Jatim Times

Jatim Times Halaman Resmi Facebook Jatim Times. Official Website: http://jatimtimes.com Halaman Resmi Facebook Malang Times.

Official Website: http://malangtimes.com
Official Twitter: https://twitter.com/malangtimes
Official Instagram: https://instagram.com/MalangTimes

Proses evakuasi terhadap seorang pendaki ilegal berusia 18 tahun bernama Cakra hingga saat masih terus berlangsung, Juma...
06/06/2026

Proses evakuasi terhadap seorang pendaki ilegal berusia 18 tahun bernama Cakra hingga saat masih terus berlangsung, Jumat (5/6/2026). Proses evakuasi yang berlangsung selama berhari-hari tersebut berjalan dramatis lantaran korban mengalami cedera cukup serius di bagian kakinya.

Cedera yang menimpa pendaki ilegal tersebut terjadi usai korban dan rombongannya nekat melakukan pendakian pada jalur tidak resmi ke Gunung Semeru. Hingga akhirnya Cakra terperosok ke jurang dengan kedalaman mencapai ratusan meter sebelum akhirnya mengalami cedera engkel.

Sementara itu, proses evakuasi yang dilakukan tim Search and Rescue (SAR) gabungan telah diawali dengan menarik korban dari dalam jurang. "(Korban, red) terperosok di jurang dengan kedalaman kurang lebih 375 meter saat mendaki Gunung Semeru. Saat ini proses evakuasi masih berlangsung," ujar Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit.

Terperosok ke jurang sedalam ratusan meter itulah yang mengakibatkan korban mengalami cedera serius di bagian kakinya. "Survivor mengalami dislokasi engkel kaki kanan," ujar Nanang yang juga selaku SAR mission coordinator (SMC) pada operasi SAR tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kronologi petaka yang dialami rombongan pendaki ilegal tersebut bermula pada Sabtu (30/5/2026). Pada hari itu, tiga orang pendaki, termasuk Cakra, yang diketahui berasal dari Semarang, Pasuruan, dan Malang melakukan aktivitas pendakian menuju kawasan Gunung Semeru melalui jalur Candi Jawar Purbakala.

Jalur yang digunakan tersebut bukan merupakan jalur resmi pendakian wisata yang dikelola Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS). Sehingga jalur tersebut bukan merupakan pintu masuk maupun jalur resmi yang digunakan untuk aktivitas pendakian Gunung Semeru.

Berita selengkapnya swipe up story atau kunjungi website www.jatimtimes.com

Fenomena bunuh diri yang dilakukan seorang pelajar di Kota Malang memantik keprihatinan mendalam dari kalangan pemerhati...
06/06/2026

Fenomena bunuh diri yang dilakukan seorang pelajar di Kota Malang memantik keprihatinan mendalam dari kalangan pemerhati kesehatan mental. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh melalui kolaborasi keluarga, sekolah, hingga lingkungan pertemanan.

Ketua Indonesia Sehat Jiwa Yayasan Mahargijono Schützenberger Indonesia, Sofia Ambarini, mengatakan gangguan kesehatan mental pada remaja saat ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah tingginya tekanan akademik dan ketatnya persaingan yang harus dihadapi pelajar.

"Kompetisi di antara anak-anak sekarang sangat tinggi, lalu tuntutan akademik mereka juga tinggi ditambah tuntutan dari orang tua misalnya harus masuk sekolah ternama atau tuntutan dari guru. Hal ini mengakibatkan anak-anak mengalami burnout (kelelahan mental), yang jika dibiarkan tanpa penanganan akan menjadi depresi," ujarnya, Jum'at (5/6/2026).

Menurut Sofia, depresi yang tidak mendapatkan penanganan dapat berkembang menjadi perilaku menyakiti diri sendiri hingga muncul keinginan mengakhiri hidup. Ia menegaskan, kasus bunuh diri pada pelajar umumnya bukan dipicu oleh satu persoalan tunggal, melainkan akumulasi berbagai tekanan yang berlangsung dalam waktu lama.

"Biasanya ada akumulasi dari faktor lain seperti masalah yang menumpuk, tidak ada yang mengerti, merasa sendirian hingga akhirnya merasa menjadi beban bagi orang lain. Jadi, pemicunya jarang sekali karena satu faktor tunggal melainkan akumulasi. Sehingga dalam kasus yang terjadi di Kota Malang, kemungkinan dia merasa seperti itu," ungkapnya.

Berita selengkapnya swipe up story atau kunjungi website www.jatimtimes.com

Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Malang Raya dilaporkan mengalami penghentian sementara operasional at...
06/06/2026

Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Malang Raya dilaporkan mengalami penghentian sementara operasional atau suspend karena belum memenuhi sejumlah standar dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kondisi tersebut mendorong para pengelola untuk segera melakukan pembenahan agar layanan kepada penerima manfaat dapat kembali berjalan normal.

Ketua Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Malang Raya, R Djoni Sudjatmoko, menegaskan bahwa mekanisme suspend merupakan bagian dari prosedur pengawasan yang telah ditetapkan. Menurutnya, langkah tersebut bukan bentuk sanksi, melainkan upaya memastikan seluruh mitra memenuhi standar yang dipersyaratkan.

“Jadi suspend itu bagian dari SOP, ya harus kita ikuti. Karena ada yang dilihat, difoto, ada yang belum masuk standar misalkan IPAL-nya. Harus diperbaiki,” ujar Djoni, Jumat (5/6/2026).

Ia mengungkapkan, jumlah SPPG yang terkena suspend di wilayah Malang Raya mencapai puluhan unit. Namun, sebagian besar temuan berkaitan dengan belum terpenuhinya standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

"Ada, saya enggak terlalu mengikuti kemarin itu ada berapa di Malang Raya ini. Mungkin sekitar puluhan," ungkapnya.

Menurut Djoni, persoalan IPAL tergolong ringan dan dapat segera diselesaikan. Pengelola hanya perlu melengkapi atau menyesuaikan fasilitas yang masih kurang agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Yang banyak karena IPAL. Nah, IPAL itu kan ringan, cuma harus diperbaiki. Tinggal dibeli, tinggal dilengkapi yang belum, yang kurang-kurang, langsung jalan lagi," jelasnya.

Berita selengkapnya swipe up story atau kunjungi website www.jatimtimes.com

Polemik kelengkapan perizinan Hotel Aston Malang kembali mencuat setelah sejumlah elemen masyarakat dan lembaga swadaya ...
06/06/2026

Polemik kelengkapan perizinan Hotel Aston Malang kembali mencuat setelah sejumlah elemen masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) mempertanyakan status beberapa dokumen yang belum terbit.

Menanggapi hal itu, pihak pengelola menegaskan bahwa proses perizinan masih berjalan dan sebagian besar persyaratan telah dipenuhi.

Kuasa Hukum PT Sigura Utama Malindo, Abdul Wahab, mengatakan perubahan regulasi membuat bangunan yang semula mengacu pada izin 10 lantai harus menyesuaikan kembali dokumen perizinan setelah bangunan dihitung sebagai 11 lantai.

Penyesuaian tersebut, menurutnya, telah ditindaklanjuti dengan revisi berbagai dokumen yang dipersyaratkan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa sejumlah dokumen seperti analisis dampak lalu lintas (andalalin) telah selesai diproses.

Sementara beberapa dokumen lain, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Persetujuan Lingkungan, dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), masih berada dalam tahapan administrasi.

Menurut Wahab, salah satu kendala muncul akibat peralihan sistem perizinan melalui Online Single Submission (OSS). Ia menyebut Persetujuan Lingkungan sempat terbit otomatis melalui sistem, namun kemudian harus diverifikasi ulang karena kategori usaha dinilai berisiko menengah tinggi.

"Pemeriksaan substansinya sudah dilakukan. Tim Penilai Ahli juga sudah menyatakan struktur dan aspek teknis lainnya tidak bermasalah. Yang berjalan saat ini lebih pada penyesuaian administratif dan proses penerbitan dokumen," ujarnya.

Berita selengkapnya swipe up story atau kunjungi website www.jatimtimes.com

Kantor Search and Rescue (SAR) Surabaya mengirimkan tambahan sejumlah peralatan hingga alat komunikasi penunjang proses ...
05/06/2026

Kantor Search and Rescue (SAR) Surabaya mengirimkan tambahan sejumlah peralatan hingga alat komunikasi penunjang proses evakuasi pendaki ilegal yang terperosok ke jurang Gunung Semeru. Hingga hari ini, Jumat (5/6/2026), dua dari total tiga pendaki ilegal yang melakukan pendakian melalui jalur tak resmi tersebut terkonfirmasi telah di evakuasi.

Satu pendaki ilegal yang hingga kini masih dalam upaya evakuasi tersebut diketahui masih berusia 18 tahun yang bernama Cakra. Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit menuturkan, satu tim rescue tambahan dari Kantor SAR Surabaya juga telah diberangkatkan menuju pendakian Semeru untuk melakukan proses evakuasi sejak Kamis (4/6/2026).

"Sebelumnya satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Malang juga telah dikerahkan pada Selasa (2/6/2026) malam untuk melakukan proses evakuasi terhadap korban," ujarnya.

Nanang menyebutkan, tim tambahan yang telah diberangkatkan untuk mendukung tim SAR gabungan itulah yang turut membawa sejumlah peralatan tambahan guna keperluan evakuasi. "Tim tambahan juga telah diberangkatkan dengan membawa peralatan High Angle Rescue Technique (HART) tambahan," ujarnya.

Selain membawa tambahan peralatan, disampaikan Nanang, Kantor SAR Surabaya juga turut mengirimkan satelit Starlink guna menunjang proses evakuasi terhadap korban. "Starlink (ditujukan, red) untuk mempermudah komunikasi antar personil," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kronologi petaka yang dialami oleh rombongan pendaki ilegal tersebut bermula pada Sabtu (30/5/2026). Pada hari itu, tiga orang pendaki termasuk Cakra yang diketahui berasal dari Semarang, Pasuruan, dan Malang tersebut melakukan aktivitas pendakian menuju kawasan Gunung Semeru melalui jalur Candi Jawar Purbakala.

Berita selengkapnya swipe up story atau kunjungi website www.jatimtimes.com

Nilai tukar rupiah yang terus menjadi perhatian publik memunculkan berbagai spekulasi mengenai kemungkinan dolar Amerika...
05/06/2026

Nilai tukar rupiah yang terus menjadi perhatian publik memunculkan berbagai spekulasi mengenai kemungkinan dolar Amerika Serikat (AS) bisa menembus level Rp 20.000. Jika skenario tersebut benar-benar terjadi, dampaknya diperkirakan akan terasa hingga ke kehidupan sehari-hari masyarakat.

Certified Business Coach, Ferry Dafira, melalui akun Instagram pribadinya menjelaskan sejumlah konsekuensi yang berpotensi muncul apabila dolar AS menyentuh angka Rp 20.000 per dolar.

Menurut Ferry, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku bisnis atau investor, tetapi juga masyarakat umum melalui kenaikan harga kebutuhan pokok hingga menurunnya daya beli.

"Kalau dolar tembus Rp 20.000, dampaknya bisa terasa ke banyak hal. Harga barang pokok bisa naik, nilai gaji terasa makin kecil, cicilan KPR bisa makin berat, pabrik bisa tertekan, modal asing bisa keluar, sampai pasar saham ikut merah," ujarnya.

Meski demikian, Ferry mengingatkan masyarakat agar tidak langsung panik menghadapi berbagai kemungkinan tersebut. "Tapi bukan berarti harus panik. Yang penting, mulai lebih sadar kondisi keuangan, jaga cashflow, siapkan dana darurat, kurangi utang konsumtif, dan pilih aset yang lebih aman," lanjutnya.

Berikut ini beberapa dampak yang bisa terjadi jika nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar hingga Rp 20.000, dilansir dari pandangan Ferry Dafira:

Berita selengkapnya swipe up story atau kunjungi website www.jatimtimes.com

05/06/2026

Gak usah tunda lagi, ini waktu paling pas buat punya properti impian kamu! 🏡✨

Yuk, datang ke Expo Rumah, Villa & Kos-kosan terbesar tahun ini! Menampilkan lebih dari 100 lokasi pilihan strategis di wilayah Malang & Batu. Mulai dari hunian nyaman, villa hijau nan sejuk, sampai investasi kos-kosan premium, semua ada di sini!

Nikmati Diskon Besar-besaran yang hanya berlaku selama 12 hari pameran. Pilihan harga sangat variatif, mulai dari 400 jutaan sampai 5 milyar rupiah!

📅 Catat tanggalnya:

Waktu: Rabu, 27 Mei s.d. Minggu, 7 Juni 2026

Tempat: Hall Utama Mall MOG (Mall Olympic Garden), Kota Malang

Tunggu apa lagi? Siapkan rencana investasimu sekarang juga dan temukan properti idamanmu di sini! See you there! 🙌

05/06/2026

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa urusan makan rakyat merupakan hal yang sakral dan tidak boleh dijadikan sarana korupsi oleh pihak mana pun. Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan arahan kepada para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prabowo mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga amanah dan memastikan anggaran yang dialokasikan benar-benar digunakan demi kepentingan masyarakat. Ia menegaskan tidak akan mentoleransi praktik korupsi yang merugikan rakyat, terutama dalam program yang berkaitan dengan pemenuhan gizi dan kesejahteraan masyarakat.

Presiden juga meminta pengawasan terhadap pelaksanaan program diperketat agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan.

05/06/2026

Konsistensi dalam membuka ruang edukasi dan meningkatkan literasi media di kalangan generasi muda terus ditunjukkan oleh media siber JatimTIMES. Untuk kesekian kalinya, kantor redaksi yang berpusat di Malang ini kembali menerima kunjungan belajar dari rombongan pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) NU Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (4/6/2026).

Kunjungan yang berlangsung dinamis tersebut menjadi agenda jilid keempat yang dilaksanakan sepanjang tahun ini. Pada kesempatan keempat kali ini, giliran sebanyak 28 siswa dari kelas 8D yang mendapatkan kesempatan untuk membedah secara langsung ekosistem kerja media pers digital secara profesional.

“Hari ini giliran kelas 8D dengan membawa 28 siswa untuk belajar langsung mengenai bagaimana ekosistem media pers digital yang ada di JatimTIMES,” ujar Guru Mata Pelajaran Informatika MTs NU Pakis, Syafaatul Maulidah.

Ia menjelaskan, tujuan utama dari pelaksanaan studi lapangan yang digelar secara bertahap hingga beberapa gelombang kelas ini adalah untuk meluruskan persepsi para siswa.

Berita selengkapnya swipe up story atau kunjungi website www.jatimtimes.com

jawatimur kabupatenmalang beritamalang beritajatim jatimtimes

Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, kembali menjadi sorotan publik. Empat anggota TNI yan...
04/06/2026

Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, kembali menjadi sorotan publik. Empat anggota TNI yang duduk sebagai terdakwa dalam perkara tersebut dituntut hukuman 2 tahun 6 bulan penjara oleh Oditur Militer.

Meski dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana, tidak ada tuntutan pemecatan dari dinas militer terhadap keempat prajurit tersebut.

Sidang pembacaan tuntutan berlangsung di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Rabu (3/6/2026). Dalam persidangan, Oditur Militer menyatakan seluruh terdakwa terbukti bersalah atas aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

Empat terdakwa yang menjalani proses hukum yakni Sersan Dua Edi Sudarko, Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi, Kapten Nandala Dwi Prasetyo, dan Letnan Satu Sami Lakka.

Oditur menilai para terdakwa telah melanggar Pasal 467 Ayat (1) juncto Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Dalam surat dakwaan yang sebelumnya dibacakan di persidangan, Oditur Militer mengungkap motif di balik aksi penyerangan tersebut.

Menurut oditur, para terdakwa mulai menyoroti Andrie Yunus setelah aktivis KontraS itu menghadiri dan melakukan interupsi dalam rapat pembahasan revisi Undang-Undang TNI yang digelar DPR di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan, pada 16 Maret 2025.

Para terdakwa disebut menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap institusi TNI. "Dengan kejadian tersebut, para terdakwa menilai Saudara Andrie Yunus telah melecehkan institusi TNI, bahkan menginjak-injak institusi TNI," ujar oditur, dikutip YouTube Live Kompas TV, Kamis (4/6/2026).

Berita selengkapnya swipe up story atau kunjungi website www.jatimtimes.com

Address

Jalan Ahmad Yani Utara No. 10, Kelurahan Balearjosari, Blimbing
Malang
65144

Opening Hours

Monday 09:00 - 19:00
Tuesday 09:00 - 19:00
Wednesday 09:00 - 19:00
Thursday 09:00 - 19:00
Friday 09:00 - 19:00
Saturday 09:00 - 16:00

Telephone

623415074961

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jatim Times posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share