21/07/2026
Status Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark terancam terdegradasi menyusul banyaknya kerusakan fasilitas di sejumlah site. Status tersebut akan direvalidasi oleh tim asesor UNESCO pada akhir Juli 2026.
Pemerintah daerah bersama pengelola kini mempercepat berbagai persiapan. Koordinasi lintas lembaga hingga pembahasan pendanaan dilakukan, dipimpin Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur selaku Ketua Pokja.
"Kami akan berusaha maksimal agar status Global Geopark Maros Pangkep ini tidak terdegradasi seperti di Toba," kata Muetazim usai rapat koordinasi di kantornya, Selasa (5/5/2026).
Muetazim mengakui potensi degradasi tetap ada. Namun, ia optimistis status tersebut bisa dipertahankan karena sebagian besar perbaikan berskala kecil dan dapat ditangani dalam waktu singkat.
"Tetap ada potensi degradasi. Tapi kami yakin itu tidak akan terjadi. Misalnya perbaikan jalan di Berua itu kita taksir anggarannya Rp100 sampai Rp150 juta sudah bagus. Anggarannya kita bisa patungan juga menggunakan CSR," terangnya.
Artikel lengkapnya:
https://sindomakassar.com/beritaamp/news/25412/fasilitas-rusak-status-geopark-maros-pangkep-terancam-degradasi-1777964724