01/06/2026
rekaman video ranj4u laut Maham-3 milik Ir4n seberat 300 kilogram. Ranjau anti-kapal ini terlihat hanyut samar-samar di bawah permukaan air di Selat Hormuz bagian selatan, dekat dengan pantai Oman.Berikut adalah beberapa detail penting mengenai ranjau laut tersebut:Sensor Canggih: Ranjau Maham-3 tidak meledak melalui benturan fisik langsung (kontak). Senjata ini dilengkapi dengan kombinasi sensor akustik (suara) dan magnetik untuk mendeteksi keberadaan lambung kapal dari jarak sekitar 3 meter di segala arah.Mekanisme Penghitung Kapal: Ranjau ini dapat diprogram dengan penghitung kapal elektronik. Fitur ini memungkinkannya mengabaikan sejumlah kapal pertama yang lewat demi menargetkan kapal bernilai tinggi di belakangnya, sekaligus mempersulit upaya penyisiran ranjau (minesweeping).Hulu Ledak: Senjata ini membawa sekitar 120 kilogram bahan peledak berkekuatan tinggi yang mampu merusak parah bagian bawah lambung atau lunas kapal komersial maupun militer.Penyebaran ranjau laut semacam ini di Selat Hormuz memicu kekhawatiran global karena wilayah tersebut merupakan jalur perdagangan energi vital yang dilewati hampir seperlima pasokan minyak dunia.