07/04/2026
SELONG – Warga Lombok Timur kesulitan mendapatkan gas Elpiji 3 Kilogram. Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram kurang lebih sudah hampir satu bulan. Tidak hanya langkah namun harganya juga melambung tinggi. Kondisi tersebut tidak sesuai dengan apa yang dikatakan Pemkab Lombok Timur yang menyatakan bahwa stok elpiji 3 kilogram ini dipastikan aman.
Bahkan di sejumlah pangkalan dan pengecer mengaku kesulitan untuk mendapatkan gas yang menjadi kebutuhan penting masyarakat. Di beberapa pangkalan warga sampai antre berjam- jam untuk bisa mendapatkan satu tabung gas.
“Kelangkaan gas elpiji 3 kg sarat permainan. Warga harus mencari gas ke tempat lain,” kata Eko Rahadi salah seorang warga Lombok Timur.
Ia mengaku untuk mendapatkan satu tabung gas, ia harus mencari sampai perbatasan Lombok Timur- Lombok Tengah. “ Pengecer di Lombok Timur enggak ada. Itu pun bisa saya dapat di kios kecil di perbatasan Lombok Tengah – Lombok Timur. Meksipun mahal terpaksa saya beli,” ungkapnya.
Karenanya Eko menyinggung pernyataan Haerul Warisin yang menyebutkan stok elpiji tidak akan kekurangan di Lombok Timur. Namun fakta di lapangan justru berbeda.