17/04/2026
Pasar Beringkit mulai “naik level” dari sekadar pasar hewan ternak menjadi simpul baru distribusi pangan di Badung. Melalui uji coba pasar malam berbasis pedagang bermobil yang digagas Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS), aktivitas ekonomi rakyat kembali digerakkan dengan konsep yang lebih fleksibel mengikuti pola belanja masyarakat masa kini.
Ketua Paguyuban Pedagang Bermobil Baliwangi Sayur, Ribut Wahyudi, menegaskan skema ini bukan sekadar inovasi, melainkan langkah nyata memangkas rantai distribusi. Komoditas yang dijual pun semakin lengkap, mulai dari sayur, buah, hingga rencana pengembangan ke ikan dan kebutuhan upacara. Pasokan datang langsung dari sentra produksi seperti Kintamani, Baturiti, bahkan luar Bali, membuat harga lebih bersaing dengan kualitas tetap segar.
Antusiasme awal pun mulai terasa. Salah satu pedagang, Ni Wayan Jeniasih, menyebut pasar ini berpotensi menjadi rujukan baru bagi masyarakat. Dengan jam operasional dari pukul 22.00 Wita hingga 07.00 Wita, Pasar Beringkit kini hadir sebagai alternatif belanja malam hingga subuh yang praktis, murah, dan langsung dari sumbernya.