23/12/2025
Fenomena Hilangnya Minat Mengaji di Zaman Sekarang...!!!!
Banyak anak hari ini berhenti ngaji. Alasannya beragam: "Capek sekolah.. banyak tugas... mending main HP.. dan nggak ada yang ngingetin.." Padahal yang hilang bukan hanya jadwal ngaji tapi cahaya dalam hatinya.
Allah SWT sudah berfirman:
فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَائِفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّيْنِ
'Hendaknya ada sekelompok dari setiap kaum untuk memperdalam ilmu agama." (QS. At-Taubah: 122)
Ayat ini menjelaskan bahwa belajar agama itu kewajiban, bukan pilihan. Baik anak-anak, pemuda, maupun orang tua sama-sama diwajibkan untuk tafakkuh id-diin memahami agama dengan benar.
Rasulullah SAW bersabda:
طلب العلم فريضة على كل مسلم
Mencari ilmu itu wajib bagi setiap Muslim.' (HR. Ibnu Majah)
Termasuk anak-anak kita. Mereka tidak otomatis "paham agama" hanya karena lahir dari keluarga Muslim.
Yang membuat hati sedih adalah: Anak-anak pandai mengikuti pelajaran sekolah, hafal rumus, jago main game... tapi tidak mengenal Allah, tidak kenal adab, tidak tahu bagaimana salat yang benar.
Imam Al-Ghazali menegaskan:
الة لد أمانة عند قالذنه
Anak adalah amanah bagi kedua orang tuanya.'
(Ihya' Ulumiddin)
Amanah itu bukan sekadar memberi makan dan menyekolahkan. Amanah itu termasuk menuntun anak ke majelis ilmu.
Banyak orang tua ingin anaknya jadi (Hebat di dunia), tapi lupa menjadikan anaknya { kuat agama }, Akhirnya anak tumbuh dengan kecerdasan, tapi rapuh imannya.
Pintar gadget, tapi kosong rohaninya, Hebat akademik, tapi lemah di hadapan godaan dunia.
Kalau ngaji sudah tidak dianggap penting, maka hati anak perlahan menjadi kering Yang tadinya rajin membaca Al-Qur'an, kini rajin buka game.
Yang dulu semangat ke Lembaga agama, kini sibuk game online.
Yang dulu antusias belajar doa, kini tenggelam dalam dunia fana.
Padahal ngaji tidak harus setiap hari, tapi harus ada Seminggu sekali, atau sebulan dua kali, lebih baik daripada tidak sama sekali, Sebab ilmu agama itu seperti makan: kalau tidak rutin, hati akan kelaparan.
Imam Syafi'i Berkata:
من لم يذق ذل التعلم ساعة تجرع ذل الجهل طول حياته
Siapa yang tidak mau merasakan lelahnya belajar sesaat, ia akan merasakan hinanya kebodohan selamanya."
Maka, mari hidupkan kembali semangat ngaji.
Ajak anak-anak kita duduk di majelis ilmu. Dukung mereka, dampingi mereka. Karena masa depan tanpa agama adalah masa depan tanpa arah.
Semoga Allah menjadikan keluarga kita keluarga pecinta ilmu, penjaga agama, dan keturunan yang dekat dengan Al-Qur'an.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادَنَا أَوْلَادًا صَالِحِينَ حَافِظِينَ لِلْقُرْآنِ وَالسُّنَّةِ فُقَهَاءَ فِي الدِّيْنِ مُبَارَكًا حَيَاتُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Ya Allah, jadikanlah anak-anak kami anak-anak yang saleh, penghafal Al-Qur'an dan Sunnah, ahli ilmu agama, dan jadikanlah mereka orang-orang yang berkah kehidupannya di dunia dan akhirat.🤲🤲🤲
Semoga bermanfaat...🙏🙏