Cahaya Thimuer

Cahaya Thimuer "Mengulas Kembali"

Kalian pernah dengar nggak sih, orang yang sukses trus bilang, “Saya dulu merangkak dari bawah, jatuh bangun, sampai akh...
15/09/2025

Kalian pernah dengar nggak sih, orang yang sukses trus bilang, “Saya dulu merangkak dari bawah, jatuh bangun, sampai akhirnya bisa jadi seperti sekarang ini.”
Dengar kata-katanya aja udah bikin kita refleksi...

Soalnya kalau kita telusuri, “bawah” yang mereka maksud tuh bukan lantai tanah liat, tapi lantai marmer rumah orang tuanya. Jatuh bangunnya juga bukan karena gagal dagang gorengan di pasar, tapi bingung pilih mau mulai usaha pakai modal 1 M atau 2 M.

Trus, setelah usahanya lancar ya jelas lah, modalnya aja udah lebih tebal dari bab skripsi, terus mereka muncul di TV atau seminar motivasi sambil bilang, “Tenang guys, semua itu butuh proses. Pekerjaan banyak kok, kita aja yang malas. Hidup menarik itu hidup yang penuh tantangan.”

Lah, tantangan buat mereka tuh paling cuma bingung, mau liburan ke Bali apa ke Swiss. Sementara kita? Tantangan kita tuh kadang cuma satu “Besok makan apa?”

Tapi ya gitu, dengan entengnya mereka ngomong, senyum manis, semua orang bertepuk tangan. Kita yang nonton cuma bisa bilang dalam hati: “Waooo… enak banget ya hidupmu, bro.”



14/09/2025

Dalam perjalanan itu, membaca buku adalah jendela yang membukakan cakrawala. Setiap lembar buku adalah perahu kecil yang bisa membawa kita menyeberangi zaman, melintasi ruang, bahkan berdialog dengan orang-orang besar yang sudah lama tiada. Budaya membaca bukan hanya tentang menambah pengetahuan, tapi juga melatih kesabaran, ketekunan, dan kemampuan mendengar suara-suara hikmah yang terpatri dalam tulisan.

Kedai   mungkin tampak sederhana dari luar, tapi jangan salah ini bukan sekadar tempat beli kopi sachet lalu pulang. Di ...
06/09/2025

Kedai mungkin tampak sederhana dari luar, tapi jangan salah ini bukan sekadar tempat beli kopi sachet lalu pulang. Di sini, para “pendekar intelektual” berkumpul bukan untuk duel pakai pedang, melainkan duel pakai argumen. Kalau di Prancis abad ke-18 kedai kopi jadi tempat nongkrongnya kaum borjuis dan proletar yang ujung-ujungnya melahirkan revolusi, maka di NTB kita punya R Coffee tempat nongkrong yang kadang bisa melahirkan revolusi pemikiran, atau minimal melahirkan utang ngopi yang belum dibayar.

Secara akademis, kedai kopi selalu punya posisi unik sebagai “ruang publik” (public sphere) versi Jürgen Habermas, di mana diskusi-diskusi serius tentang masa depan bangsa bisa lahir di antara aroma arabika. Bedanya, kalau di jurnal ilmiah diskusinya pakai catatan kaki, di R Coffee cukup pakai catatan bon.

Bagi yang s**a membaca sambil ngopi, suasananya pas: sejuk, rindang, dan bonus oksigen dari pohon tebu di sekitar. Bagi yang s**a diskusi, siap-siap dapat dua manfaat sekaligus meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan kadar kafein. Singkatnya, R Coffee adalah laboratorium sosial yang menyatukan aktivis, tokoh, kios, hingga “kaum rebahan” yang mendadak jadi filsuf begitu menyeruput kopi hitam.




Di dunia ini, ada dua jenis orang. Ada yang seperti lumpur, ada juga yang seperti emas. Sekilas mereka tampak sama, apal...
06/09/2025

Di dunia ini, ada dua jenis orang. Ada yang seperti lumpur, ada juga yang seperti emas. Sekilas mereka tampak sama, apalagi ketika tercampur dalam arus kehidupan. Tapi ingat, ujian hidup itu ibarat sungai deras yang mengguncang kita.

Saat masalah datang, orang yang seperti lumpur hanya bisa mengeluh, memperkeruh suasana, dan akhirnya tenggelam dalam kesulitan. Sebaliknya, orang yang seperti emas justru makin menunjukkan nilainya. Ia tetap tegar, berkilau, dan semakin berharga setelah melewati tekanan.

Hidup selalu memberi pilihan: mau jadi lumpur yang larut dalam masalah, atau jadi emas yang makin bersinar karena ditempa ujian. Ingatlah, nilai dirimu terlihat jelas bukan saat keadaan tenang, tapi justru ketika badai datang.




05/09/2025

Perkembangan teknologi di Tiongkok menunjukkan akselerasi yang sangat pesat, khususnya dalam bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan robotika. Fenomena persiapan manusia robot untuk menggantikan posisi manusia dalam berbagai sektor kehidupan menimbulkan dinamika yang dapat dianalisis dari aspek tantangan, peluang, hambatan, serta dampak yang ditimbulkannya.




Address

Mataram
83134

Telephone

+6282341715586

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cahaya Thimuer posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share