Injil Hari Ini

Injil Hari Ini Tuhan itu baik, Dia memberi sesuai kebutuhan kita. Dia tak pernah meninggalkan mu, kasih Nya tak pernah berkesudahan kini, nanti dan selamanya.

01/09/2026
01/09/2026

Bacaan Injil hari ini, Senin 1 September 2026
Inilah Injil Suci menurut Lukas (4:31-37)

"Aku tahu siapa Engkau: Engkau Yang Kudus dari Allah."

Sekali peristiwa Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea. Di situ Ia mengajar pada hari-hari Sabat. Orang-orang takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa. Di rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan. Ia berteriak dengan suara keras, “Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Engkaulah Yang Kudus dari Allah.” Tetapi Yesus menghardik dia, kata-Nya, “Diam, keluarlah dari padanya!” Maka setan menghempaskan orang itu ke tengah orang-orang banyak, lalu keluar dari padanya, dan sama sekali tidak menyakitinya. Semua orang takjub, dan berkata satu sama lain, “Alangkah hebatnya perkataan ini! Dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat, dan mereka pun keluar.” Maka tersiarlah berita tentang Yesus ke mana-mana di daerah itu.
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe
(U. Terpujilah Kristus)

01/09/2026

Bacaan Pertama Kitab Suci Hari Ini, Selasa 1 September 2026
Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus 1 Korintus 2 ayat 10b sampai 16

"Manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah; manusia rohani menilai segala sesuatu."

Saudara-saudara, Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah. Siapa gerangan di antara manusia yang tahu apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian p**a tiada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah. Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita. Dan karena kami menjelaskan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berbicara tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang diajarkan kepada kami bukan oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh. Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu adalah suatu kebodohan. Ia tidak dapat p**a memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. Sebab manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain. Sebab, “Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?” Tetapi kita memiliki pikiran Kristus.
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

1. Menurut Islam Yesus adalah Firman dan Roh AllahPenyebutan Nabi Isa (Yesus) sebagai Kalimatullah (Firman Allah) dan Ru...
31/08/2026

1. Menurut Islam Yesus adalah Firman dan Roh Allah
Penyebutan Nabi Isa (Yesus) sebagai Kalimatullah (Firman Allah) dan Ruhullah (Roh dari Allah) memang bersumber langsung dari Al-Quran, salah satunya dalam Surah An-Nisa ayat 171:
“...Sesungguhnya Al-Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya...” (QS. An-Nisa: 171)
Pertanyaannya:
Adakah nabi selain yesus yang adalah Roh dan Firman Allah?
2. Menurut Islam hanya Allah yang berhak menghakimi manusia dari dosa
Dalam ajaran Islam, hak prerogatif mutlak untuk menghakimi, mengadili, serta memutuskan balasan atas amal dan dosa manusia di akhirat berada sepenuhnya di tangan Allah SWT. Konsep ini ditegaskan dalam banyak ayat Al-Quran, di antaranya Surah Al-Ma'idah ayat 40:
“Bukankah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah milik Allah? Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki dan mengampuni siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Serta dalam Surah Al-An'am ayat 57:
“Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan kebenaran dan Dia pemberi keputusan yang terbaik.”
Hari Kiamat bahkan dinamakan sebagai Yaumud-Din (Hari Pembalasan/Pengadilan), di mana Allah bergelar Maliki Yaumid-Din (Pemilik/Penguasa Hari Pembalasan). Di hari tersebut, tidak ada satu pun makhluk yang memiliki wewenang mandiri untuk menghakimi dosa hamba-hamba-Nya.
Dalam kontek yang lain dalam teologi Islam, terdapat rujukan sahih mengenai Nabi Isa (Jesus) yang turun kembali ke bumi menjelang hari kiamat dan bertindak sebagai Hakim yang Adil (Al-Hakam al-'Adl). Sabda Nabi Muhammad SAW yang termaktub dalam Sahih Muslim menyatakan:
“Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sungguh hampir tiba saatnya turun kepada kalian putra Maryam (Isa) sebagai hakim yang adil...” (HR. Muslim)
Pertanyaannya:
Jika hanya Allah yang memiliki hak prerogatif sebagai hakim, mengapa Yesus (Isa);adalah hakim yang datang di hari kiamat?
3. Allah adalah satu-satunya pencipta makhluk hidup.
Allah SWT adalah Al-Khaliq (Sang Pencipta) yang menciptakan seluruh makhluk hidup dan alam semesta dari tiada menjadi ada, tanpa ada sekutu bagi-Nya.
Konsep keesaan penciptaan ini ditegaskan dalam banyak ayat Al-Quran, di antaranya Surah Ar-Ra'rad ayat 16:
“...Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dialah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.”
Serta dalam Surah Al-An'am ayat 102:
“Demikianlah Allah, Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia pemelihara segala sesuatu.”
Kisah Nabi Isa (Yesus) yang membentuk burung dari tanah liat lalu meniupkannya hingga menjadi burung yang hidup memang diabadikan di dalam Al-Quran. Peristiwa ini direkam dalam dua surah, salah satunya di Surah Ali Imran ayat 49:
“...Sesungguhnya aku datang kepada kamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah bentuk burung, kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan izin Allah...” (QS. Ali Imran: 49)
Pertanyaannya adalah:
Jika Allah adalah satu-satunya yang mampu menciptakan makhluk hidup, apakah Yesus (Isa) itu adalah Allah itu sendiri?

31/08/2026

Bacaan Injil hari ini, Senin 31 Agustus 2026
Inilah Injil Suci menurut Lukas 4 Ayat 16 sampai 30



"Aku diutus menyampaikan kabar baik kepada orang miskin. Tiada nabi yang dihargai di tempat asalnya."



Sekali peristiwa datanglah Yesus di Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis: "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang." Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya." Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka: "Bukankah Ia ini anak Yusuf?" Maka berkatalah Ia kepada mereka: "Tentu kamu akan mengatakan pepatah ini kepada-Ku: Hai tabib, sembuhkanlah diri-Mu sendiri. Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang kami dengar yang telah terjadi di Kapernaum!" Dan kata-Nya lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya. Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri. Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon. Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu." Mendengar itu sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat itu. Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu. Tetapi Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.

Demikianlah Sabda Tuhan
Terpujilah Kristus

Address

Medan

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Injil Hari Ini posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share