MiUli Collection

MiUli Collection ummi dari 4 orang anak yang ingin hidupnya bermanfaat

Saling bukan paling 🥀
11/11/2024

Saling bukan paling 🥀

20/12/2023

Gimana caranya tukar nama halaman ini?

*KAPAN ANAK KECIL BOLEH DIBERI PONSEL MENURUT BILL GATES* Bill Gates, salah seorang terkaya di dunia, menerapkan aturan ...
17/07/2017

*KAPAN ANAK KECIL BOLEH DIBERI PONSEL MENURUT BILL GATES*

Bill Gates, salah seorang terkaya di dunia, menerapkan aturan tegas tentang memberikan gadget pada anak-anaknya. Ia juga menetapkan usia minimum anak-anak dibolehkan memiliki ponsel. Hal ini patut ditiru oleh semua orangtua.

Siapa yang tidak kenal Bill Gates? Dia salah satu orang terkaya di dunia, dan ia pencipta teknologi modern di industri komputer.

Jika berbicara soal teknologi, tentunya Bill Gates paling tahu apa yang baik dan yang tidak.

Boss komputer kelas dunia ini memiliki tiga orang anak yang beranjak remaja. Sebagai orang yang berkecimpung di dunia teknologi, pastinya dia mengetahui kapan usia terbaik memberikan telepon seluler (ponsel) atau gadget pada anak.

Dalam sebuah wawancara yang dimuat di Tenplay, Bill Gates menegaskan bahwa *anak seharusnya TIDAK dibolehkan memiliki ponsel pintar atau gadget sebelum usianya 14 tahun.*

Pakar parenting (pendidikan orangtua untuk anak-anak) dan ahli teknologi mengamini ucapan Bill Gates. Karena penelitian juga telah membuktikan bahwa membiarkan anak menyentuh teknologi terlalu dini bisa berdampak buruk pada anak.

Bill mengaku, bahwa dia dan istrinya Melinda menetapkan aturan ketat terkait memberikan gadget pada anak-anaknya. Meskipun anak mereka memprotes aturan tersebut, namun Bill tetap tegas.

"Kami tidak membolehkan ada yang memegang ponsel pada saat makan. Kami juga tidak memberikan telepon seluler (ponsel) pada anak kami sebelum usianya 14 tahun, meskipun mereka mengeluh bahwa teman-teman mereka sudah memiliki ponsel sebelum berusia 14 tahun," kata Bill Gates.

*Berikut ini adalah sederet aturan terkait penggunaan teknologi, yang diterapkan Bill Gates dan sang istri pada anak-anak mereka.*

1. Melarang anak mereka memiliki ponsel sebelum berusia 14 tahun
2. Membatasi _screen time_, sehingga mereka punya waktu lebih banyak untuk dihabiskan bersama keluarga
3. Tidak dibolehkan membawa ponsel pada saat makan
4. Menentukan jam berlaku untuk melihat televisi dan ponsel setiap hari sehingga anak-anak bisa pergi tidur lebih awal dibanding anak lain.

*Dampak buruk gadget pada anak*

1. Anak bisa terpapar pengaruh buruk dari internet, juga rentan menjadi korban dari predator yang berkeliaran di internet, atau bullying di dunia digital
2. Memengaruhi perkembangan otak anak
3. Membuat anak menjadi malas bergerak, sehingga sistem motoriknya lamban untuk berkembang
4. Mempengaruhi perkembangan kesehatan mental dan sosialnya. Anak yang kecanduan internet dan gadget tidak bisa bersosialisasi dengan baik, sehingga dia tidak memiliki teman bermain
5. Membuat anak ketergantungan terhadap gadget, sehingga dia tidak bisa mandiri dalam menyelesaikan masalah.
6. Anak menjadi lamban dalam berpikir.

Meski diakui bahwa internet juga memiliki konten yang baik dan bagus untuk perkembangan anak. Namun, jika tidak selektif dan dibatasi, screentime yang berlebihan bisa berdampak buruk pada anak.

Sebagai orangtua, kita harus berani tegas dalam menetapkan aturan terkait memberikan gadget pada anak. Meski anak mengeluh ini itu, Anda harus tetap kuat menerapkan aturan itu.

*Almarhum Steve Jobs, sang boss merek gadget terkenal di dunia Apple juga menyatakan bahwa dia melarang anak-anaknya untuk menggunakan teknologi terbaru.*

Hal ini tentunya membuka mata kita, bahwa para pakar teknologi sendiri tidak membiarkan anak mereka terpapar oleh kecanggihan teknologi terlalu dini. Mereka membiarkan anaknya tumbuh dengan normal, dan bersahabat dengan lingkungan sekitarnya. Agar anak bisa bertumbuh kembang dengan baik.

Mari jadikan pelajaran untuk lebih tegas dalam peraturan penggunaan gadget pada anak kita di rumah.

_https://id.theasianparent.com/memberikan-gadget-pada-anak/

Ketika telah menikahSeorang perempuan menjadi milik suaminyaTetapi seorang laki-laki, dia akan selalu menjadi milik ibun...
09/06/2017

Ketika telah menikah
Seorang perempuan menjadi milik suaminya
Tetapi seorang laki-laki, dia akan selalu menjadi milik ibunya.

Dari Aisyah r.a, ia berkata, saya berkata kepada Rasulullah SAW,"Ya Rasulullah, siapakah manusia yang paling besar haknya kepada seorang perempuan/istri? Beliau menjawab,"Suaminya." Aku berkata,"Dan siapakah manusia yang paling berhak terhadap seorang laki-laki/suami? Beliau menjawab,"Ibunya." (Hadits Riwayat Imam An-Nasa'i, Al-Hakim, dan Imam Al-Bazzar)




21/04/2017

*WANITA*

Ketika Tuhan menciptakan wanita pada hari ke-6,
seorang malaikat datang dan bertanya, "Mengapa menghabiskan begitu banyak waktu pada dirinya?"

Tuhan menjawab, "Apakah anda melihat semua spesifikasi yang saya penuhi untuk membentuk dirinya?"

● Dia harus berfungsi pada semua jenis situasi.
● Dia harus mampu merangkul beberapa anak-anak pada waktu yang sama.
● Memiliki pelukan yang dapat menyembuhkan apa pun dari lutut memar sampai patah hati.
● Dia harus melakukan semua ini dengan hanya dua tangan.
● Dia menyembuhkan dirinya sendiri ketika sakit dan dapat bekerja 18 jam sehari.

Malaikat terkesan, "Hanya dua tangan? Tidak mungkin! Dan ini adalah model standar?"

Malaikat mendekat dan menyentuh wanita itu.
"Tapi Kau telah membuatnya begitu lembut, Tuhan".

"Dia lembut", kata Tuhan,
"Tapi Aku telah membuatnya kuat. Anda tidak bisa membayangkan apa yang bisa dia lalui dan atasi"

"Bisakah dia berpikir?", Malaikat bertanya.

Tuhan menjawab, "Dia tidak hanya bisa berpikir, bahkan dia dapat bernegosiasi".

Malaikat menyentuh pipinya...
"Tuhan, tampaknya ciptaan ini bocor! Anda telah menempatkan terlalu banyak beban pada dirinya".

"Dia tidak bocor. Itu adalah air mata", Tuhan mengoreksi Malaikat.

"Ini untuk apa?", tanya Malaikat.

Kata Tuhan, "Air mata adalah cara dia mengungkapkan kesedihannya, keraguannya, cintanya, kesepiannya, penderitaannya dan harga dirinya."

Hal ini memberi kesan besar pada Malaikat.
"Tuhan, Anda adalah seorang jenius. Anda memikirkan segalanya.
Seorang wanita memang luar biasa."

Kata Tuhan,
"Tentunya.
■ Wanita memiliki kekuatan yang membuat pria kagum.
■ Dia dapat menangani masalah dan membawa beban berat.
■ Dia memegang kebahagiaan, cinta dan pendapat.
■ Dia tersenyum saat dia merasa ingin berteriak.
■ Dia bernyanyi ketika dia merasa ingin menangis, menangis saat bahagia dan tertawa ketika takut.
■ Dia berjuang untuk apa yang dia percaya.
■ Cintanya tanpa syarat.
■ Hatinya hancur ketika keluarga atau temannya meninggal tapi dia menemukan kekuatan untuk melanjutkan hidup "

Malaikat bertanya, "Jadi dia adalah makhluk yang sempurna?"

Tuhan menjawab, "Tidak. Dia hanya memiliki satu kelemahan. Dia sering lupa betapa berharganya dirinya".

*Menjadi seorang wanita tak ternilai harganya*

Selamat hari Kartini untuk semua wanita hebat

Lelah banget didunia...Banyak yang harus dikerjakan,Banyak yang harus diurus,Asalkan tujuannya untuk ibadah,Gpp,Semoga j...
18/04/2017

Lelah banget didunia...
Banyak yang harus dikerjakan,
Banyak yang harus diurus,

Asalkan tujuannya untuk ibadah,
Gpp,
Semoga jadi jalan menuju Surga,

Berlelahan Berjualan,berdagang, berbisnis Busana Muslimah semoga jadi jalan kebaikan menuju Surga ☺

Lelah didunia dan Istirahat disurga 😍
Semoga qt semua kumpul diSurga-Nya
Aamiiin

Assalamualaikum
Semangat Selasa 🎉🎉🎉🎉🎉

21/01/2017

Mencari jalan p**ang...

😭😭😭

Tulisan yg sangat indah dan membangkitkan semangat, sayang tidak diketahui siapa penulis aslinya..semoga Allah merahmati beliau yg sudah berbaik hati berbagi nasehat tanpa ingin dikenal manusia..
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

"R U M A H K I TA"

Kita bukan penduduk bumi...
Kita adalah penduduk syurga...
Kita tidak berasal dari bumi...
Tapi kita berasal dari syurga.
Maka carilah bekal untuk kembali ke rumah...
Kembali ke kampung halaman...
Dunia bukan rumah kita...
Maka jangan cari kesenangan dunia.

Kita hanya pejalan kaki dalam perjalanan kembali ke rumahNya.
Bukankah mereka yang sedang dalam perjalanan p**ang selalu mengingat rumahnya dan mereka mencari buah tangan untuk kekasih hatinya yang menunggu di rumah?

Lantas,,,
Apa yang kita bawa untuk penghuni rumah kita, Rabb yang mulia?
Dia hanya meminta amal sholeh dan keimanan, serta rasa rindu padaNya yang menanti di rumah.
Begitu beratkah memenuhi harapanNya?

Kita tidak berasal dari bumi...
Kita adalah penduduk syurga...
Rumah kita jauh lebih Indah di sana.

Kenikmatannya tiada terlukiskan...
Dihuni oleh orang-orang yang mencintai kita...
Serta tetangga dan kerabat yang menyejukkan hati.
Mereka rindu kehadiran kita...
Setiap saat menatap menanti kedatangan kita...
Mereka menanti kabar baik dari Malaikat Izrail...
Kapan keluarga mereka akan p**ang?
Ikutilah peta (Al-Qur'an) yang Allah titipkan sebagai pedoman perjalanan...
Jangan sampai salah arah dan berbelok ke rumahnya Iblis Laknatullah yaitu jalan ke Neraka Jahanam.

Kita bukan penduduk bumi...
Kita penduduk syurga..
Bumi hanyalah dalam perjalanan...
Kembalilah ke rumah.
Selamat berikhtiar saudaraku semua...utk kembali ke rumah kita di syurga.
Bismillah....🙏🙏🙏



*HEAD LINE NEWS*🕋 *MUTIARA TAKWA BER DHUHA* 🕋*_Assalamhualaikum Warahmatullahi Wabara. katuh_*🌞 *_BERBAHAGIALAH BAGI AND...
16/11/2016

*HEAD LINE NEWS*

🕋 *MUTIARA TAKWA BER DHUHA* 🕋

*_Assalamhualaikum Warahmatullahi Wabara. katuh_*

🌞 *_BERBAHAGIALAH BAGI ANDA YG SELALU RAJIN SHALAT DHUHA._* 🌞

*_Hadits-hadits Sholat Dhuha_*

🕌 *Pertama* : orang yang shalat Dhuha akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah. *"Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.”*(HR. Turmudzi)

🕌 *Kedua :*barangsiapa yang menunaikan shalat Dhuha ia tergolong sebagai orang yang bertaubat kepada Allah. *"Tidaklah seseorang selalu mengerjakan shalat Dhuha kecuali ia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat.”* (HR. Hakim).

🕌 *Ketiga :* orang yang menunaikan shalat Dhuha akan dicatat sebagai ahli ibadah dan taat kepada Allah. *"Barangsiapa yang shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, maka dia ditulis sebagai orang yang ahli ibadah. Barangsiapa yang mengerjakannya enam rakaat, maka dia diselamatkan di hari itu. Barangsiapa mengerjakannya delapan rakaat, maka Allah tulis dia sebagai orang yang taat. Dan barangsiapa yang mengerjakannya dua belas rakaat, maka Allah akan membangun sebuah rumah di surga untuknya.”*(HR. At-Thabrani).

🕌 *Keempat :* orang yang istiqamah melaksanakan shalat Dhuha kelak ia akan masuk surga lewat pintu khusus, pintu Dhuha yang disediakan oleh Allah. *"Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu bernama pintu Dhuha. Apabila Kiamat telah tiba maka akan ada suara yang berseru, ‘Di manakah orang-orang yang semasa hidup di dunia selalu mengerjakan shalat Dhuha? Ini adalah pintu buat kalian. Masuklah dengan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala.”* (HR. At-Thabrani).

🕌*Kelima :* Allah menyukupkan rezekinya. *"Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan menyukupimu di akhir harimu.”*(HR. Abu Darda`).

🕌*Keenam :* orang yang mengerjakan shalat Dhuha ia telah mengeluarkan sedekah. *“Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab tiap kali bacaan tasbih itu adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma’ruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu, maka cukuplah mengerjakan dua rakaat sholat Dhuha.”* (HR Muslim).

🕋 *Yaa Allah mudahkanlah kami untuk selalu mengamalkan sholat dhuha.*

👳🏼 *Aamiin YRA*👳🏼

👳🏼 *Selamat bertekad untuk selalu shalat dhuha*👳🏼

🗣_Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh_

12/11/2016

Kisah yang menyentuh, Sudah beberapa kali baca,
Tapi masih selalu menitikkan airmata tiap kali membacanya,,,,

♻KISAH NYATA MENGGUGAH JIWA♻

Ary Ginanjar Agustian
(Renungan Kisah Nyata)

Minggu lalu saya kembali Jum’atan di Graha CIMB Niaga Jalan Sudirman setelah lama sekali nggak sholat Jum’at di situ. Sehabis meeting dengan salah satu calon investor di lantai 27, saya buru2 turun ke masjid karena takut terlambat.

Dan bener aja sampai di masjid adzan sudah berkumandang. Karena terlambat saya jadi tidak tau siapa nama Khotibnya saat itu. Sambil mendengarkan khotbah saya melihat Sang Khotib dari layar lebar yg di pasang di luar ruangan utama masjid.

Khotibnya masih muda, tampan, berjenggot namun penampilannya bersih Dari wajahnya saya melihat aura kecerdasan, tutur katanya lembut namun tegas. Dari penampilannya yg menarik tsb, saya jadi penasaran, apa kira2 isi khotbahnya.

Ternyata betul dugaan saya! Isi ceramah dan cara menyampaikannya membuat jamaah larut dalam keharuan. Banyak yg mengucurkan air mata (termasuk saya)., bahkan ada yg sampai tersedu sedan.

Weleh2, ampai segitunya ya. Lalu apa sih isi ceramahnya, koq kayaknya amazing bingitzz.

Dengan gaya yg menarik Sang Khotib menceritakan “true story”.

Seorang anak berumur 10 th namanya Umar. Dia anak pengusaha sukses yg kaya raya. Oleh ayahnya si Umar di sekolahkan di SD Internasional paling bergengsi di Jakarta. Tentu bisa ditebak, bayarannya sangat mahal. Tapi bagi si pengusaha, tentu bukan masalah, wong uangnya berlimpah.

Si ayah berfikir kalau anaknya harus mendapat bekal pendidikan terbaik di semua jenjang, agar anaknya kelak menjadi orang yg sukses mengikuti jejaknya.

Suatu hari isterinya kasih tau kalau Sabtu depan si ayah diundang menghadiri acara “Father’s Day” di sekolah Umar.

“Waduuuh saya sibuk ma, kamu aja deh yg datang.” begitu ucap si ayah kpd isterinya.

Bagi dia acara beginian sangat nggak penting, dibanding urusan bisnis besarnya. Tapi kali ini isterinya marah dan mengancam, sebab sudah kesekian kalinya si ayah nggak pernah mau datang ke acara anaknya. Dia malu karena anaknya selalu didampingi ibunya, sedang anak2 yg lain selalu didampingi ayahnya.

Nah karena diancam isterinya, akhirnya si ayah mau hadir meski agak ogah2an. Father’s day adalah acara yg dikemas khusus dimana anak2 saling unjuk kemampuan di depan ayah2nya.

Karena ayah si Umar ogah2an maka dia memilih duduk di paling belakang, sementara para ayah yg lain (terutama yg muda2) berebut duduk di depan agar bisa menyemangati anak2nya yg akan tampil di panggung.

Satu persatu anak2 menampilkan bakat dan kebolehannya masing2. Ada yg menyanyi, menari, membaca puisi, pantomim. Ada p**a yg pamerkan lukisannya, dll. Semua mendapat applause yg gegap gempita dari ayah2 mereka.

Tibalah giliran si Umar dipanggil gurunya untuk menampilkan kebolehannya...

“Miss, bolehkah saya panggil pak Arief.” tanya si Umar kpd gurunya. Pak Arief adalah guru mengaji untuk kegiatan ekstra kurikuler di sekolah itu.

”Oh boleh..” begitu jawab gurunya.

Dan pak Ariefpun dipanggil ke panggung.“Pak Arief, bolehkah bapak membuka Kitab Suci Al Qur’an Surat 78 (An-Naba’)” begitu Umar minta kepada guru ngajinya.

”Tentu saja boleh nak..” jawab pak Arief.

“Tolong bapak perhatikan apakah bacaan saya ada yg salah.”

Lalu si Umar mulai melantunkan QS An-Naba’ tanpa membaca mushafnya (hapalan) dengan lantunan irama yg persis seperti bacaan “Syaikh Sudais” (Imam Besar Masjidil Haram).

Semua hadirin diam terpaku mendengarkan bacaan si Umar yg mendayu-dayu, termasuk ayah si Umar yg duduk dibelakang.

”Stop, kamu telah selesai membaca ayat 1 s/d 5 dengan sempurna. Sekarang coba kamu baca ayat 9..” begitu kata pak Arief yg tiba2 memotong bacaan Umar.

Lalu Umarpun membaca ayat 9.

”Stop, coba sekarang baca ayat 21..lalu ayat 33..” setelah usai Umar membacanya…lalu kata pak Arief, "Sekarang kamu baca ayat 40 (ayat terakhir)”.

Si Umarpun membaca ayat ke 40 tsb sampai selesai."

“Subhanallah…kamu hafal Surat An-Naba’ dengan sempurna nak,” begitu teriak pak Arief sambil mengucurkan air matanya.

Para hadirin yg muslimpun tak kuasa menahan airmatanya. Lalu pak Arief bertanya kepada Umar, ”Kenapa kamu memilih menghafal Al-Qur’an dan membacakannya di acara ini nak, sementara teman2mu unjuk kebolehan yg lain?” begitu tanya pak Arief penasaran.

Begini pak guru, waktu saya malas mengaji dalam mengikuti pelajaran bapak, Bapak menegur saya sambil menyampaikan sabda Rasulullah SAW, ”Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab, "Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an.” (H.R. Al-Hakim).

“Pak guru, saya ingin mempersembahkan “Jubah Kemuliaan” kepada ibu dan ayah saya di hadapan Allah di akherat kelak, sebagai seorang anak yg berbakti kpd kedua orangnya..”

Semua orang terkesiap dan tdk bisa membendung air matanya mendengar ucapan anak berumur 10 th tsb…

Ditengah suasana hening tsb..tiba2 terdengan teriakan “Allahu Akbar!” dari seseorang yg lari dari belakang menuju ke panggung.

Ternyata dia ayah si Umar, yg dengan ter-gopoh2 langsung menubruk sang anak, bersimpuh sambil memeluk kaki anaknya.

”Ampuun nak.. maafkan ayah yg selama ini tidak pernah memperhatikanmu, tdk pernah mendidikmu dengan ilmu agama, apalagi mengajarimu membaca Al Quran.” ucap sang ayah sambil menangis di kaki anaknya.

”Ayah menginginkan agar kamu sukses di dunia nak, ternyata kamu malah memikirkan “kemuliaan ayah” di akherat kelak. Ayah maluuu nak" ujar sang ayah sambil nangis ter-sedu2.

Subhanallah... Sampai di sini, saya melihat di layar Sang Khotib mengusap air matanya yg mulai jatuh. Semua jama’ahpun terpana, dan juga mulai meneteskan airmatanya, termasuk saya.

Diantara jama’ahpun bahkan ada yg tidak bisa menyembunyikan suara isak tangisnya, luar biasa haru. Entah apa yg ada dibenak jama’ah yg menangis itu. Mungkin ada yg merasa berdosa karena menelantarkan anaknya, mungkin merasa bersalah karena lalai mengajarkan agama kepada anaknya, mungkin menyesal krn tdk mengajari anaknya membaca Al Quran, atau merasa berdosa karena malas membaca Al-Qur’an yg hanya tergeletak di rak bukunya.

Dan semua, dengan alasan sibuk urusan dunia...! Saya sendiri menangis karena merasa lalai dengan urusan akherat, dan lebih sibuk dengan urusan dunia, padahal saya tau kalau kehidupan akherat jauh lebih baik dan kekal dari pada kehidupan dunia yg remeh temeh, sendau gurau dan sangat singkat ini, seperti firman Allah SWT dalam Q.S. Al-Anam ayat 32:

”Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?”...

Astagfirullah... Innallaaha ghofururrohim, hamba mohon ampunan kepada Allah.Yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Wallahu ‘alam bissawab.

Semoga bermanfaat.....😊
Barakallahu fiikum...🙏🏻

Bayangkan saat terik matahari di siang bolong, kau mampir ke warung membeli soft drink dingin dan perlahan menenggaknya....
11/11/2016

Bayangkan saat terik matahari di siang bolong, kau mampir ke warung membeli soft drink dingin dan perlahan menenggaknya.
Nikmat? tentu saja..
Atau bayangkan kau kebelet setelah beberapa saat menahannya di perjalanan lalu menemukan kloset yang kosong dan bersih, kau pun kemudian sukses menyalurkan hajat.
Nikmat? Tentu saja..
Atau kau p**ang ke rumah dengan lelah luar biasa, tiba-tiba di depan pintu disambut riuh tawa anak kecil yang berlarian mendengar suara kendaraanmu, ia kemudian gelendotan di kakimu, menarik-narik bajumu minta digendong. Istri pun sudah menunggu di meja makan dengan senyuman.
Nikmat? Tentu saja. Bahkan kadang entah bagaimana menjelaskan mekanisme tubuh yang berstimulasi dengan otak, hingga rasa lelah berangsur hilang dengan sendirinya.
Ini soal rasa, hal yang sulit diungkapkan dengan kata-kata, karena hanya kita yang menyadarinya.

Sebenarnya ada begitu banyak kenikmatan yang jangankan disyukuri, kadang kita bahkan luput untuk sekadar menyadari.
Akhir-akhir ini ada satu nikmat bagi kaum muslimin, semacam sub-nikmat dari nikmat terbesar sebagai umat islam. Ia bernama ghirah.
Ketika agama dibuat gurauan dan kau hanya tertawa, ketika orang-orang yang berupaya mempertahankan maruah agama kau anggap kurang kerja, atau ketika level keusilan pada agama itu naik menjadi hina dan cela tapi kau hanya bungkam seribu bahasa, maka sudah saatnya kau periksa baik-baik relung terdalam pada hatimu, jangan-jangan nikmat ghirah perlahan pudar dari situ. Sebab ghirah sejatinya hanya untuk orang-orang terpilih. Ia bara yang menyala jika dipantik kapan saja.

Apa sebab hilangnya ghirah?
Bermuhasabahlah.. Boleh jadi kau terlalu permisif pada mereka yang mengusung kebebasan berbicara. Kau hanya enggan bermasalah..
Padahal jika empati pada sesama kau bisa, mestinya pada agama kau lebih bersuara.
Karena gak ada yang menjamin teman terbaikmu sekalipun akan beriringan denganmu hingga yaumul hisab. Yakinlah ia hanya kan mengantarmu dan menungguimu hingga tanah terakhir menimbun liang lahat.
Sehari dua hari bolehlah ia bersedih. Tapi sepekan dua pekan, kau pikir ia tak punya banyak urusan lain hanya untuk meratapi?
Dunia akan berjalan, dengan atau tanpamu.

Ini akhir jaman, kawan. Saat di mana generasi muda begitu enteng mencela ulama, sementara yang tua berasyik mesra dengan pen*sta. Kita di mana?
Pondasi terakhir kaum muslimin adalah ghirah. Ghirah adalah kenikmatan. Ghirah kebahagiaan. Hendaknya tak boleh dibiarkan padam.
Frasa jangan lupa bahagia belumlah selesai. Sebab bahagia bukan sekadar diingat, melainkan diupayakan.

Selamat hari jum'at
Mari bertebaran menjemput nikmat..

By: Arham rasyid

26/10/2016

Cerita mengiris hati..

Anak: umi lagi ngapain..?
Umi: umi lagi mengiris hati untuk dibuat sambel campur kentang.
Tamat

Address

Medan
20252

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 12:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MiUli Collection posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share