13/08/2026
Lombokpost - Kondisi SMPN 5 Praya Timur di Desa Beleke Lebe Sane, Lombok Tengah, memprihatinkan. Empat ruang kelas dan perpustakaan terbengkalai sejak empat tahun terakhir, bahkan atap perpustakaan telah runtuh dan dipenuhi semak belukar.
Akses menuju sekolah juga rusak parah. Minimnya fasilitas dan lokasi yang kurang strategis membuat jumlah siswa menyusut drastis hingga tersisa sekitar 30 orang.
Untuk tetap menjalankan proses belajar mengajar, ruang kepala sekolah, ruang guru, dan laboratorium dialihfungsikan menjadi kelas darurat.
Pihak sekolah menyebut upaya rehabilitasi selama ini terkendala aturan yang mensyaratkan minimal 60 siswa untuk mendapatkan bantuan perbaikan fisik. Karena itu, sekolah dan warga berharap ada pembongkaran dan penataan ulang secara menyeluruh agar kepercayaan masyarakat kembali pulih.
Harapan baru muncul setelah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Tengah memasukkan SMPN 5 Praya Timur dalam program prioritas revitalisasi. Tim survei dari Universitas Mataram juga telah turun melakukan verifikasi lapangan sebagai bagian dari proses usulan perbaikan menyeluruh.
Follow akun ini dan kunjungi website kami LombokPost.jawapos.com untuk informasi selengkapnya.