30/10/2025
Gubernur menegaskan bahwa dana yang dimaksud adalah kas daerah Pemprov Kalsel, bukan dana yang mengendap yang disebutkan sebelumnya. Tercatat total dana sebesar Rp4,7 triliun lebih, terdiri dari giro dan deposito, dengan porsi deposito sebesar Rp3,9 triliun. Setelah mengunjungi Bank Kalsel di Banjarbaru pada Selasa, 28 Oktober 2025, Muhidin menyatakan, "Itu uang sementara yang belum kita realisasikan untuk belanja, jadi kita taruh di bank. Rp3,9 triliun itu kita depositokan." Menurut Muhidin, menempatkan sebagian kas daerah ke dalam deposito menguntungkan daerah karena menghasilkan bunga sebesar 6,5 persen per tahun, atau sekitar Rp21 miliar per bulan.