10/09/2026
Sosiologi Warna
Mengapa pemukiman kelas pekerja selalu berwarna cokelat-pudar sementara kompleks elite sarat warna cerah? Mengapa hanya 4% bendera nasional dunia yang memuat warna cokelat? Artikel ini membedah bagaimana selera estetika bukanlah bakat alami, melainkan produk dari kondisi material dan distribusi kekuasaan. Dengan pisau analisis Pierre Bourdieu, ia menelusuri sosiologi warna cokelat, dari jubah biarawan Fransiskan hingga gentrifikasi Kampung Warna-Warni, dari penyingkiran di heraldika klasik hingga reklamasinya di bendera Belize dan Progress Pride Flag. Sebuah pembacaan yang mengungkap bahwa perjuangan mendefinisikan apa yang "indah" dan "bermartabat" adalah pertarungan politik yang sesungguhnya.
Demikian kutipan dari artikel Sosiologi Warna dan Estetika Kelas karya Miftahudin.
Selengkapnya dapat dibaca di https://lsfdiscourse.org/sosiologi-warna-dan-estetika-kelas/
Selamat membaca.
Mengapa pemukiman kelas pekerja selalu berwarna cokelat-pudar sementara kompleks elite sarat warna cerah?