LSF Discourse

LSF Discourse Membincang gagasan, mengasah pikiran

Kajian TerbukaAkhir pekan ini, kami mengundang kawan-kawan untuk mengenal hubungan etika dan politik.Jika kawan-kawan te...
07/05/2026

Kajian Terbuka

Akhir pekan ini, kami mengundang kawan-kawan untuk mengenal hubungan etika dan politik.

Jika kawan-kawan tertarik pada bidang etika dan melihat berbagai permasalahan yang tak kunjung selesai di dalamnya, silakan hadir dalam kajian terbuka yang diselenggarakan oleh unit etika dan filsafat politik LSF Discourse pada:

🕰️ Sabtu, 9 Mei 2026 Pukul 14.30 -17.30 WIB
🚪Sekretariat LSF Discourse Jl. Mertojoyo B1 - Merjosari - Lowokwaru - Malang

Kami tunggu kedatanganmu untuk belajar dan berdiskusi bersama sembari menghabiskan malam minggu 🙂

Jangan lupa bawa buku catatanmu 📜

Orang pintar yang menyimpangSelama ini pendidikan mungkin dianggap sebagai jalan utama menuju kemajuan peradaban, namun ...
05/05/2026

Orang pintar yang menyimpang

Selama ini pendidikan mungkin dianggap sebagai jalan utama menuju kemajuan peradaban, namun sistem pendidikan modern tampaknya mulai terjebak dalam stigma sebagai sekadar ‘pabrik pencetak tenaga kerja’ yang mengabaikan sisi kemanusiaan.

Demikian kutipan dari artikel Mengapa Pendidikan Modern Melahirkan Orang-Orang Pintar yang Menyimpang? karya Ramdani Husein Renngur.

Selengkapnya dapat dibaca di https://lsfdiscourse.org/pintar-tapi-menyimpang-krisis-pendidikan-modern/

Selamat membaca dan bertanya-tanya 🙂

pendidikanmodern

Mengapa koruptor justru banyak berasal dari kalangan terdidik? Jawabannya tersembunyi dalam sistem pendidikan kita yang telah lama kehilangan arahnya. Sebuah telaah kritis dari Socrates hingga Marx.

Latso Logika 🤔Dari mana kita mulai menuliskannya dalam simbol? 👀Untuk mempelajari lebih lanjut, kawan-kawan bisa bergabu...
02/05/2026

Latso Logika 🤔

Dari mana kita mulai menuliskannya dalam simbol? 👀

Untuk mempelajari lebih lanjut, kawan-kawan bisa bergabung dalam kajian terbuka unit logika dan filsafat ilmu yang akan dilaksanakan pada:

Sabtu, 2 Mei 2026
Pukul 15.30-17.30 WIB
di Sekretariat LSF Discourse
Jl. Mertojoyo blok B no 1 - Merjosari - Lowokwaru - Kota Malang

Sampai jumpa dalam kajian 😊

Pertanian komunal Sejak awal peradaban manusia, pertanian tidak pernah sekadar soal menanam dan memanen. Ia adalah fonda...
28/04/2026

Pertanian komunal

Sejak awal peradaban manusia, pertanian tidak pernah sekadar soal menanam dan memanen.
Ia adalah fondasi kehidupan, tempat manusia membangun relasi dengan alam, dengan sesamanya, dan dengan masa depan.
Namun, justru karena posisinya yang mendasar itulah, pertanian selalu menjadi sasaran kekuasaan.
Menguasai pertanian berarti menguasai kehidupan; mengendalikan pangan berarti mengendalikan manusia.

Demikian kutipan dari artikel Mengapa Petani Selalu Terpinggirkan? Membedah Koalisi Kekuasaan dan Oligarki karya Yandi Syaputra Hasibuan.

Selebihnya dapat dibaca di tautan pada bio kami atau kunjungi https://lsfdiscourse.org/mengapa-petani-selalu-terpinggirkan-membedah-koalisi-kekuasaan-dan-oligarki/

Pertanian komunal bukanlah sisa-sisa masa lalu yang usang, melainkan sebuah masa depan yang ditunda secara paksa. Dengan meminjam kacamata Chayanov dan James C. Scott, esai ini membedah rasionalitas keluarga tani yang berani menempatkan kehidupan di atas akumulasi laba oligarki.

A prioriDalam filsafat Immanuel Kant, a priori merujuk pada pengetahuan yang diperoleh tanpa bergantung pada pengalaman ...
27/04/2026

A priori

Dalam filsafat Immanuel Kant, a priori merujuk pada pengetahuan yang diperoleh tanpa bergantung pada pengalaman inderawi. Pengetahuan ini bersifat universal dan niscaya, seperti prinsip matematika atau logika yang tetap berlaku sebelum kita mengalaminya secara langsung. Bagi Kant, a priori menjadi dasar penting yang memungkinkan kita memahami dunia secara terstruktur.

Tertawa yang DipersoalkanSelama ini komedi mungkin dianggap sekadar hiburan remeh, namun sejarah membuktikan bahwa tawa ...
25/04/2026

Tertawa yang Dipersoalkan

Selama ini komedi mungkin dianggap sekadar hiburan remeh, namun sejarah membuktikan bahwa tawa berhasil menjadi bahasa alternatif yang ampuh ketika bahasa resmi kekuasaan terasa kaku dan tidak jujur.

Demikian kutipan dari artikel Tertawa yang Dipersoalkan: Komedi, Demokrasi, dan Kasus Panji Pragiwaksono karya Yandi Syaputra Hasibuan.

Selengkapnya dapat dibaca di https://lsfdiscourse.org/rezim-ketersinggungan-komedi-ruang-publik-dan-paradoks-demokrasi/

Selamat membaca.

Dengan mengambil titik tolak dari polemik "Mens Rea" Pandji Pragiwaksono, tulisan ini menelusuri bagaimana dekontekstualisasi di media sosial dan rendahnya literasi konteks telah mengubah ruang publik menjadi medan kriminalisasi rasa.

Pergantian JadwalHalo Malang!Mengundangan teman-teman yang gemar menggali makna dan senang berdiskusi untuk bergabung be...
25/04/2026

Pergantian Jadwal

Halo Malang!

Mengundangan teman-teman yang gemar menggali makna dan senang berdiskusi untuk bergabung bersama kami dalam Ngobrol Buku dan Bincang Filsafat bertajuk "Meragu Untuk Beriman".

Kita akan berbincang langsung dengan penulis, Kak Amadea Svastika dan didampingi Nasrul David dari LSF Discourse untuk membedah refleksi filsafat ketuhanan Agustinus. Acara ini terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar dan berbagi perspektif. Jangan ragu untuk hadir dan mengajak rekan-rekan lainnya.

📍Rumah Budaya Ratna Jl. Diponegoro No. 3 - Kota Malang
🕒 17.00 WIB - selesai 🤭

Sampai berjumpa di ruang diskusi akhir pekan ini 🤗😀

"Meragu, bukan berarti tak mau tahu."

Semakin Aku Tahu, Semakin Aku Tidak TahuSelama ini filsafat mungkin dianggap abstrak dan menjauh dari realitas, namun af...
23/04/2026

Semakin Aku Tahu, Semakin Aku Tidak Tahu

Selama ini filsafat mungkin dianggap abstrak dan menjauh dari realitas, namun aforisme Socrates berhasil mematahkan stigma tersebut dengan menunjukkan bahwa pengakuan atas ketidaktahuan adalah langkah praktis menuju kebijaksanaan sejati dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian kutipan dari artikel Semakin Aku Tahu, Semakin Aku Tidak Tahu karya Bagas Triyo Cahyono.

Selengkapnya dapat dibaca di https://lsfdiscourse.org/semakin-aku-tahu-semakin-aku-tidak-tahu/

Selamat membaca.

Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa mereka yang paling vokal sering kali adalah orang yang pengetahuannya belum mendalam?

Halo MalangMengundangan teman-teman yang gemar menggali makna dan senang berdiskusi untuk bergabung bersama kami dalam N...
22/04/2026

Halo Malang

Mengundangan teman-teman yang gemar menggali makna dan senang berdiskusi untuk bergabung bersama kami dalam Ngobrol Buku dan Bincang Filsafat bertajuk "Meragu Untuk Beriman".

Kita akan berbincang langsung dengan penulis, Kak Amadea Svastika dan didampingi oleh Nasrul David dari LSF Discourse untuk membedah refleksi filsafat ketuhanan Agustinus. Acara ini terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar dan berbagi perspektif. Jangan ragu untuk hadir dan mengajak rekan-rekan lainnya.

📍Rumah Budaya Ratna Jl. Diponegoro No. 3 - Kota Malang
🕒 15.00 WIB - selesai 🤭

Sampai berjumpa di ruang diskusi akhir pekan ini 🤗😀

"Meragu, bukan berarti tak mau tahu."

DialektikaDalam tradisi pemikiran filsafat, dialektika merujuk pada proses pemahaman melalui pertentangan gagasan yang s...
21/04/2026

Dialektika

Dalam tradisi pemikiran filsafat, dialektika merujuk pada proses pemahaman melalui pertentangan gagasan yang saling berhadapan, yang kemudian menghasilkan sintesis baru. Dialektika tidak sekadar perdebatan, melainkan metode untuk menyingkap kebenaran melalui dinamika antara tesis, antitesis, dan sintesis. Proses ini menekankan bahwa pengetahuan dan realitas bersifat berkembang, terbentuk dari konflik, negasi, dan rekonsiliasi yang terus berlangsung dalam pikiran maupun dalam kehidupan sosial.

Reforma agrariaReforma agraria merupakan salah satu agenda paling fundamental dalam sejarah Indonesia modern. Ia bukan s...
19/04/2026

Reforma agraria

Reforma agraria merupakan salah satu agenda paling fundamental dalam sejarah Indonesia modern. Ia bukan sekadar kebijakan sektoral di bidang pertanahan atau pertanian, melainkan fondasi keadilan sosial dan kedaulatan ekonomi bangsa. Sejak awal kemerdekaan, persoalan penguasaan tanah telah disadari sebagai akar ketimpangan struktural yang diwariskan kolonialisme dan feodalisme. Kesadaran itu kemudian dilembagakan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Demikian kutipan artikel REFORMA AGRARIA DAN KEGAGALAN NEGARA INDONESIA: Dari Amanat Konstitusi ke Reproduksi Ketimpangan Agraria karya Yandi Syaputra Hasibuan.

Selebihnya dapat dibaca di https://lsfdiscourse.org/reforma-agraria-dan-kegagalan-negara-indonesia-dari-amanat-konstitusi-ke-reproduksi-ketimpangan-agraria/

Selamat membaca

Reforma agraria merupakan salah satu agenda paling fundamental dalam sejarah Indonesia modern. Ia bukan sekadar kebijakan sektoral di bidang pertanahan atau pertanian, melainkan fondasi keadilan sosial dan kedaulatan ekonomi bangsa.

Address

Jalan Mertojoyo Blok B No. 1
Malang
65144

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when LSF Discourse posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category