Hindu Publish

Hindu Publish Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Hindu Publish, Digital creator, Mataram.

26/10/2025

"Kilas balik ke masa lalu, tahun 1930… Sebuah rekaman langka menyingkap jejak budaya Bali yang penuh makna. Inilah iring-iringan Barong, simbol keseimbangan antara kebaikan dan kejahatan tarian sakral yang tak sekadar hiburan, melainkan doa yang hidup dalam setiap gerak dan tabuh gamelan.
Dari masa ke masa, Barong tetap menjadi penjaga harmoni pengingat bahwa tradisi bukan sekadar warisan, tapi jiwa yang terus menuntun langkah generasi berikutnya.
✨ Sebuah potongan waktu, dari 1930 untuk kita hari ini. "_

05/01/2022

08/03/2021

Komedian Dono Warkop pernah berkata begini;

"Status sosial tampaknya menjadi penting dalam kehidupan kita. Siapa yang bicara dan bukan apa yang dicarakan, masih menjadi gaya hidup kita"

Bukan begitu?😊
Pikirkanlah itu!

03/02/2021

Shanti🙏

26/01/2021

...

Mantan Presiden India Dr. Abdul Kalam bercerita pada saat dirinya masih kecil, sang Ibu pernah tak sengaja menyajikan roti gosong untuk makan malam keluarga mereka.

Saat itu Ibuku baru p**ang dari bekerja seharian. Saya sedang menunggu apakah ada yg menyadari roti gosong itu. Tapi ayah langsung memakannya dengan lahap.

Melihat ayah makan, saya ikut melahapnya. Malam hari ketika hendak tidur, ayahku masuk untuk menciumku. Aku bertanya apakah ayah benar-benar menyukai roti gosong buatan Ibu?

Ayah menjawab; Nak, Ibumu mungkin melalui hari yang berat di tempat kerja dan dia lelah. Lagi p**a sepiring roti gosong tidak akan membuatmu sakit. Kata-kata kasarlah yang menyakiti orang lain!.

Pada suatu hari, terjadi percakapan antara Hyang Girīndraduhita (Pārwatī) dengan Hyang Jagatpati (Śiwa). Giriputri:— Ata...
11/01/2021

Pada suatu hari, terjadi percakapan antara Hyang Girīndraduhita (Pārwatī) dengan Hyang Jagatpati (Śiwa).

Giriputri:— Atas kasih Paduka kepada-Ku, ajarkanlah tata cara pelaksanaan brata Śiwarātri yang ingin hamba lakukan, semoga brata ini kelak akan dipraktikkan oleh orang yang berjaga pada waktu bulan Magha malam keempatbelas gelap, prawanining tilĕm Kapitu. (Śiwarātri Kalpa, 36.2)

Jagatpati:— O Adinda Ku-sayang, senangnya hati Kakanda mendengarkan pertanyaan-Mu, Kakanda akan memberitahu Adinda cara melaksanakan brata yang luar biasa pahalanya. Dengarkanlah. Ia yang mematuhi kata-kata Kakanda oleh karenanya akan menuju Rudraloka, tidak akan memasuki planet neraka. (Śiwarātri Kalpa, 36.3)

— Di waktu pagi sesuah menggelar pemusatan pikiran pada-Ku, datanglah kerumah guru, menghormatinya dan juga memohon diri melaksanakan brata, menjunjung kaki guru. Sesudah itu mandilah, membersihkan gigi, mengatur pelaksanaan pemujaan Hyang Śiwānala, disertai dengan berpuasa dan tidak berkata-kata (mengendalikan dorongan berbicara), hendaknya pakaian selalu dalam keadaan bersih. (Śiwarātri Kalpa, 37.1)

— Sesudah berakhirnya siang hari, pada waktu malam harinya hendaknya ia berjaga dan tidak tidur, sambil taat berpikir tentang-Ku senantiasa. Pujalah Hyang Kumāra (Kārtikeya) dan Hyang Gajendrawadana (Ganeṣa) meminta perestuan. Pada malam hari itu, selama 12 jam, laksanakan tata cara puja sesuai yang diperlukan. (Śiwarātri Kalpa, 37.2)

— Musik dan lagu-lagu rohani hendaknya dinyalakan untuk menggelakkan rasa kantuk di mata, atau bersama-sama mengucapkan kidung suci dalam keramaian (saṅkīrtana). Aku lebih berbahagia lagi kalau ia dapat menceritakan kisah si pemburu pada waktu itu. Ia pasti akan mendapatkan alam yang paling utama bagi dia yang menceritakan perjalanan ātmā si Lubdhaka. (Śiwarātri Kalpa, 37.5)

— Sesudah sirna malam itu pada esok harinya berikanlah derma (sumbangan) pada orang-orang yang berkumpul (yang melaksanakan brata siwaratri), persembahkanlah siwa lingga, emas kepada maha pandita yang bersusila tinggi dan paham akan weda. Siapapun disana berikan derma dengan semampunya, selalu terbebaskan dari waktu jaga tidur siangnya lakukanlah amanat itu. (Siwaratri Kalpa, 37.6)

— Setelah selesai sempurna melaksanakan brata yang Ku-katakan, maka lanjutkanlah dengan kegiatan bertirtayatra. Seribu juga dosa laknat yang ia lakukan pada kelahiran terdahulunya seketika akan sirna ketika melaksanakan brata siwaratri yang serba utama (Siwaratri Kalpa 37.7)

— Walaupun seluruh hidupnya ia berbuat kebatilan, menyakiti perasaan orang lain, membunuh seorang brahmana, dan lagi tidak tahu berterimakasih, durhaka kepada seorang guru, membunuh janin pada kandungan, semua dosa-dosa itu akan sirna oleh karena ia berjaga diwaktu siwaratri yang sangat utama ini. (Siwaratri Kalpa 37.8)

—Walaupun tidak melaksanakan brata, tetapi terjaga tidak tidur, pada waktu-waktu demikian seluruh kelahiran manusia, baik tua muda laki-perempuan segera akan menuju siwalaya menikmati kebahagian transendental tanpa keluh kesah. (Siwaratri Kalpa 37.9)

—Demikianlah wejangan Hyang iswara kepada para dewata Hyang Girindratanaya memberi salam penghormatan dan mematuhi semua sabda Hyang Jagatpati yang telah diberikan demikianlah para Hyang (dewata) yang ikut mendengar diskusi siwa dan sakti-Nya melaksanakan braya siwaratri sampai ke triloka (Siwaratri Kalpa 37.10)

from

Rahajeng semeton Hindu samian nyanggre Rahine suci Siwaratri. Dumogi state Rahayu🙏
Om namahsiva ya

31/12/2020

Happy new year🎉
Semangat baru💪
Mengarungi tahun 2020 terasa sangat melelahkan.
Akhir tahun penting untuk refleksi, melihat diri lebih dalam.
Begitu juga tahun 2021 sebagai momentum untuk apa yg harus diupayakan agar asa yg dicita tercapai🙏.

Om ano bhadra krtavyantu visvatah.

21/10/2020

Untuk apa memikirkan hasil yang sudah pasti ada. Lebih baik menggunakan seluruh energi untuk berkarya. Maka hasilnya sudah pasti optimal bukan?!

15/10/2020

Amarah membingungkan, pandangan dan pikiran seseorang menjadi berkabut, dalam keadaan bingung, terlupakanlah segala nilai luhur dan lenyap p**a kemampuan untuk memilah antara yang tepat dan yang tidak tepat, sesuatu yang mulia dan sesuatu yang sekedar menyenangkan.

Demikianlah, seseorang tersesatkan oleh ulahnya sendiri.

Om Swastyastu🙏Om anobhadra krtavyantu visvatah"Semoga pikiran yang baik datang dari segala penjuru"Om Shanti, Shanti, Sh...
19/07/2020

Om Swastyastu🙏

Om anobhadra krtavyantu visvatah

"Semoga pikiran yang baik datang dari segala penjuru"

Om Shanti, Shanti, Shanti Om

23/06/2020

Bhagavad Gita 2.49
Durena hy avaram karma buddhi-yogad dhananjaya
Buddhau saranam anviccha krpanah phala-hetavah

"Wahai Dhananjaya (Arjuna, penakluk kebendaan) berkarya tanpa kesadaran yoga, tanpa keseimbangan diri, tidak berarti banyak. Sebab itu, hiduplah dengan penuh kesadaran. Berlindunglah pada kesadaran diri. Sungguh sangat menyedihkan keadaan mereka yang berkarya tanpa kesadaran, tanpa keseimbangan diri, dan semata untuk meraih hasil cepat dari segala perbuatannya."

22/06/2020

Manawadharma sastra V.109

Adbhirgatrani suddhyanti
Manah satyena suddyanti
Widya tapobyam bhutatma
Buddhir jnanena suddhyanti

Terjemahan.
Tubuh dibersihkan dengan air,
Pikiran disucikan dengan kebenaran,
Jiwa manusia dengan pengetahuan suci,
Tapa brata, kecerdasan dengan
Pengetahuan yang benar.

Address

Mataram

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hindu Publish posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Hindu Publish:

Share