Tribun Manado Online

Tribun Manado Online Official Account of Manado.tribunnews.com

Warga Keluhkan Penutupan Got Jebol Tak Diperbaiki di Jalan Calaca Manado, Ada Korban TerperosokKondisi infrastruktur di ...
14/08/2026

Warga Keluhkan Penutupan Got Jebol Tak Diperbaiki di Jalan Calaca Manado, Ada Korban Terperosok

Kondisi infrastruktur di salah satu ruas Jalan Calaca, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) dikeluhkan pengendara dan warga. Sebuah got yang jebol dan berada di sisi tengah jalan telah lama menjadi perhatian karena belum juga mendapatkan perbaikan secara permanen. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan itu.

Lubang pada bagian got yang rusak membuat sisi jalan menjadi tidak aman untuk dilalui, terlebih ketika pengendara harus menghindari kendaraan lain atau saat kondisi jalan sedang ramai. Sejumlah warga menyebut, kerusakan pada got tersebut bukan persoalan baru.

Meski bagian yang terbuka telah ditutup atau diberi pengaman sementara, kondisi itu dinilai belum menyelesaikan persoalan. Warga mengkhawatirkan penanganan sementara justru dapat menimbulkan risiko lain apabila tidak dilakukan dengan penataan yang baik.

Pengendara yang tidak mengetahui adanya kerusakan dapat kehilangan keseimbangan ketika melintas terlalu dekat dengan bagian got tersebut. Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Mereka menyebut sudah ada pengendara yang menjadi korban akibat kondisi got tersebut.

Menurut warga, pengendara yang kurang mengetahui kondisi jalan dapat terperosok ketika melintas di sekitar lokasi. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan pada malam hari ketika jarak pandang pengendara terbatas. “Ini sangat membahayakan pengendara. Apalagi kalau tidak tahu ada bagian jalan atau got yang rusak. Sudah ada yang terperosok,” ujar Dandi seorang warga sekitar kepada Tribun Manado, Jumat (14/8/2026).

Keluhan juga datang dari pengendara yang setiap hari melintasi Jalan Calaca. Juan salah satu pengendara mengatakan penutupan sementara memang dapat mengurangi risiko, tetapi bukan merupakan solusi jangka panjang. Got yang rusak seharusnya diperbaiki sehingga fungsi saluran air kembali normal.

Selain itu, bagian jalan di sekitar lokasi perlu ditata agar tidak menimbulkan titik rawan bagi pengendara. "Kami minta meminta agar lokasi kerusakan diberi tanda peringatan yang jelas selama proses perbaikan belum dilakukan," ucap Juan. Tanda tersebut penting untuk memberi informasi kepada pengendara, khususnya mereka yang baru pertama kali melintas di kawasan tersebut.

Apalagi, lanjutnya, Jalan Calaca merupakan salah satu ruas yang dilalui masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. "Mobilitas kendaraan yang cukup tinggi membuat keberadaan kerusakan di sisi jalan perlu mendapat perhatian serius,” pungkasnya.

Kabar Baik, Ravisca Mokodongan Bocah Korban Drag Race di Kotamobagu Pulang dari Rumah SakitSetelah sempat menjalani oper...
14/08/2026

Kabar Baik, Ravisca Mokodongan Bocah Korban Drag Race di Kotamobagu Pulang dari Rumah Sakit

Setelah sempat menjalani operasi kaki, Ravisca Mokodongan (7) korban drag race di Kotamobagu akhirnya bisa dipulangkan.

Hal ini dikatakan Umen Mokodongan ayah dari Ravisca. Menurutnya, sang buah hati sudah bisa dizinkan pulang dari rumah sakit.

"Tadi kata dokter sudah bisa pulang," kata dia saat ditemui di RSU Monompia, Kamis 13 Agustus 2026. Ia mengaku sudah empat hari anaknya menjalani perawatan pasca kejadian.

Pada saat kejadian, Ravisca pergi ke TKP bersama neneknya yang meninggal dalam peristiwa tersebut. "Ba'i (nenek) yang bawa nonton balap. Tapi Ravisca bisa selamat," ungkapnya.

Ia mengaku saat kejadian sedang memotong padi di kebunnya. Setelah mendapatkan kabar anaknya jadi korban kecelakaan, ia langsung menuju ke rumah sakit.

"Sempat singgah di rumah untuk letakan peralatan, kemudian ke rumah sakit untuk liat Ravisca," ucap dia. Meski demikian, ia mengaku sudah ikhlas dengan peristiwa tersebut.

"Tidak perlu saling menyalahkan. Tidak ada yang ingin ini terjadi," ucapnya. "Kami hanya fokus kesembuhan Ravisca saja," tutur dia.

Usai dinyatakan segera pulang, Ravisca mengaku ingin sekali beli sepeda. "Kalau sudah sehat ingin beli sepeda," katanya.

Kecelakaan Maut Beat Vs Xenia di Lansot Tomohon, 1 Pengendara MeninggalKecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Tomo...
14/08/2026

Kecelakaan Maut Beat Vs Xenia di Lansot Tomohon, 1 Pengendara Meninggal

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Tomohon, Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara pada Rabu (12/8/2026) malam.

Akibatnya, satu korban meninggal dunia.

Kejadian tersebut sekitar pukul 23.05 WITA.

Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Honda Beat DB 3089 WA dan mobil Daihatsu Xenia DB 1708 GL.

Kasat Lantas Polres Tomohon IPTU Jeffri Tumanken, membenarkan kejadian tersebut.

"Setelah menerima laporan, personel piket Unit Gakkum Satlantas Polres Tomohon langsung menuju lokasi kejadian," ujarnya saat dihubungi pada Kamis (13/8/2026).

Berdasarkan informasi awal, Honda Beat yang membawa seorang pembonceng melaju dari arah Tomohon menuju Sonder.

Saat tiba di lokasi, motor tersebut berbenturan dengan Daihatsu Xenia yang sedang berbelok ke kanan dari arah utara menuju barat.

Tabrakan awal diduga berjenis depan-samping.

Akibat benturan tersebut, pengendara dan pembonceng Honda Beat mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RSUD Anugerah Tomohon.

Namun, pengendara Honda Beat kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Sementara pembonceng yang berusia 17 tahun masih menjalani perawatan medis.

Di lokasi kejadian, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kedua kendaraan serta meminta keterangan dari para saksi.

IPTU Jeffri Tumanken mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap dan penyebab pasti kecelakaan.

"Untuk kerugian material akibat kecelakaan ditaksir mencapai Rp 10 juta," pungkasnya.

RSUD Sam Ratulangi Tondano di Minahasa Bakal Pindah ke Gedung Baru, Mulai dari Seluruh Poli Klinik Pemerintah Kabupaten ...
14/08/2026

RSUD Sam Ratulangi Tondano di Minahasa Bakal Pindah ke Gedung Baru, Mulai dari Seluruh Poli Klinik

Pemerintah Kabupaten Minahasa segera menggunakan gedung rumah sakit yang ada di Kelurahan Tonsaru, Tondano Selatan, Minahasa, Sulawesi Utara. Gedung rumah sakit tesebut akan digunakan oleh RSUD Samrat Tondano. Semua layanan akan dipindahkan ke sana, namun akan dilakukan perlahan.

Itu merupakan hasil rapat bersama Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, Asisten I Pemkab Minahasa Riviva Maringka, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, Satpol PP, dan Bagian Umum.

Pemindahan sudah mulai dilakukan sehingga pada 18 Agustus 2026 semua layanan sudah beroperasi di sana.

Pertama yang akan pindah ke sana adalah semua layanan poli yang ada di RSUD Tondano kecuali poli gigi, totalnya ada 11 poli.

"Karena poli gigi butuh waktu untuk memindahkan dan memasang alat kursi giginya," jelas Dirut RSUD Sam Ratulangi Tondano, dr Nancy Mongdong MHSM, Sp.PD, FINASIM.

Fasilitas yang akan digunakan adalah fasilitas yang berada di RSUD Samrat Tondano yang akan dipindahkan ke sana. "Kita angkat dan pindah, tapi mungkin nanti ada bantuan fasilitas dari Kemenkes," ujarnya.

Sedangkan untuk pemindahan fasilitas rawat inap dan IGD akan dilakukan berikutnya. "Mungkin satu minggu kemudian rawat inap dan IGD akan dipindah bersamaan," kata dia. Untuk sementara mereka akan menggunakan lantai satu dari gedung rumah sakit baru tersebut.

Berikut 11 poli klinik yang akan dipindah: Poli Penyakit Dalam, Poli Bedah, Poli Anak, Poli Kebidanan dan Kandungan, Poli Jantung, Poli Mata, Poli Jiwa, Poli Saraf, Poli HIV dan TB, Poli Kulit dan Kelamin, Poli Rehabilitasi Medik dan Fisioterapi

Video Personel Damkarmat Minahasa Selatan Beredar di Medsos, Begini Penjelasan KadisnyaBeredarnya video yang melibatkan ...
14/08/2026

Video Personel Damkarmat Minahasa Selatan Beredar di Medsos, Begini Penjelasan Kadisnya

Beredarnya video yang melibatkan sejumlah personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) di media sosial menuai sorotan masyarakat.

Video tersebut memperlihatkan sejumlah personel memberikan respons terhadap komentar warga yang sebelumnya menyoroti penanganan kebakaran, termasuk persoalan dugaan lambannya respons serta kendala teknis yang terjadi di lapangan.

Beredarnya video itu kemudian memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Sejumlah warga mempertanyakan alasan pembuatan rekaman tersebut, mengingat Dinas Damkar merupakan salah satu instansi yang berada di garis depan dalam penanganan kebakaran dan berbagai situasi penyelamatan.

Sorotan publik terutama diarahkan pada sikap personel dalam merespons kritik yang disampaikan masyarakat terhadap instansi pemerintah.

Menanggapi polemik tersebut, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Minahasa Selatan, Nixon Mukuan, menegaskan bahwa pembuatan video tersebut bukan merupakan instruksi ataupun arahan dari dirinya.

“Klarifikasi saya, ini bukan arahan saya sebagai pimpinan. Mungkin ini dilakukan mereka secara spontan,” ujar Nixon, saat dihubungi Tribun Manado, via telepon, Kamis (13/8/2026).

Nixon menegaskan personel yang terlibat dalam pembuatan video akan diberikan tindakan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

“Akan ada penindakan terhadap oknum dalam video. Akan ada hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Nixon juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Minahasa Selatan atas munculnya video tersebut serta respons yang dinilai telah menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat.

“Saya yakinkan tidak ada maksud dari kami untuk melukai hati masyarakat. Secara pribadi dan kedinasan kami memohon maaf sekali lagi,” tandasnya.

Kuasa Hukum Orang Tua Tian Ngantung Minta Tragedi Drag Race di Upai Kotamobagu Diusut Secara Objektif dan TransparanKuas...
13/08/2026

Kuasa Hukum Orang Tua Tian Ngantung Minta Tragedi Drag Race di Upai Kotamobagu Diusut Secara Objektif dan Transparan

Kuasa hukum orang tua Tian Ngantung yaitu Michael Dotulong meminta tragedi maut dalam ajang Drag Race dan Drag Bike di Kelurahan Upai, Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) tidak hanya dilihat dari sisi kesalahan pembalap.
Menurut kuasa hukum, insiden yang menewaskan dan melukai sejumlah orang tersebut harus diusut secara menyeluruh, termasuk aspek keselamatan dalam penyelenggaraan kegiatan.
Pihak keluarga menilai penting bagi aparat penegak hukum untuk membuka secara terang seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum hingga saat kecelakaan.
"Jangan hanya menyalahkan pembalap. Keselamatan dalam sebuah event seperti ini merupakan tanggung jawab bersama dan harus dilihat secara menyeluruh," demikian poin yang disampaikan dalam siaran pers kuasa hukum orang tua Tian Ngantung, Kamis 13 Agustus 2026.
Menurut mereka, penyelidikan tidak cukup hanya berhenti pada tindakan pembalap di lintasan.
Berbagai aspek lain juga dinilai perlu diperiksa, mulai dari standar keselamatan, kondisi lintasan, pembatas antara arena dan penonton, hingga sistem pengamanan selama perlombaan berlangsung.
Kuasa hukum keluarga Tian berharap proses hukum dapat dilakukan secara objektif dan transparan.
Hal tersebut dinilai penting agar tragedi serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
"Kami meminta seluruh aspek keselamatan dalam penyelenggaraan kegiatan ini turut diusut. Jangan sampai persoalan hanya dibebankan kepada satu pihak, sementara faktor lain yang berkaitan dengan keselamatan justru tidak diperiksa," tegasnya.

Keluarga korban, lanjutnya, membutuhkan kejelasan mengenai penyebab sebenarnya dari tragedi tersebut.
Selain sebagai bentuk keadilan bagi korban, pengusutan menyeluruh juga diharapkan menjadi evaluasi terhadap penyelenggaraan kegiatan otomotif di daerah.

Dengan demikian, setiap event balap yang digelar ke depan benar-benar memenuhi standar keamanan, baik bagi pembalap, panitia maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Tragedi di Kelurahan Upai menjadi perhatian publik setelah kecelakaan terjadi saat pelaksanaan Drag Race dan Drag Bike.
Peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.
Kuasa hukum menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan yang melibatkan kecepatan tinggi dan kerumunan masyarakat.

2 Hari Damkar Bolmong Sulawesi Utara Tangani 3 Kebakaran Hutan & Lahan, 9 Hektare Ludes TerbakarRabu (12/8/2026)-Kamis (...
13/08/2026

2 Hari Damkar Bolmong Sulawesi Utara Tangani 3 Kebakaran Hutan & Lahan, 9 Hektare Ludes Terbakar

Rabu (12/8/2026)-Kamis (13/8/2026) tim pemadam kebakaran Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut) menangani tiga kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Akibat karhutla ini sekitar 9 hektare lahan ludes diamuk si jago merah.

Hal ini dibenarkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong Chandra Mokoginta saat dihubungi via WhatsApp. "Iya ada 3 lokasi kebakaran sejak Rabu kemarin," singkatnya.

Tiga titik karhutla tersebut yakni di Desa Pasir Putih, Kecamatan Sang Tombolang; Desa Tuyat, Kecamatan Lolak; dan Kompleks Rumah Dinas Bupati Bolmong di Desa Lalow. Hingga saat ini masih ada satu titik yang belum padam sepenuhnya, yaitu di Kompleks Rumah Dinas Bupati Bolmong.

"Dugaan sementara karhutla terjadi akibat pembukaan lahan dengan cara membakar oleh oknum masyarakat tanpa pengawasan sehingga api menyebar dengan cepat," jelasnya. Kebakaran ini juga diperparah dengan angin kencang di lokasi kejadian hingga mengakibatkan api tidak terkendali dan terus meluas.

Lahan yang terbakar saat ini sudah mencapai ± 5 ha dan masih terdapat beberapa spot yang tidak mampu dijangkau petugas. Sampai saat ini tim satgas gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman/pembasahan lahan dan memantau titik api.

Sempat Viral, 2 Terduga Pencuri Anjing Ditangkap Tim URC Alpha Polresta ManadoTim URC Alpha Satreskrim Polresta Manado m...
13/08/2026

Sempat Viral, 2 Terduga Pencuri Anjing Ditangkap Tim URC Alpha Polresta Manado

Tim URC Alpha Satreskrim Polresta Manado menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam kasus pencurian hewan berupa anjing di Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada bulan Juni 2026.

Kedua terduga pelaku ditangkap pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 14.15 WITA.

Kasus tersebut sebelumnya sempat viral di media sosial.

Kedua orang yang ditangkap masing-masing berinisial GR (17), warga Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea, serta RR (45), warga Kelurahan Wanea, Kecamatan Wanea, Kota Manado. GR diketahui belum bekerja, sedangkan RR berprofesi sebagai sopir.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Elwin Kristanto menjelaskan, kasus tersebut mencuat setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian anjing beredar di grup Facebook Sulawesi Utara Community. Dalam rekaman tersebut, terlihat empat orang menggunakan dua sepeda motor dan berboncengan. Kendaraan yang digunakan para pelaku disebut tidak memiliki nomor polisi yang terlihat jelas.

Para pelaku mondar-mandir di sekitar salah satu rumah di wilayah RDG Teling sebelum mengambil seekor anjing yang berada di depan rumah. Hewan tersebut kemudian dibawa menggunakan sepeda motor dan para pelaku meninggalkan lokasi.

“Menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial, Tim URC Alpha Resmob Polresta Manado melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bahan keterangan serta menganalisis rekaman CCTV. Dari hasil penyelidikan tersebut, tim berhasil mengidentifikasi salah satu orang yang diduga terlibat, yakni GR,” jelas Elwin.

Setelah itu, polisi mendatangi kediaman GR dan mengamankannya untuk dimintai keterangan.

Dalam pemeriksaan awal, GR menyebut seekor anjing yang diduga merupakan hasil pencurian telah dijual kepada RR dengan harga Rp 350 ribu.

Berbekal informasi tersebut, Tim URC Alpha Resmob kemudian mencari RR di kediamannya di Lingkungan V Kelurahan Wanea, Kecamatan Wanea.

“RR akhirnya berhasil ditangkap. Ia diduga berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan.

Harga Cengkih di Manado Masih Rp121 Ribu per Kilogram, Belum Bergerak dalam Beberapa PekanHarga cengkih di Kota Manado, ...
13/08/2026

Harga Cengkih di Manado Masih Rp121 Ribu per Kilogram, Belum Bergerak dalam Beberapa Pekan

Harga cengkih di Kota Manado, Sulawesi Utara, belum mengalami perubahan hingga Selasa (11/8/2026). Pantauan di salah satu gudang penampungan cengkih di Jl Sam Rarulangi, Wanea, harga cengkih masih berada di kisaran Rp 121 ribu per kilogram.

Harga tersebut disebut belum bergerak sejak beberapa pekan terakhir. “Harganya masih sama, Pak,” kata salah satu pekerja di lokasi gudang, Selasa siang. Menurutnya, hingga saat ini belum terlihat perubahan harga yang signifikan.

Kondisi tersebut salah satunya karena belum memasuki masa panen cengkih secara massal. Meski demikian, sejumlah petani maupun warga masih datang ke gudang untuk menjual hasil panen mereka.

“Tiap hari ada yang datang,” ujarnya.

Pantauan di lokasi pada siang, aktivitas di gudang penampungan tersebut terlihat relatif sepi. Beberapa pekerja tampak beraktivitas di bagian belakang gudang.

Sementara itu, beberapa kendaraan terlihat terparkir di bagian depan gudang.

Lolos dari Maut Drag Race Kotamobagu, Bocah 3 Tahun Ditemukan di Selokan Tepat di Bawah Mobil BalapTangisan Arhan Mokogi...
13/08/2026

Lolos dari Maut Drag Race Kotamobagu, Bocah 3 Tahun Ditemukan di Selokan Tepat di Bawah Mobil Balap

Tangisan Arhan Mokoginta menggema usai kecelakaan dalam drag race maut di kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kotamobagu. Bocah tiga tahun asal Desa Bilalang Baru, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolmong itu, selamat dari maut.

Arhan lolos dari maut setelah ditemukan warga di dalam selokan tepat di bawah mobil. Peristiwa itu diceritakan sang ayah Manuel Mokoginta ketika ditemui Tribunmanado.co.id, Rabu 12 Agustus 2026 di rumahnya.

Menurut sang ayah, Arhan pergi bersama Rina Longkun ibunya yang juga menjadi korban luka dalam peristiwa tersebut. Dirinya sempat mengaku gelisah saat istrinya pergi menonton bersama Arhan ke Kelurahan Upai.

"Sore itu saya gelisah, tidak tahu kenapa. Bahkan di rumah saja tidak tenang," katanya.

Kegelisahan Manuel akhirnya terjawab, anaknya yang paling bungsu serta istrinya dikabarkan jadi korban dalam peristiwa drag race maut.

"Kaki saya terasa lemas. Saya bergegas ke TKP dengan motor," ungkapnya. Saat sampai ke TKP, ia tak menemukan anak dan istrinya. Ia kemudian langsung ke rumah sakit Monompia. Di sana, ia menemukan istrinya sedang dirawat.

Tangis Arhan mulai reda ketika sang ayah sampai ke rumah sakit. "Air mata saya jatuh ketika lihat kaki istri diperban," ucapnya.

Address

Manado
95253

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tribun Manado Online posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Tribun Manado Online:

Shortcuts

Share