Independent Movement

Independent Movement Api yang melelehkan sutera dan membengkokkan besi akan mengeraskan baja!

“Teori adalah realitas yang digeneralisasi. Di dalam sebuah sikap yang jujur terhadap teori revolusioner terekspresikan ...
05/05/2026

“Teori adalah realitas yang digeneralisasi. Di dalam sebuah sikap yang jujur terhadap teori revolusioner terekspresikan sebuah keinginan yang penuh semangat untuk membangun kembali realitas sosial.”

- Leon Trotsky

“Hidup ini sungguh penuh dengan kejutan yang menegangkan. Hidup ini pergi lebih jauh melampaui apa yang kita rencanakan. Dan kerjakan. Kita tidak hanya hidup dari pasar untung dan rugi. Kita …

"Sesungguhnya, apa yang dapat memberi para pekerja keberanian dan keyakinan yang lebih besar pada kekuatan mereka sendir...
25/04/2026

"Sesungguhnya, apa yang dapat memberi para pekerja keberanian dan keyakinan yang lebih besar pada kekuatan mereka sendiri selain pemogokan massal yang mereka putuskan sendiri? Apa yang dapat memberi lebih banyak keberanian kepada para budak abadi pabrik dan gudang selain pengerahan pasukan mereka sendiri? Dengan demikian, gagasan perayaan kaum proletar dengan cepat diterima dan ... menyebar ke setiap negeri hingga akhirnya menaklukkan seluruh dunia proletar." (Rosa Luxemburg)

“Sesungguhnya, apa yang dapat memberi para pekerja keberanian dan keyakinan yang lebih besar pada kekuatan mereka sendiri selain pemogokan massal yang mereka putuskan sendiri? Apa yang dapat …

"Di hadapan kita, parlemen masih ada, tetapi tidak lagi memiliki kekuasaan seperti dulu dan tidak akan pernah bisa kemba...
14/04/2026

"Di hadapan kita, parlemen masih ada, tetapi tidak lagi memiliki kekuasaan seperti dulu dan tidak akan pernah bisa kembali. Pemerintahan borjuasi membawa masyarakatnya menuju kebangkrutan yang tidak terperi. Mereka tidak mampu menjamin rakyat akan roti maupun perdamaian. Dengan mempelajari sejarah perjuangan kelas buruh sendiri, dalam diskusi ini, kami akan menjelaskan kepada para pekerja muda tentang nasib Indonesia di tahun-tahun perjuangan yang menanti. Tidak ada lagi jalan kembali menuju demokrasi parlementer yang damai."

"Peristiwa-peristiwa saat ini secara tak-terhindarkan dan tak-terelakkan berujung pada konflik antara kaum proletar dan borjuasi yang semakin tajam--rakyat pekerja melawan militerisme. Pemotongan upah, kenaikan subsidi, PHK massal; kemiskinan, pengangguran, kelaparan; perang dan bencana tanpa akhir--semuanya akan membuka mata kita akan signifikansi perjuangan kelas revolusioner. Bergabunglah bersama kami untuk penggulingan kapitalisme secara sadar dan terorganisir!"

- Kelompok Pembebasan Buruh Berbah

“Hari-hari pemberontakan besar akan tiba. Ini akan bermanfaat untuk membersihkan suasana pengap dan keheningan di dalam organisasi-organisasi tradisional kelas pekerja. Dan kami akan mempersi…

"Untuk mendapatkan kekuatan Anda, untuk membela hak Anda untuk hidup, untuk tidak lagi bekerja untuk memperkaya masyarak...
25/03/2026

"Untuk mendapatkan kekuatan Anda, untuk membela hak Anda untuk hidup, untuk tidak lagi bekerja untuk memperkaya masyarakat minoritas yang tidak tahu malu—persiapkan revolusi buruh, bergabunglah dengan kami sekarang juga!"

- Kelompok Pembebasan Buruh Berbah

“Untuk mendapatkan kekuatan Anda, untuk membela hak Anda untuk hidup, untuk tidak lagi bekerja untuk memperkaya masyarakat minoritas yang tidak tahu malu—persiapkan revolusi buruh, bergabungl…

"Fakta bahwa 8 Maret sesungguhnya berasal dari sebuah pemogokan kemudian dikaburkan oleh tragedi 25 Maret 1911. Tanggal ...
19/03/2026

"Fakta bahwa 8 Maret sesungguhnya berasal dari sebuah pemogokan kemudian dikaburkan oleh tragedi 25 Maret 1911. Tanggal dan peristiwa ini dicampur aduk, dan bahkan menjadi narasi yang kuat di dalam gerakan-gerakan yang mengaku komunis. Namun faktanya tetap bahwa 8 Maret lahir dari perjuangan melawan kapitalisme, yang selama beberapa dekade sebelum 1917 diperjuangkan oleh jutaan aktivis militan: laki-laki dan perempuan yang dipersatukan oleh cita-cita revolusioner untuk menghapus eksploitasi dan keterasingan manusia oleh manusia, serta perempuan oleh laki-laki. Para pejuang kelas ini percaya bahwa orang yang memiliki lebih banyak hak punya kewajiban membela mereka yang memiliki lebih sedikit hak. Mereka yakin bahwa jika kita bersatu, kita bisa mencapai lebih banyak daripada jika berjuang sendirian. Kelas yang sekarang memegang kekuasaan ingin kita tetap terpecah—kelas yang sama inilah yang sudah berkuasa sejak 1908 dan 1917."

- Revolutionary Communist International

Selengkapnya:

Sejarah 8 Maret mengajarkan bahwa pembebasan perempuan tidak pernah berdiri sendiri, melainkan selalu terkait dengan perjuangan yang lebih luas melawan kapitalisme.

"Serangan air keras terhadap Andrie Yunus adalah peringatan keras bahwa perjuangan untuk mempertahankan kebebasan berpen...
19/03/2026

"Serangan air keras terhadap Andrie Yunus adalah peringatan keras bahwa perjuangan untuk mempertahankan kebebasan berpendapat masih jauh dari selesai. Teror terhadap aktivis tidak boleh dibiarkan menjadi hal yang normal. Keadilan bagi korban harus ditegakkan, dan para pelaku—baik eksekutor maupun dalangnya—harus diadili."

"Tetapi lebih dari itu, pembelaan terhadap kebebasan berpendapat tidak bisa diserahkan kepada aparat, karena merekalah yang justru menjadi penghalang kebebasan berpendapat rakyat pekerja. Hanya melalui solidaritas luas dan aksi massa, tekanan yang cukup dapat dibangun untuk mematahkan impunitas ini dan menghentikan perburuan terhadap aktivis. Melindungi mereka yang berani bersuara berarti melindungi hak seluruh rakyat untuk berbicara dan melawan ketidakadilan!"

- Perhimpunan Sosialis Revolusioner

Teror terhadap aktivis hanya bisa dilawan dengan kekuatan kolektif dari bawah, melalui solidaritas luas dan aksi massa untuk mempertahankan ruang demokrasi.

"Perang ini telah menyebar dan mulai menarik semakin banyak negara terlibat di dalamnya. Inilah kapitalisme. Horor tanpa...
17/03/2026

"Perang ini telah menyebar dan mulai menarik semakin banyak negara terlibat di dalamnya. Inilah kapitalisme. Horor tanpa akhir. Tidak ada solusi selain berjuang untuk menumbangkannya."

- Perhimpunan Sosialis Revolusioner

Selengkapnya:

Invasi AS-Israel ke Iran memiliki konsekuensi serius terhadap ekonomi dunia. Solusi sejati hanya datang dengan menggulingkan sistem ini.

"Hukum begitu mudahnya dibeli. Undang-undang dengan mudahnya direvisi demi menguntungkan segelintir mereka yang kaya dan...
17/03/2026

"Hukum begitu mudahnya dibeli. Undang-undang dengan mudahnya direvisi demi menguntungkan segelintir mereka yang kaya dan berkuasa. Meskipun karena desakan publik hukuman yang dijatuhkan dari kasus Fandi ini dikurangi, tetapi hanya ketika publik bersuara maka bisa mengubah hukuman. Kasus Fandi juga menegaskan 'no viral, no justice', di mana keadilan harus menunggu tekanan publik."

"Bila sudah demikian, maka hukum yang tidak adil ini, hukum yang melayani kelas kapitalis ini, hukum yang miliknya kaum yang berpunya ini, seharusnya kita gulingkan dan kita gantikan dengan hukumnya kelas pekerja."

- Perhimpunan Sosialis Revolusioner

Selengkapnya:

Vonis terhadap Fandi memperlihatkan hukum tajam ke bawah tetapi lunak ke atas hukum hanya berlaku bagi mereka yang lemah sedangkan kelas penguasa bebas menyesuaikan aturan untuk kepentingan mereka sendiri.

"Bersamaan dengan munculnya kepemilikan pribadi, klan-klan maternal yang bersifat komunistis dihancurkan. Sebagai gantin...
09/03/2026

"Bersamaan dengan munculnya kepemilikan pribadi, klan-klan maternal yang bersifat komunistis dihancurkan. Sebagai gantinya lahirlah masyarakat kelas, negara, dan keluarga patriarkal. Bentuk perkawinan berubah dari poligami menjadi monogami, guna memastikan bahwa anak-anak yang lahir dalam perkawinan adalah anak sang suami. Perkawinan pun menjadi sarana untuk mengonsolidasikan kekayaan dan kekuasaan keluarga. Bukan kaum laki-laki yang diuntungkan, karena mayoritas dari mereka masih di bawah rantai perbudakan. Yang diuntungkan hanyalah lapisan elite kelas penguasa. Sementara, lapisan luas masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, ditundukkan di bawah kekuasaan kelas. Hanya dengan penghapusan masyarakat kelas maka umat manusia dapat terbebas dari perbudakan ini. Pembebasan perempuan telah menjadi masalah kelas, yang tak terpisahkan dari transformasi sosialis atas masyarakat."

- Revolutionary Communist International

Selengkapnya:

Penindasan perempuan setua masyarakat berkelas, dan cara mengakhiri penindasan perempuan adalah mengakhiri masyarakat berkelas itu sendiri.

"Revolusi tidak pernah memiliki jadwal operasi yang pasti. Hanya kapal di pelabuhan atau kereta di stasiun yang beropera...
08/03/2026

"Revolusi tidak pernah memiliki jadwal operasi yang pasti. Hanya kapal di pelabuhan atau kereta di stasiun yang beroperasi sesuai jadwal, itupun tidak selalu tiba dan berangkat tepat waktu."

- Kaum Bolshevik

Ratusan sopir dan kornet truk secara spontan memblokade Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur. Penutupan ini berlangsung atas kemuakan terhadap manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) …

08/03/2026

Pemberontakan Pekerja di Pelabuhan Tanjung Wangi

Ratusan sopir dan kornet truk secara spontan memblokade Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur. Penutupan ini berlangsung atas kemuakan terhadap manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP). Penyebrangan dengan rute pulang-pergi Banyuwangi - Lombok, yang dilayani oleh KM Mutiara Ferindo I, KM Mutiara Sentosa III, dan KM Mutiara Barat, telah lama berlangsung buruk.

"Berkali-kali kapal tiba dan berangkat tidak tepat waktu dan kami mesti menunggu berjam-jam lamanya. Kapal berlayar sangat lambat dan lebih sering mematikan mesin di tengah laut dengan alasan apa saja," tutur salah satu sopir truk bernama Iqbal, pada Minggu (8/3/26), di bibir Pelabuhan Tanjung Wangi.

KM Mutiara Barat berlayar dari Lombok ke Banyuwangi dengan waktu yang menyentuh 22 jam lamanya. Sejak pagi hari, para sopir truk telah berkumpul di Pelabuhan Lembar. Kapal baru tiba sore harinya dan menetapkan keberangkatannya pukul 21.00 Wita. Namun keberangkatan yang sesungguhnya adalah hampir 2 jam setelah waktu yang ditentukan dan sampai pada pukul 18.30 WIB. Telat berangkat, kapal juga dalam perjalanannya berlayar begitu lamban dengan keadaan yang buruk: tidak ada lokasi charger HP gratis--semuanya dipatok 10.000 rupiah per pengecasan; toilet kotor di mana banyak kran air dan saluran pembuangan kotoran yang tersumbat; kamar tidur sopir dan kornet yang panas tanpa AC, dengan kasur tipis yang terbuat dari plastik yang dipenuhi debu dan banyak sisinya yang menjadi sarang kecoa.

"Jika kami ingin mendapatkan kamar yang layak, pihak kapal mematok tarif 50 ribu rupiah untuk mendapat kamar ber-AC. Itupun tidak disertai dengan pengecasan HP gratis," tutur Doni yang juga sopir salah satu truk.

Hari Minggu, 8 Maret 2026, kemuakan yang tependam meledak ke permukaan dengan mengambil bentuk blokade pelabuhan secara mendadak. Pada ledakan spontan ini, yang dalam logika internalnya mengambil bentuk yang agak terorganisasi, dan dalam benturan dengan manajer pelabuhan yang bertambah intens, massa sopir dan kornet truk melahirkan dalam gerakannya pemimpin-pemimpin informal yang diangkat menjadi juru bicara. Didorong oleh massa, pemimpin pekerja angkutan menuntut kompensasi Rp 250.000. Jika ganti-rugi tidak diberikan, massa yang marah menekan kepemimpinannya untuk menyampaikan ancaman blokade tanpa batas waktu.

Menyaksikan bahaya di hadapan mata mereka, gerombolan kapitalis Pelindo dan ALP di Tanjung Wangi, pada akhirnya tunduk memberikan kompensasi. Blokade pelabuhan yang tiba-tiba ini menunjukan bagaimana massa pekerja siap melancarkan perjuangan massa. Dan penutupan penyebrangan yang sementara, memperlihatkan bagaimana para sopir dan kornet truk secara naluri mengambil senjata pemogokan sebagai metode perlawanannya.

Dalam krisis kapitalisme Indonesia sebagai bagian dari krisis dunia kapitalisme, blokade para sopir dan kornet truk ini mengantisipasi ledakan pemberobntakan besar dengan metode pemogokan di hari-hari mendatang. Dan di sini--keterlambatan jadwal kapal yang bisa diterima pada periode normal, dalam periode revolusi menjadi tidak dapat ditoleransi.

***

"Revolusi tidak pernah memiliki jadwal operasi yang pasti. Hanya kapal di pelabuhan atau kereta di stasiun yang beroperasi sesuai jadwal, itupun tidak selalu tiba dan berangkat tepat waktu."

- Kaum Bolshevik

Dalam periode kekacauan besar dan disintegrasi tajam di zaman kita, semua pertanyaan terungkap dengan konkret sebagai pertanyaan revolusi. Namun, karena revolusi tidak sering terjadi, konsep dan gagasan revolusioner menjadi kabur: garis besarnya menjadi tidak jelas, pertanyaan-pertanyaan diajukan secara teledor, dan dijawab dengan cara yang vulgar. Di sini perjuangan politik untuk kejelasan teoretik, yang mengalir dari ketelitian filosogis, menjadi sangat vital.

Revolusi memiliki kekuatan improvisasi yang luar biasa, tetapi tidak pernah mengimprovisasi sesuatu yang baik bagi kaum liberal--reformis dan radikal. Kemenangan revolusi kita hanya akan datang dari evaluasi politik yang benar, dari organisasi yang tepat, dan dari kemauan untuk melancarkan serangan dan pertahanan secara jelas, serta pukulan menentukan yang tegas.

Bangun kepemimpinan revolusioner sekarang juga, untuk pemberontakan seluruh Indonesia dengan metode mogok tanpa batas waktu.

Bangun Bolshevisme sekarang juga: https://revolusioner.org/bergabung

Address

Mataram

Website

https://percikanapi.data.blog/, https://marxists.org/, https://revolusi

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Independent Movement posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Independent Movement:

Share

Category