15/04/2018
Hari ini genap 13 Tahun Manuprojectpro Indonesia. Terima kasih crew semua, kalian masih memberikan yang terbaik. Masih segar di ingatanku, 14 orang pertama yang menemani aku mencetuskan ide mendirikan Manuprojectpro Indonesia dulu. Berbekal nekad dan semangat luar biasa, kami rela tiga bulan jadi Satpam di TVRI demi menjual konsep reality show kami, hingga akhirnya diterima DeliTV, lalu perjuangan selama beberapa kali hanya tinggal berdua, aku menjalankan Manuprojectpro (bersama Juanda Zai - 2006, dan Disnai Sembiring - 2007), sampai akhirnya punya tim berenam dibawah pimpinan Henry "Hideo" Gultom. Sejak 2009, Rafli Ubit mengambil alih jabatan Chief dan menjadi chief nomer dua terlama setelah Habibullah. Ada beberapa chief yang pernah menjabat di Manuprojectpro diantaranya: Ellyn Siahaan, Edo Christian, Chris Juanda Zai, Disnai Sembiring, Henry "Hideo" Gultom, Rafli Ubit Pinka, Benny JW Hutabarat, Irma B. Pakpahan, Habibullah, Fathur, Ika Sapitriany, dan kembali lagi saat ini dibawah kepemimpinan Habib. Ada banyak kisah yang sudah pernah dijalani bersama di Manuprojectpro Indonesia ini. Tidak semua mudah, ada kalanya sangat sulit, tapi mereka yang tetap bertahan paling paham tentang hal ini, tidak jarang mereka justru ditinggalkan sahabat terbaik mereka demi tetap bertahan di sini. Kami ingat, awalnya dulu, "nginap" di kantor bukanlah sebuah hal yang menyenangkan. Hanya menumpang di ruang tamu seukuran 4*5 m, hingga akhirnya bisa pindah ke Jl. Seto saat ini, hampir terusir dari kantor ini, juga pernah kami jalani bersama. Juga tidak akan pernah aku lupa saat pertama kali kami bisa memiliki sebuah handycam Sony, saat pertama kali kami punya kamera foto Fuji, mencapai keinginan kami untuk memiliki sendiri Panasonic MD 10000, hingga akhirnya sekarang kita bisa memiliki semua peralatan dan fasilitas yang sudah ada. Tidak ketinggalan, bagaimana produksi film kami yang pertama, "The Green" hingga project "My Littel Peng Iu", mendapatkan beberapa penghargaan sebagai film terbaik, dan bagaimana The Fresh Production (yang sekarang menjadi Management Production team), Unimax (Sekarang menjadi Maximum Program), The Niners, Movieresto (Sekarang menjadi Movieresto Prime), Men's Poison, Miss Purple, Malem Pool, Master Plant Greenery, dan yang paling muda Musang Putih Animation Studios lahir untuk menjawab kebutuhan kita dalam berkreatifitas. Saat ini Yayasan Sinema Manuprojectpro Indonesia sudah menguatkan posisinya, baik di Sumatera Utara, hingga Nasional sebagai anggota Badan Perfilman Indonesia, menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia bagian Barat yang memiliki Assessor Perfilman Nasional, dan akan terus meningkatkan pelayanan, baik bekerjasama dengan Konsulat Amerika dan Yayasan YAKI yang berafiliasi dengan Canon Indonesia. Tidak ketinggalan 2 stasiun televisi lokal yaitu CCTV Kabanjahe dan Toba TV Medan. Mimpi kita selanjutnya adalah menjadi LSP Nasional, memiliki SMK Perfilman sendiri, serta Lembaga Pelatihan Profesi Perfilman di Sumatera Utara. Masih banyak mimpi yang akan kita raih bersama, menjalani proses yang tidak mudah bersama. Sampai akhirnya nanti yang mampu bertahan, akan menikmati hasilnya bersama. Selamat Ulang Tahun ke-13 Manuprojectpro Indonesia. Salam Sinema!
-Ketua Yayasan Sinema Manuprojectpro Indonesia, Dr. Immanuel Prasetya Gintings, M.Hum.