Kabar Mojokerto

Kabar Mojokerto Kabarmojokerto.id adalah sebuah portal media online yang memberikan informasi seputar Mojokerto Raya.

16/01/2026

Penyebab keracunan massal Makan Bergizi Gratis (MBG) di Mojokerto mencapai titik terang. Yaitu akibat telur ayam rebus yang kondisinya diduga kuat sudah basi.

Karena SPPG Yayasan Bina Bangsa 03 Pondok Pesantren Al Hidayah membeli telur ayam matang dari pemasok/pihak ketiga. Masalahnya, pihak ketiga merebus telur pada Rabu (7/1/2026) malam atau 2 hari sebelum disajikan ke para siswa. Lalu terus rebus mereka kirim ke SPPG pada Kamis (8/1/2026) sore.

SPPG Yayasan Bina Bangsa 03 menjadikan telur ayam rebus sebagai salah satu komponen menu soto ayam. Dapur MBG di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kec Kutorejo, Mojokerto ini mengirim soto ayam kepada 2.679 siswa dan santri di 22 sekolah dan pondok pesantren pada Jumat (9/1/2026) pagi dan sebelum Salat Jumat.

Dari 411 pelajar, santri dan keluarga siswa yang keracunan, paling banyak dari Ponpes Al Hidayah di Desa Wonodadi dan Ponpes Mahad An Nur di Desa Singowangi. Karena para santri baru makan MBG soto ayam setelah Salat Jumat sekitar pukul 12.30 WIB.

***) Wawancara Komandan Kodim 0815 Mojokerto pada Kamis (15/1/2026) malam di Kantor Bupati Mojokerto





15/01/2026

Penambahan jumlah korban keracunan MBG di Mojokerto dibatasi hanya sampai kemarin, Rabu (14/1/2026). Total korban yang diakui pemerintah adalah 411 siswa, santri dan orang dewasa.

Kebijakan ini disampaikan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa (Gus Barra) di RSUD Prof dr Soekandar kemarin sore.

Artinya, jumlah korban keracunan MBG tidak mungkin bertambah. Apabila ada yang masih datang ke rumah sakit/puskemas, tidak akan dimasukkan data korban keracunan MBG dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Ponpes Al Hidayah.





15/01/2026

Kok Ada Jalan Sejelek ini di Kabupaten Mojokerto

Jalan rusak parah ini terletak di Dusun Wonokerto, Desa Wonodadi, Kec Kutorejo, Kab Mojokerto. Jalan ini menghubungkan Desa Wonodadi dengan Singowangi di Kecamatan Kutorejo.





15/01/2026

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan bahwa pegawai SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Ponpes Al Hidayah di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kec Kutorejo, Mojokerto, bakal diganti.

Sebab dapur MBG ini yang menyediakan soto ayam pada Jumat (9/1/2026). Soto ayam tersebut yang diduga kuat menjadi penyebab keracunan massal. Saat ini, 411 pelajar, santri dan orang dewasa menjadi korban keracunan massal tersebut.

Menteri HAM menyampaikan pernyataan tersebut ketika menjenguk korban keracunan massal yang dirawat di RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto pada Rabu (14/1/2026).





14/01/2026

ADA ADA SAJA Kelakuan WONG MOJOKERTO

Mohammad Fatoni Aris Cahyono alias Fatin Octavia (29) memproduksi 21 video iclik ses*4ma jenis di kosnya, Dusun Tegaldadi, Desa Mojosulur, Mojosari, Mojokerto sejak Mei 2025.

Fatin lantas menjual konten tersebut melalui grup Tel*egr*am privat bernama Amoey Phunel. Untuk menjadi member grup, wajib bayar Rp 100-150 ribu ke rekening Fatoni.

Siang tadi, Fatin mulai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. War*ia asal Desa Randuharjo, Pungging, Mojokerto ini didakwa melakukan perbuatan Pasal 29 junto Pasal 4 Ayat (1) UU Nomor 44 Tahun 2008, atau Pasal 45 Ayat (1) junto Pasal 27 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.





Jauh-jauh dari Kelurahan Atu-atu, Kec Pelaihari, Kota Tanah laut, Kalimantan Selatan, Afransyah Salikin (30) mencuri uan...
14/01/2026

Jauh-jauh dari Kelurahan Atu-atu, Kec Pelaihari, Kota Tanah laut, Kalimantan Selatan, Afransyah Salikin (30) mencuri uang dari kotak amal Musala Al Aqsa di Desa Kaligoro, Kec Kutorejo, Mojokerto pada Selasa (13/1/2026) malam.

Afransyah menggondol uang sekitar Rp 500.000 dari kotak amal musala. Aksinya kepergok warga. Sehinga ia sempat diamuk massa sebelum diamankan Polsek Kutorejo.





Sedikitnya 433 pelajar, santri dan orang dewasa keracunan diduga setelah makan MBG soto ayam dari SPPG Yayasan Bina Bang...
14/01/2026

Sedikitnya 433 pelajar, santri dan orang dewasa keracunan diduga setelah makan MBG soto ayam dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Ponpes Al Hidayah di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kec Kutorejo, Mojokerto pada Jumat (9/1/2026).

Kementerian Kesehatan menurunkan tim dari Ditjen Penanggulangan Penyakit memeriksa SPPG tersebut. Salah satu hasilnya, SPPG ini belum mempunyai Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.

Merujuk informasi dari akun resmi Indonesia Baik, SLHS dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) daerah sebagai bukti kelayakan higienitas tempat pengelolaan pangan. Sertifikat ini menunjukkan bahwa dapur atau tempat pengolahan makanan telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang ditetapkan.

Kok boleh operasi sejak 22 September 2025? Bahkan melayani 2.679 siswa





Total korban per hari ini, 433 orang santri, pelajar dan orang dewasa. Mereka keracunan diduga setelah menyantap makan b...
13/01/2026

Total korban per hari ini, 433 orang santri, pelajar dan orang dewasa. Mereka keracunan diduga setelah menyantap makan bergizi gratis (MBG) menu soto ayam dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Ponpes Al Hidayah di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kec Kutorejo, Mojokerto pada Jumat (9/1/2025.

Dari jumlah itu, 140 korban masih dirawat inap di 11 faskes. Yaitu 38 orang di RSUD Prof dr Soekandar, 28 di RS Sumberglagah, 12 di RS Mawaddah, 12 di RSI Arofah, 18 di RS Kartini, 11 di RS Sido Waras, 2 di RSI Sakinah, 6 di Puskesmas Pacet, 8 Puskesmas Kutorejo, 3 di Puskesmas Bangsal, serta 2 orang di Puskesmas Dlanggu.

***) Foto di Ponpes An Nur, Singowangi pada Sabtu (10/1/2026).





13/01/2026

Mel*eda*knya rumah Aipda Maryudi di Dusun/Desa Sumolawang, Kec Puri, Mojokerto pada 13 Januari 2025 sekitar pukul 09.00 WIB, men*ew*askan ibu dan anak, Luluk Sudarwati (40) dan Kaffa (2). Ternyata led*ak*an itu berasal dari bubuk mercon dan petasan slengdor yang disimpan di dapur rumah Aipda Maryudi.

Agar tidak diketahui istrinya, ia menutupi petasan dan bubuk peledak dengan televisi dan kapasitor. Terdiri dari 1 Kg bubuk obat mercon warna biru brown yang jenisnya tidak diketahui, 200 slengdor panjang 15 cm sebesar telunjuk orang dewasa, 5 slengdor panjang 20 cm diameter 2 cm, serta 1 Kg serbuk belerang dan 1 Kg KCLO. Led*ak*an itu juga merusak rumah Aipda Maryudi, Kodi, Warsono, Mulyono, Wiwik dan Eko Khoirul.

Sebelumnya, Aipda Maryudi sekitar 5 tahun menjadi Bhabinkamtibmas Desa Sambilawang, Dlanggu, Mojokerto. Ia juga menjadi anggota Unit Intelkam Polsek Dlanggu. Pada sidang perdana di PN Mojokerto, Aipda Maryudi didakwa dengan Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, atau Pasal 188 KUHP, atau Pasal 359 KUHP.

Siang tadi, jaksa penuntut umum menuntut agar Aipda Maryudi dihukum 1,5 tahun penjara. Jaksa menilai oknum polisi ini terbukti melakukan tindak pidana Pasal 311 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.





Masih ingat dengan Mukhamat Alfan (18), siswa kelas 2 SMK Raden Rahmat, Mojosari, Mojokerto? Alfan ditemukan sudah tek b...
13/01/2026

Masih ingat dengan Mukhamat Alfan (18), siswa kelas 2 SMK Raden Rahmat, Mojosari, Mojokerto? Alfan ditemukan sudah tek ber*ny*awa di Sungai Brantas Desa Bulang, Prambon, Sidoarjo pada 5 Mei 2025.

Pelakunya, Rio Filianto Tono (27), warga Dusun Kebon, Desa Kebondalem, Mojosari, Mojokerto menjalani sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Kemarin (12/1/2026), Rio dituntut 8 tahun penjara. Jaksa penuntut menilai ia terbukti melakukan perbuatan Pasal 459 junto Pasal 17 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.





K0rb4n keracunan massal di Mojokerto per hari ini sudah menembus 349 orang. Dari jumlah itu, 159 orang masih dirawat di ...
12/01/2026

K0rb4n keracunan massal di Mojokerto per hari ini sudah menembus 349 orang. Dari jumlah itu, 159 orang masih dirawat di 13 rumah sakit dan puskesmas. Sedangkan 190 orang sudah diizinkan pulang.

Yang mengalami keracunan tidak hanya pelajar dan santri, tapi juga orang dewasa. Mereka mencicipi MBG yang dibawa pulang anak mereka.

Ratusan orang tersebut mengalami mual, muntah, pusing, demam dan diare. Diduga setelah memakan MBG menu soto ayam dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Ponpes Al Hidayah di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kec Kutorejo, Mojokerto.

Doakan saudara-saudara kita lekas sembuh....





12/01/2026

Alvi Maulana (24) melalui tim penasihat hukumnya mengajukan nota keberatan (eksepsi) atas dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto siang tadi.

Poin eksepsi Alvi antara lain meminta majelis hakim menyatakan PN Mojokerto tidak berwenang secara relatif untuk memeriksa dan mengadili perkara ini. Kemudian menyatakan pemeriksaan perkara ini dilakukan oleh pengadilan negeri yang berwenang, yakni PN Surabaya. Juga memohon agar majelis hakim menyatakan surat dakwaan JPU tidak dapat diterima.

Tim JPU Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto akan menanggapi eksepsi tersebut pada sidang berikutnya Senin pekan depan. Pekan lalu, mereka mendakwa Alvi dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP.

Alvi memb*vn*uh pacarnya, Tiara Angelina Saraswati di kos mereka, Jalan Raya Lidah Wetan, Kelurahan Lidah Wetan, Kec Lakarsantri, Surabaya. Pemuda asal asal Dusun Aek Paing Tengah, Desa Aek Paing, Rantau Utara, Labuhanbatu, Sumut ini juga mem*vt!las* Tiara menjadi sekitar 619 bagian.





Address

Mojokerto

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Mojokerto posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kabar Mojokerto:

Share