warga_mamuju

warga_mamuju Informasi • Eksplorasi • Gaya Hidup
📍 Fakta & Isu Seputar Mamuju
📩 Kirim info & liputan via DM

Seorang wanita sakit di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, terpaksa ditandu warga menuju fasilitas kesehatan akibat kondi...
26/04/2026

Seorang wanita sakit di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, terpaksa ditandu warga menuju fasilitas kesehatan akibat kondisi jalan yang rusak parah.

Peristiwa ini terjadi di Dusun Patudaan, Desa Karama, Kecamatan Kalumpang. Pasien dibawa ke Puskesmas Seko Barat di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, karena dianggap lebih dekat meski harus melewati medan berat.

Warga harus berjalan kaki berjam-jam melintasi jalan setapak di hutan dengan kondisi terjal naik turun gunung. Dalam beberapa kasus, perjalanan bahkan bisa mencapai sekitar 8 jam karena akses kendaraan tidak tersedia.

Ironisnya, sebenarnya terdapat puskesmas di pusat Desa Karama dengan fasilitas memadai. Namun, jarak yang jauh serta buruknya infrastruktur jalan membuat warga di dusun terpencil kesulitan menjangkaunya.

Kondisi ini kembali menyoroti ketimpangan akses layanan kesehatan di wilayah terpencil, di mana masyarakat masih harus mengandalkan tenaga manual untuk mendapatkan penanganan medis.

Masalah serius terjadi di Mamuju setelah akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Adi-Adi ditutup oleh warga. Akibatny...
23/04/2026

Masalah serius terjadi di Mamuju setelah akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Adi-Adi ditutup oleh warga. Akibatnya, sampah di berbagai titik kota—termasuk permukiman dan pusat aktivitas—terus menumpuk tanpa penanganan.

Dampak yang Terjadi
Sampah menumpuk di jalan, pasar, dan lingkungan warga
Bau menyengat mulai dirasakan masyarakat
Potensi gangguan kesehatan dan pencemaran lingkungan meningkat
Aktivitas kota terganggu karena pengelolaan sampah lumpuh

Tuntutan Warga
Warga tidak menolak keberadaan TPA, tetapi meminta:
Penyediaan fasilitas pengolahan/daur ulang sampah
Penyediaan armada pengangkut sampah untuk wilayah sekitar
Mereka juga menegaskan akses TPA akan tetap ditutup sampai tuntutan dipenuhi

Perjuangkan Hak ASN BKN Blokir Layanan Sulbar, Zudan :Buang Jauh-jauh Balas Budi dan Balas DendamKepala Badan Kepegawaia...
16/04/2026

Perjuangkan Hak ASN BKN Blokir Layanan Sulbar, Zudan :Buang Jauh-jauh Balas Budi dan Balas Dendam

Kepala Badan Kepegawaian Naisonal (BKN), Prof Zudan Arif Fakrulloh angkat bicara terkait pemblokiran sementara layanan kepegawaian Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, melalui pemblokiran akses layanan pada sistem ASN Digital.

Pemblokiran ini terkait kebijakan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang membebastugaskan 51 Pejabat Administrator dan 44 Pejabat Pengawas dari jabatan strukturalnya.

Pembebasan jabatan tersebut, dinilai tidak melalui pemberitahuan dan rekomendasi dari BKN, sehingga dinilai menyalahi Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) manajemen ASN.

Pemblokiran ini rupanya membuat Gubernur Suhardi Duka meradang. Terang-terangan SDK menyebut Prof Zudan over kekuasaan.
Bahkan SDK - sapaan akrabnya berencana menggugat BKN.

Kepala BKN, Prof Zudan Arif Fakrulloh angkat bicara terkait pernyataan SDK.

Dalam unggahannya di akun Instagram miliknya, , mantan Pj Gubernur Sulawesi Barat periode 2023-2024 itu menyebutkan BKN hanya tegak lurus dengan hukum kepegawaian Indonesia, taat asas dengan manajemen ASN dan landasi dengan niat.

"Jaga dan lindungi karir ASN. Buang jauh-jauh balas budi, balas jasa dan balas dendam dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah," tulis Prof Zudan.



Pemerintah melalui Badan Geologi masih melakukan survei potensi tambang di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dengan foku...
14/04/2026

Pemerintah melalui Badan Geologi masih melakukan survei potensi tambang di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dengan fokus utama pada komoditas logam tanah jarang (LTJ). Kegiatan ini dilakukan di beberapa titik, termasuk wilayah Botteng dan Takandeang, guna mengidentifikasi potensi mineral strategis tersebut.

Survei yang dilakukan di Mamuju saat ini belum memasuki tahap eksploitasi atau perizinan tambang. Proses yang berjalan masih sebatas penelitian awal untuk memastikan kandungan dan potensi sumber daya logam tanah jarang di wilayah tersebut.

Sejumlah lokasi yang menjadi fokus survei antara lain di Botteng dan Takandeang, yang sebelumnya telah dilaporkan memiliki indikasi kandungan LTJ. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memetakan potensi mineral strategis di berbagai daerah.

Pihak terkait menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada aktivitas pertambangan maupun penerbitan izin usaha pertambangan di lokasi tersebut. Seluruh kegiatan masih berada pada tahap kajian geologi untuk mengumpulkan data awal.

Logam tanah jarang merupakan kelompok mineral yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam industri teknologi modern, seperti elektronik, energi terbarukan, hingga kendaraan listrik. Indonesia sendiri diketahui memiliki potensi LTJ di sejumlah wilayah, termasuk di Sulawesi Barat.

Hasil survei sebelumnya juga menunjukkan bahwa wilayah Mamuju memiliki kadar LTJ yang cukup signifikan, sehingga menjadi perhatian dalam pengembangan sumber daya mineral nasional.

Dengan masih berlangsungnya tahap survei, pemerintah menekankan bahwa pengembangan tambang di Mamuju akan dilakukan secara bertahap dan sesuai regulasi. Hasil kajian ini diharapkan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan pengelolaan logam tanah jarang ke depan.


Siapa sih yang sebenarnya Over terhadap kekuasaan ??? 🫣🫣Gubernur Sulbar Suhardi Duka menanggapi pemblokiran akses ASN Pe...
10/04/2026

Siapa sih yang sebenarnya Over terhadap kekuasaan ??? 🫣🫣

Gubernur Sulbar Suhardi Duka menanggapi pemblokiran akses ASN Pemprov Sulbar oleh Badan Kepegawaian Negara akibat polemik 95 pejabat nonjob.

SDK menilai langkah tersebut berlebihan dan menyebut Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh telah “over terhadap kekuasaan”. Ia juga menyinggung latar belakang Zudan yang pernah menjabat sebagai Pj Gubernur Sulbar dan dinilai masih belum Move On dari Sulbar.

Menurutnya, Pemprov Sulbar saat ini fokus melakukan pembinaan ASN serta mendorong peningkatan kinerja pemerintahan. Ia bahkan membandingkan capaian ekonomi saat ini yang disebut berada di atas rata-rata nasional, berbeda dengan periode sebelumnya yang di pimpin oleh PJ Gubernur Prof Sudan.

SDK menegaskan, jika pemblokiran akses ASN tidak segera dibuka dan tidak ada solusi, Pemprov Sulbar siap menempuh jalur hukum.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama enam bupati se-Sulbar sepakat tidak melakukan pemutusan hubungan kerja terhad...
09/04/2026

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama enam bupati se-Sulbar sepakat tidak melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun ASN. Kesepakatan itu diambil dalam forum penyusunan RKPD dan RAPBD 2027 di Mamuju, Kamis (9/4/2026), sebagai respons terhadap aturan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen.

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil kesepahaman antara pemerintah provinsi dan seluruh kepala daerah di Sulbar.

“Kami sudah menyerap apa yang menjadi harapan para bupati. Target-target pembangunan 2027 sudah kita sepakati bersama,” ujarnya usai forum.

Kesepakatan ini juga menegaskan bahwa tidak akan ada pengurangan pegawai, baik PPPK maupun ASN, meski terdapat tekanan dari regulasi pusat terkait batas maksimal belanja pegawai.

Juru bicara forum bupati, Arsal Aras, menjelaskan bahwa saat ini rasio belanja pegawai di enam kabupaten berada di kisaran 40 hingga 50 persen, jauh di atas batas yang ditentukan sebesar 30 persen pada 2027.

Seorang sopir pikap di Mamuju melakukan aksi pengancaman terhadap pegawai SPBU setelah permintaannya untuk mengisi BBM j...
07/04/2026

Seorang sopir pikap di Mamuju melakukan aksi pengancaman terhadap pegawai SPBU setelah permintaannya untuk mengisi BBM jenis Pertalite ditolak.

Peristiwa ini terjadi di SPBU Belang-belang, Kecamatan Kalukku, pada Senin (6/4/2026). Korban adalah seorang pegawai perempuan berinisial MR (26).

Kejadian bermula saat pelaku hendak mengisi Pertalite dengan menunjukkan barcode kendaraan. Namun, setelah dilakukan pengecekan, barcode tersebut tidak sesuai dengan nomor pelat mobil yang digunakan. Karena ketidaksesuaian itu, petugas SPBU menolak pengisian BBM sesuai prosedur yang berlaku.

Penolakan tersebut memicu emosi pelaku. Ia kemudian mengeluarkan parang dari dalam mobil dan mengancam korban. Aksi tersebut sempat terekam kamera CCTV di lokasi.

Dalam rekaman, pelaku terlihat turun dari mobil, memperlihatkan barcode, lalu kembali ke kendaraan dan mengambil senjata tajam sebelum mengancam pegawai SPBU. Tidak lama setelah itu, pelaku meninggalkan lokasi.

Korban segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Saat ini, kasus masih dalam tahap penyelidikan. Polisi tengah mengidentifikasi pelaku serta memeriksa sejumlah saksi.

Dua Pencuri Kotak Amal di Mamuju Dibekuk, Sudah Beraksi di 21 MasjidAksi pencurian kotak amal yang meresahkan warga Kabu...
02/04/2026

Dua Pencuri Kotak Amal di Mamuju Dibekuk, Sudah Beraksi di 21 Masjid

Aksi pencurian kotak amal yang meresahkan warga Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, akhirnya terungkap. Aparat kepolisian berhasil menangkap dua pelaku yang diketahui telah beraksi di puluhan masjid.

Kedua pelaku berinisial SD (33) dan RD (24) ditangkap setelah serangkaian penyelidikan yang dilakukan oleh Polresta Mamuju. Penangkapan ini bermula dari laporan para pengurus masjid yang kehilangan uang dalam kotak amal, khususnya selama bulan Ramadan.

Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku telah melakukan pencurian sebanyak 24 kali di 21 masjid yang tersebar di wilayah Mamuju. Aksi tersebut dilakukan secara berulang sejak sebelum Ramadan hingga setelah Idulfitri.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku memanfaatkan kondisi masjid yang sepi. Mereka bahkan nekat mematikan aliran listrik untuk menghindari rekaman kamera pengawas.

Total kerugian dari aksi tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Uang hasil curian digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan pribadi, bahkan sebagian dipakai untuk berfoya-foya.

Kasus ini sempat viral di media sosial setelah rekaman CCTV salah satu masjid memperlihatkan aksi pelaku. Hal tersebut kemudian membantu polisi dalam mengidentifikasi dan menangkap keduanya.

Kapolresta Mamuju menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk tindak kejahatan, terlebih yang menyasar tempat ibadah. Ia juga mengimbau masyarakat dan pengurus masjid untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa terulang.

#

28/03/2026

Akses jalan rusak kembali makan korban.
Seorang ibu di Desa Kopeang, Mamuju, terpaksa melahirkan di jalan karena mobil tak bisa melewati medan berbatu.

Ini bukan sekadar cerita, tapi realita.
Di saat sebagian daerah bicara kemajuan, di sini perjuangan melahirkan harus melawan jalan rusak.

Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan kembali memakan korban. Seorang wanita di Desa Kopeang, Kabupaten Mamuju, Sula...
27/03/2026

Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan kembali memakan korban. Seorang wanita di Desa Kopeang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, terpaksa melahirkan di tengah jalan rusak setelah kendaraan yang membawanya tak mampu melintasi medan berbatu.

Peristiwa ini terjadi saat sang ibu hendak dibawa ke fasilitas kesehatan untuk proses persalinan. Namun, harapan itu terhenti di tengah perjalanan. Jalan yang rusak parah, dipenuhi bebatuan dan sulit dilalui kendaraan, membuat mobil yang ditumpangi tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Dalam situasi darurat dan penuh kepanikan, proses persalinan pun terpaksa dilakukan di lokasi seadanya. Tanpa fasilitas medis yang memadai, sang ibu berjuang melahirkan di tengah kondisi yang jauh dari kata layak.
Kejadian ini menjadi potret nyata masih lemahnya akses infrastruktur di sejumlah wilayah di Sulawesi Barat, khususnya di daerah pedesaan. Jalan yang seharusnya menjadi penghubung kehidupan justru menjadi penghambat keselamatan.

Masyarakat setempat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah untuk segera memperbaiki akses jalan di wilayah tersebut. Sebab, kejadian ini bukan hanya soal kenyamanan, melainkan menyangkut nyawa manusia.

Kondisi bangunan SDN Salumoni kian memprihatinkan, terutama saat musim penghujan tiba. Sekolah yang berada di wilayah Ke...
25/03/2026

Kondisi bangunan SDN Salumoni kian memprihatinkan, terutama saat musim penghujan tiba. Sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ini mengalami kerusakan parah pada bagian atap, menyebabkan air hujan dengan mudah masuk ke dalam ruang kelas.

Setiap kali hujan turun, proses belajar mengajar terganggu. Air menetes dari berbagai titik atap yang bocor, bahkan dalam kondisi hujan deras, beberapa ruang kelas tergenang air. Siswa terpaksa memindahkan meja dan kursi ke sudut ruangan yang masih relatif kering, sementara sebagian lainnya harus belajar dalam kondisi yang tidak nyaman.“Kalau hujan deras, kami tidak bisa belajar dengan tenang. Buku-buku juga sering basah,” ungkap salah satu siswa.

Para guru juga menghadapi kesulitan dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar. Selain harus menjaga keselamatan siswa dari potensi bahaya bangunan, mereka juga harus mencari cara agar pembelajaran tetap berlangsung di tengah kondisi yang serba terbatas.

Sumber Berita radarnusantara

Address

Mamuju City, Sulawesi Barat
Mamuju
91511

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when warga_mamuju posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to warga_mamuju:

Share