17/08/2026
Suasana khidmat usai upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI, di halaman kantor Gubernur NTB, Senin, mendadak diselimuti rasa haru.
Seorang anak SD tampak tak kuasa menahan air mata di hadapan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Momoen tersebut terjadi saat digelar aksi peduli korban bencana gempa NTT, usai upacara.
Bocah berusia 9 tahun tersebut diketahui bernama Teduh Jiwa. Saat menyalami tangan gubernur, tangis Teduh pecah. Kepada sang gubernur ia menceritakan kesedihannya melihat kondisi para korban bencana gempa bumi yang menimpa NTT.
Perasaan sedih Teduh bukan tanpa alasan. Kakek dan neneknya berasal dari NTT, sehingga duka yang dialami warga di sana terasa sangat dekat dengan hatinya.
Tidak hanya itu, aksi kemanusiaan tersebut juga membangkitkan kembali memori kelam dan trauma masa kecilnya saat merasakan langsung gempa dahsyat yang melanda Lombok tahun 2018 silam.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang melihat kejadian tersebut langsung merangkul dan menenangkan Teduh.
Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi mendalam atas ketulusan hati serta kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh bocah tersebut di usia yang masih sangat muda.
Ia terus berusaha menenangkan hati Teduh dengan merangkul dan memeluknya.
Tangisan Teduh Jiwa pun menjadi potret menyentuh betapa rasa empati dan persaudaraan tidak mengenal batas usia.
Aksi peduli NTT yang digelar tepat pada Hari Kemerdekaan ke-81 RI ini menjadi momentum solidaritas bagi masyarakat NTB untuk menggalang bantuan dan mengirimkan doa terbaik bagi korban gempa NTT.
Dalam aksi tersebut digelar tarian dengan lagu-lagu dari timur. Disertai aksi teatrikal yang menunjukkan betapa ngerinya gempa Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, NTT.
Baca TribunLombok.com