22/12/2012
10 Golongan Yang Tidak
Akan Masuk Surga
Bismillahir-Rahmaanir-
Rahim ... Ibnu Abbas r.a.
berkata bahwa Rasulullah
SAW pernah bersabda,
“Ada sepuluh golongan
dari ummatku yang tidak
akan masuk surga,
kecuali bagi yang
bertaubat. Mereka itu
adalah :
1. Al-Qalla'
2. Al-Jayyuf
3. Al-Qattat
4. Ad-Daibub..5. Ad-Dayyus
6. Shahibul Arthabah
7. Shahibul Qubah
8. Al-’Utul
9. Az-Zanim, dan
10. Al-’Aq Li Walidaih.
Lalu Rasulullah SAW
ditanya, “Ya Rasulullah,
siapakah al-qalla’ itu?”
Beliau menjawab, “Orang
yang s**a mondar-mandir
kepada penguasa untuk
memberikan laporan batil
dan palsu.”
Rasulullah SAW ditanya,
“Siapakah al-jayyuf itu?”
Beliau menjawab, “Orang
yang s**a menggali
kuburan untuk mencuri
kain kafan dan
sebagainya.”
Beliau ditanya lagi,
“Siapakah al-qattat itu?”
Beliau menjawab, “Orang
yang s**a mengadu
domba.”
Beliau ditanya, “Siapakah
ad-daibub itu?”
Beliau menjawab,
“Germo.”
Rasulullah SAW ditanya,
“Siapakah ad-dayyus
itu?”
Beliau menjawab,
“Dayyus adalah laki-laki
yang tidak punya rasa
cemburu terhadap
istrinya, anak
perempuannya, dan
saudara perempuannya.”
Rasulullah SAW ditanya
lagi, “Siapakah shahibul
arthabah itu?”
Beliau menjawab,
“Penabuh gendang
besar.”
Rasulullah SAW ditanya,
“Siapakah shahibul qubah
itu?”
Beliau menjawab,
“Penabuh gendang kecil.”
Rasulullah SAW ditanya,
“Siapakah al-’utul itu?”
Beliau menjawab, “Orang
yang tidak mau
memaafkan kesalahan
orang lain yang meminta
maaf atas dosa yang
dilakukannya, dan tidak
mau menerima alasan
orang lain.”
Rasulullah SAW ditanya,
“Siapakah az-zanim itu?”
Beliau menjawab, “Orang
yang dilahirkan dari hasil
perzinaan yang s**a
duduk-duduk di tepi jalan
guna menggunjing orang
lain. Adapun al-’aq li
walidaih, kalian sudah
tahu semua maksudnya
(yakni orang yang
durhaka kepada kedua
orang tuanya).”
Lalu Mu’adz bertanya
kepada Rasulullah SAW,
“Wahai Rasulullah,
bagaimana pandangan
engkau tentang ayat ini:
yauma yunfakhu fiish-
shuuri fata’tuuna
afwaajaa, yaitu hari
(yang pada waktu itu)
ditiup sangkakala, lalu
kalian datang
berkelompok-
kelompok?” (Q.S. An-
Naba’: 18).
“Wahai Mu’adz, engkau
bertanya tentang sesuatu
yang besar,” jawab
Rasulullah SAW. Kedua
mata beliau yang mulia
pun mencucurkan air
mata.
Beliau melanjutkan
sabdanya :
“Ada sepuluh golongan
dari umatku yang akan
dikumpulkan pada Hari
Kiamat nanti dalam
keadaan yang berbeda-
beda. Allah memisahkan
mereka dari jama’ah
kaum muslimin dan akan
menampakkan bentuk
rupa mereka (sesuai
dengan amaliyahnya di
dunia). Di antara mereka
ada yang berwujud kera;
ada yang berwujud babi;
ada yang berjalan
berjungkir-balik dengan
muka terseret-seret; ada
yang buta kedua
matanya, ada yang tuli,
bisu, lagi tidak tahu apa-
apa; ada yang memamah
lidahnya sendiri yang
menjulur sampai ke dada
dan mengalir nanah dari
mulutnya sehingga
jama’ah kaum muslimin
merasa amat jijik
terhadapnya; ada yang
tangan dan kakinya
dalam keadaan
terpotong; ada yang
disalib di atas batangan
besi panas; ada yang
aroma tubuhnya lebih
busuk daripada bangkai;
dan ada yang
berselimutkan kain yang
dicelup aspal mendidih.”
Mereka yang berwajah
kera adalah orang-orang
yang ketika di dunia s**a
mengadu domba di
antara manusia.
Yang berwujud babi
adalah mereka yang
ketika di dunia gemar
memakan barang haram
dan bekerja dengan cara
yang haram, seperti cukai
dan uang suap.”
Yang berjalan jungkir-
balik adalah mereka yang
ketika di dunia gemar
memakan riba.
Yang buta adalah orang-
orang yang ketika di
dunia s**a berbuat
dhalim dalam
memutuskan hukum.
Yang tuli dan bisu adalah
orang-orang yang ketika
di dunia s**a ujub
(menyombongkan diri)
dengan amalnya.”
Yang memamah lidahnya
adalah ulama dan
pemberi fatwa yang
ucapannya bertolak-
belakang dengan amal
perbuatannya.
Yang terpotong tangan
dan kakinya adalah
orang-orang yang ketika
di dunia s**a menyakiti
tetangganya.”
Yang disalib di batangan
besi panas adalah orang
yang s**a mengadukan
orang lain kepada
penguasa dengan
pengaduan batil dan
palsu.
Yang tubuhnya berbau
busuk melebihi bangkai
adalah orang yang s**a
bersenang-senang
dengan menuruti semua
syahwat dan kemauan
mereka tanpa mau
menunaikan hak Allah
yang ada pada harta
mereka.”
Adapun orang yang
berselimutkan kain yang
dicelup aspal mendidih
adalah orang yang s**a
takabur dan
membanggakan
diri.” (H.R. Qurthubi)
Astaghfirullahal 'adhim,
Semoga kita semua
dijauhkan dari golongan
orang-orang yang
demikian.
Semoga bermanfaat bagi
yang membacanya ........ Segala puji bagi Allah,
yang dengan nikmat-Nya
sempurnalah semua
kebaikan ....
Barakallahufikum ....
Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk
Sahabat ..... Semoga tulisan ini
dapat membuka pintu
hati kita yang telah lama
terkunci ...
~ o ~
Salam santun dan keep
istiqomah ...
--- Jika terjadi kesalahan
dan kekurangan disana-
sini dalam catatan ini ...
Itu hanyalah dari kami ...
dan kepada Allah SWT.,
kami mohon ampunan ...
----
Semoga bermanfaat dan
Dapat Diambil Hikmah-
Nya ...
Silahkan DICOPAS atau DI
SHARE jika menurut
sahabat note ini
bermanfaat ....
HATI
MENUJU RIDHA ILAHI #
------------------------------------------------... Subhanallah
wabihamdihi
Subhanakallahumma
Wabihamdika Asyhadu
Allailaaha Illa Anta
Astaghfiruka Wa'atuubu
Ilaik ....