28/03/2026
Sejak 1 Desember 1968, Gereja Santa Maria Fatima Kelapa Lima berdiri sebagai pusat kehidupan rohani umat Katolik di Kelapa Lima Merauke. Di balik bangunan lamanya yang sederhana, gereja ini telah menjadi saksi ribuan peristiwa iman; anak-anak yang dibaptis, pasangan yang mengikat janji suci perkawinan, serta keluarga yang berkumpul dalam s**a maupun duka.
Setiap kursi pernah menampung doa yang tulus, setiap denting lonceng pernah mengiringi langkah iman umat. Gereja lama adalah saksi hidup perjalanan umat Katolik di Kelapa Lima.
Kini, setelah 54 tahun, umat menyambut hadirnya gedung baru yang tampil megah dengan arsitektur yang menyerupai gereja-gereja di Eropa. Kehadirannya menjadi simbol bahwa iman yang tumbuh di tanah Papua Selatan mampu melahirkan karya besar yang indah dan berkelas.
Kemegahan ini tidak menghapus kenangan lama, melainkan menjadi pondasi yang menguatkan. Gereja baru berdiri sebagai warisan iman untuk generasi mendatang, melanjutkan cerita yang dimulai oleh Pastor Petrus Hoeboer MSC bersama umat pertama yang membangun dengan cinta.