09/01/2026
Koneksi Hebat
Jika Anda pernah ke kebun anggur, Anda tahu bahwa itu tidak hanya indah, tetapi juga mempesona. Bayangkan deretan tanaman anggur yang berbuah, berakar di perbukitan—hasilnya dipanen dan didistribusikan sebagai anggur meja, jus anggur, minuman anggur, kismis, jeli, selai, dan banyak lagi.
Yesus sering menggunakan contoh kehidupan nyata untuk menjelaskan kebenaran rohani dan, dalam Yohanes 15, kebun-kebun anggur menjadi pusat analogi-Nya…
“Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.”
Yohanes 15:4 PBTB2
Pada perikop sebelum dan sesudahnya, Yesus menjelaskan bahwa Dia, sebagai Anak, adalah pokok anggur; Bapa-Nya, sebagai Allah, adalah pengusahanya; dan kita, sebagai umat-Nya, adalah ranting-rantingnya—berkembang atau mati tergantung pada hubungan kita dengan sumbernya.
Anda juga dapat memikirkannya seperti ini:
Ponsel Anda tidak akan terus berfungsi jika tidak diisi dayanya. Tetapi ketika dicolokkan ke pengisi daya, yang terhubung ke sumber listrik yang jauh lebih kuat, perangkat Anda dapat terus berfungsi sesuai maksud pembuatnya.
Sebaliknya, pohon anggur (atau ponsel) yang terputus dari sumbernya tidak dapat terus menghasilkan buah (atau mengirim pesan). Ia tidak dapat bertahan hidup karena terputus dari apa yang memberi kehidupan. Dan hal yang sama berlaku bagi kita.
Jika kita ingin menjalani kehidupan yang menunjuk, memuliakan, dan membesarkan Tuhan—kita harus tetap terhubung dengan-Nya.
Bagaimana kita tetap terhubung?
Yesus berkata bahwa kita akan tinggal di dalam kasih-Nya jika kita menuruti perintah-Nya, sama seperti Dia menuruti perintah Bapa-Nya dan tinggal di dalam kasih Bapa-Nya (lihat Yohanes 15:9-10).
Ini bukan tentang ketundukan legalistik, melainkan memercayai Dia yang s**a memberi kita kehidupan. Dia adalah koneksi terbesar kita.
Jadi sekarang, pertimbangkan bagaimana Tuhan mungkin memanggil Anda untuk mendekat kepada-Nya. Langkah apa yang akan Anda ambil minggu ini agar tetap terhubung dengan-Nya?