14/04/2026
Mengenal Sosok KH Husein Ilyas, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyyah Al-Misbar Mojokerto
KH Husein Ilyas adalah kiai sepuh yg sangat disegani dan dihormati di Jawa Timur. Di pondoknya yg sederhana di Karangnongko, Mojokerto, hampir setiap hari banyak orang yg datang mulai silaturrahmi,MENGAJI (Jum,at pagi,Sabtu,Selasa, malam 17 an) sampai meminta doa dan restu. Menurut beliau,siapa saja boleh datangke pondoknya. Biar itu orang biasa, pejabat, tokoh agama, dan lain sebagainya, beliau akan menerimanya dgn tangan terbuka. biasanya pondoknya selalu ramai didatangi orang2 yg ingin minta restu, petunjuk, atau sekedar silaturahim. Tetapi beliau menolak jika dimintai dukungan. Beliau menyadari, beliau adalah panutan masyarakat terutama warga NU, jika beliau mendukung ini itu, beliau kasihan masyarakat yg kebingungan nantinya.
Mbah Yai Khusen hingga kini selalu dimintai doa dan gemblengan kekebalan bagi anggota Banser ketika akan melaksanakan tugas. Berbagai cabang Banser dari seluruh daerah selalu meminta gemblengan kebal senjata pada Mbah Yai Khusen. Gemblengan itu melalui ritual doa dan rajah menggunakan alat tulis yg dituliskan pada punggung masing2 anggota Banser.
Kedekatan Dengan Gus Dur
Mbah Yai Khusen selalu bersemangat kalau bercerita tentang Gus Dur. Menurutnya, Gus Dur adalah pribadi yg luar biasa. Beliau sering didatangi Gus Dur selama presiden RI ke-4 itu masih hidup, hingga ada kejadian lucu. Gus Dur kalau sowan menemui Mbah Yai, tanpa pengawalan dan tahu2 sudah ada di halaman rumah beliau. Begitu Gus Dur pulang, baru polisi2 datang menemui Mbah Yai, agar melapor jika akan ada pejabat atau tamu penting. Mbah yai hanya beralasan, Bagaimana mau lapor, wong pejabatnya datangnya tidak memberitahu. Dan itu kejadian berulang kali.
Hingga kini, anak2 Gus Dur dan berbagai tokoh NU selalu mengikuti langkah Gus Dur untuk selalu meminta nasehat Mbah Yai Khusen dalam mengambil keputusan2 penting. Hal ini menandakan kealiman dan bijaksananya seorang KH. Khusein Ilyas dalam ngemong masyarakat yg sangat patut menjadi perhatian kita, setiap tutur dan nasehatnya adalah oase yg dibutuhkan masyarakat yg hidup di zaman sekarang.
Kecintaan Terhadap NU
Mbah Yai Khusein adalah Rais Syuriah NU Cabang Kab. Mojokerto sejak 2003 sampai 2013 Ada cerita dibalik pemilihannya sebagai rais syuriah, sebetulnya KH Husein Ilyas enggan dicalonkan dan memilih pulang ke pondok pesantren Almisbar yg diasuhnya. Prinsip beliau, jangankan memegang jabatan tertinggi, jadi ranting saja tidak mau, ada tanggung jawab besar yg diemban pemangku jabatan tsb. Namun para pendukung beliau berhasil meyakinkan KH Husein bila kehadirannya sangat dibutuhkan NU. Beliau menyadari, NU didirikan para ulama dan banyak yg menghendaki agar KH. Husein dicalonkan, akhirnya beliau pun menjadi rais syuriah NU cabang Kab. Mojokerto.
Semoga Mbah Kiai Khusen Ilyas selalu diberikan kesehatan, umur panjang yang bermanfaat dan barokah, dan tak lelah dalam membimbing masyarakat... Aamiin 🤲