05/10/2026
BOLTIM -- Osco Olfriady Letunggamu menghadiri Haul ke-20 Al Habib Abubakar bin Abdullah bin Syech Abubakar bin Salim yang dirangkaikan dengan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, Minggu (4/10/2026).
Osco hadir sebagai salah satu tamu kehormatan atas undangan Habib Umar bin Ali Assagaf. Kegiatan yang diselenggarakan Majelis Dzikir Ittihadul Ummat Muhammad SAW tersebut turut dihadiri Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo, Wakil Bupati Argo Sumaiku, unsur Forkopimda, anggota DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai daerah.
Osco menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Habib Umar Assagaf atas undangan serta sambutan hangat yang diberikan kepadanya.
“Terima kasih kepada Habib Umar Assagaf atas undangan dan kehangatan yang diberikan kepada saya untuk dapat hadir dalam Haul ke-20 Al Habib Abubakar bin Abdullah bin Syech Abubakar bin Salim, yang dirangkaikan dengan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 H. Merupakan suatu kehormatan bagi saya dapat hadir dan bersilaturahmi bersama para ulama, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang datang dari berbagai daerah,” ujar Osco.
Menurut Osco, haul bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa, perjuangan, dan keteladanan para ulama, tetapi juga memiliki nilai sosial yang penting karena mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana persaudaraan.
“Yang saya rasakan di Nuangan adalah sebuah kebersamaan yang sangat kuat. Ribuan masyarakat dapat berkumpul dalam suasana yang penuh kedamaian, doa dan persaudaraan. Nilai-nilai seperti inilah yang harus terus kita jaga,” katanya.
Osco yang juga menjabat sebagai Honorary Consul of the Kingdom of the Netherlands for Sulawesi menilai keberagaman agama, budaya, suku dan latar belakang masyarakat merupakan kekuatan penting bagi Sulawesi Utara dan Indonesia.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut juga merupakan bentuk penghormatan terhadap tradisi keagamaan dan komitmennya untuk terus membangun persaudaraan lintas komunitas.
“Sebagai seorang Kristiani, saya merasa sangat dihormati dan diterima dengan penuh kehangatan di tengah saudara-saudara Muslim. Bagi saya, inilah wajah Indonesia yang sesungguhnya. Kita mungkin berbeda agama dan tradisi, tetapi kita dipersatukan oleh nilai kemanusiaan, persaudaraan, saling menghormati dan kecintaan kepada bangsa serta daerah kita,” tutur Osco.
Menurutnya, Sulawesi Utara selama ini dikenal memiliki tradisi toleransi dan kehidupan antarumat beragama yang kuat. Warisan tersebut harus terus dijaga dan diteruskan kepada generasi berikutnya.
“Kerukunan tidak cukup hanya kita bicarakan. Kerukunan harus hadir melalui perjumpaan, silaturahmi dan kesediaan untuk saling menghormati. Ketika saudara kita merayakan momentum keagamaannya, kita hadir memberikan penghormatan. Begitu p**a sebaliknya. Dari situlah persaudaraan tumbuh semakin kuat,” lanjutnya.
Osco juga memberikan apresiasi kepada Habib Umar, Dicky Wahyudi Daumpung wakil ketua komisi 1 DPRD Boltim serta seluruh panitia dan masyarakat Nuangan yang secara konsisten menjaga pelaksanaan haul sebagai ruang untuk mengenang keteladanan ulama sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.
Ia berharap Haul Al Habib Abubakar bin Abdullah bin Syech Abubakar bin Salim dapat terus diselenggarakan setiap tahun dan menjadi salah satu momentum yang memperkuat nilai keagamaan, persaudaraan, kedamaian serta persatuan masyarakat di Sulawesi Utara.
“Semoga seluruh doa dan kebaikan yang dipanjatkan dalam haul ini membawa keberkahan bagi masyarakat Nuangan, Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, dan Indonesia. Mari kita terus menjaga persaudaraan, merawat toleransi dan bersama-sama membangun daerah dalam semangat damai dan saling menghormati,” tutup Osco.