Mimbar Umum Online

Mimbar Umum Online Mimbar Umum koran tertua di Pulau Sumatera, terbit sejak 6 November 1945. Menyajikan beragam informasi aktual dan tepercaya dari Sumatera Utara dan Nasional

Portal Berita Tepercaya dari Medan

Independen dalam menyajikan informasi dari Sumatera Utara, nasional, investigasi, opini, dan peristiwa secara cepat, akurat, dan terpercaya.

16/07/2026

MBG, bancakan yang diperebutkan banyak tangan?

09/07/2026

Siapa yang seharusnya memegang peran utama dalam program sebesar ini?

07/07/2026

Apakah seluruh harapan itu benar-benar sampai ke atas piring anak-anak?

29/06/2026

Jgn berhenti bertanya pd program apa yg dibangun, tapi patut jg dipertanyakn sistem ekonomi apa yg sdg dijalankan

25/06/2026

Negara kok mengambil peran yang begitu besar dalam pembentukan Koperasi Merah Putih?

Kementerian Koperasi

23/06/2026
Menyalakan api sepak bola untuk Garuda PertiwiDi atas rumput hijau Stadion Suppersoccer Arena Kudus, kaki-kaki mungil an...
23/06/2026

Menyalakan api sepak bola untuk Garuda Pertiwi

Di atas rumput hijau Stadion Suppersoccer Arena Kudus, kaki-kaki mungil anak-anak perempuan dengan lihai memainkan bola. Sore itu, sedang berlangsung babak final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) 2026 seri kedua Kudus kelompok usia 10 antara tim MI NU Baitul Mukminin melawan MI NU Pendidikan Islam.

Tangis haru pecah seketika wasit meniup peluit akhir pertandingan, MI NU Baitul Mukminin bers**a cita karena berhasil mengalahkan MI NU Pendidikan Islam dengan skor 4-1.

Sementara itu, di kelompok usia 12 SD Negeri Jambean 02 Pati berhasil keluar sebagai juara setelah pada partai final mampu mengalahkan dominasi juara bertahan SDUT Bumi Kartini Jepara lewat babak adu pinalti dengan skor 6-5.

Selama lima hari penyelenggaraan MLSC 2026 seri kedua Kudus. Pemandangan kontras antara bahagia dan kecewa terlihat di atas lapangan maupun tribun penonton.

Sorak sorai anak-anak sekolah dasar mendukung tim sekolah kebanggaan diiringi tepuk tangan para orang tua yang datang mendukung anaknya bertanding. Pemandangan berbeda di sudut lain tribun penonton, seorang ibu tampak memeluk anaknya yang menangis dan berusaha menenangkannya karena timnya kalah bertanding.

Tahun ini MLSC seri kedua Kudus diikuti 1.391 atlet berbagai kelompok usia dari 89 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD). Kelompok usia 10 dan 12 tahun mempertandingkan sepak bola putri 7 melawan 7. Sedangkan di usia 8 tahun mempertandingkan permainan-permainan bertema sepak bola yang tujuannya untuk pengenalan.

Penyelenggaraan MLSC Kudus seri kedua menunjukkan geliat positif ekosistem sepak bola putri yang terus tumbuh dan berkembang. Sejak pertama kali digelar pada tahun 2023, Kudus menjadi kota awal pembinaan sepak bola putri usia dini yang berkelanjutan dan telah memunculkan talenta potensial untuk dipersiapkan menjadi atlet sepak bola putri Indonesia.

Beberapa nama yang telah menembus Tim Nasional Putri Indonesia di antarannya Asyifa Sholawa dan Della Citra dari Kudus serta Jazlyn Firyal dari Jakarta merupakan nama-nama jebolan dari MLSC.

Pelatih Kepala Timnas Putri Indonesia Timo Scheunemann dalam rilis MLSC menilai proses pembinaan pemain muda tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknik lapangan. Menurut dia, konsistensi latihan dan rasa s**a terhadap sepak bola menjadi faktor penting dalam perkembangan atlet putri usia dini. Selain itu menurut dia pembinaan sepak bola putri perlu dibangun secara bertahap agar siswi dapat berkembang baik dari sisi kemampuan bermain dan karakter diri.

Dalam beberapa tahun ini sepak bola wanita di Indonesia seolah kembali menemukan gairahnya. Fajar kedua mulai bangkit lewat prestasi Garuda Pertiwi yang berhasil menjadi juara Piala AFF 2024 hingga kini berada di peringkat 106 FIFA (data terbaru Mei 2026).

Salah satu faktor yang memantiknya adalah keberadaan kompetisi yang konsisten dan berjenjang. Kompetisi yang rutin dan berkelanjutan adalah ruang berkembang bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan, menguji mental bertanding hingga menjadi wadah pembinaan berkelanjutan.

Ketika ekosistem sepak bola putri mulai berkembang dan memiliki pondasi yang kuat bukan tidak mungkin Garuda Pertiwi kita mampu terbang lebih tinggi mengukir sejarah prestasi di kancah sepak bola wanita internasional.

Foto dan teks : Mohammad Ayudha.

Membuka jalan produk ekonomi kreatif ke panggung dunia  ,
23/06/2026

Membuka jalan produk ekonomi kreatif ke panggung dunia
,

Kemenhut alihkan rehabilitasi DAS-hutan di Aceh, Sumut, dan SumbarJakarta, 11/6 (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenh...
23/06/2026

Kemenhut alihkan rehabilitasi DAS-hutan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Jakarta, 11/6 (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengalihkan fokus alokasi anggaran kewajiban Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) dari Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) untuk mempercepat pemulihan hutan di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa pengalihan tersebut dilakukan melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2026 guna mengoptimalkan sisa dana rehabilitasi lahan yang belum maksimal.

"Dari DIPA APBN tahun 2026 kita juga sudah mengalokasikan anggaran walaupun itu belum maksimal untuk rehabilitasi hutan dan lahan, termasuk alokasi dari kewajiban Rehabilitasi DAS PPKH. Kita fokuskan untuk kita alihkan di tiga provinsi terdampak bencana," kata Rohmat Marzuki.

Rohmat menjelaskan pihaknya tetap memprioritaskan pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor tiga provinsi tersebut, meskipun memang pelaksanaannya belum optimal.

Selain pengalihan kewajiban DAS, Kemenhut juga mendorong intervensi pemulihan ekonomi di sektor hulu melalui program perhutanan sosial yang dikhususkan bagi lahan-lahan perhutanan sosial milik masyarakat yang rusak akibat terjangan bencana.

Di samping mengoptimalkan anggaran DIPA reguler berjalan, Kemenhut juga mengonfirmasi telah mengusulkan total dana sebesar Rp5,5 triliun pada skema Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tahun 2026 yang di dalamnya mencakup pos khusus penanganan kerusakan lingkungan di tiga provinsi tersebut.

"Jadi, kami akan koordinasikan itu semua," kata Rohmat kepada pimpinan rapat kerja di gedung parlemen itu.

Merespons paparan tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman selaku pimpinan rapat mendesak Kemenhut untuk lebih agresif menagih pencairan anggaran ke Kementerian Keuangan mengingat Kemenhut telah bersurat meminta Rp8 triliun sejak Februari lalu.

"Bencana itu terjadi tahun lalu. Hulu bencana itu kita sadari untuk bisa kita atasi hutannya harus kita pulihkan. Jadi itu jangan ditunda-tunda. Apalagi ceritanya anggarannya ada tapi tidak terserap," ujar Alex mengingatkan.

Oleh M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor : Bambang Sutopo Hadi

Address

Alamat: Kompleks Grand Denai No. 185 L, Jalan Denai, Tegal Sari Mandala II, Kec. Medan Denai, Kota Medan
Medan
20226

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mimbar Umum Online posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Mimbar Umum Online:

Shortcuts

Share