Maros Info Terkini

Maros Info Terkini Media Terpercaya

Sebuah menara penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, ...
12/12/2025

Sebuah menara penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, roboh pada Minggu (7/12/2025) lalu.

Tower setinggi sekitar 10 meter yang dibangun Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Maros itu tumbang diduga akibat kondisi tanah yang tidak stabil.

Kepala Desa Majannang, Junaedi, menyebut tanah di sekitar lokasi pembangunan cukup lembek. Beban air sekitar 20 kubik yang ditampung tower juga diperkirakan menambah tekanan hingga menyebabkan penurunan tanah.

“Kapasitas towernya kurang lebih 20 kubik. Mungkin karena terlalu berat dan tanahnya agak lembek sehingga terjadi penurunan tanah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Maros, Alfian Amri, mengatakan menara Pamsimas tersebut telah difungsikan sejak 2023 dengan anggaran sekitar Rp300 juta. Ia menegaskan bahwa tower itu dibangun sesuai standar konstruksi.

“Dari sisi teknis, ini bukan kegagalan konstruksi. Pembangunan dilakukan sesuai standar SNI,” jelasnya.

Alfian menambahkan, selama dua tahun fasilitas itu telah digunakan warga. Saat ini tim teknis Dinas PU sudah turun meninjau lokasi untuk memastikan penyebab pasti robohnya struktur tersebut.

“Bangunan ini sudah sempat dimanfaatkan warga. Kami sementara mengidentifikasi faktor utama keruntuhan,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa setelah pembangunan selesai, pengelolaan dan operasional fasilitas berada di tangan masyarakat setempat.

Investigasi lanjutan masih dilakukan untuk menentukan langkah perbaikan dan mitigasi ke depan.

Artikel lengkapnya:
https://www.google.com/amp/s/sulsel.herald.id/2025/12/09/dibangun-2023-menara-penyediaan-air-minum-di-maros-roboh/amp/

Penetapan tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan pembayaran gaji tenaga outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api (BP...
11/12/2025

Penetapan tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan pembayaran gaji tenaga outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan, dikebut Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros.

Bahkan, penetapan tersangka disebut sudah di depan mata.

Kepala Kejari Maros, Febriyan menargetkan penetapan tersangka bisa dilakukan sebelum pergantian tahun.

"Desember kan masih ada waktu, ketika hasil perhitungan kerugian negara sudah keluar, maka akan dilanjutkan dengan penetapan tersangka," katanya dikonfirmasi Reporter Tribun-timur.com, di Kantor Kejari Maros, Jalan Sam Ratulangi Maros, Rabu (10/12/2025).

Kasus dugaan penyelewengan gaji tenaga outsourcing ini sudah berproses sejak 2023 lalu.

Namun penanganannya menjadi sorotan karena tak kunjung tuntas, bahkan melewati masa jabatan tiga Kajari.

Menanggapi hal tersebut, Mantan Kajari Kepulaun Meranti itu menjelaskan penanganan kasus ini mengalami dinamika sejak awal.

"Perlu diketahui, pada awal kasus ini hanya dilakukan pendampingan, periode Pak Wahyudi Eko tujuannya untuk pengembalian agar hak pegawai tetap terbayarkan, namun karena tidak ada itikad baik dilanjutkan sesuai prosedur pendindakan periode pak Zulkifli dan kemudian di awal kepemimpinan saya, Insyaallah tidak berulang tahun kejari lagi," bebernya.

Febriyan menyebut proses penyidikan memerlukan waktu panjang karena jumlah saksi yang harus diverifikasi cukup banyak dan berada di berbagai daerah.

"Memang agak butuh waktu karena verifikasi saksinya sampai Jakarta," ujarnya

Artikel lengkapnya:
https://makassar.tribunnews.com/maros/1821962/370-saksi-diperiksa-kejari-maros-jadwal-penetapan-tersangka-korupsi-gaji-outsourcing-kereta-api

Jalan di Botolempangan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, rusak parah.Video protes salah seorang warg...
09/12/2025

Jalan di Botolempangan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, rusak parah.

Video protes salah seorang warga setempat beredar luas di media sosial.

Dalam video berdurasi 3 menit 28 detik itu, seorang warga menyampaikan langsung uneg-unegnya dan menandai akun Facebook Bupati Maros, Chaidir Syam, serta Sekretariat DPRD Maros.

Pria berbaju hijau tosca tersebut menuturkan jalan utama setiap hari dilewati warga sudah bertahun-tahun rusak parah tanpa ada tanda-tanda perbaikan.

Kerusakan jalan disebut semakin parah saat musim hujan karena dipenuhi genangan dan berlubang dalam.

Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan warga, termasuk pengendara motor dan pejalan kaki.

“Jalan yang setiap hari dilewati warga sudah bertahun-tahun rusak parah. Kalau hujan pasti tergenang dan sangat membahayakan,” dikutip Wartawan Tribun Timur, Nurul Hidayah, dari video yang beredar, Senin (8/12/2025).

Artikel lengkapnya:
https://makassar.tribunnews.com/maros/1821716/warga-bontoa-maros-curhat-jalan-rusak-bertahun-tahun-desak-pemerintah-turun-tangan

Tabrakan beruntun melibatkan empat kendaraan di Jalan Poros Maros-Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). ...
05/12/2025

Tabrakan beruntun melibatkan empat kendaraan di Jalan Poros Maros-Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi sudah di lokasi mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Poros Maros-Makassar, Kecamatan Marusu, Maros pada Jumat (5/12/2025) sore. Kecelakaan bermula dari truk Hino yang dikemudikan pria inisial CH menabrak mobil Daihatsu Calya dari belakang.

"Sebuah mobil truk bergerak dari arah Maros menuju arah Makassar. Setibanya di tempat kejadian menabrak dari belakang sebuah mobil Daihatsu Calya yang dikemudikan oleh AB," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Maros Ipda Mevifah kepada wartawan, Jumat (5/12).

Mevifah menuturkan mobil Calya kemudian terdorong dan menabrak mobil Mitsubishi Pajero Sport yang dikemudikan pria inisial PR. Mobil Pajero tersebut lalu menabrak mobil Toyota Rush di depannya.

"Mobil Daihatsu Calya kemudian terdorong ke depan lalu menabrak sebuah mobil Pajero Sport. Kemudian terdorong ke depan lalu menabrak sebuah mobil Toyota Rush," jelas Mevifah.

Dia mengungkapkan bahwa keempat mobil yang terlibat kecelakaan itu bergerak di jalur yang sama yakni arah Makassar. Empat mobil yang terlibat tabrakan kini diamankan di Polres Maros.

"Kendaraannya yang tabrakan diamankan ke Mako Gakkum Satlantas Polres Maros," tutupnya.

Artikel lengkapnya:
https://www.google.com/amp/s/www.detik.com/sulsel/berita/d-8245686/tabrakan-beruntun-libatkan-4-kendaraan-di-jalan-poros-maros-makassar/amp

Jembatan Haji Bohari di Dusun Pakere, Desa Bontotallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, akan segera dibersihkan.Pem...
30/11/2025

Jembatan Haji Bohari di Dusun Pakere, Desa Bontotallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, akan segera dibersihkan.

Pembersihan struktur jembatan yang ambruk tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2 Desember mendatang.

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah pembersihan material jembatan.

Menurutnya, pembersihan penting dilakukan untuk mencegah potensi bahaya yang bisa muncul jika struktur lama tetap dibiarkan.

“Kalau tidak dibersihkan, banyak hal yang bisa terjadi. Siapa yang mau tanggung jawab kalau ada orang yang masih menggunakan jembatan itu padahal rawan,” katanya, Minggu, 30 November 2025.

Ia menambahkan, jika material jembatan dibiarkan, potensi tersangkutnya pohon besar saat hujan deras bisa memicu banjir di wilayah tersebut.

“Kami harap warga bisa memahami alur kerjanya. Setelah pembersihan baru akan dibangun fondasi di sana,” jelasnya.

Mantan ketua DPRD Maros itu mengungkapkan sempat ada usulan jembatan darurat sebagai akses penyeberangan sementara. Namun, ia menolak opsi tersebut.

“Di sana masih ada akses lain, ada jalan Allatengae, Tanralili. Siapa yang menjamin jembatan darurat? Jangan lihat enaknya, kami utamakan keamanan warga,” tegasnya.

“Kami khawatir kalau ada warga yang tengah malam menyeberang, itu sangat berbahaya.” Ungkapnya.

Untuk anak sekolah, pihaknya sedang memetakan lokasi pendidikan terdekat.

“Kalau ada sekolah yang terdampak, kita akan pindahkan siswanya, agar tidak perlu menyeberang lewat jembatan,” tambahnya.

Chaidir menyebut rekonstruksi ulang jembatan membutuhkan anggaran sekitar Rp25 miliar.

Artikel lengkapnya:
https://www.matamaros.com/2025/11/30/pembangunan-ulang-jembatan-haji-bohari-ditarget-rampung-3-4-tahun/

Publik kembali dibuat geram setelah mencuat kabar bahwa sejumlah petugas kebersihan di Kabupaten Maros harus merogoh koc...
29/11/2025

Publik kembali dibuat geram setelah mencuat kabar bahwa sejumlah petugas kebersihan di Kabupaten Maros harus merogoh kocek pribadi untuk memperbaiki motor sampah yang menjadi kendaraan operasional mereka setiap hari. Padahal, anggaran pemeliharaan armada kebersihan disebut telah disiapkan secara resmi melalui pos anggaran di Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Maros. Jumat, 28/11/2025.

Seorang petugas kebersihan yang meminta namanya dirahasiakan mengungkapkan bahwa mereka kerap diminta menanggung biaya perbaikan jika motor sampah mengalami kerusakan.

“Kalau motor sampah rusak, kami disuruh betulkan sendiri. Ketika rusak, kami yang biayai dengan uang pribadi. Gaji kami cuma Rp35 ribu per hari, sekitar Rp1.050.000 per bulan. Kalau tidak kami perbaiki, kami tidak bisa bekerja,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi armada bentor yang digunakan sebagian besar sudah tidak layak dan sering rusak karena komponen lama dipindahkan dari satu unit ke unit lainnya.

“Peralatan bentor lama dipindah-pindah ke bentor lain yang masih bisa dipakai. Akhirnya motor sering rusak,” tambahnya.

Pengakuan ini langsung memantik reaksi publik yang mempertanyakan transparansi dan penggunaan anggaran pemeliharaan kendaraan operasional.

Ketua DPD Lembaga Investigasi Negara (LIN) Sulsel, Amir Perwira, mengecam keras dugaan pembiaran yang dialami para petugas kebersihan.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Meminta petugas membiayai perbaikan motor dari gaji yang sangat kecil adalah bentuk kelalaian sistem. Anggaran pemeliharaan itu ada dan harus digunakan sebagaimana mestinya,” tegas Amir.

Ia kemudian menantang Inspektorat Kabupaten Maros untuk turun tangan melakukan audit menyeluruh demi memastikan tidak terjadi penyalahgunaan anggaran.

“Kami meminta Inspektorat Maros memeriksa alur anggarannya. Jika benar petugas dibiarkan membayar sendiri, berarti ada masalah serius. Negara tidak boleh diam ketika hak-hak petugas kebersihan diabaikan,” ujarnya.

Artikel lengkapnya:
https://www.google.com/am

Pemerintah Kabupaten Maros mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp100 miliar.Pinjaman tersebut akan digunakan untuk memper...
23/11/2025

Pemerintah Kabupaten Maros mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp100 miliar.

Pinjaman tersebut akan digunakan untuk mempercepat penuntasan krisis air bersih kini meluas di berbagai wilayah.

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan pinjaman untuk penguatan infrastruktur air bersih melalui peningkatan kapasitas instalasi pengolahan milik PDAM.

Menurutnya, persoalan air bersih tidak lagi hanya terjadi di pesisir.

Tetapi sudah merambah kawasan padat penduduk dan daerah penyangga perkotaan.

Wilayah seperti Moncongloe, Mandai, dan Marusu menjadi contoh daerah terdampak.

Seiring pesatnya pembangunan perumahan baru dan pertumbuhan kawasan industri.

“Kebutuhan air bersih sekarang ini sangat mendesak. Ini bukan sekadar urusan teknis, tapi menyangkut hak dasar masyarakat,” kata Chaidir via WhatsApp, Minggu (23/11/2025).

Ia menegaskan pengajuan pinjaman telah melalui perhitungan matang dan sesuai ketentuan pengelolaan keuangan daerah.

Menurutnya, investasi di sektor air bersih akan menjadi langkah strategis jangka panjang.

Artikel lengkapnya:
https://makassar.tribunnews.com/news/1820242/chaidir-syam-ngutang-rp100-miliar-ke-bumn-alasan-dipakai-atasi-krisis-air-bersih-di-maros?fbclid=IwZXh0bgNhZW0CMTEAc3J0YwZhcHBfaWQPMjc1MjU0NjkyNTk4Mjc5AAEeLke_yPR6_gvPH3_3nW6uYOweB-quRF8tIpK_4n29A_YNpFTNRRVGDTpJZ2E_aem_cfdkr0Kuj78AqhVyHyEOaQ

Sebuah jembatan di Kampung Bonto Tallasa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ambruk akibat abrasi dan menyebabkan warga,...
22/11/2025

Sebuah jembatan di Kampung Bonto Tallasa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ambruk akibat abrasi dan menyebabkan warga, termasuk para pelajar, harus mempertaruhkan keselamatan untuk melintas.

Jembatan tersebut merupakan akses terdekat menuju kawasan sekitar, sehingga meski rusak parah warga tetap memakainya.

Peristiwa runtuhnya jembatan yang berada di Dusun Pakere, Kecamatan Simbang, terjadi pada Kamis (20/11) sekitar pukul 13.00 Wita.

Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 50 meter dan lebar 3 meter. Kepala Desa Bonto Tallasa, Abbas, mengatakan kondisi jembatan kini semakin membahayakan.

“Sekarang ini sudah tidak bisa lagi, karena memang kondisinya sudah roboh setengahnya. Kami sendiri sudah imbau agar ini tidak dilalui lagi, tapi warga tetap saja lewat karena memang jauh kalau mutar,” ujar Abbas.

Artikel lengkapnya:
https://www.kalderanews.com/2025/11/22/pilu-para-pelajar-harus-bertaruh-nyawa-lewati-jembatan-ambruk-di-maros-demi-bisa-berangkat-sekolah/

Jembatan Haji Bohari di Dusun Pakere, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) ...
21/11/2025

Jembatan Haji Bohari di Dusun Pakere, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) roboh, Kamis (20/11/2025) sekitar pukul 13.00 Wita.

Desa Bonto Tallasa adalah satu dari enam desa di Kecamatan Simbang.

Luas wilayah kurang lebih 12 km.

Jarak dari pusat pemerintahan kabupaten di Kecamatan Turikale sekitar 2 km.

Sedangkan jarak ke Makassar atau Ibu Kota Provinsi Sulsel 32 km.

Jembatan penghubung Desa Bonto Tallasa dan Desa Tanete itu memiliki panjang 50 meter dan lebar 3 meter.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTRPP Maros, Muhammad Alif Husnaeni, menegaskan kerusakan jembatan sudah tidak memungkinkan diperbaiki sementara.

“Pertimbangan teknisnya jembatan ini memang bukan diperbaiki secara temporer, tapi harus diganti atau dibangun baru,” ujarnya.

Saat ini proses perencanaan teknis tengah berjalan di tingkat pusat melalui PNUP.

Artikel lengkapnya:
https://makassar.tribunnews.com/maros/1820053/rp25-miliar-jadi-perkiraan-biaya-pembangunan-kembali-jembatan-haji-bohari-maros

🎉 Halo warga Maros! Siap-siap ya, karena 𝗣𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗥𝗮𝗸𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗠𝗶 akan hadir untuk meramaikan akhir pekanmu!✨Di 𝗣𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗥𝗮𝗸𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗠𝗶...
19/11/2025

🎉 Halo warga Maros! Siap-siap ya, karena 𝗣𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗥𝗮𝗸𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗠𝗶 akan hadir untuk meramaikan akhir pekanmu!✨

Di 𝗣𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗥𝗮𝗸𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗠𝗶, kamu bisa temukan berbagai kegiatan seperti:
- Pameran UMKM
- ⁠Bazar Sembako Murah
- ⁠Pertunjukan Artis Lokal
- ⁠Lomba Karaoke
- ⁠Lomba Mewarnai
- ⁠Lomba Fashion Show
- ⁠Lomba Dance
- ⁠Olahraga Massal
- ⁠Doorprize & Voucher Belanja
- ⁠Layanan Publik
- ⁠Bincang & Konsultasi UMKM

Akan ada banyak momen seru yang sayang banget kalau dilewatkan. Yang paling penting: acara ini pastinya GRATIS! Jadi ajak teman, keluarga, atau pasangan—suasananya dijamin bikin betah.

🗓 𝗝𝘂𝗺𝗮𝘁 – 𝗠𝗶𝗻𝗴𝗴𝘂, 𝟮𝟭-𝟮𝟯 𝗡𝗼𝘃𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿 𝟮𝟬𝟮𝟱
⏰ 𝟬𝟵.𝟬𝟬 - 𝟮𝟮:𝟬𝟬 𝗪𝗜𝗧𝗔
📍 𝗟𝗮𝗽𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗹𝗹𝗮𝗻𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻𝗴, 𝗠𝗮𝗿𝗼𝘀

Kalau kamu mau tau informasi lebih lengkap soal lomba, bisa langsung hubungi:
📞 𝗨𝘀𝘄𝗮 – +𝟲𝟮 𝟴𝟮𝟭-𝟵𝟮𝟮𝟬-𝟯𝟵𝟮𝟰

Ayo datang, dukung UMKM lokal, nikmati hiburan, dan biarkan 𝗣𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗥𝗮𝗸𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗠𝗶 jadi bagian dari perjalanan kecil kehidupan kamu minggu ini.

Sampai jumpa di sana ya! ✨🎉



Sebuah video memperlihatkan seorang pengendara motor tidak memakai helm mencoba melawan petugas saat diberhentikan viral...
18/11/2025

Sebuah video memperlihatkan seorang pengendara motor tidak memakai helm mencoba melawan petugas saat diberhentikan viral di media sosial. Lokasi kejadian di lampu merah Jalan Sam Ratulangi, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (18/11/2025).

Kasat Lantas Polres Maros, AKP Muhammad Arafah, menjelaskan bahwa pengendara awalnya ditegur anggota Satlantas Polres Maros saat pengaturan lalu lintas. Pemotor tanpa helm itu diminta berbelok agar tidak memasuki area pengaturan lalu lintas, namun tetap nekat maju.

“Pengendara ini sudah ditegur sejak di lampu merah Jalan Ratulangi karena tidak memakai helm. Petugas mengarahkan agar dia berbelok supaya tidak melewati area pengaturan, tapi dia tetap memaksa lurus,” ujar Arafah dikutip dari iNews Celebes, Selasa (18/11/2025).

Setelah tetap melintas, petugas menahan pria tersebut untuk menanyakan kelengkapan surat kendaraan. Namun bukannya kooperatif, dia justru menunjukkan sikap agresif dan mengambil langkah tak terduga.

Menurut Arafah, pria itu turun bersama istrinya, lalu membawa motornya pergi ketika petugas kembali menanyakan surat-surat kendaraan. Tak lama setelah pergi, dia kembali lagi ke lokasi dan mencoba memukul salah satu petugas namun tidak kena.

Sikap agresif itu dinilai membahayakan keselamatan petugas yang tengah bertugas dalam pengaturan lalu lintas.

Artikel lengkapnya:
https://www.google.com/amp/s/sulsel.inews.id/amp/berita/viral-pemotor-coba-pukul-polisi-di-maros-gegara-ditegur-tak-pakai-helm

Festival Literasi Maros digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Maros, Senin, 17 November 2025 hingga ...
17/11/2025

Festival Literasi Maros digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Maros, Senin, 17 November 2025 hingga Rabu, 19 November 2025 di Gedung Creative Centre.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Maros, AS Chaidir Syam, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Festival ini menjadi ruang berkumpulnya para pengiat literasi, guru, komunitas, pelajar, hingga warga untuk merayakan budaya literasi melalui beragam agenda.

Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menjelaskan festival ini merupakan momentum penting untuk memperkuat ekosistem literasi di daerah.

Kegiatan ini, kata dia, bukan sekadar seremonial, tetapi wadah untuk menampilkan program, kreativitas, hingga karya literasi masyarakat Maros.

“Festival Literasi Kabupaten Maros ini menjadi ajang bagi seluruh stakeholder literasi untuk berkumpul. Ada berbagai kegiatan mulai dari lomba mewarnai, gelar wicara literasi, pertunjukan seni, hingga peluncuran buku,” ungkap mantan Ketua DPRD Maros ini.

Artikel lengkapnya:
https://sulsel.fajar.co.id/2025/11/17/gerakkan-budaya-membaca-dinas-perpustakaan-dan-kearsipan-daerah-gelar-festival-literasi/

Address

Maros

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Maros Info Terkini posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category