Lombok Post Online

Lombok Post Online Portal Berita Terdepan di Nusa Tenggara Barat.

06/01/2026

Kontrak Honorer Tidak Dilanjutkan, Pemkab Loteng Taati Undang-Undang

LombokPost-Pemerintah Kabupaten (pemkab) Lombok Tengah dengan tegas mematuhi aturan perundang-undangan tentang tenaga honorer di daerah.

Dengan tidak melanjutkan kontrak kerja terhadap 1.129 tenaga honorer non database dari jumlah total 1.484 orang.

Rinciannya, sebanyak 715 guru honorer, 355 tenaga kesehatan (nakes) dan 414 teknis administrasi.

“Pak Bupati sudah menyampaikan bagaimana kelanjutan para honorer non database ini, khusus untuk 355 nakes (tetap berlanjut) karena ada kesempatan ikuti pendaftaran tenaga profesional di BLUD,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng Lalu Firman Wijaya pada wartawan, Selasa (6/1).

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), telah menetapkan kebijakan bahwa rekrutmen tenaga honorer di instansi pemerintah, termasuk sekolah, secara resmi dihentikan per tanggal 28 November 2023.

Aturan ini bertujuan untuk menertibkan administrasi dan mengimplementasikan sistem Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih terstruktur.

“Sebenarnya sudah diatur lebih dulu dalam PP 49 tahun 2018 tentang manajemen PPPK, menegaskan larangan rekrutmen honorer, jadi apa yang dilakukan pemerintah daerah itu melaksanakan perintah undang-undang,” tegasnya.

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Loteng Ki Agus Azhar tentu berharap, ada solusi terbaik terhadap ribuan honorer yang tak dilanjutkan kontrak khususnya 715 guru honorer. Berdasarkan data kelebihan guru 1.023 ini belum dianalisa lebih lanjut apakah termasuk sekolah swasta atau tidak.

“Katanya belum dianalisa, sehingga bisa menjadi solusi bagi 35 guru honorer sertifikasi dari 715 orang itu bisa didistribusikan ke sana,” kata dia. (ewi)

06/01/2026

Petani Keluhkan Harga Pupuk Subsidi di Atas HET

LombokPost-Puluhan petani dari Desa Jeropuri dan Beleka Daya, Praya Timur keluhkan adanya praktik penjualan pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat pengecer di Lombok Tengah.

Ketua Lembaga Aliansi untuk Keadilan (LAUK) NTB Hamzanwadi di sela-sela hearing di kantor DPRD Lombok Tengah menduga, ada permainan harga yang merugikan petani.

Sebab, pengecer tidak akan mengeluarkan pupuk subsidinya kepada petani jika tidak mau menebus harga pupuk sesuai yang ditentukan. Sehingga hal ini yang membuat para petani melapor ke wakil rakyat di gedung Jontlak.

“Berdasarkan HET harga pupuk itu Rp 1.800 per kilogram atau Rp 180 ribu per kuintal. Di tingkat pengecer harganya Rp 220 ribu hingga Rp 300 ribu per kuintal,” cetusnya, Selasa (6/1).

Diakui, kondisi penjualan harga pupuk di atas HET pada kedua desa tersebut sudah berlangsung selama satu minggu lebih. Para petani hanya berharap ada tindak tegas dari legislatif dan eksekutif agar harga pupuk subsidi kembali normal.

“Petani juga menuntut untuk putus mata rantai ke pengecer, penebusan pupuk cukuplah sampai di distributor saja. Kami juga sudah mencabut RDKK di pengecer,” jelas dia.

Anggota Komisi II DPRD Lombok Tengah Syaiful Muslim menegaskan, para petani sudah tidak mau lagi menebus pupuknya di tempat pengecer karena sudah hilang kepercayaan.

“Dengan disalurkan ke kantor desa, mereka bisa mendapatkan harga pupuk subsidi yang sebenarnya. Karena pupuk itu tidak akan diberikan (oleh pengecer) jika tidak ditebus dengan harga sekian rupiah,” kata dia. (ewi)

06/01/2026

Kendaraan roda tiga pengangkut sampah lingkungan di Kota Mataram antre berjamaah di TPS Sandubaya.

LombokPost-Sidang lanjutan kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi berlangsung, Senin (5/10).Jaksa Penuntut Umum (JPU) ...
06/01/2026

LombokPost-Sidang lanjutan kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi berlangsung, Senin (5/10).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tiga saksi anggota polisi yang bertugas di Bidpropam Polda NTB. Yakni, AKP Muhammad Rayendra Riskila Abadi; Aris Munandar; dan Nyoman Dwi Andika.

Pada sidang tersebut terungkap ada chat antara korban Brigadir Nurhadi dengan saksi Nyoman Dwi Andika. Chat itu pun dibuka pada layar televisi di hadapan majelis hakim.

LombokPost-Badan Pusat Statistik (BPS) NTB mencatat data akhir tahun 2025 menunjukkan lonjakan kinerja ekspor yang luar ...
06/01/2026

LombokPost-Badan Pusat Statistik (BPS) NTB mencatat data akhir tahun 2025 menunjukkan lonjakan kinerja ekspor yang luar biasa. Namun hal ini dibayangi oleh tekanan inflasi yang kuat, terutama dari sektor pangan.

Menurut Kepala BPS NTB Wahyudin menilai ekspor NTB pada November 2025 mencatatkan peningkatan fantastis, melonjak hingga 5.792,07 persen dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja eksplosif ini didorong oleh ekspor besar-besaran komoditas tambang dalam bentuk konsentrat.

LombokPost - Polsek Sape menangkap dua orang pelaku pemerasan dan pengancaman terhadap pedagang. Mereka adalah AR, 28 ta...
06/01/2026

LombokPost - Polsek Sape menangkap dua orang pelaku pemerasan dan pengancaman terhadap pedagang. Mereka adalah AR, 28 tahun, dan JA, 30 tahun.

Aksi kedua warga Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima sempat viral di media sosial Facebook. Sehingga polisi bergerak menangkap keduanya di Desa Oi Maci, kemarin pagi.

Dalam penangkapan AR dan JA, polisi mengamankan sebilah parang jenis Pattimura yang diduga digunakan saat melakukan pengancaman terhadap korban.

LombokPost - PT Pelindo Cabang Lembar memberikan klarifikasi resmi terkait isu negatif yang beredar di masyarakat mengen...
06/01/2026

LombokPost - PT Pelindo Cabang Lembar memberikan klarifikasi resmi terkait isu negatif yang beredar di masyarakat mengenai dugaan pungutan liar (pungli) serta pembatasan kendaraan yang keluar masuk di Terminal Gili Mas, Pelabuhan Lembar.

Manajemen menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik.

General Manager PT Pelindo Cabang Lembar, Kunto Wibisono, menegaskan bahwa Pelindo tidak mentolerir segala bentuk praktik pungutan liar di area pelabuhan.

LombokPost – DPRD NTB akan melakukan evaluasi total terhadap hasil pekerjaan fisik selama 2025.Mulai dari infrastruktur ...
06/01/2026

LombokPost – DPRD NTB akan melakukan evaluasi total terhadap hasil pekerjaan fisik selama 2025.

Mulai dari infrastruktur jalan, drainase, irigasi, hingga pekerjaan konstruksi lainnya.

"Yang berhubungan dengan mitra kerja Komisi IV tentu akan kami evaluasi secara menyeluruh," kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB Sudirsah Sujanto, Senin (5/1).

LombokPost - Kabar segar bagi para pelaku usaha di Nusa Tenggara Barat (NTB).DPRD dan Pemerintah Provinsi NTB secara res...
06/01/2026

LombokPost - Kabar segar bagi para pelaku usaha di Nusa Tenggara Barat (NTB).

DPRD dan Pemerintah Provinsi NTB secara resmi mengetok palu pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha dalam Sidang Paripurna di Kantor Gubernur NTB, Selasa (6/1).

Langkah ini menjadi sejarah baru dalam upaya NTB memangkas birokrasi yang selama ini dianggap menghambat masuknya modal.

06/01/2026

Tim SAR Gabungan Selamatkan Nelayan Asal Kuranji yang Pingsan di Tengah Laut

GIRI MENANG - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi seorang nelayan bernama Sarimin dalam keadaan selamat di tengah laut, Senin (5/1). Korban sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat sedang melaut.

"Sarimin merupakan warga Dusun Kuranji Bangsal, Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, awalnya dilaporkan belum kembali ke daratan setelah melaut di perairan Pantai Ampenan," jelas Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi.

Kekhawatiran pihak keluarga memuncak saat korban tidak menjawab panggilan telepon sekitar pukul 08.00 Wita. Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Desa Kuranji segera meneruskan informasi ke Kantor SAR Mataram untuk meminta bantuan pencarian.

Menerima laporan tersebut, Hariyadi menjelaskan pihaknya segera mengerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian intensif bersama unsur potensi SAR di sekitar lokasi kejadian. Perahu korban pertama kali ditemukan terombang-ambing oleh nelayan setempat, masih di sekitar perairan Ampenan.

"Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri (pingsan) di atas perahunya," jelasnya.

Tim rescue Kantor SAR Mataram yang menerima informasi penemuan tersebut langsung bergegas menuju lokasi penemuan untuk membantu proses evakuasi bersama unsur potensi SAR.

"Tim SAR segera mengevakuasi korban menuju daratan dan langsung membawanya ke Puskesmas Parampuan, Lombok Barat, guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut," ungkap Hariyadi.

Dengan penyelamatan yang sigap, nelayan tersebut kini sudah sadarkan diri dan berhasil diselamatkan.

06/01/2026

Sensasi Baru di Mandalika, Dino Dokar Ajak Wisatawan Susuri Pantai Kuta dengan "Hewan Purba"

LombokPost-Kawasan wisata Kuta Beach Park, The Mandalika, Lombok Tengah kini memiliki atraksi keluarga yang paling unik dan viral, Dino Dokar.

Inovasi ini menggabungkan warisan transportasi tradisional Lombok, yaitu Dokar (kereta kuda), dengan replika Dinosaurus yang bergerak, menciptakan pengalaman wisata edukasi yang berkesan.

Atraksi yang diluncurkan di kawasan Kuta Beach Park, Bazaar Mandalika ini langsung mencuri perhatian wisatawan, khususnya keluarga dan anak-anak.

Menurut Direktur Manna Lika Studio Melissa Yohana, ide "Dino Dokar" muncul dari keinginan untuk menghidupkan kembali moda transportasi lokal, Dokar, namun dengan sentuhan yang futuristik dan edukatif.

"Konsep ini lahir dari perpaduan unik antara transportasi zaman dulu, Dokar dan makhluk prasejarah Dinosaurus. Kami ingin memberikan pengalaman berpetualang sekaligus mengenalkan ke anak-anak tentang hewan purba, sambil tetap menghormati identitas lokal Dokar Lombok," katanya, Selasa (6/1).

Dino Dokar beroperasi di sepanjang Kuta Beach Park. Wisatawan diajak menikmati panorama pantai yang indah dari atas Dokar, yang kini ditarik oleh 'Dino' alih-alih kuda.

Sensasi yang diberikan adalah kegembiraan berpetualang yang tenang dan aman, menjadikannya spot foto wajib di Mandalika.

Untuk menjamin keamanan, pengelola menetapkan batas kecepatan maksimal hanya 5 km/jam. Setiap Dokar didampingi operator dan didukung penuh oleh pengamanan.

Atraksi ini beroperasi setiap hari mulai pukul 15.00 Wita hingga 21.00 Wita menjadikannya pilihan sempurna untuk menikmati senja hingga malam hari di kawasan bazaar kuliner.

Untuk menikmati petualangan selama 15 menit ini, wisatawan hanya perlu merogoh kocek Rp 50 ribu.

"Dino Dokar ini sukses memberikan layanan baru yang sangat ramah keluarga. Lokasinya yang dekat dengan bazaar kuliner membuat area ini semakin menarik sebagai destinasi one-stop bagi pengunjung Mandalika," tutup dia. (ewi)

06/01/2026

MATARAM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai digulirkan pemerintah pusat menjadi angin segar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Mataram. Salah satu yang merasakan dampak signifikannya adalah perajin roti di wilayah Babakan. Selama bulan Desember 2025 lalu saja, produksi roti di sentra ini melonjak drastis hingga menyentuh angka 300 ribu bungkus.

“Bulan Desember kemarin saja, total produksi untuk kebutuhan MBG mencapai hampir 300 ribu roti. Ini kenaikannya luar biasa, bahkan ada yang sampai produksi sehari semalem,” kata Pembina Kampung UMKM Babakan yang juga Anggota DPRD Kota Mataram Herman, Jumat (2/1).

Herman menjelaskan, jika biasanya produksi berjalan normal, kini para perajin harus bekerja ekstra keras untuk memenuhi permintaan dapur-dapur penyedia MBG di Lombok. Menurutnya, tingginya serapan produk lokal ini tidak lepas dari payung hukum yang kuat, yakni Perpres Nomor 115 Tahun 2025. Aturan tersebut mewajibkan penggunaan produk UMKM dalam menu program MBG, termasuk menu kudapan atau roti, dan melarang penggunaan produk pabrikan besar.

“Perpres ini adalah dasar hukum yang luar biasa. Menjadi angin segar bagi kami di Babakan karena mewajibkan produk harus dari UMKM. Dampaknya nyata, ekonomi masyarakat bawah langsung bergerak,” tegasnya.

Di Babakan sendiri, terdapat lebih dari 25 UMKM khusus roti yang terlibat aktif. Melalui unit usaha Babakan Mat, orderan dikelola dan didistribusikan ke berbagai UMKM sesuai kapasitas produksi masing-masing. Ada UMKM yang mampu mengolah 15 sak tepung per hari, ada p**a yang skala kecil dengan 1 sak tepung.

“Semua kebagian. Polanya kita bagi (share) sesuai kapasitas produksi mereka agar kualitas dan kuantitas terjaga,” imbuhnya.

Setiap satuan pelayanan program MBG rata-rata memesan 2.500 hingga 3.500 bungkus roti per hari dengan harga kisaran Rp 2.500 per buah. Jenis roti yang diproduksi pun disesuaikan dengan standar gizi yang ditetapkan ahli gizi dari masing-masing dapur.

“Yang paling banyak dipesan itu roti abon, roti keju, cokelat, dan pisang. Itu semua ada takaran gizinya. Kami di sini hanya menerima orderan sesuai spek yang diminta,” pungkasnya.

Dalam kese

Address

Lantai II Gedung Graha Pena, Jalan TG Faisal No 33 Mataram Lombok
Mataram

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lombok Post Online posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share