16/02/2017
from - Ada pertanyaan seru yg kerap ditanyakan kpd para pengemban dakwah politik ekstra-parlementer: "Kalian mau menegakkan Islam, mau menghapus kerusakan yg terjadi, tapi kalian ga mau masuk parlemen? Ibarat udah tau lantai kontor tapi ga mau turun buat ngepel?" . Coba dijawab ya 😁 Pertama, kita sepakati dulu, kalau lantai kotor maka lantai harus dibersihkan, yes? Lantai kotor adalah analogi kerusakan pada tubuh umat saat ini . Nah, pertanyaan selanjutnya: dg apa kita akan membersihkannya? . Saat ini hanya tersedia kain pel yg kotor. Kain pel kotor adalah analogi dari sistem rusak saat ini. Kita pun telah sepakat, ini memang bukan kain pel ideal untuk membersihkan kekotoran yg terjadi. Sebab kain pelnya memang sudah kotor dari si empunya yg bikin, ga bisa diapa-apain lagi 😅 Namun saat ini hanya kain pel itu saja yg ada di depan mata kita . Maka sebagian ada yg langsung turun menggunakan kain pel non-ideal itu untuk bersih-bersih. Apa yg ada dulu, itu yg dipakai sambil berharap kotorannya jadi bersih . Pertanyaan selanjutnya, apakah kita akan terus berharap dg kain pel kotor by default ini untuk bersih-bersih? . Maka seharusnya ada orang-orang yg ga turun kerja ngepel, namun ia berkerja di luar arena untuk mengusahakan adanya kain pel baru yg bersih dan ideal . Memang yg tugasnya mengusahakan adanya kain pel ideal ini akan absen dari panggung bersih-bersih. Sehingga bila yg terfokus hanya melihat pada area panggung, akan dg mudah menuduh yg ga dipanggung ga bekerja . Karena yg ga kerja ngepel-ngepel, sedang kerja di tempat lain, membangun pabrik kain pel yg ideal yg nantinya akan melancarkan acara bersih-bersih kita semua 😁 . Jika analogi ini belum bisa dicerna, gpp. Sebab saya pun perlu ngaji intensif seminggu sekali selama bertahun-tahun, menuntaskan berkitab-kitab dg mengupas syarahnya, untuk bisa sampai pd sebuah pemahaman. Mengapa pilih metode yg ini, bukan yg itu, mengapa yg ini yg berhasil, yg itu tidak, dsb . So, save your energy, ga perlu merasa wajib kasih sanggahan disini 😅 *Kibas Khimar* Lebih asik kita duduk bareng tuker pikiran sambil nge-teh syantiek dg temen2 ☕️😘 insyaAllah Maret mau gelar event internasio http://ift.tt/2lUV0w2