sebenarnya kesulitan mengikuti pelajarannya atau memang sedang tidak fokus?”

Murid berisik tidak selalu berarti murid nakal. Kadang mereka hanya butuh cara belajar yang lebih melibatkan mereka.

AssalamualaikumSelamat Pagi Mulailah pagi dengan doa, syukur dan yakin. Rezeki terbaik sedang menuju waktunya.
25/08/2026

Assalamualaikum
Selamat Pagi
Mulailah pagi dengan doa, syukur dan yakin. Rezeki terbaik sedang menuju waktunya.

25/08/2026

Karena dari sekian banyak warisan, yang paling mahal adalah pendidikan.

Ia tidak diperebutkan, tidak bisa dicuri, dan tidak akan habis saat dibagikan.

Dulu, saya adalah guru yang paling bersemangat bereaksi.Setiap ada kurikulum baru, program baru, pelatihan baru — saya s...
25/08/2026

Dulu, saya adalah guru yang paling bersemangat bereaksi.
Setiap ada kurikulum baru, program baru, pelatihan baru — saya selalu jadi yang pertama mengangkat tangan, ikut semua pelatihan, coba semua aplikasi baru, sibuk dengan inovasi, lomba, administrasi tebal-tebal.

Saat melihat guru yang lebih senior duduk tenang di ruang guru saat ada hal baru, jujur saja… dalam hati saya sempat menilai: "Kurang semangat, sudah malas berubah."

Dulu saya pikir — siapa yang tidak ikut arus, berarti menghambat kemajuan.

Tapi sekarang… setelah usia menginjak 40 ke atas, setelah bertahun-tahun berdiri di depan kelas, melihat berganti kurikulum demi kurikulum, cara pandang saya berubah 180 derajat.

Ternyata diam itu bukan malas.
Ternyata tenang itu bukan tidak peduli.

Kita sudah paham — tidak semua program baru itu benar-benar bermanfaat bagi murid. Tidak semua administrasi tebal itu yang membuat anak didik kita lebih pintar. Tidak semua perubahan itu lebih baik. Tidak semua hal perlu kita bereaksi.

Kita sudah tahu — energi kita itu terbatas.
Dan di usia ini, kita memilih untuk menyimpannya… untuk hal yang benar-benar penting:
✅ Menjelaskan pelajaran dengan sabar di depan kelas
✅ Memahami karakter setiap murid satu per satu
✅ Menjadi pendengar bagi anak yang butuh tempat bercerita
✅ Membimbing dengan hati, bukan sekadar mengejar target laporan

Bukan berarti kita berhenti belajar… hanya saja sekarang kita belajar memilih.

Diam kita sekarang adalah bentuk kebijaksanaan yang kita bayar dengan puluhan tahun berdiri di depan kelas, melihat berganti sistem, dan tetap memilih untuk setia pada tugas utama: mendidik hati dan pikiran.

Bukan malas. Bukan menyerah.
Tapi sudah paham — kapan harus bicara, kapan cukup melihat, dan kapan cukup bekerja dalam diam, demi anak-anak yang kita sayangi.

— Guru yang tetap setia, di usia yang semakin matang

Mengajar Itu Menanam, Bukan Menuntut Cepat PanenBapak/Ibu, lelah setelah jam mengajar itu wajar; bukan berarti perjuanga...
24/08/2026

Mengajar Itu Menanam, Bukan Menuntut Cepat Panen

Bapak/Ibu, lelah setelah jam mengajar itu wajar; bukan berarti perjuanganmu sia-sia. Ada benih keberanian yang sedang tumbuh dalam diri setiap murid berkat caramu bertahan hari ini. Tidak semua hasil terlihat besok, tetapi kamu sedang meninggalkan jejak yang lebih panjang dari yang kamu sadari. Terima kasih sudah terus memilih hadir, bahkan di hari-hari yang terasa berat.

🌸 Prestasi memang patut dibanggakan, tetapi akhlak yang baik adalah bekal terbaik untuk menjalani kehidupan. 🌸Hormatilah...
24/08/2026

🌸 Prestasi memang patut dibanggakan, tetapi akhlak yang baik adalah bekal terbaik untuk menjalani kehidupan.
🌸Hormatilah guru, sayangi teman, dan biasakan mengucapkan terima kasih dengan tulus.
🌸Ilmu akan semakin bermakna ketika dihiasi sikap santun, rendah hati, dan penuh kasih.
🌸Jadilah anak yang cerdas dalam berpikir, mulia dalam bertindak, serta membawa kebaikan di mana pun berada.

AMANAT PEMBINA UPACARA“AIR KOTOR TIDAK MENJADI JERNIH DALAM SEKEJAP”Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Yang say...
23/08/2026

AMANAT PEMBINA UPACARA
“AIR KOTOR TIDAK MENJADI JERNIH DALAM SEKEJAP”

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru dan tenaga kependidikan, serta anak-anakku siswa-siswi yang saya banggakan.

Anak-anakku yang hebat,
Pernahkah kalian melihat air yang keruh?
Ketika air kotor kita masukkan ke dalam sebuah wadah, kita tidak bisa langsung membuatnya menjadi jernih hanya dengan satu kali usaha.

Kita harus membiarkannya mengendap, menyaringnya, membersihkannya sedikit demi sedikit. Setelah melalui proses, barulah air itu menjadi lebih jernih.

Begitu juga dengan diri kita.
Kalau hari ini kalian masih sering melakukan kesalahan, jangan merasa bahwa kalian adalah anak yang tidak baik.

Kalau hari ini kalian belum pandai, jangan merasa bahwa kalian tidak akan pernah berhasil.

Kalau hari ini kalian masih sulit disiplin, jangan berpikir bahwa kalian tidak bisa berubah.
Karena perubahan membutuhkan proses.
Air yang keruh tidak menjadi jernih dalam sekejap.

Begitu p**a manusia tidak menjadi baik hanya dalam satu malam.

Yang penting adalah mau belajar, mau memperbaiki diri, dan tidak menyerah ketika melakukan kesalahan.

Anak-anakku,
Jangan takut menjadi anak yang sedang belajar.
Jika hari ini kalian melakukan kesalahan, besok perbaiki.
Jika hari ini kalian belum mampu, besok coba lagi.

Jika hari ini kalian gagal, jangan berhenti.
Karena yang membuat seseorang menjadi hebat bukan karena ia tidak pernah melakukan kesalahan, tetapi karena ia mau belajar dari kesalahan dan terus berusaha menjadi lebih baik.

Guru dan orang tua mungkin terkadang menegur kalian.
Bukan karena kami membenci kalian.
Justru karena kami ingin melihat kalian tumbuh menjadi anak yang baik, bertanggung jawab, sopan, disiplin, dan memiliki masa depan yang cerah.

Jadi, jangan marah ketika dinasihati.
Jangan menyerah ketika ditegur.
Jadikan nasihat sebagai bagian dari proses untuk membuat diri kalian menjadi lebih baik.

Ingatlah satu hal:

“Air kotor tidak menjadi jernih dalam sekejap. Begitu p**a diri kita. Perubahan membutuhkan waktu, kesabaran, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.”

Demikian amanat yang dapat saya sampaikan.
Semoga bermanfaat dan menjadi pengingat bagi kita semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Address

Jalan Rahmatullah
Makassar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cekgu Mitra posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Cekgu Mitra:

Shortcuts

Share