Suara indonesia sulut

Suara indonesia sulut Ayo bergabung bersama kami dalam memberikan berita terbaik dan akurat Asumsi berita fakta dari suara indonesia

DlDUGA MENJADl KEKERASAN FlSlK "PEMUDA lNl ROBOH BERSlMBAH DARAH "KEJADlAN HARl lNl.
22/01/2017

DlDUGA MENJADl KEKERASAN FlSlK "PEMUDA lNl ROBOH BERSlMBAH DARAH "KEJADlAN HARl lNl.

Polres Bitung Amankan Tujuh Pelaku Pembunuhan Di Spbu MadidirSuara Indonesia Bitung: Jajaran kepolisan polres bitung pat...
20/01/2017

Polres Bitung Amankan Tujuh Pelaku Pembunuhan Di Spbu Madidir
Suara Indonesia Bitung: Jajaran kepolisan polres bitung patut diacungi jempol, “ pasalnya dalam waktu 1x24 jam, kawanan pembunuh Oksan Hengkenaung (35) warga madidir unet linkungan satu kecamatan madidir kota bitung berhasil diringkus. Berjummlah tujuh orang kawanan ini yang sebelumnya berhasil melarikan diri setelah kejadian satu demi satu berhasil ditangkap.

Dalam wawancara sebelumnya dengan Suara Indonesia,”Kapolres Bitung, AKBP Philemon Ginting S*K MH, mengatakan setelah mendapat laporan dari masyarakat atas kejadian di spbu madidir pihaknya langsung bergerak ke TKP guna mengidentivikasi serta mencari para pelaku yang diduga lebih dari satu orang. “beberapa jam setelah kejadian Minggu (08/01/2017), kita amankan satu orang yang diduga kuat terlibat dalam pengeroyokan hingga menewaskan Oksan hengkenaung. Dari hasil pengembangan itulah malam harinya polisi kembali menangkap enam orang tersangka lainya diduga juga ikut terlibat.
Dari ketujuh tersangka tersebut menurut Philemon masih sementara dimintai keterangan oleh kepolisian dan dirinya belum mau berkomentar lebih. “Inisialnya nanti saja, soalnya kita masih sementara lakukan pengembangan,” ditanya soal motif pelaku pembunuhan, Philemon mengaku saat ini polisi sementara masih mendalami dan melakukan pemeriksaan.“Kita masih terus melakukan pengembangan jadi belum bisa dibuka semua, tunggu saja hasilnya nanti,” katanya.

Sementara itu, dari informasi internal jajaran Polres bitung, ketujuh orang yang diamankan yakni FS diduga kuat sebagai otak pelaku ditangkap di Kota Bitung, selanjutya dari hasil pengembangan polisi meringkus tersangka lainya yakni,” YK, RB, BT, LM dan RT kelimanya ditangkap didaerah Tanggari minahasa utara serta FM dibolmong utara, tepatnya di daerah bintauna. Diberitakan sebelumnya dimana Oksan hengkenaung tewas secara mengenaskan tepat didepan Spbu madidir yang tidak jauh dari rumahnya sekitar pukul 05.30. Mengalami 15 tusukan serta tiga bacokan dikepalanya Oksan hengkenaung nyawanya tidak bisa diselamatkan oleh tim medis RS Budi Mulia.(hendra)

Masyarakat Tanjung Merah Resah Adanya Limbah Cair Pengolahan Ikan UD GraciaSuara Indonesia Minut- Industri perikanan mer...
20/01/2017

Masyarakat Tanjung Merah Resah Adanya Limbah Cair Pengolahan Ikan UD Gracia
Suara Indonesia Minut- Industri perikanan merupakan industri yang berkembang pesat di kota bitung yang didukung oleh besarnya potensi sumber daya perikanan. Sebagaimana industri-industri yang lain, industri perikanan dalam pengoperasiannya yang tentunya akan menghasilkan produk akhir yang diharapkan dan juga limbah sebagai buangan industri.
Kali ini limbah pengolahan daging ikan milik UD Gracia menjadi topik pembicaraan masyarakat serta pengguna transportasi manakala saat produksi air pecucian dan pengolahan ikan hasil produksi dibuang begitu saja tampa adanya permentasi terlebih dulu. Hal inilah yang menjadi keresahan masyarakat tanjung merah kecamatan matuari kota bitung,” pasalnya daerah mereka sering kali menjadi tempat aliran air pembuangan limbah cair perusahaan tersebut hingga mencemari lingkungan mana kala bau busuk setiap kali aliran limbah tersebut sampai di kampung mereka. Pengolahan daging ikan rajungan yang dilakukan oleh miniplan sebelum dikirim ke pengepul tentunya masih mengandung protein dan zat padatan terlarut (TDS) tinggi.
Umumnya pengolah tidak melakukan penanganan limbah yang dihasilkan sebelum membuang air hasil olahan daging rajungan tersebut, sehingga terjadi pencemaran air dan menimbulkan bau busuk yang sering mengganggu penciuman bagi mereka yang melewati daerah tersebut. Limbah cair dari hasil pencucian ikan yang masih mempunyai kandungan protein, lemak dan zat padat terlarut yang tinggi mengalir di jalan raya akibat meluap dari got aliran air. Pantauan Suara Indonesia ditemukan UD Gracia membuang limbah cair hasil pencucian ikan tanpa melakukan fermentasi terlebih dulu, hingga limbah tersebut mengalir di jalan raya hingga sampai di perkampungan masyarakat tanjung merah.
Saat reporter Suara Indonesia mau mengkonfirmasi temuan tersebut,” penjaga pintu gerbang mengatakan yang mana semua pengawas perusahaan tidak berada di kantor. Diduga UD Gracia tidak memiliki permentasi pengolahan limbah. Pemerhati lingkungan Jhon simbuang mengatakan,” seharusnya UD Gracia melakukan permentasi terlebih dahulu guna menghilangkan bau busuk dari limbah cair pengolahan ikan, yakni menurunkan pH limbah dari 8,0 menjadi 6,0 dengan penambahan HCl 0,1 N, menambahkan molases sebanyak 50 ml ke dalam 1,0 liter limbah, menginokulasi limbah ikan dengan 50 ml kultur bakteri asam laktat dengan populasi 107 sel per ml.
Kultur ini diinkubasi pada shaker dengan memberikan aerasi secara terputus selang dua jam dengan dikocok pada 120 rpm. Bau busuk limbah air pencucian ikan akan hilang dalam waktu lima hari, akan tetapi sama sekali tidak dilakukan oleh perusahaan tersebut. Berbagai cara masyarakat tanjung merah melakukan protes atas perusahaan tersebut yang telah membuang limbahnya dengan sebarangan namun sampai saat ini nasih terus dilakukan. Kami berharap pemerintah utamanya Dinas lingkungan hidup untuk lebih memperhatikan perusahaan yang dengan sengaja membuang limbahnya hingga berdampak pada masyarakat tanjung merah. (Erlangga)

Kezia Mamansa Bocah 5 Tahun Ditemukan Mayatnya di Suangai BerlumpurSuara Indonesia Sorong: Kasus kekerasan dan pembunuha...
20/01/2017

Kezia Mamansa Bocah 5 Tahun Ditemukan Mayatnya di Suangai Berlumpur
Suara Indonesia Sorong: Kasus kekerasan dan pembunuhan terhadap anak dibawah umur kerap kali terjadi di berbagai daerah di indonesia. Kali ini kasus kekerasan anak dibawah umur terulang lagi di kota sorong. Selasa 12/01.17 Kezia Mamansa bocah berumur lima tahun telah menjadi korban kebiadaban Ronal, Lewi dan Nando “tiga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan. Dari hasil keterangan Kapolres sorong Edfrie R Maith mengatakan saat ini ke tiga pelaku sudah kami amankan.
Hasil sementara atas pemeriksaan saksi,” diketahui bahwa korban awalnya dibawah pelaku Ronal runway bandara deo sorong. Diduga dalam keadaan mabuk ketiga pelaku badab ini Ronal, Lewi, dan Nando memperkosa korban secara bargantian. Selanjutnya menurut keterangan pelaku korban sempat berteriak minta tolong ketika diperkosa sehingga membuat ketiganya takut dan mencekik leher korban hingga tewas.
Selanjutnya ketiga pelaku membuang korban kesebuah suangai yang penuh dengan lumpur. Kejadian ini rupanya mendapat perhatian serius dari mentri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak “Yohana Yembise. Saya sangat mengapresiasi kinerja kepolisian polres sorong telah berhasil mengungkap dan menangkap pelakunya. Saya berharap kepolisian dan penegak hukum menjerat para pelaku dengan pasal undang undang no 17 tahun 2016 tentang perlndungan anak.
Terus terang sebagai orang Papua saya malu karena pelaku pembunuhan sadis di Kota Sorong itu adalah orang Papua sendiri “dan terjadi di Tanah Papua yang selama ini dianggap tanah yang sangat damai,” kata Yohana ketika mengunjungi keluarga korban di Sorong. Ditempat terpisah Kapolres Edfre R Maith mengatakan “dari ketiga pelaku dua diantaranya ternyata masih dibawah umur sehingga tidak menutup kemungkinan kedua pelaku yang masih dibawah umur tidak terancam hukuman mati. (Tim)

16/01/2017
Kembali terjadi pengeroyokan yg berakibat maut,"oksan hengkenaung (33) thn jadi korban pengeroyokan di depan spbu madidi...
13/01/2017

Kembali terjadi pengeroyokan yg berakibat maut,"oksan hengkenaung (33) thn jadi korban pengeroyokan di depan spbu madidir kota bitung.

Address

Jalan Trans Manado Bitung
Manado
95239

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Suara indonesia sulut posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share