Medan Orbit

Medan Orbit Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Medan Orbit, Media/News Company, Gedung Bumi Jurnalis Orbit Jalan Asrama Komplek Bumi Asri Blok-C No. 61-62 Medan – Sumut, Medan.

Halaman Facebook Medan Orbit ini di bawah naungan Penerbit PT Bumi Jurnalis Orbit
Terverifikasi Dewan Pers
Nomor : 578/DP-Verifikasi/K/VIII/2025
www.orbitdigitaldaily.com MedanOrbit hadir merupakan menjawab adanya perubahan media yang menjadi tontonan masyarakat dimana minat masyarakat untuk menonton di YouTube sangatlah tinggi. Chanel YouTube Medan Orbit yang mengusung Motto Kami Obrolkan Anda

Simpulkan ini berisikan konten Podcast berisikan obrolan dengan sejumlah tokoh penting yang berkompeten dengan persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini. Chanel YouTube Medan Orbit juga berisikan konten pemberitaan yang terjadi di tengah tengah masyarakat dan hiburan serta sejumlah informasi terbaru dan berguna untuk masyarakat.

15/08/2026

JELANG HUT RI KE-81, PENJUALAN BATANG PINANG MENINGKAT DRASTIS

Jelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat di Kota Medan mulai mempersiapkan berbagai perlombaan tradisional. Salah satunya panjat pinang. Tradisi ini turut mendatangkan rezeki bagi pedagang batang pinang yang mengaku penjualannya meningkat drastis.

Video Lainnya Tonton di Youtube Medan Orbit
Baca Juga Berita Lainnya di https://orbitdigitaldaily.com/

Bansos PKH dan BPNT triwulan III-2026 mulai disalurkanKementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bantuan sosial (ba...
14/08/2026

Bansos PKH dan BPNT triwulan III-2026 mulai disalurkan

Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) periode Juli-September atau triwulan III-2026 untuk membantu keluarga tidak mampu.

Inovasi panas bumi mengangkat daya saing kopi KamojangBumi Kamojang membuktikan bahwa energi terbarukan tidak melulu soa...
14/08/2026

Inovasi panas bumi mengangkat daya saing kopi Kamojang

Bumi Kamojang membuktikan bahwa energi terbarukan tidak melulu soal megawatt yang dialirkan ke jaringan listrik nasional, melainkan tentang bagaimana kehangatan dari dalam bumi bisa langsung menyentuh, merawat, dan menghidupkan ekonomi masyarakat di atasnya.

Salah satu berkah terbesar yang lahir dari tanah tinggi ini adalah kopi Arabika Kamojang, sebuah komoditas spesial unggulan yang tumbuh subur berkat iklim dan ekosistem yang terjaga.

Di daerah pegunungan yang kerap diguyur hujan dan diselimuti kelembapan tinggi, proses pascapanen khususnya pengeringan biji kopi sering kali menjadi pertaruhan yang melelahkan, jika terlalu lama basah berisiko ditumbuhi jamur, menurunkan kualitas, dan otomatis menjatuhkan harga jual di pasaran.

Menjawab kegelisahan tersebut, sebuah inovasi Geothermal Dry House dengan memanfaatkan steam trap atau jebakan uap panas bumi sebagai sumber panas alternatif yang dialirkan ke dalam ruang-ruang pengeringan untuk mempercepat pengeringan kopi hasil kolaborasi para pelaku usaha kopi lokal dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Tbk yang merupakan Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) pertama dan tertua di Indonesia.

"Dulu sebelum ada ruang pemanas ini kita lama di proses penjemurannya, kadang sebulan kadang lebih. Kalau hujan kan repot," kata Aldin Gymnastiars, seorang petani kopi di Kamojang.

Melalui teknologi ini, ketergantungan penuh pada sinar matahari berhasil dipangkas.

Proses pengeringan yang dulunya memakan waktu hingga 45 hari di musim hujan, kini hanya tiga sampai sepuluh hari saja. Sebuah lompatan operasional yang meningkatkan efisiensi hingga 300 persen.

Bagi Aldin dan ratusan petani lainnya, berkah panas bumi ini seperti sebuah keajaiban yang dihadirkan langsung dari alam. Proses yang higienis dan suhu yang terkontrol di dalam Dry House menghasilkan biji kopi dengan tingkat kematangan yang konsisten dan mutu yang terjaga.

Nilai tambah inilah yang menaikkan kelas kopi Kamojang di mata para penikmat kopi dunia.

Keberadaan Geothermal Dry House kini telah mengikat rasa kebersamaan yang kuat di Kamojang. Kerja keras yang berpadu dengan inovasi teknologi hijau itu akhirnya membuahkan hasil yang manis. Kopi Arabika Kamojang tidak lagi sekedar dinikmati di kedai-kedai lokal, melainkan telah mendunia, menembus pasar internasional ke kawasan Benua Asia hingga Eropa dengan volume ekspor mencapai 20 ton per tahun.

Seratus tahun perjalanan panas bumi di Indonesia menorehkan sebuah catatan penting, bahwa energi terbaik adalah energi yang berkelanjutan, yang berasal dari potensi asli bumi pertiwi, dan mampu bertumbuh selaras dengan kesejahteraan manusianya.

Di balik kabut Kamojang, secangkir kopi yang mendunia tidak sekadar menyajikan cita rasa, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa kemajuan industri dapat berjalan selaras dengan pelestarian alam demi masa depan yang lebih hijau.

Akhir Agustus, 100 Sekolah Rakyat beroperasi di seluruh IndonesiaKabupaten Tangerang (ANTARA) - Sekretaris Kabinet Teddy...
14/08/2026

Akhir Agustus, 100 Sekolah Rakyat beroperasi di seluruh Indonesia

Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa pada akhir Agustus 2026 atau setelah perayaan Hari Kemerdekaan RI sedikitnya 50 hingga 100 unit bangunan baru program Sekolah Rakyat mulai aktif beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.

"Jadi, mulai aktif itu akhir Agustus 2026 setelah HUT RI, 50 sampai 100 unit sekolah baru akan jadi di seluruh Indonesia," kata Teddy di Tangerang, Sabtu.

Ia menjelaskan, konsep sekolah rintisan program Sekolah Rakyat ini diterapkan agar proses belajar mengajar bagi anak-anak tidak harus menunggu selesainya pembangunan fisik gedung permanen yang membutuhkan waktu sekitar satu tahun.

"Karena pembangunan butuh waktu mungkin setahun. Tapi anak sekolah tidak boleh terlambat, harus segera. Makanya ada yang rintisan. Tahun lalu awal sudah terlaksana, ini dilanjutkan," ujarnya.

Menurut dia, program pendidikan ini dimaksudkan sebagai langkah strategis pemerintah dalam menekan angka putus sekolah bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dengan leading sektornya dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Dan khusus untuk wilayah Banten, pemerintah akan menghadirkan dua sekolah baru, serta enam sekolah lainnya dengan format rintisan serupa sebagai fasilitas Sekolah Rakyat," kata dia.

Sementara Menteri Sosial (Mesnsos) Saifullah Yusuf menambahkan, saat ini pemerintah menargetkan lebih dari 150 ribu siswa dari kota/kabupaten di Indonesia masuk program Sekolah Rakyat pada tahun 2027.

"Target jangka panjang pemerintah adalah agar setiap kabupaten/kota minimal memiliki satu gedung permanen sekolah rakyat dengan daya tampung lebih dari 2.000 siswa," katanya.

Untuk saat ini jumlah siswa yang masuk ke dalam program Sekolah Rakyat telah mencapai lebih dari 43.000 orang. Berdasarkan arahan Presiden, jumlah tersebut ditargetkan melonjak menjadi lebih dari 150.000 siswa pada tahun depan apabila pembangunan gedung permanen telah rampung di setiap daerah.

Menkeu Purbaya bantah gaji manajer KDKMP capai Rp16 jutaJakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membant...
14/08/2026

Menkeu Purbaya bantah gaji manajer KDKMP capai Rp16 juta

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah informasi yang beredar di media sosial yang menyebut gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mencapai Rp16,25 juta per bulan.

Purbaya mengatakan besaran gaji tersebut terlalu tinggi dan pemerintah belum menetapkan angka final mengenai penghasilan manajer koperasi tersebut.

"Kalau Rp16 juta pasti salah, kegedean kayaknya … Kalau segitu ya kita tidak setujui saja selesai," kata Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Rabu.

Menurut Purbaya, besaran gaji masih dalam tahap pembahasan dan kemungkinan akan disesuaikan dengan upah minimum provinsi (UMP), meski ia mengaku belum menerima angka final.

"(Akan disesuaikan) UMP katanya. Tapi saya belum lihat angkanya. Saya tunggu nanti seperti apa," katanya menambahkan.

Beredar informasi di media sosial yang menyebut gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mencapai Rp16,25 juta per bulan.

Angka tersebut diklaim terdiri atas gaji pokok Rp8 juta, tunjangan jabatan Rp2 juta, insentif kinerja Rp1,5 juta, tunjangan kesehatan Rp750 ribu, uang makan Rp1 juta, tunjangan komunikasi Rp500 ribu dan uang transpor Rp1 juta.

Pemerintah sebelumnya menyatakan gaji manajer KDKMP bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selama dua tahun pertama operasional.

Skema tersebut disiapkan sebagai jembatan untuk mendukung operasional koperasi pada tahap awal sebelum koperasi mampu membiayai kegiatan usahanya secara mandiri dari pendapatan yang diperoleh.

Hingga saat ini, sebanyak 29.830 calon manajer KDKMP telah mengikuti rangkaian seleksi, pelatihan manajerial dan sertifikasi kompetensi sebagai persiapan penempatan di koperasi-koperasi di berbagai daerah. Mereka dijadwalkan mulai bertugas pada awal Agustus 2026.

Berdasarkan data Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 5 Agustus 2026, jumlah KDKMP yang telah terbentuk mencapai 83.382 unit. Namun, belum seluruhnya memiliki sarana operasional seperti gedung, gudang, gerai dan fasilitas pendukung lainnya.

Tercatat sebanyak 19.648 koperasi telah menyelesaikan pembangunan kelengkapan sarana tersebut.

Prabowo perintahkan PLN dan Pertamina segera pangkas anak-cucu perusahaanJakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto me...
14/08/2026

Prabowo perintahkan PLN dan Pertamina segera pangkas anak-cucu perusahaan

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya dan para petinggi BUMN, khususnya Pertamina dan PLN, untuk segera memangkas anak-cucu perusahaan beserta unit-unit usaha di bawahnya guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha.

Dalam rapat terbatas di kediaman pribadi Presiden, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/8) malam, instruksi itu disampaikan langsung oleh Presiden kepada beberapa menteri dan Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang mengikuti rapat tersebut, menjelaskan pemangkasan anak dan cucu perusahaan—yang disebut sebagai layer-layer— juga bertujuan mempercepat waktu pengambilan keputusan terutama pada masa-masa dan persoalan-persoalan yang krusial.

"Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan layer-layer dan anak cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya. Pemangkasan ditujukan agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, produktivitas lebih meningkat, dan efisiensi seluruh BUMN lebih terjaga," kata Seskab Teddy sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Kabinet yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Di Hambalang, Teddy menyampaikan Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri turut melaporkan kemajuan dari program mandatory Biodiesel 50 persen (B50) terutama sejak diluncurkan pada bulan Juli 2026.

Simon juga melapor langsung kepada Presiden mengenai kesiapan infrastruktur Pertamina untuk menjalankan program mandatory bio-ethanol pemerintah.

Rapat tersebut, sebagaimana dilihat dari foto yang dibagikan Sekretariat Kabinet, diikuti di antaranya oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Seskab Teddy, Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, dan Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Rizky Irmansyah.

Terkait efisiensi di lingkungan BUMN, CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani pada minggu lalu telah melaporkan tindak lanjut dari instruksi Presiden untuk mengurangi layer-layer, di antaranya seperti anak dan cucu BUMN.

"Arahan-arahan Beliau (Presiden, Red.) juga untuk pengurangan layer-layer, terutama di perusahaan-perusahaan BUMN yang besar (seperti) Pertamina, PLN, dan yang lain-lainnya agar pengambilan keputusan juga menjadi lebih cepat, produktivitas juga lebih meningkat, efisiensi juga lebih terjaga, dan juga tentu saja (diikuti, Red.) di BUMN-BUMN lainnya," kata Rosan menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis pekan lalu.

Rosan melanjutkan perampingan (streamlining) telah dilakukan pada 274 perusahaan per akhir Juli 2026.

13/08/2026

JEMBATAN GANTUNG KODIM 0204/DS DIRESMIKAN, HUBUNGKAN DUA DESA DI DELI SERDANG

Jembatan Gantung yang dibangun oleh Kodim 0204/Deli Serdang (DS) di Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang diresmikan pada Kamis (14/8/2026).

Jembatan gantung sepanjang sekitar 50 meter tersebut dibangun melintasi sungai dan menghubungkan Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, dengan Desa Dalu 10B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pemerintah Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan membantu meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat di wilayah pedesaan.

Video Lainnya Tonton di Youtube Medan Orbit
Baca Juga Berita Lainnya di https://orbitdigitaldaily.com/

13/08/2026

MERIAH! RATUSAN PELAJAR IKUTI KARNAVAL 79 TAHUN BRANDAN BUMI HANGUS

Ribuan masyarakat memadati kawasan Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Kamis 13 Agustus 2026. Mereka menyaksikan karnaval dan pawai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Brandan Bumi Hangus ke-79.

Video Lainnya Tonton di Youtube Medan Orbit
Baca Juga Berita Lainnya di https://orbitdigitaldaily.com/

13/08/2026

SISWA DI BERASTAGI DIDUGA KERACUNAN MBG

Siswa SMA Negeri 1 Berastagi dan SMK Bersama Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis atau MBG pada Kamis 13 Agustus 2026. Para siswa kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Video Lainnya Tonton di Youtube Medan Orbit
Baca Juga Berita Lainnya di https://orbitdigitaldaily.com/

13/08/2026

DPRD Sumut Minta Dapur SPPG Penyedia di SMA Negeri 1 Berastagi Ditutup Sementara

Address

Gedung Bumi Jurnalis Orbit Jalan Asrama Komplek Bumi Asri Blok-C No. 61-62 Medan – Sumut
Medan
20126

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Medan Orbit posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Medan Orbit:

Shortcuts

Share