Kalam Ulama Media

Kalam Ulama Media MEDIA SEPUTAR DAKWAH ISLAM media seputar dakwah islam

26/12/2022

23/12/2022

Al furqan

04/09/2022
27/07/2022

Buya yahya

26/07/2022

Habib taufiq assegaf

26/07/2022

Jauhkan Mata Kita Dari Zina

26/07/2022

Sayyidina bilal

25/12/2012

Rasulullah SAW, mengatakan :" Syurga merindukan
empat orang.
-Pertama, orang yang senantiasa membaca Al-Qur'an.
Nampaknya wajar jikalau syurga merindukan ahli qur'an
ini karena sejak didunia saja mereka sudah diservis oleh
Allah dengan ketenangan bathin, kasih sayang-Nya,
kecintaannya, kemuliaan dan selalu di ingat oleh-Nya.
-Kedua, penjaga lidah. Memang lidah tak bertulang tapi ia
lebih tajam dari sebilah pedang, dampaknya akan
mengakibatkan peperangan antar suami isteri, antar
kelompok, bahkan antar dua bangsa. Efek negatifnya
akan membuat orang menjadi sengsara, akan
melenyapkan pahala kebaikan yang kita buat seperti api
memakan kayu bakar, akan membuat puasa jadi hampa
dan sia-sia. Namun bila kita menjaganya, subhanallah…
begitu banyak kenikmatan akan kita raih, dengan lisan
kita berdakwah, dengan lisan kita bertilawah, dengan
lisan kita berdo'a.
-Ketiga, pemberi makan orang yang kelaparan. Sungguh,
Allah Yang Maha berterimakasih (Syakuur) akan
membalas sekecil apapun kebaikan kita kepada orang
lain. Bila kita memberi minum kepada saudara kita yang
kehausan maka Allah akan memberi kita minum pada hari
kiamat nanti disaat orang-orang sedang dilanda dahaga,
Bila kita memberi makan kepada saudara kita yang
sedang kelaparan, niscaya Allah akan memberi kita
makan di saat orang-orang kelaparan pada hari akhir
nanti, Bila kita memberi pakaian kepada saudara kita
didunia ini, niscaya Allah akan memberi kita pakaian yang
indah disaat orang-orang telanjang pada hari perhitungan
nanti, bila kita memudahkan urusan saudara kita yang
sedang kesulitan dan dihimpit permasalahan, yakinlah
bahwa Allah akan memudahkan urusan kita sejak didunia
ini. Pertolongan Allah akan datang kepada seorang
hamba manakala sang hamba menolong saudaranya.
-Keempat, Orang-orang yang berpuasa di bulan
ramadhan. Di bulan yang mulia yang penuh berkah,
rahmat, ampunan ini Allah menjanjikan kepada kita akan
pembebasan dari panasnya api neraka, pedihnya azab
neraka dan kejamnya siksa neraka bila kita berpuasa,
dan menghidupkan malamnya dengan shalat, qiro'at dan
kholwat serta ibadah apapun dengan hanya mengharap
ridho-Nya.

24/12/2012

STRATEGI SYETAN MEMBUKA AURAT WANITA
Syetan selalu menggoda manusia untuk mengikuti
jejaknya untuk selalu melanggar hukum Allah SWT dan
mengajak manusia ke jalan yang sesat hingga pada hari
kiamat nanti akan menemaninya di neraka
jahanam.Berbagai macam cara di lakukan agar manusia
tanpa sadar telah mengikuti bujukan syetan, salah satu
contoh disini akan dibahas mengenai 10 MACAM
STRATEGI SYETAN M
EMBUKA AURAT wanita.
Dalam era globalisasi seperti sekarang ini sepertinya
sudah tidak asing lagi kita melihat wanita mempamerkan
sebagian dari tubuhnya mungkin karena mengikuti zaman
atau karena sebab-sebab lain sebenarnya itu adalah
bisikan syetan yang tidak disadari oleh kaum hawa,
sebagai Muslim kita mempunyai kewajiban menjaga
keluarga kita dari panasnya api neraka.
10 Macam strategi syetan untuk membuka aurat wanita:
1. Menghilangkan HIJAB(Kerudung/jilbab).
Perubahan Zaman dan budaya manusia menyebabkan
pakaian lebih feminim dan semakin banyak baju yang
tidak menutupi aurat,dalam hal ini syetan berbisik pada
wanita dengan berkata:
“Hai kawan pakaian kan hanya hiasan tidak ada
hubunganya dengan agama lho,jadi nggak masalah kalau
kamu buka kerudungmu jadi tak usah pakai jilbablah”
Namun cara ini tidak akan berpengaruh pada wanita
yang memegang teguh hukum agama karena memakai
pakaian yang sesuai dengan hukum islam merupakan
ibadah.
Akhirnya syetan mencari cara lain yaitu:
2. Membuka bagian tangan.
Aurat wanita meliputi seluruh tubuh kecuali muka dan
tapak tangan. Seharusnya menjadi kebiasaan tapak
tangan tidak ditutup. Jadi, syaitan mengambil kesempatan
ini untuk menghasut wanita dengan berkata {tak apalah
jika memakai baju lengan pendek….kamu masih pakai
jilbab..}. Di pasaran p**a banyak pakaian berlengan
pendek terutamanya fesyen baru. Wanita yang terperdaya
pun memakai baju lengan pendek dan ternyata ia
kelihatan biasa pada pandangannya maupun pandangan
seorang lelaki, lalu syaitan berbisik lagi {tidak masalah
kan..?}
3. Membuka leher dan dada.
Setelah menjadi kebiasaan memperlihatkan sebagian
lengan, datang lagi syaitan dan berbisik {tak mengapa
kan membuka lengan…sekarang ada fesyen baru lho yang
memperlihatkan bagian dada..baju ini terbuka sedikiit
saja agar kamu tidak terasa panas…orang pasti berkata
biasa saja…} Wanita itupun memakai baju tersebut,
sehingga sekarang bagian dadanya akan sedikit nampak.
4. Berpakaian tapi telanjang.
Tidak cukup dengan itu, syaitan membawa lagi ide baru.
Kali ini syaitan berbisik {baju kamu itu sudah biasa …dah
banyak orang yg pakai…sekarang ini ada fesyen baru
lagi…baju ini tipis dan ketat ,sekarang kamu tunjukkan
bentuk badan kamu yang cantik itu..tidak apa-apa, sebab
potongan baju ini masih panjang…} Maka wanita ini pun
memakai baju berfesyen sebegitu sehingga menjadi
kebiasaan malahan baju yang dipakai semakin ketat dan
transparan. Jadilah mereka wanita yang disebut oleh Nabi
sebagai kasiyat ‘ariyat (berpakaian tetapi telanjang).
5. Bukalah sedikit aja.
Setelah memakai pakaian ketat dan transparan, datang
lagi syaitan dan berbisik {susah lah kalau kamu pakaian
ketat seperti ini…bergerak pun terasa terbatasi…
sekarang kamu cobalah kain yang telah dibelah sampai ke
lutut…nanti lebih mudah kamu untuk duduk..tidak
mengapa kamu buka sedikit saja yang penting kamu
terasa nyaman…} Maka dipakailah pakaian wanita yang
terbelah. Ternyata memang memberi keleluasaan dan
memudahkan dlm bergerak
6. Membuka telapak kaki dan tumit.
Syaitan datang dan berbisik lagi {sudah tak sesuai lagi
kamu berpakaian ini…kain ini masih bagus walaupun
dibelah hingga lutut…kamu potong aja lagi hingga diatas
tumit…kamu pendekan kain ini sehingga atas tumit akan
memudahkan kamu berjalan..} Wanita terus mengikuti
godaan syaitan ini dan memakai kain pendek serta
ditambah p**a dengan sepatu hak tinggi.
7. Membuka separuh betis.
Sekarang, wanita ini sudah biasa memakai kain singkat
dan pendek dan ternyata masih kelihatan biasa pada
pandangan orang. Syaitan datang &berbisik lagi {fesyen
kamu ni masih biasa saja…orang sepertinya tak peduli
penampilan kamu…apa kata kamu coba fesyen lain yang
lebih menonjol..di pasaran banyak kain skirt..tak perlu
beli yang sangat pendek …yang separuh betis saja..}
Sekarang ni syaitan sudah menjadi seperti penasihat
peribadinya. Maka dituruti hasutan tersebut. Pada tahap
ini jilbab sudah tidak dipakainya lagi
8. Membuka seluruh betis.
Wanita mulai punya fikiran { Betulkah tindakan aku ni?
Apakah tidak berselisih dengan wanita zaman nabi
dulu ? } Syaitan p**a menggunakan muslihat dengan
mengaitkan zaman dahulu dengan sekarang. Syaitan
berkata {AH!! tidak…sekarang zaman sudah
berubah..dulu lelaki tak s**a kalau perempuan
menampakkan auratnya, tetapi lelaki sekarang banyak
yang s**a… yang seksi-seksi terutama, mesti tidak terlalu
seksi tp terbuka sedikit…di pasaran banyak pakaian
zaman sekarang yang menampakkan seluruh
betis….kalau kamu tidak ikut kamu akan ketinggalan
zaman..} Maka akhirnya wanita tersebut memakai
pakaian yang menampakkan seluruh betis.
9. Serba Mini.
Setelah pakaian menampakkan seluruh betis menjadi
kebiasaan, datang lagi syaitan menghasut {pakaian kamu
perlu ada variasi. Jangan pakai yang seperti itu
saja..kamu perlu pakai skirt mini…kamu akan nampak
lebih seksi dan menawan..} Maka wanita ini akhirnya
memakai skirt mini malahan bukan skirt saja yang mini,
bajunya, skirtnya, semuanya sudah menjadi kecil dan
seksi. Bajunya juga sudah bervariasi seperti berlengan
pendek, menampakkan sebagian dada dan sebagian
pahanya. Ada yang dikhususkan untuk berpesta,
bersosial, pakaian kerja, pakaian rasmi, pakaian malam
dan sebagainya.10.Hampir semuanya terbuka.
10.Muncul p**a keinginan untuk mandi di kolam renang
terbuka dan pantai. Syaitan datang lagi dan berbisik
{pakailah bikini..semua di sana pakai baju itu…kamu tak
perlu malu ..} Wanita ini pun tanpa segan lagi memakai
bikini yang hanya menutup sebagian dada dan pahanya.
Dia pun bers**a ria terutama apabila semua lelaki
memandangnya. Pada tahap ini auratnya sudah tidak
diendahkan lagi.Wallahu a’lam.

22/12/2012

10 Golongan Yang Tidak
Akan Masuk Surga
Bismillahir-Rahmaanir-
Rahim ... Ibnu Abbas r.a.
berkata bahwa Rasulullah
SAW pernah bersabda,
“Ada sepuluh golongan
dari ummatku yang tidak
akan masuk surga,
kecuali bagi yang
bertaubat. Mereka itu
adalah :
1. Al-Qalla'
2. Al-Jayyuf
3. Al-Qattat
4. Ad-Daibub..5. Ad-Dayyus
6. Shahibul Arthabah
7. Shahibul Qubah
8. Al-’Utul
9. Az-Zanim, dan
10. Al-’Aq Li Walidaih.
Lalu Rasulullah SAW
ditanya, “Ya Rasulullah,
siapakah al-qalla’ itu?”
Beliau menjawab, “Orang
yang s**a mondar-mandir
kepada penguasa untuk
memberikan laporan batil
dan palsu.”
Rasulullah SAW ditanya,
“Siapakah al-jayyuf itu?”
Beliau menjawab, “Orang
yang s**a menggali
kuburan untuk mencuri
kain kafan dan
sebagainya.”
Beliau ditanya lagi,
“Siapakah al-qattat itu?”
Beliau menjawab, “Orang
yang s**a mengadu
domba.”
Beliau ditanya, “Siapakah
ad-daibub itu?”
Beliau menjawab,
“Germo.”
Rasulullah SAW ditanya,
“Siapakah ad-dayyus
itu?”
Beliau menjawab,
“Dayyus adalah laki-laki
yang tidak punya rasa
cemburu terhadap
istrinya, anak
perempuannya, dan
saudara perempuannya.”
Rasulullah SAW ditanya
lagi, “Siapakah shahibul
arthabah itu?”
Beliau menjawab,
“Penabuh gendang
besar.”
Rasulullah SAW ditanya,
“Siapakah shahibul qubah
itu?”
Beliau menjawab,
“Penabuh gendang kecil.”
Rasulullah SAW ditanya,
“Siapakah al-’utul itu?”
Beliau menjawab, “Orang
yang tidak mau
memaafkan kesalahan
orang lain yang meminta
maaf atas dosa yang
dilakukannya, dan tidak
mau menerima alasan
orang lain.”
Rasulullah SAW ditanya,
“Siapakah az-zanim itu?”
Beliau menjawab, “Orang
yang dilahirkan dari hasil
perzinaan yang s**a
duduk-duduk di tepi jalan
guna menggunjing orang
lain. Adapun al-’aq li
walidaih, kalian sudah
tahu semua maksudnya
(yakni orang yang
durhaka kepada kedua
orang tuanya).”
Lalu Mu’adz bertanya
kepada Rasulullah SAW,
“Wahai Rasulullah,
bagaimana pandangan
engkau tentang ayat ini:
yauma yunfakhu fiish-
shuuri fata’tuuna
afwaajaa, yaitu hari
(yang pada waktu itu)
ditiup sangkakala, lalu
kalian datang
berkelompok-
kelompok?” (Q.S. An-
Naba’: 18).
“Wahai Mu’adz, engkau
bertanya tentang sesuatu
yang besar,” jawab
Rasulullah SAW. Kedua
mata beliau yang mulia
pun mencucurkan air
mata.
Beliau melanjutkan
sabdanya :
“Ada sepuluh golongan
dari umatku yang akan
dikumpulkan pada Hari
Kiamat nanti dalam
keadaan yang berbeda-
beda. Allah memisahkan
mereka dari jama’ah
kaum muslimin dan akan
menampakkan bentuk
rupa mereka (sesuai
dengan amaliyahnya di
dunia). Di antara mereka
ada yang berwujud kera;
ada yang berwujud babi;
ada yang berjalan
berjungkir-balik dengan
muka terseret-seret; ada
yang buta kedua
matanya, ada yang tuli,
bisu, lagi tidak tahu apa-
apa; ada yang memamah
lidahnya sendiri yang
menjulur sampai ke dada
dan mengalir nanah dari
mulutnya sehingga
jama’ah kaum muslimin
merasa amat jijik
terhadapnya; ada yang
tangan dan kakinya
dalam keadaan
terpotong; ada yang
disalib di atas batangan
besi panas; ada yang
aroma tubuhnya lebih
busuk daripada bangkai;
dan ada yang
berselimutkan kain yang
dicelup aspal mendidih.”
Mereka yang berwajah
kera adalah orang-orang
yang ketika di dunia s**a
mengadu domba di
antara manusia.
Yang berwujud babi
adalah mereka yang
ketika di dunia gemar
memakan barang haram
dan bekerja dengan cara
yang haram, seperti cukai
dan uang suap.”
Yang berjalan jungkir-
balik adalah mereka yang
ketika di dunia gemar
memakan riba.
Yang buta adalah orang-
orang yang ketika di
dunia s**a berbuat
dhalim dalam
memutuskan hukum.
Yang tuli dan bisu adalah
orang-orang yang ketika
di dunia s**a ujub
(menyombongkan diri)
dengan amalnya.”
Yang memamah lidahnya
adalah ulama dan
pemberi fatwa yang
ucapannya bertolak-
belakang dengan amal
perbuatannya.
Yang terpotong tangan
dan kakinya adalah
orang-orang yang ketika
di dunia s**a menyakiti
tetangganya.”
Yang disalib di batangan
besi panas adalah orang
yang s**a mengadukan
orang lain kepada
penguasa dengan
pengaduan batil dan
palsu.
Yang tubuhnya berbau
busuk melebihi bangkai
adalah orang yang s**a
bersenang-senang
dengan menuruti semua
syahwat dan kemauan
mereka tanpa mau
menunaikan hak Allah
yang ada pada harta
mereka.”
Adapun orang yang
berselimutkan kain yang
dicelup aspal mendidih
adalah orang yang s**a
takabur dan
membanggakan
diri.” (H.R. Qurthubi)
Astaghfirullahal 'adhim,
Semoga kita semua
dijauhkan dari golongan
orang-orang yang
demikian.
Semoga bermanfaat bagi
yang membacanya ........ Segala puji bagi Allah,
yang dengan nikmat-Nya
sempurnalah semua
kebaikan ....
Barakallahufikum ....
Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk
Sahabat ..... Semoga tulisan ini
dapat membuka pintu
hati kita yang telah lama
terkunci ...
~ o ~
Salam santun dan keep
istiqomah ...
--- Jika terjadi kesalahan
dan kekurangan disana-
sini dalam catatan ini ...
Itu hanyalah dari kami ...
dan kepada Allah SWT.,
kami mohon ampunan ...
----
Semoga bermanfaat dan
Dapat Diambil Hikmah-
Nya ...
Silahkan DICOPAS atau DI
SHARE jika menurut
sahabat note ini
bermanfaat ....
HATI
MENUJU RIDHA ILAHI #
------------------------------------------------... Subhanallah
wabihamdihi
Subhanakallahumma
Wabihamdika Asyhadu
Allailaaha Illa Anta
Astaghfiruka Wa'atuubu
Ilaik ....

Address

Sumawe
Malang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kalam Ulama Media posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category