Rindu Itu Mendekatkan Aku Pada-MU

Rindu Itu Mendekatkan Aku Pada-MU (¯`*•.¸♥ "Bila waktu tlah berakhir,tidak ada peluang kedua bagi kita untuk kembali kedunia" ? Minat Bersama.

08/05/2020
03/07/2015

(¯`*•.¸ Suara Malam.

Teduh diantara hening malam.
Senyap diantara desiran angin.
Terhanyut diantara lantunan ayat.
Di setiap helaan nafas insan dunia.
Keheningan merajai diri.
Mencoba menentramkan jiwa .
Dalam malam yang tak bersuara .
Dalam diam yang tak berkata.
Suara malam….
Menjadi saksi ibadah hamba.
Hembusan angin malam.
Menjadi sahabat dalam doa.
Menemani dalam tafakur dan sujud.
Detakan detik waktu.
Bergulir meninggalkan malam.
Dan terus berputar cepat.
Tanpa mengenal siapa hamba.
Melaju bagai kilatan petir.
Yang jatuh di persada alam.
Mencoba menyibak tirai nurani.
Untuk sekedar bermunajat.
Dalam heningnya Suara Malam.

(¯`*•.¸ —

15/05/2015

"Mencari nafkah sepanjang hari di jalan Allah adalah lebih baik dari dunia dan seisinya."
( HR. Bukhari/Muslim )

10/01/2015

Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah bersabda, "Bukanlah orang yang kuat itu yang dapat membanting lawannya, kekuatan seseorang itu bukan diukur dengan kekuatan tetapi yang disebut orang kuat adalah orang yang dapat menahan hawa nafsunya pada waktu marah."

(Bukhari - Muslim)

21/10/2014

Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta benda tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah kekayaan hati."

(Bukhari - Muslim)

Kendaraan Seorang Bijak.Matahari di padang pasir terasa membakar kulit. Hanya sesekali angin bertiup dan menerbangkan de...
04/10/2014

Kendaraan Seorang Bijak.

Matahari di padang pasir terasa membakar kulit. Hanya sesekali angin bertiup dan menerbangkan debu-debu yang memerihkan mata. Cukup membuat seorang pemuda kerepotan mengarungi samudra pasir yang membentang luas. Namun, hatinya agak tenang. Unta yang di tungganginya masih muda dan kuat. Ia berharap kendaraannya sanggup menempuh perjalanan yang jauh. Perbekalan yang dibawanya pun akan cukup membuatnya bertahan selama perjalanan. Masih separuh lagi perjalanan yang harus ditempuh pemuda itu.
“Mudah-mudahan, aku selamat sampai Makkah. Dan, segera melihat Baitullah yang selama ini kurindukan,” katanya penuh harap.
Panggilan rukun Islam kelima itulah yang membulatkan tekadnya. Mengarungi padang pasir yang terik.
Tiba-tiba, pemuda itu menatap tajam ke arah seseorang yang tengah berjalan sendirian di padang pasir.
Kenapa orang itu berjalan sendiri di tempat seperti ini? Tanya pemuda itu dalam hati.Sungguh mengundang bahaya.
Pemuda tersebut menghentikan untanya di dekat orang itu. Ternyata, ia seseorang lelaki tua yang berjalan terseok-seok di bawah terik matahari. Lalu, anak muda itu segera turun dari kendaraannya.
“Wahai Bapak Tua, Bapak mau pergi ke mana?” tanyanya ingin tahu.
“Insya Allah, aku akan ke Baitullah,” jawab orang tua itu dengan tenang.
“Benarkah?!” anak muda itu terperanjat. Apa orang tua itu sudah tidak waras? Ke Baitullah dengan berjalan kaki?
“Betul, Nak, aku akan melaksanakan ibadah haji,” kata lelaki tua itu p**a.
“Masya Allah, Baitullah itu jauh sekali dari sini. Bagaimana kalau Bapak tersesat atau mati kelaparan? Lagi p**a, semua orang yang kesana harus naik kendaraan. Kalau tidak naik unta, bisa naik kuda. Kalau berjalan kaki seperti Bapak, kapan Bapak bisa sampai ke sana?” pemuda itu tercenung.
Ia yang menunggang unta dan membawa perbekalan saja, masih merasa khawatir selama dalam perjalanan yang begitu jauh dan berbahaya. Siapapun tak akan sanggup menempuh perjalanan sejauh itu dengan berjalan kaki. Apa ia tidak salah bicara? Atau memang orang tua itu sudah terganggu ingatannya?
“Aku juga berkendaraan,” kata lelaki tua itu mengejutkan.
Si pemuda yakin kalau dari kejauhan tadi, ia melihat orang tua itu berjalan sendirian tanpa kendaraan apa pun. Tapi, pak tua malah mengatakan dirinya memakai kendaraan.
Orang ini benar-benar sudah tidak waras. Ia merasa memakai kendaraan, padahal aku lihat ia berjalan kaki..., pikir si pemuda geli.
“Apa Bapak yakin kalau Bapak memakai kendaraan?” tanya pemuda itu menahan senyumnya.
“Kau tidak melihat kendaraanku?” orang tua itu malah mengajukan pertanyaan yang membingungkan. Si pemuda, kini tak dapat lagi menyembunyikan kegeliannya.
“Kalau begitu, apa kendaraan yang Bapak pakai?” tanyanya sambil tersenyum.
Orang tua itu termenung beberapa saat. Pandangannya menyapu padang pasir yang luas. Dengan sabar, si pemuda menunggu jawaban yang akan keluar dari mulut orang tua itu. Akankah ia mampu menjawab pertanyaan tadi?
“Kalau aku melewati jalan yang mudah, lurus, dan datar, kugunakan kendaraan bernama syukur.Jika aku melewati jalan yang sulit dan mendaki, kugunakan kendaraan bernama sabar,” jawab orang tua itu tenang.
Si pemuda ternganga dan tak berkedip mendengar kata-kata orang tua itu. Tak sabar, pemuda itu ingin segera mendengar kalimat selanjutnya dari lelaki tua tersebut.
“Jika takdir menimpa dan aku tidak sampai ke tujuan, kugunakan kendaraan ridha.Kalau aku tersesat atau menemui jalan buntu, kugunakan kendaraan tawakkal.Itulah kendaraanku menuju Baitullah,” kata lelaki tua itu melanjutkan.
Mendengar kata-kata tersebut, si pemuda merasa terpesona. Seolah melihat untaian mutiara yang memancar indah. Menyejukkan hati yang sedang gelisah, cemas, dan gundah. Perkataan orang tua itu amat meresap ke dalam jiwa anak muda tersebut.
“Maukah Bapak naik kendaraanku? Kita dapat pergi ke Baitullah bersama-sama,” ajak si pemuda dengan sopan. Ia berharap akan mendengarkan untaian-untaian kalimat mutiara yang menyejukkan jiwa dari orang tua itu.
“Terima kasih, Nak, Allah sudah menyediakan kendaraan untukku. Aku tak boleh menyia-nyiakannya. Dengan ikut menunggang kendaraanmu, aku akan menjadi orang yang selamanya bergantung kepadamu,” sahut orang tua itu dengan bijak, seraya melanjutkan perjalanannya.
Ternyata, orang tua itu adalah Ibrahim bin Adham, seorang ulama yang terkenal dengan kebijaksanaannya.

Kisah Hikmah.

03/07/2014

Orang yang berakal adalah orang yang selalu mengoreksi dirinya, dan memperbanyak amalan untuk bekal mati dan orang yang lemah adalah seorang yang mengikuti hawa nafsunya, tetapi berkahayal pahala kepada Allah Ta'ala.
(H.R.Tirmidzi).

05/06/2014

31/05/2014

28/02/2014

~~ Lantunan Hati ~~

Demi pagi yg slalu setia menghantar hari...
Demikian pun nyanyian hati pada puisi…
Membagi ke akuan dalam catatan hati…
Agar setidaknya tak mati terbunuh sepi…
Bila syair ini adalah munajat..berharap lantunnya mampu menyentuh langit..
Agar kiranya yang Berkehendak hembuskan anugrah surga pada tiap-tiap asanya…

Dan lalu bila puisi adalah waktu..kan terhantar hingga digerbang senja.. Menjemput renungan malam...
Hingga waktu berarti
diam...

"Sungguh tiada kata indah selain untai doa..dan tiada harapan yg baik selain keberserahan..lalu mengapa
harus ada hati yg terbeban oleh tiap-tiap keinginan,seperti mereka yg bijak pernah berkata,hidup adalah pilihan,namun pilihan yg telah dipilihkan ".

22/12/2013

AZAB BUAT PEREMPUAN YANG TIDAK MAU MENUTUP AURAT NYA.

1. Azab buat perempuan yang membuka rambut kepalanya selain suaminya adalah , "Rambutnya akan digantung dengan api Neraka
sehingga mendidih otaknya dan ini terjadi sampai berapa lama ia di dunia semasa hidupnya belum menutup rambut kepalanya...!!! "

2. Azab buat perempuan yang s**a berpakaian seksi dan menonjolkan dadanya adalah , "Digantung dengan rantai api neraka dimana dada
dan pusatnya diikat dengan api neraka serta betis dan pahanya diberikan panggangan seperti manusia
memanggang kambing di dunia dan api neraka ini sangat memedihkan perempuan ini...!!!"

3. Azab buat perempuan yang s**a menjadi penggoda dan berusaha menggairahkan pria lain dengan
tubuhnya yang aduhai adalah,
"Perempuan ini mukanya akan menghitam dan memakan isi perutnya sendiri...!!!".

(H.R. Imam Bukhari dan Muslim).

10/12/2013

"Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita yang membantu kebutuhan tetangganya, maka Allah akan
membantunya untuk dapat minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti."

(Nasehat Rasulullah SAW kpd putrinya Fatimah.)

Address

Bumi Allah
Medan
42443

Telephone

081361584644

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rindu Itu Mendekatkan Aku Pada-MU posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category